cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
SEMIRATA 2015
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Prosiding Bidang Kimia" : 89 Documents clear
PENENTUAN KADAR SULFAT AIR MINERAL KEMASAN GELAS YANG BEREDAR DI PONTIANAK DENGAN METODE SM. Ed. 21 Th. 2005 Hadiarti, Dini
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.482 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian penentuan kadar sulfat terhadap air kemasan gelas yang beredar di Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar sulfat dan kesesuaian dengan standar yang telah ditetapkan SNI 01-3553-2006. Sampel terdiri dari 6 merek dengan pengulangan masing-masing 3 kali. Metode yang digunakan untuk pengujian yaitu  SM. Ed. 21 Th. 2005. Hasil penelitian menunjukkan kadar sulfat dalam air kemasan yang beredar di pontianak sudah sesuai dengan standar. Kadar sulfat terendah pada air kemasan gelas Aqua  yaitu 2.0711 mg/L. Kata kunci: kadar sulfat, SNI 01-3553-2006
PENGARUH VARIASI SUHU KARBONISASI TERHADAP DAYA SERAP KARBON AKTIF CANGKANG KULIT BUAH KARET (Hevea brasilliensis) Andi Suharman, Rananda Vinsiah, Desi,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.766 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu karbonisasi terhadap daya serap karbon aktif yang dibuat dari cangkang kulit buah karet. Proses karbonisasi karbon aktif dilakukan pada variasi suhu yaitu 300°C, 400°C, 500°C dan 600°C dan diaktivasi dengan menggunakan larutan H3PO4 7%. Selanjutnya dilakukan pengujian daya serap karbon aktif terhadap larutan iodium dan methylene blue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel yang dikarbonisasi pada suhu 500oC memiliki daya serap tertinggi terhadap larutan iodium yaitu sebesar 592,8590  mg/g sedangkan yang terendah sebesar 302,9864 mg/g pada suhu 300oC. Hal ini berbeda dengan pengujian daya serap karbon aktif terhadap larutan methylene blue yang menunjukkan nilai tertinggi pada suhu 600oC yaitu sebesar 14,1301mg/g dan terendah sebesar 3,3915 mg/g pada suhu 300oC. Berdasarkan data Standar Nasional Indonesia, daya serap minimum karbon aktif terhadap iodium sebesar 750 mg/g dan menurut SII daya serap terhadap methylene blue sebesar 120 mg/g, hal ini menunjukkan bahwa data hasil penelitian belum memenuhi kualitas SNI ataupun SII sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan. Kata kunci:  Karbon Aktif, Suhu Karbonisasi, Daya Serap
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF PADA MATERI LAJU REAKSI DI PRODI PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS JAMBI Haryanto, Haryanto
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.512 KB)

Abstract

Proses penilaian yang biasa dilakukan selama ini hanya mampu menggambarkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam aspek kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian afektif pada materi laju reaksi yang mencakup lima karakteristik yaitu aspek sikap, minat, konsep diri, nilai, dan moral. Penelitian ini menghasilkan produk berupa perangkat instrumen penilaian pada materi laju reaksi yang valid menurut ahli.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli materi dan desain, lembar observasi penilaian afektif dan angket penilaian diri mahasiswa.Validasi dilakukan oleh satu orang ahli materi dan desain dengan nilai baik.Setelah perangkat divalidasi dan direvisi, maka selanjutnya dilakukan implementasi pada mahasiswa semester genap tahun 2014/2015. Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap penilaian afektif aspek sikap, minat, konsep diri, diperoleh penilaian selama satu kali pertemuan dengan kategori amat baik 2,82 %, baik 55,55%, cukup baik 33,33% dan kurang baik 8,3%.Pada asfek nilai kategori amat baik 86,11 %, baik 13,88%, cukup baik, kurang baik dan tidak baik 0 % selanjutnya asfek  moral diperoleh kategori amat baik 83,33 %, baik 16,66%, cukup baik, kurang baik dan tidak baik 0%. Kesimpulannya adalah instrumen penilaian afektif yang dikembangkan dapat digunakan untuk mengukur aspek afektif mahasiswa. Kata Kunci: Pengembangan, Instrumen, Penilaian Afektif
PEMANFAATAN CANGKANG UDANG SEBAGAI BIOADSORBEN ION LOGAM Cu DAN Zn PADA SAMPEL AIR PERMUKAAAN KOTA BENGKULU Habibus Syakura, M. Lutfi Firdaus, Wiwit,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.721 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak cangkang udang menjadi kitosan dan kitosan modifikasi (tautsilang dengan glutaraldehida) sebagai bioadsorben ion logam Cu dan Zn pada sampel air permukaan di Kota Bengkulu.Cangkang udang yang dimanfaatkan adalah cangkang udang putih.Cangkang udang diekstrak melalui tahap deproteinisasi, demineralisasi, dan deasetilisasi. Rendemen kitosan yang dihasilkan sebesar 19,5%. Penentuan kadar ion logam Cu dan Zn ditentukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Adapun kondisi optimum penyerapan ion logam Cu oleh kitosan yaitu pada pH 7, waktu kontak 100 menit, dan berat adsorben 0,5 gram, sedangkan penyerapan ion logam Zn yaitu pada pH 5, waktu kontak 80 menit, dan berat adsorben 0,625 gram. Kondisi optimum penyerapan ion logam Cu oleh kitosan modifikasi yaitu pada pH 8, waktu kontak 80 menit, dan berat adsorben 0,375 gram, sedangkan penyerapan ion logam Zn yaitu pada pH 6, waktu kontak 60 menit, dan berat adsorben 0,5 gram. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kitosan memiliki kemampuan adsorpsi ion logam Cu dan Zn yang lebih rendah dibandingkan dengan kitosan modifikasi.Bioadsorben kitosan dan kitosan modifikasi mampu menurunkan kadar ion logam Cu dan Zn pada sampel air permukaan di Kota Bengkulu. Kata kunci: kitosan, kitosan modifikasi, adsorpsi, Cu, Zn
REKAYASA TRANSFER ENERGI GAS DARI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI GAS YANG BERSUMBER DARI BIOMASA Fadly, Madyawati L, Marfizal, Sutrisno, Suparjo,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.28 KB)

