cover
Contact Name
Saiful Anwar
Contact Email
saifulanwar@unida.gontor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
attadib@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AT TA´DIB
ISSN : 02169142     EISSN : 25033514     DOI : -
At-Ta'dib adalah media ilmiah bidang kependidikan Islam, baik berupa studi kepustakaan, hasil penelitian maupun karya ilmiah terkait. Terbit dua kali dalam setahun, sebagai sarana pengembangan tradisi keilmuan insan tarbiyah dan pendidikan pada umumnya. Jurnal kependidikan Islam ini diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam" : 8 Documents clear
PENGAJARAN BAHASA DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF: Analisis atas Teori Transformatif-Generatif Noam Chomsky Alif Cahya Setiadi
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.569

Abstract

Sebagai alat interaksi verbal, bahasa dapat dikaji secarainternal maupun secara eksternal. Secara internal kajian dilakukanterhadap struktur internal bahasa itu mulai dari strukturfonologi, morfologi, sintaksis, sampai struktur wacana. Kajiansecara eksternal berkaitan dengan hubungan bahasa denganfaktor-faktor atau hal-hal yang ada di luar bahasa, seperti faktirsosial, psikologi, seni dan sebagainya.Pembelajaran bahasa sebagai salah satu masalah komplekmanusia karena hal ini termasuk kajian bahasa internal maupuneksternal yang berkenaan dengan masalah bahasa dan kegiatanberbahasa. Sedangkan kegiatan berbahasa itu bukan hanyaberlangsung secara mekanistik tetapi juga secara mentalistik.Artikel ini mencoba menguraikan suatu bentuk pendekatankomunikatif yang diusung dalam teori transformativegeneratifmenurut Noam Chomsky, seorang linguis Amerika.Hal ini diharapan agar pembelajaran bahasa mampu memperkayapendekatan yang digunakan dalam pembelajaran bahasadan tidak terpaku pada satu jenis pendekatan yang selama inidigunakan. Sehingga mampu menghadirkan suasana belajarbahasa yang komunikatif dan mencapai sasaran.
PENDIDIKAN PENYADARAN PAULO FREIRE A.B. Susanto
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.574

Abstract

Pendidikan pada hakikatnya tidak mengenal akhir karenakualitas kehidupan manusia terus meningkat. Persoalan pendidikanbukanlah terutama pada target pengetahuan yang ditetapkan,melainkan pada bagaimana orang dapat berinteraksi/berdialogdengan situasi dan kondisi jamannyaArtikel ini menguraikan tentang pendidikan kesadaranala Paulo Freire. Bagi Freire, suatu bentuk pendidikan selaludidasarkan pada kesadaran manusia, yang meliputi tiga aspekyaitu: kesadaran naif (naival consciousness) yang melihat bahwasannyaaspek manusia sebagai akar penyebab masalah, kesadaranmagic (magic consciousness) berupa kesadaran masyarakat yangtidak mampu melihat adanya kaitan satu faktor dengan faktoryang lain, kesadaran kritis (critical consciousness) yaitu kesadaranyang lebih melihat sistem sebagai sumber masalah. Untukmencapai semua kesadaran ini dibutuhkan pendidikan kritis yangberbasis pada realitas sosial dan bukan merupakan pendidikan‘gaya bank’ yang akan menjadikan murid sebagai robot-robotyang tidak mengerti akan realitas-realitas sosial yang dihadapinya.Pendidikan yang mampu melakukan refleksi kritis terhadap‘ideologi dominan’ yang berlaku di dalam masyarakat, menantangsistem yang tidak adil, dan memikirkan sistem alternatifke arah transformasi sosial yang menuju masyarakat yang adil.
BAHASA SEBAGAI SARANA BERPIKIR ILMIAH: Analisis Pembelajaran Bahasa Kontekstual Ikhwan Mahmudi
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.570

Abstract

Bahasa merupakan sarana untuk berkomunikasi antarasesama sebagai anggota masyarakat bahasa (language community).Bahasa mencakup beberapa unit ketatabahasaan di antaranyafonologi, sintaksis, dan semantik yang merupakan unsur dasardalam kegiatan berbahasa. Element-element tersebut memilikiperan yang sangat penting dalam proses berfikir manusia danpengungkapan hasil pemikirannya dalam bentuk bahasa baik lisanmaupun tulisan.Artikel ini coba menganalisis metode pembelajarankontekstual (Contextual Teaching and Learning/ CTL), yaitu suatumetode yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepadasiswa untuk melihat makna melalui konteks dan menerapkannyadalam kondisi kongkret. Pembelajaran bahasa dengan metodekontekstual ini diharapkan mampu untuk meningkatkan fungsibahasa dalam aktivitas-aktivitas berfikir ilmiah. Karena bagaimanapunaktivitas berfikir ilmiah bahasa masih berada di bawahmatematika dan stastistik.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM KEPUNGAN GLOBALISASI Mohammad Muslih
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.575

