cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perkotaan
ISSN : 19789416     EISSN : 26151812     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Perkotaan merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel orisinal atas hasil penelitian atau kajian kritis mengenai suatu tema perkotaan yang disoroti dari beberapa sudut keilmuan. Jurnal Perkotaan terbit sejak Juni 2007 dengan satu tema untuk setiap terbitan. Terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Petunjuk penulisan artikel tertera di bagian belakang jurnal.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2022): Desember 2022" : 5 Documents clear
Bahaya Penggunaan Galon Sekali Pakai Terhadap Pencemaran Lingkungan di Jakarta Adinda Larasati
Jurnal Perkotaan Vol. 14 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v14i2.3449

Abstract

Plastik merupakan sampah yang sulit diurai, pastik juga merupakan penyumbang terbesar sebagai sampah yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Kesulitan dalam penguraian limbah plastik menjadikan banyaknya terbentuk aksi sosial yang mensosialisasikan kepada masyarakat untuk   menggunakan totebag sebagai wadah, belakangan ini muncul perdebatan tentang bahaya penggunaan galon sekali pakai di masyarakat. Hal ini sempat menjadi trending topik di twitter (X), diketahui bahwa di dalam galon plastik sekali pakai mengandung BHA. Selain itu galon plastik sekali pakai juga dapat mempengaruhi kerusakan lingkungan di Jakarta. Karena pada dasarnya plastik merupakan sampah abadi yang dapat bertahan sampai 1000 Tahun., oleh sebab itu artikel ini akan membahas bahaya galon sekali pakai terhadap pencemaran lingkungan di Jakarta dengan menggunakan metode kualiatif dan studi pustaka serta pengamatan terhadap lingkungan masyarakat di Jakarta terutama pada masyarakat yang menggunakan galon sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.
Work-family conflict dan Kepuasan Kerja: Peran Mediasi dari Stres Kerja Otniel Christian Mark; Christine Winstinindah Sandroto
Jurnal Perkotaan Vol. 14 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v14i2.5512

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui  peran mediasi stres kerja dalam pengaruh work-family conflict terhadap kepuasan kerja. Populasi adalah pegawai wanita di Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, dengan rumus slovin didapat jumlah sampel sebanyak 40 orang pegawai wanita. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah uji mediasi dengan menggunakan Preacher-Hayes The Simple Mediation Model dengan bantuan aplikasi statistika SPSS versi 22.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh work-family conflict terhadap kepuasan kerja dimediasi oleh stres kerja, selain itu work-family conflict juga berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan kerja dan stres kerja.
Peran Gereja Katolik Indonesia Dalam Menangani Migran Pencari Suaka Clara R. P. Ajisuksmo; Yeremias Siane Ikang Soge
Jurnal Perkotaan Vol. 14 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v14i2.5534

Abstract

Fenomena pengungsi dan pencari suaka di Indonesia semakin sering terjadi. Masalah pengungsi telah menjadi masalah kemanusiaan dan perhatian dunia saat ini. Alasan pengungsi dan pencari suaka meninggalkan negaranya karena negaranya mengalami konflik berkepanjangan, seperti konflik politik, agama, etnis, dan terorisme. Kehidupan mereka merasa terancam dan terpaksa mencari rasa aman untuk memperjuangkan haknya untuk hidup di negara lain. Sedangkan Indonesia sendiri dalam menghadapi permasalahan pengungsi dan pencari suaka dihadapkan pada 2 polemik besar yaitu masyarakat Indonesia masih banyak yang miskin sehingga masih membutuhkan pertolongan, sedangkan permasalahan pengungsi merupakan permasalahan kemanusiaan. Oleh karena itu, Indonesia belum meratifikasi Konvensi Jenewa tahun 1951 dan Protokol tahun 1967 tentang penanganan pengungsi. Permasalahan pengungsi dan pencari suaka tentu juga menjadi perhatian Paus Fransiskus. Gereja Katolik memandang pengungsi dan pencari suaka sebagai Kristus yang menderita. Peran Gereja lebih terfokus pada kemanusiaan pastoral. Kehadiran Gereja merupakan simbol gerakan moral dan gerakan iman untuk berpartisipasi secara amal dan melakukan pemberdayaan dan advokasi untuk menyuarakan hak-hak pengungsi dan pencari suaka.
Penurunan Kualitas Air Reverse Osmosis Selama Penyimpanan Ditinjau dari Kontaminasi Bakteri Daru Seto Bagus Anugrah; Deka Prismawan; Michael; Caitlin Leticia Apin; Alicia Angela Tanoso
Jurnal Perkotaan Vol. 14 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v14i2.5623

