cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Prosiding Bidang Kimia" : 89 Documents clear
ISOLASI, ELUSIDASI STRUKTUR, DAN UJI BIOAKTIVITAS SENYAWA STEROID DARI BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) Astri Rahayu, Heryanto, Tati Suhartati,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.705 KB)

Abstract

Dari daging buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) yang berasal dari Bandar Lampung, telah diisolasi β-sitosterol sebanyak 140 mg ( 5,6 x 10-2 %).  Isolasi dilakukan dengan metode maserasi dan fraksinasi dengan kromatografi cair vakum (KCV), kromatotron, dan kromatografi kolom. Kemurnian senyawa ditentukan dengan cara kromatografi lapis tipis (KLT) dan pengukuran titik leleh, sedangkan elusidasi struktur dilakukan  dengan cara spektrometri IR, NMR, dan MS.  β-sitosterol yang diperoleh berupa kristal jarum berwarna putih dengan titik leleh 135o-137oC, dan pada uji bioaktivitas terhadap E. coli menggunakan metode difusi agar, menunjukkan hasil positif dengan diameter daerah hambat sebesar 21 mm dengan berat sampel 0,017 gram. Kata kunci:  isolasi, elusidasi struktur, β-sitosterol, Phaleria macrocarpa, E. coli
PENGEMBANGAN CHEMISTRY STUDENT WORKSHEET BERORIENTASI SOMATIS, AUDITORI, VISUAL, DAN INTELEKTUAL (SAVI) PADA MATA KULIAH ENGLISH FOR CHEMISTRY 1 Melati, Husna Amalya
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.329 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan Chemistry Student Worksheet (CSW) pada mata kuliah English for Chemistry 1 telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan CSW. Kelayakan dinilai berdasarkan kriteria isi, penyajian, kesesuaian dengan SAVI, kebahasaan, kegrafikaan dan respon mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Research and Development (R&D) dan desain instruksional 4-D models (Define, Design, Develop, Disseminate), namun hanya dibatasi sampai tahap pengembangan. Lembar validasi dan angket respon mahasiswa digunakan sebagai instrumen penelitian. Uji coba terbatas dilakukan kepada mahasiswa semester 1 PGMIPA Unggulan Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Tanjungpura. Pengumpulan data menggunakan angket sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantiatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSW berorientasi SAVI yang dikembangkan telah layak digunakan dalam proses pembelajaran karena telah memenuhi kelayakan berdasarkan hasil validasi terhadap kriteria isi, penyajian, kesesuaian dengan SAVI, kebahasaan, dan kegrafikaan dengan persentase berturut-turut sebesar 90%, 88%, 84%, 84%, dan 46%. Mahasiswa memberikan respon positif terhadap CSW yang telah dikembangkan. Katakunci: chemistry student worksheet, somatis, auditori, visual, intelektual
SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZEOLIT 4A DAN 13X DARI ABU CANGKANG KELAPA SAWIT Siska Winti Aprilla, Jihan Purnama, Iis Siti Jahro,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.998 KB)

Abstract

Zeolit 4A dan 13X telah berhasil disintesis dari abu  cangkang kelapa sawit melalui reaksi hidrotermal dalam suasana basa pada suhu 100 dan 120 °C. Spektra inframerah zeolit 4A hasil sintesis menunjukkan pita serapan pada daerah bilangan gelombang 400-500 ; 500-650 dan  900-1250 Cm-1. Sementara itu spektra inframerah zeolit 13X hasil sintesis pita serapannya muncul pada daerah 400-500 ; 500-650 ; 650-750 dan 900-1250 Cm-1. Kualitas zeolit 4A maupun 13X hasil sintesis  dipengaruhi oleh kemurnian abu cangkang kelapa sawit, rasio Si/Al dalam campuran bahan sintesis dan suhu pembentukan gel. Katakunci: cangkang kelapa sawit, zeolit 4A, zeolit 13X, spektra inframerah.
DEGRADASI TARTRAZIN MENGGUNAKAN KATALIS ZnO/ZEOLIT SECARA FOTOLISIS Safni, Febi Rahm, Zilfa,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.968 KB)