Abstract

Globalisasi sebenarnya merupakan sebutan untuk “duniayang telah lepas kendali” (runaway world), yaitu perkembangandunia yang jauh dari perkiraan dan tak terprediksikan. Artikelini menguraikan sejumlah tantangan yang mesti dihadapi olehpendidikan Islam sebagai akibat dari perkembangan kehidupandunia yang disebut dengan globalisasi. Globalisasi merombaktradisi dan budaya dengan segala kekayaannya, mulai modelpakaian, gaya hidup (life style) hingga budaya pragmatisme,materialisme dan hedonisme. Budaya mental instan dan serbamencukupkan formalitas merupakn akibatnya yang lain. Strategiyang bisa dilakukan pendidikan Islam adalah proteksi dansekaligus proyeksi. Proteksi adalah prinsip konservasi nilai.Strategi ini untuk membentengi nilai-nilai luhur dari ancamannilai dan budaya luar yang destruktif. Sementara proyeksi adalahprinsip progresivitas. Strategi ini mengharuskan lembagapendidikan Islam dan dunia pendidikan pada umumnya untukterus meningkatkan kualitasnya, meletakkan visi-misi yang jelassesuai hasil pembacaannya terhadap masa depan.
PEMBELAJARAN TEMATIK PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Joni .
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.571

Abstract

Menyikapi perkembangan anak pada usia dini, perluadanya suatu program yang sesuai dengan tingkat perkembangannya.Karena usia dini merupakan masa kritis dan sangatpenting atau sering kita sebut dengan golden age untuk perkembangananak untuk memperoleh pendidikan. Oleh karena itudiperlukan adanya materi atau metodologi yang sesuai dengantingkat perkembangannya untuk mendukung perkembanganintelegensi, emosional dan spiritual anak pada usia tersebut.Pembelajaran tematik merupakan bentuk pembelajaranyang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu. Pembelajaranini secara tidak langsung memberikan keluasaan dan kedalamanimplementasi kurikulum dan menawarkan kesempatan yangsangat banyak pada siswa untuk memunculkan dinamika dalampendidikan. Pembelajaran ini memberikan keluasaan kepadasiswa secara produktif untuk menjawab pertanyaan yangdimunculkan sendiri dan memuaskan rasa ingin tahu merekaterhadap alam sekitar melalui proses penghayatan.Bagaimanakah bentuk pembelajaran tematik pada anakusia dini? Tulisan ini mencoba mengkaji bentuk pembelajarantematik yang cenderung memberikan keleluasaan pada anakuntuk lebih kreatif dalam belajar dan mengenal alam sekelilingnyaserta penerapaanya pada anak usia dini.
PENDIDIKAN ISLAM: Memayu Hayuning Bawono Moh. In’ami
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.576

Abstract

Pendidikan islam merupakan suatu proses dalam menemukantrasformasi baik dalam diri maupun komunitas. PendidikanIslam sendiri berupaya membimbing dan mengarahkanpertumbuhan serta perkembangan diri dan kelompok menujuperbaikan mental yang akan terwujud dalam perbuatan danmembebaskan manusia dari berbagai ikatan, intimidasi, daneksploitasi.Pendidikan Islam di Indonesia dalam upayanya membebaskandiri dari segala bentuk ikatan, intimidasi dan eksploitasiperadaban baru selalu menghadapi berbagai tantangan-tantanganserius yang memerlukan perhatian yang lebih dari pemerintahdan kalangan yang berkecimpung dalam dunia pendidikan untukmenjaga eksistensi pendidikan Islam di Indonesia. Karenabagaimanapun pendidikan Islam merupakan warisan sejarah yangharus di jaga kelestariannya.Pesantren dan madrasah sebagai bentuk lembaga pendidikanislam di indonesia dewasa ini dihadapkan pada beberapabentuk konformisme kurikulum dan sumberdaya manusia, dampakperubahaan sosial politik, perubahaan orientasi pendidikan,dan globalisasi. Untuk itu dibutuhkan dukungan penuh daripemerintah dalam mengikis segala bentuk kelemahan pendidikanIslam serta mewujudkan pembaharuan sistem dengan jalanmenjadikan pendidikan Islam sebagai faktor penting dalam upayamewujudkan manusia seutuhnya di kalangan mayoritas
PRINSIP PENDIDIKAN MORAL PADA SURAT AN-NUR AYAT 30–31 DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM In’amul Wafi
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.572

