cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EL-HIKMAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 1 (2014): Juni" : 8 Documents clear
REVITALISASI SPIRIT PENDIDIKAN ISLAM: Menginovasikan Tradisi dan Menorehkan Prestasi Fattah, Abdul
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada enam bagian besar yang dibahas. Bagian yang dimaksud yaitu; (1) Keimanan dan toleransi, terutama menawarkan pembumian nilai Islam dalam keutuhan wadah kebangsaan; (2) Agama dan tradisi masyarakat Indonesia, yang menghadirkan fenomena keagamaan berbagai agama, yaitu turath Islam, perayaan Imlek, perayaan Paskah, dan seni sakral keagamaan Hindu; (3) Menjadikan agama sebagai benteng moral, yang mengulas agama sebagai dasar moral dan etika serta mengutamakan akhlak bagi pendidikan anak bangsa; (4) Menggerakkan tradisi pesantren, yang memotret pesantren sebagai katalisator budaya dan petanya dalam konstalasi sosial politik, serta munculnya fenomena ―Ma‘had Aly‖ sebagai lembaga Par Excellence Kaderisasi Ulama; (5) Menggali potensi anak bangsa: kreasi dan inovasi dari madrasah hingga perguruan tinggi, terutama menghadirkan kajian universitas Islam di tengah konstalasi perguruan tinggi lainnya di Nusantara; serta (6) Bersama tokoh dan pahlawan bangsa, yang mengkaji nilai-nilai kearifan yang tersari dari ketokohan dan perjuangan KH.A. Wahid Hasyim, KHR. Abdul Karim, Guru Haji Muhir bin Foan-Hajjah Ma‘ani binti Salim, Habib Salim Idrus bin Salim al-Jufri, KH. Badri Masduki, dan Syarifuddin Prawiranegara.
ESENSI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF ISLAM Syukri, Syukri
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter identik dengan pendidikan akhlak. Keduanya memiliki kesamaan tujuan yaitu membentuk watak atau sifat manusia. Dalam Islam, esensi pendidikan karakter dilakukan pada masa kanak-kanak yaitu antara 0 sampai 10 tahun. Usia ini merupakan usia penentu pembentukan karakter baik dan buruk manusia, sebagai peletak dasar bagi pembiasaan karakter yang akan dijalani selama hidupnya. Usia remaja dan dewasa hanya membiasakan karakter yang sudah terbentuk sejak masa kanak-kanak. Bagi Islam, tujuan utama pembentukan dan pendidikan manusia yaitu memahami etika kehidupan sebagai bekal hidup berdampingan dengan sesama manusia dan makhluk lain di alam raya dan terbiasa menyembah Allah dengan segala aturannya. Dua karakter utama yang hendak dibentuk perspektif Islam adalah manusia muslim yang senantiasa berzikir beribadah kepada Allah dan berbudi pekerti mulia terhadap semua makhluk ciptaan Allah di langit dan di bumi baik alam nyata maupun alam gaib.
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA PEMBELAJARAN SKI KELAS III DI MTs IKHLASIYAH PARAMPUAN Asyari, Akhmad
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses belajar-mengajar, penerapan metode yang tepat memiliki andil yang besar dalam proses penciptaan suasana belajar yang efektif dan bermakna. Pemilihan dan penerapan metode yang kurang tepat akan berdampak kurang positif dan hasil proses belajar-mengajar yang kurang maksimal. Didasarkan atas sistem pendekatan dari berbagai disiplin keilmuan, suatu metode pendidikan baru dapat diterapkan secara efektif, manakala perkembangan anak didik dipandang dari berbagai aspek perkembangan kehidupannya. Artikel ini berupaya meneropong penerapan metode role playing pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada siswa kelas III MTs Ikhlasiyah Parampuan. Penerapan metode yang tergolong baru ini ternyata mampu meningkatkan aktivitas dan antusias siswa dalam belajar, khususnya mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam.
TELAAH PENDIDIKAN AGAMA DI SEKOLAH PLURAL AGAMA Fuadi, Abdulloh
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama memiliki peran strategis untuk mempertahankan dan mengawal nilai-nilai kemanusiaan dalam konteks kebhinnekaan dan keragaman budaya, etnis, bahasa, dan agama. Tulisan ini menawarkan sebuah alternatif lain dalam proses pembelajaran agama di sekolah, yakni pendidikan religiusitas antar-iman, yang dihajatkan untuk mengkonstruk peserta didik yang bersedia berbagi, bersama, dan menerima keberdaan yang lain‘. Konsep tersebut, pertama, tema-tema yang dibahas mencerminkan keharmonisan dan kerukunan untuk bersedia berbagi tempat bersama yang lain‘; kedua, guru pengajar tidak terbatas pada satu agama tertentu; ketiga, seluruh murid yang berasal dari agama dan kepercayaan apapun yang berada di sekolah tersebut dirangkul dan dikumpulkan dalam satu tempat dan waktu yang sama; kelima, peserta didik yang berasal dari agama yang berbeda itu diberikan kesempatan dan porsi yang sama untuk membagi pengalaman dan pemahaman keagamaannya terkait dengan tema yang sedang dibahas, tidak melulu ceramah, dan keenam, waktu pelaksanaan dapat mengambil satu waktu tertentu dalam satu semester, cukup sekali atau dua kali dalam satu semester.