Abstract

Penelitian tentang degradasi tartrazin menggunakan ZnO/ zeolit sebagai katalis secara fotolisis telah dilakukan. Penelitian yang dilakukan bermasud untuk mengurangi persen pewarna sintetis tartrazin yang diketahui berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan .Salah satu cara yang digunakan  adalah  mendegradasi  senyawa tersebut dengan metoda fotolisis dan ZnO/zeolit sebagai katalis.untuk meningkatkan efisiensi degradasi tartrazin. Hasil degradasi diperoleh dengan melakukan  variasi waktu, jumlah katalis ZnO/zeolit dan variasi waktu setelah ditambahkan katalis.  Untuk 15 mg/ L tartrazin sebanyak 15 mL adalah 68,37 %  dengan waktu iradiasi 120 menit dan jumlah katalis ZnO/ zeolit yang terpakai adalah 20 mg.  Hasil degradasi tersebut diukur menggunakan spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 424 nm. Kemudian tingkat degradasi katalis ZnO/ zeolit dibandingkan dengan ZnO dan zeolit berdasarkan nilai doping dari ZnO/ zeolit ternyata ZnO sebanyak 58,25 % dan zeolit 49,34 %. Kata kunci: Degradasi, Katalis, Tartrazin, ZnO/ zeolit
PENGUJIAN FLUKS OKSIGEN PADA MEMBRAN DATAR BERBAHAN DASAR OKSIDA PEROVSKIT La0,7Sr0,3Co0,8Fe0,2O3 DAN Ba0,5Sr0,5Co0,8Fe0,2O3 S. Romdoni, W.P. Utomo, N. Widiastuti, I.K. Murwani, E. Purwanti, E. Prijamboedi, Haerudin, Hamzah F
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.122 KB)

Abstract

Oksida perovskit La0,7Sr0,3Co0,8Fe0,2O3 dan Ba0,5Sr0,5Co0,8Fe0,2O3 memiliki kemampuan untuk melepaskan oksigen kisinya tanpa mengalami perubahan struktur kristal yang berarti sehingga dapat berfungsi  sebagai katalis reaksi oksidasi-reduksi maupun bahan membran penghantar oksigen. Oksida-oksida perovskit tersebut disintesis dengan metode solid state dan dibuat menjadi membran datar berdiameter ±11 mm dan ketebalan ± 1 mm dari serbuk masing-masing yang lolos saringan 400 mesh melalui proses pencetakan dengan penekanan sebesar 4 ton selama 15 menit diikuti oleh sintering selama 4 jam pada suhu 1200oC untuk La0,7Sr0,3Co0,8Fe0,2O3 dan 1150oC untuk Ba0,5Sr0,5Co0,8Fe0,2O3. Pengujian fluks oksigen dilakukan dengan reaktor membran yang telah dimodifikasi. Konsentrasi oksigen yang menembus membran diukur dengan kromatografi gas. Fluks oksigen (dalam mL.min-1.cm-2) yang diuji pada suhu mulai dari 600 sampai dengan 900oC adalah antara 1,75 sampai dengan 4,70 untuk Ba0,5Sr0,5Co0,8Fe0,2O3 dan antara 0,95 sampai dengan 1,93 untuk La0,7Sr0,3Co0,8Fe0,2O3. Hasil pengujian fluks membran menunjukkan bahwa membran berbahan Ba0,5Sr0,5Co0,8Fe0,2O3 memiliki fluks oksigen lebih tinggi daripada membran berbahan La0,7Sr0,3Co0,8Fe0,2O3. Katakunci: membran simetris, fluks oksigen, oksida perovskit, La0,7Sr0,3Co0,8Fe0,2O3 dan Ba0,5Sr0,5Co0,8Fe0,2O3
AKTIFITAS BRINE SHRIMP LETHALITY DARI STROBILANTHES CRISPUS DAN SONCHUS ARVENSIS SEBAGAI TANAMAN OBAT Rusma Yanti, Arrijal Mustakim, Bustanul Arifin, Mai Efdi, Afrizal Itam,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.765 KB)