Abstract

Tujuan pendidikan Islam adalah membentuk generasiberkualitas pemimpin yang memiliki ciri sebagai insan yangshalih, sehat, cerdas, dan peduli bangsa. Seorang pemimpin yangmampu mengenalkan manusia akan perannya di antara sesamasebagai pribadi yang bertanggung jawab, mengenalkan manusiaakan interaksi social dan alam sekitar serta mengenalkan manusiaakan pencipta.Dalam upaya mengenalkan manusia pada interaksi sosialdan tanggung jawab dalam tata hidup bermasyarakat tidak lepasdari masalah moral dan etika dalam berinteraksi. Di sini posisiakhlak mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap individumanusia dan komunitas masyarakat. Dalam kaitannya denganhal itu, pendidikan moral merupakan hal yang signifikan dalammembentuk generasi berkualitas pemimpin yang berakhlak.Beberapa prinsip pendidikan moral telah banyak kita temukandalam sistem pendidikan islam, diantaranya prinsip pendidikanmoral yang terkandung dalam surat An-Nur ayat 30-31 yangberkenaan dengan akhlak dalam berinterakasi dalam sebuahkomunitas kehidupan. Suatu prinsip pendidikan islam yang dikajidalam prespektif psikologi Islam yang dinilai berdasarkan aspekkejiwaan manusia, etika, dan aqidah keislaman itu sendiri.
PENDIDIKAN NISAIYYAH: Membendung Gerakan Feminisme, Mencari Perspektif Islam Muhammad Ma’ruf Ch
At-Ta'dib Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v4i1.573

Abstract

Sekarang ini, Feminisme tidak lagi sekedar wacana akademiktetapi sudah pada memasuki ranah gerakan. Di antaragerakan yang digelorakan adalah gerakan kesetaraan genderdalam dunia pendidikan. Yaitu Pendidikan berkeadilan bagi kaumperempuan. Pendidikan kaum perempuan yang dikehendakiadalah pendidikan berdimensi paradigmatik, egaliter, fleksibledan persuasive. Ide ini tidak lain merupakan spirit dari feminisme.Sasaran lembaga pendidikan yang ingin dievaluasi dan dikonstruksimenurut kaum feminis adalah Pendidikan ala PondokPesantren yang dianggap bias gender.Tulisan ini, menawarkan solusi untuk membendung intervensiBarat yang akan menghancurkan eksistensi dan kemandirianPondok Pesantren. Diantara solusi yang ditawarkan adalah merumuskankembali visi dan orientasi dan system Pendidikan bagianak-anak putri. Adapun visi pendidikan di Pesantren Putrikhususnya adalah menyiapkan perempuan kreatif dan produktifberbasis Nisaiyyah, yakni memproses anak perempuan untukmampu menjaga fitrah thobi’iyyah (nature duty), wadhifah manziliyyah(domestic duty), dan wadzifah ijtma’iyyah (sosial duty), sedangkanorientasinya adalah membangun jiwa Tauhid. Sistem yang digunakanadalah system pondok pesantren berkurikulum integrated.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 1 (2025): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 19 No. 2 (2024): The Transformation of Pesantren Education in the Disruption Era Vol. 19 No. 1 (2024): Islamic Educational Institutions and Their Dynamics in Facing the Times. Vol. 18 No. 2 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 18 No. 1 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 17 No. 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol 17, No 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol 17, No 1 (2022): Approaches, Strategies, Methods and Islamic Education Vol 16, No 2 (2021): Learning Strategies During The Pandemic Vol 16, No 1 (2021): Mental, Character and Moral education Vol 15, No 2 (2020): Pembelajaran Model Islami dan Efektifitasnya Vol 15, No 1 (2020): Pembelajaran Islam dalam Konteks Pesantren Masa Kini Vol 14, No 2 (2019): Pendidikan Islam Perkembangan dan Tantangannya Vol 14, No 1 (2019): Mental Education in Pesantren Vol 13, No 2 (2018): Pesantren as a Center for Developing Arabic & English Teaching Vol 13, No 1 (2018): Education System and Education Method in Pesantren Vol 12, No 2 (2017): the values of education in pesantren Vol 12, No 1 (2017): Islamic Character Education Vol 11, No 2 (2016): Standarisasi Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2016): Manajemen Penddiikan Islam Vol 10, No 2 (2015): Integrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2013): Urgensi Pendidikan Pesantren Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2012): Teori Pendidikan Vol 6, No 2 (2011): Pendidikan Karakter Vol 6, No 1 (2011): Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2009): Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2008): Filsafat Pendidikan Vol 3, No 1 (2008): Dikotomi ilmu pendidikan More Issue