Abstract

Teknologi Reverse Osmosis merupakan salah satu metode untuk mengolah dan memurnikan air agar dapat dikonsumsi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebersihan air merupakan cara penyimpanannya. Oleh karena itu, akan dilakukan evaluasi salah satu sumber air RO di daerah Jakarta Utara untuk menilai pertumbuhan bakteri dari sumber air tersebut dalam jangka waktu tertentu. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memastikan apakah air RO aman dikonsumsi jika disimpan dalam jangka panjang. Sampel air dibagi menjadi 3 kelompok. Sampel 1 diambil dengan cara steril dan disimpan dalam wadah steril. Sampel 2 ditampung dalam botol lalu dituang ke gelas. Sampel 3 langsung ditampung dalam botol. Profil bakteri dari air RO akan diuji dengan teknik pour plate menggunakan media Nutrient Agar dan pengamatan akan dilakukan pada hari ke-0, 7, dan 11. Untuk sampel 1 tidak ditemukan adanya pertumbuhan bakteri pada hari ke-0, namun terdapat pertumbuhan bakteri pada hari ke-7 dan 11. Untuk sampel 2 dan 3, ditemukan adanya pertumbuhan bakteri mulai dari hari ke-0 sampai 11. Jika sampel 3 dan sampel 2 dibandingkan, dapat diamati bahwa jumlah bakteri pada sampel 3 lebih sedikit dibandingkan sampel 2. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, dapat dilihat bahwa cara penyimpanan sampel dapat mempengaruhi jumlah bakteri. Untuk sampel 3, air langsung disimpan dalam botol saja sedangkan untuk sampel 2, air masih dituang lagi dari botol ke dalam gelas sehingga kemungkinan terjadi kontaminasi silang lebih besar. Lalu, dapat diamati juga bahwa jumlah bakteri yang tumbuh akan semakin banyak seiring berjalannya waktu. Ini dapat terjadi karena wadah sering dibuka tutup sehingga dapat terjadi kontaminasi bakteri dari lingkungan sekitar yang lebih banyak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa air RO tidak bisa digunakan untuk penyimpanan jangka panjang karena terjadi peningkatan pertumbuhan bakteri sehingga menjadi tidak aman untuk diminum.
Identifying the Effect of Harm on Competition in Price Parity Agreements Sih Yuliana Wahyuningtyas
Jurnal Perkotaan Vol. 14 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v14i2.5669

Abstract

The paper aims to examine the harmful elements of price parity agreements by expounding showcases from Indonesia and Germany and discussing whether the rule of reason is the best approach to prohibit price parity agreements. The research is based on a normative legal study using legal comparison (Indonesia, Germany, and the European Union); the data is collected employing library research. The harmful elements of price parity agreements lie in limiting the freedom of suppliers to set prices and creating entry barriers for new players. The rule of reason approach to defining illegality is based on assessing the harmful effects of conduct, which implies that the respective conduct as such (per se) is not prohibited and becomes prohibited only when the second part of the clause is met. Further, although an effect assessment is required, the approach does not require an actual effect. A potential effect is sufficient for the prohibition. The originality of the paper is found in three aspects: first, the analysis of legal theories and regulations by challenging them with a different approach from the current approach for competition law assessment; second, drawing conceptual solutions to deal with the current problems; and third, providing scientific arguments to underpin the use of the application approach.

Page 1 of 1 | Total Record : 5