Abstract

Uji brine shrimp lethality merupakan salah satu metode untuk penilaian awal terhadap sitotoksisitas suatu obat atau bahan obat. Pada penelitian ini uji brine shrimp lethality dilakukan terhadap bermacam ekstrak daun Strobilanthes crispus dan Sonchus arvensis. Aktifitas brine shrimp lethality (LC50) dari ekstrak heksana, etil asetat, metanol dan air dari S. crispus berturut-turut adalah 302,36; 240,96; 25,87 dan 402,17 mg/L, sedangkan LC50 ekstrak heksana, etil asetat, metanol dan air dari S. arvensis berturut-turut adalah 413,04; 2.517,68; 403,65 dan 125.025 mg/L. Hasil ini menunjukkan bahwa aktifitas brine shrimp lethality yang paling tinggi adalah ekstrak metanol baik S. crispus maupun S. arvensis. Selanjutnya ekstrak metanol ini difraksinasi dengan heksana, etil asetat dan air, kemudian masing-masing fraksi dilakukan juga uji brine shrimp lethality. Hasilnya adalah LC50 fraksi heksana, etil asetat, dan air dari ekstrak metanol S. crispus berturut-turut adalah 127,06; 245,47 dan 411,15 mg/L, sedangkan LC50 fraksi heksana, etil asetat dan air dari ekstrak metanol S. arvensis berturut-turut adalah 939,73; 440,55 dan 269,77 mg/L.   Katakunci: Strobilanthes crispus, Sonchus arvensis, Aktifitas brine shrimp lethality, sitotoksisitas
PENGARUH Co(II) dan Ni(II) TERHADAP TRANSPOR FENOL MELALUI TEKNIK MEMBRAN CAIR FASA RUAH Zaharasmi, Gionanda, Olly Norita Tetra,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.645 KB)

Abstract

Modifikasi ekstraksi fenol dari dalam air dapat dilakukan  melalui teknik membran cair fasa ruah. Pada penelitian ini telah dipelajari transpor fenol tanpa adanya zat pembawa melalui teknik membran cair fasa ruah dengan adanya Co(II) dan Ni(II). Optimasi transpor fenol melalui teknik membran cair fasa ruah didapatkan persentase fenol ke fasa penerima 95,11% dan bersisa difasa sumber 6,55%.  Pengaruh adanya Co(II) dan Ni(II) terhadap transpor fenol dipelajari dengan melakukan transpor  2.13  x 10-4 M secara berpasangan dengan logam Co(II) dan Ni(II) dalam 6 ml fasa sumber ke dalam 12 ml larutan NaOH 0,1 M sebagai fasa penerima melalui 30 ml fasa membran organik. Pengukuran konsentrasi fenol pada kedua fasa air dilakukan dengan Spektrofotometer UV-VIS menggunakan metoda 4-aminoantipirin, sedangkan konsentrasi ion-ion logam ditentukan dengan Spektroskopi Serapan Atom (SSA). Proses transpor fenol melalui teknik membran cair fasa ruah terhadap adanya Co(II), dan Ni(II) dimana  tidak ditemukannya ion-ion tersebut dalam fasa penerima setelah proses transpor dan sebagian besar ion tersebut tersisa dalam fasa sumber. Sedangkan transport fenol melalui teknik membran cair fasa ruah dengan adanya Co(II), dan Ni(II) masing-masing dalam bentuk campuran dengan fenol ternyata mengalami penurunan persentase transpor fenol ke fasa penerima namun tidak mempengaruhi transpor fenol ke fasa penerima secara signifikan. Kata kunci : Fenol, Membran cair fasa ruah,  Transport, Co(II) dan Ni(II)
PENGEMBANGAN MEDIA POWER POINT DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DALAM PENGAJARAN SISTEM KOLOID R., Seruni Olivia Gita
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.761 KB)