Abstract

Hasil gasifikasi biomasa dari sampah organik adalah gas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. Namun, dalam prosesnya, gas yang dihasilkan masih ditemukan kandungan air yang cukup tinggi. Sehingga dibutuhkan liquidifikasi, water trap dan teknologi adsorpsi untuk meningkatkan kualitas gas.Penelitian ini dimulai dengan perancangan alat konversi energy sebgai proses liquidifikasi, penjebak cairan dan teknologi adsorpsi.Kualitas gas yang dihasilkan meningkat secara signifikan dan dihasilkan pembakaran gas yang tereduksi pengotornya.. Kata kunci: perancangan liquidifikasi, teknologi adsorpsi dan penjebak cairan
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN INOVATIF DALAM PENGAJARAN LARUTAN ASAM DAN BASA BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Pandiangan, Rolina
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.306 KB)

Abstract

Pengembangan modul pembelajaran inovatif pada pengajaran larutan asam dan basa berdasarkan kurikulum 2013 akan dijelaskan dalam tujuan paper. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas modul pembelajaran yang inovatif dan dapat meningkatkan prestasi siswa pada pengajaran asam dan larutan basa. Penelitian ini dilakukan pada SMA Sekolah Negeri 1 di Bamban melalui pengajaran siswa dengan menggunakan modul pembelajaran interaktif untuk kelas eksperimen dan membandingkan hasilnya dengan kontrol yang kelas yang diajarkan oleh ajaran konvensional. Modul pembelajaran inovatif dapat meningkatkan prestasi siswa dalam asam dan basa mengajar hasil solusi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dari membandingkan pencapaian siswa dengan menggunakan modul pembelajaran interaktif (M = 85,90 ± 5,03) lebih tinggi dari prestasi siswa dengan menggunakan metode konvensional (M = 74,09 ± 7,34), kedua kelas berbeda secara signifikan (ttest 6,22 > ttabel 1, 290) . itu berarti bahwa modul pembelajaran kimia yang inovatif memberikan kontribusi dalam meningkatkan prestasi siswa pada siswa kelompok tinggi. peningkatan rata-rata persentase pencapaian siswa kelompok tinggi yang diberikan modul kimia adalah 30,06%. Katakunci : inovatif bersandar modul, asam dan basa, prestasi siswa, efektivitas
EFIKASI FORMULA FUNGISIDA EUSIDERIN A DARI KAYU BULIAN (Eusideroxylon zwagery) TERHADAP PENYAKIT LAYU TANAMAN TOMAT Harizon, Suryo Wiyono, Meity Suradji Sinaga, Muhaimin,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.601 KB)