IMPLEMENTASI QUANTUM TEACHING DALAM PEMBELAJARAN PAI KELAS VIII SMP ISLAM NURUL HIKMAH LANGKO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Hasanah, Uswatun
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quantum Teaching merupakan salah satu model pemebelajaran dengan tujuan untuk mengaktifkan anak didik dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Tulisan ini mengurai implementasi Quantum Teaching dalam pembelajaran PAI Kelas VIII SMP Islam Nurul Hikmah Langko Tahun Pelajaran 2013/2014. Hasil penelitian ini menemukan ada beberapa unsur yang diterapkan, seperti menata ruangan kelas, merancang media pembelajaran yang sesui dengan bahan ajar, menggunakan metode yang bervariasi, seperti metode tanya jawab, card short, dan diskusi. Kurangnya sarana dan prasarana, buku referensi adalah kendala yang dihadapi guru PAI dalam mengimplementasikan Quantum Teaching. Untuk itu, guru-guru PAI berupaya mengatasinya degan cara; (a) Bergantian dalam menggunakan LCD, dan (b) Mencatat atau mengkopy materi yang masih kurang. Peran aktif dan kejelian guru-para pendidik dalam merancang model/strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik amat dibutuhkan uuntuk mencapai tujuan pembelajaran.
KORELASI TEKANAN DARAH DAN PROFESIONALITAS MENGAJAR GURU: Studi Kasus di MAN 1 Mataram Imtihan, Nurul
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru merupakan salah satu syarat utama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Artikel ini mengungkapkan korelasi antara tekanan darah dengan tuntutan profesi guru, antara beban kerja guru dengan profesionalitasnya, dan antara tekanan darah serta beban kerja guru dengan profesionalitasnya. Penelitian dilakukan di MAN 1 Mataram, Nusa Tenggara Barat. Total responden adalah sebanyak 38 orang. Data utama hasil penelitian merupakan hasil pengukuran terhadap tekanan darah responden dan data angket yang diisi oleh responden. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tekanan darah dan beban kerja terhadap profesionalitas guru. Dari kedua variabel bebas, variabel tekanan darah memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan dengan variabel beban kerja, dalam mempengaruhi profesionalitas guru.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN PRESTASI BELAJAR PAI SISWA SMP KELAS VIII DI SD-SMP SATAP 1 SURALAGA Syarifuddin, Syarifuddin
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseimbangan antara emotional quotient dan intelligence quotient merupakan kunci keberhasilan belajar siswa di sekolah. Tulisan ini mengungkap hubungan antara kecerdasan emosi dengan prestasi belajar PAI siswa SMP kelas VIII di SD-SMP Satap 1 Suralaga. Hasil temuan menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa SMP kelas VIII di SD-SMP Satap 1 Suralaga pada mata pelajaran PAI terbilang cukup baik. Nilai PAI siswa berkisar antara 67 sampai 90. Dan, tingkat kecerdasan emosi siswa berdasarkan skor angket yang disebarkan berkisar antara 64 sampai dengan 100 dari 120 skor maksimal. Temuan penelitian ini telah memperkuat hipotesis bahwa kecerdasan emosi memiliki memiliki hubungan yang erat dengan prestasi belajar siswa termasuk dalam mata pelajaran PAI.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT AL-BAQARAH AYAT 30-39 Susianti, Marliatun
EL-HIKMAH Vol 8, No 1 (2014): Juni
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan seharusnya bertujuan menimbulkan pertumbuhan yang seimbang dari kepribadian total manusia melalui latihan spiritual, intelek, rasional diri, perasaan dan kepekaan tubuh manusia. Karena itu pendidikan seharusnya menyediakan jalan bagi pertumbuhan manusia dalam segala aspeknya—spiritual, intelektual, imajinatif, fisikal, ilmiah, linguistik—baik secara individual maupun secara kolektif dan memotivasi semua aspek untuk mencapai tujuan dan kesempurnaan. Sehingga tujuan akhir pendidikan muslim adalah perwujudan penyerahan mutlak kepada Allah, pada tingkat individual, masyarakat dan kemanusiaan pada umumnya. Di dalam al-Qur‘an, khususnya surat al-Baqarah ayat 30-39 memiliki kandungan nilai-nilai pendidikan Islam yang dapat memberikan landasan kepada dunia pendidikan umumnya dan pendidikan Islam pada khususnya untuk dapat diterapkan dalam pelaksanaan pendidikan guna terwujudnya manusia yang berilmu dan berahlak mulia.

Page 1 of 1 | Total Record : 8