Abstract

Pengembangan media power point dengan menggunakan Pembelajaran Kontekstual untuk meningkatkan prestasi siswa dalam pengajaran sistem koloid dijelaskan dalam makalah ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi belajar mengajar siswa yang diajarkan oleh pembelajaran kontekstual dalam sistem koloid melalui media power point yang diharapkan dapat membuat siswa lebih tertarik dengan topik ini. Penelitian ini dilakukan pada SMA di Medan melalui pengajaran siswa dengan Pembelajaran Kontekstual dengan menggunakan Media Power Point untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kontrol yang kelas yang diajarkan oleh ajaran konvensional. Pembelajaran Kontekstual dengan menggunakan Media Power Point dapat meningkatkan prestasi siswa dalam mengajar sistem koloid. Hasil penelitian menunjukkan dari membandingkan bahwa prestasi siswa dengan Pembelajaran Kontekstual menggunakan Media Power Point  (M = 74,35 ± 6,18) lebih tinggi dari kelas kontrol (M = 63,70 ± 4,78), di mana kedua kelompok yang berbeda nyata (ttes 7,45> ttabel 1,31). Dapat disimpulkan bahwa ajaran sistem koloid dengan Pembelajaran Kontekstual menggunakan Media Power Point dapat meningkatkan motivasi dan prestasi siswa dalam belajar. Selain itu, dengan menggunakan Pembelajaran Kontekstual dan dengan diterapkannya Media Power Point di kelas lebih efektif daripada menggunakan metode konvensional. Katakunci: Pembelajaran Kontekstual, Media Power Point, Sistem Koloid.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PADA POKOK BAHASAN KINETIKA KIMIA Nurmalis, Ani Sutiani,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.614 KB)

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah diperlukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa pada pokok bahasan Kinetika Kimia.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis masalah berdasarkan kriteria BSNP termasuk pengembangan paket soal latihan dan evaluasi standar berbasis kompetensi dan materi serta paket praktikum berbasis masalah untuk pokok bahasan Kinetika Kimia. Penelitian yang dilakukan bersifat  Research and Development (R&D), dengan tahapan penelitian adalah mengembangkan bahan ajar melalui pengayaan materi, penyusunan kisi-kisi soal latihan dan evaluasi standar, melakukan integrasi paket kegiatan praktikum dan aktivitas pembelajaran, uji kelayakan bahan ajar hasil pengembangan, serta implementasi bahan ajar berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada pokok bahasan kinetika kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis masalah sesuai kriteria BSNP untuk pengajaran kinetika kimia telah berhasil dikembangkan. Paket pembelajaran berbasis masalah meliputi  pengayaan materi yang terintegrasi dengan kegiatan praktikum, soal latihan dan evaluasi standar serta aktivitas pembelajaran, mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa yang diajar menggunakan pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar mahasiswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Kompetensi Mahasiswa, Kinetika Kimia
ANALISIS KECENDERUNGAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA MATERI SISTEM KOLOID DI SMA KERINCI Rahmi Laila Fitri, Indang Dewata, Latisma Dj,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.972 KB)

Abstract

Gaya belajar (learning style) adalah  suatu cara konsistensi individu untuk mengkonstruk pengetahuan. Gaya belajar merupakan kombinasi dari menyerap, mengatur dan mengolah informasi yang diperoleh.   Jika pendidik bisa memahami bagaimana perbedaan gaya belajar setiap peserta didik, maka akan lebih mudah bagi pendidik untuk menyampaikan pelajaran sehingga memberikan pemahaman yang maksimal bagi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengungkapkan kecenderungan pemahaman konsep siswa pada materi sistem koloid   ditinjau dari gaya belajarnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif,   dilakukan di kelas XI  salah satu SMA di Kerinci. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengetahui gaya belajar siswa adalah angket gaya belajar Kolb, sedangkan konsepsi siswa diukur dengan menggunakan tes pertanyaan terbuka dan wawancara. Pemahaman konsep siswa dikategorikan pada paham, paham sebahagian, miskonsepsi dan tidak paham. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa  dari 4 kategori gaya belajar, 45,28% siswa memiliki gaya belajar assimilasi, 32,08 % memiliki gaya belajar divergen, 16,98 % memiliki gaya belajar konvergen dan 5,66%  memiliki gaya belajar akomodasi. Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar assimilasi, 13,2 % berada pada kategori paham dan 18,4 % miskonsepsi. 11,76% siswa divergen berada pada kategori paham dan 18,63% miskonsepsi. 10,19% siswa konvergen berada pada kategori paham dan 18,52% miskonsepsi dan 44,44%  pemahaman konsep siswa akomodasi berada pada kategori tidak paham. Kata Kunci :  gaya belajar, pemahaman konsep