Abstract

Penyakit layu fusarium  yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici merupakan penyakit yang sangat merugikan pada tanaman tomat. Alternatif pengendalian yang ramah terhadap lingkungan adalah menggunakan fungisida hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terendah Eusiderin A dari E. zwagery yang dapat menekan pertumbuhan Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici, untuk skala pengujian lapangan. Penelitian ini meliputi isolasi senyawa Eusiderin A dari E. zwagery, pembuatan formula fungisida mengandung Eusiderin A, dan pengujian efikasi biofungisida Eusiderin A di lahan perkebunan tomat. Pada penelitian ini formulasi fungisida yang dikembangkan adalah EC (emulsifiable concentrate), dengan konsentrasi Eusiderin A yaitu 3, 4, 5, dan 10 ppm. Fungisida berbahan aktif Eusiderin A dengan konsentrasi 5 ppm tingkat efikasinya sama dengan fungisida sintetis Benlate (benomyl) dan tidak bersifat toksik terhadap daun tanaman tomat. Selain itu tanaman tomat yang diberi perlakuan fungisida berbahan aktif Eusiderin A dengan konsentrasi 5 ppm menunjukkan tingkat kerusakan tanaman tomat oleh patogen lain kecil dan produktivitas tanaman tomat sangat tinggi dibandingkan konsentrasi yang lain. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fungisida berbahan aktif Eusiderin A 5 ppm cukup efektif untuk mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat.   Kata kunci : Eusideroxylon zwagery, Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici, Eusiderin A, Penyakit layu fusarium
ANALISIS PERSEPSI GURU DAN KENDALA DALAM PELAKSANAAN KEGITAN PEMBELAJARAN DENGAN MODEL CASE (COGNITIVE ACCELERATION IN SCIENCE EDUCATION) PADA MATA PELAJARAN KIMIA DI SMA KOTA JAMBI Syamsurizal, Puput Desmika,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.624 KB)

Abstract

Penelitian ini melaporkan hasil kajian awal terkait persepsi guru terhadap kegiatan pembelajaran menggunakan model CASE  di SMA Kota Jambi. Pelaksanaan dan kendala yang dihadapi guru  juga akan dilaporkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari responden yang memilki kualifikasi pendidikan berbeda. Data dikumpulkan setelah dilakukan triangulasi dari hasil wawancara, angket dan observasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh informasi bahwa 7 dari 8 responden setuju jika diterapkan model pembelajaran CASE karena model pembelajaran tersebut merupakan alternatif baru dari pendekatan saintifik dan memberikan manfaat positif bagi siswa termasuk meningkatkan aktivitas pembelajaran. Responden juga menyatakan belum pernah menerapkan model pembelajaran CASE. Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran CASE belum dilaksanakan secara optimal di Kota Jambi. Temuan ini merekomendasikan pentingnya pelaksanaan penelitian dalam usaha mengoptimalkan penerapan model CASE bagi guru kimia di Kota Jambi. Kata kunci: Persepsi Guru, Kendala, Kegiatan Pembelajaran, Model Pembelajaran CASE
SENYAWA FLAVANON DARI KULIT BATANG Bauhinia hullettii Prain Herdini, Jhon Azmi, Lenny Anwar,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406 KB)

Abstract

Senyawa flavanon, 5,7,3’,5’-tetrahidroksiflavanon, telah diisolasi dari fraksi etil asetat kulit batang Bauhinia hullettii Prain (Leguminoceae). Struktur molekul senyawa tersebut ditetapkan berdasarkan data spektroskopi UV, IR, 1H-NMR dan 13C-NMR dan membandingkannya dengan data senyawa sejenis yang telah dilaporkan.   Kata Kunci:  Bauhinia hullettii Prain, 5,7,3’,5’-tetrahidroksiflavanon, flavonoid
KAJIAN XRD DAN IR LEMPUNG TERPILAR–Fe PADA PENJERNIHAN MINYAK DAUN CENGKEH Ritonga, Pangoloan Soleman
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.017 KB)

Abstract

Telah dilakukan analisis XRD dan IR terhadap lempung alam dan lempung terpilar Fe yang digunakan pada proses penjernihan minyak daun cengkeh dengan tujuan untuk mengetahui kandungan mineral dan gugus fungsi lempung alam serta  minyak daun cengkeh. Hasil analisis difraksi sinar-X terlihat adanya puncak utama pada daerah 2q = 5,70o (d001=15,48 Å) dan 2q = 20,02o (d001=4,43 Å) yang merupakan puncak d001 untuk mineral smectit jenis montmorillonit sebagai komponen utama mineral lempung. Dari hasil analisis IR dapat diketahui adanya vibrasi tekuk -OH yang berikatan dengan kation terlihat pada bilangan gelombang 912,3 cm-1, sedangkan untuk vibrasi tekuk Si-O yang tegak lurus sumbu optik dan Si-O yang sejajar dengan sumbu optik berturut-turut terlihat pada bilangan gelombang 754,1 cm-1 dan 694,3 cm-1. Setelah lempung terpilar mengadsorpsi minyak daun cengkeh ada beberapa puncak serapan baru yang muncul yaitu pada bilangan gelombang 3276,8 cm-1 yang menunjukkan adanya ikatan hidrogen; 2941,2 dan 2846,7 cm-1 adalah vibrasi ulur C-H; 1716,5 dan 1697,2 adalah karbonil; 1647,1 dan 1637,5 cm-1 merupakan ulur C=C dari gugus aromatik; 1560,3-1458,1 cm-1 yaitu aromatik, adanya –CH3 ditunjukkan pada bilangan gelombang 1271,0 cm-1, puncak serapan cincin aromatik terjadi pada bilangan gelombang 1581, 1461 dan 1422 cm-1. Katakunci: Montmorillonit, lempung, XRD, IR