Articles
75 Documents
Search results for
, issue
"PROSIDING SEMNASTEK 2014"
:
75 Documents
clear
APLIKASI E-COMMERCE SISTEM RESERVASI ONLINE EKOWISATA DI PULAU HARAPAN
Adhi Seno Siswoyo;
Andi Susilo;
Yasmiati Yasmiati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pulau Harapan merupakan salah satu destinasi wisata di wilayah Kepulauan Seribu Utara Jakartayang kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun domestik untuk menikmati keindahan biota laut.Beberapa agen ekowisata sudah menjamur dengan menyediakan jasa paket wisata untuk berlibur dipulau harapan. Ditemukan bahwa 20 halaman website agen penyedia jasa paket wisata di pulauharapan tidak menyediakan layanan reservasi online. Umumnya website agen wisata tersebut hanyaberisi konten-konten terkait akomodasi paket wisata, sedangkan metode pemesanan dilakukandengan cara tradisional yaitu menghubungi pihak agen terlebih dahulu melalui telepon seluler ataulayanan pesan pendek yang kurang efisien. Aplikasi e-commerce reservasi online jenis transaksiB2C dibangun dengan metodologi SDLC dan pendekatan RAD. Aplikasi ini memberikankontribusi yaitu meningkatkan kepercayaan wisatawan, memberikan layanan yang efisien, dan jugadaya tarik bagi pengunjung.
SINERGISME KONSENTRASI NACL DAN UKURAN PARTIKEL TERHADAP KOROSI EROSI PADA BAJA KARBON RENDAH
Somawardi Somawardi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Korosi erosi merupakan salah satu kerusakan yang sering terjadi pada sistem perpipaan akibatadanya pergerakan relatif fluida korosif dengan permukaan logam. Konsentrasi NaCl sangatmempengaruhi laju korosi pada suatu material. Kecepatan fluida yang relatif tinggi danmengandung partikel akan menyebabkan erosi, dan kecepatan fluida yang relatif lambat akanmenimbulkan korosi saja. Hanya pada kecepatan tertentu (kecepatan kritis) korosi erosi dapatterjadi. Laju kerusakan yang diakibatkan oleh sinergi antar a korosi dan erosi lebih besardibandingkan dengan kerusakan oleh korosi saja atau erosi saja. Kerusakan permukaan hasilpengujian diamati dengan kamera makro dan mikroskop stereo. Cross section diamati denganmikroskop optik Kontur permukaan diukur dengan dial gauge. Distribusi tegangan geser padapermukaan spesimen disimulasikan dengan Computational Fluid Dynamics (CFD). Hasilpengujian mengindikasikan konsentrasi NaCl 3.5% memiliki kelarutan oksigen yang optimaldibandingkan dengan konsentrasi NaCl 5%, kelarutan oksigen yang optimal ini mengakibatkanproses terjadinya autokatalitik oleh ion Cl- menjadi optimal. Kondisi kerusakan permukaan bendakerja pada pengujian dengan konsentrasi NaCl 3.5 % lebih dominan dibandingkan dengankonsentrasi NaCl 5%. Pengujian menggunakan partikel lebih besar akan mengakibatkanpeningkatan weight loss. Hal ini disebabkan partikel yang lebih besar memiliki inersia yang lebihbesar sehingga mengalami hambatan yang lebih kecil pada saat sebelum terjadi impak.Peristiwa inimenyebabkan efesiensi benturan (collision effeciency) tetap tinggi. Efisiensi benturan yang yangbesar akan menghasilkan energi kinetik yang besar.
USULAN PENEMPATAN BARANG JADI DI AREA WAREHOUSE PRODUK JADI DENGAN KONSEP 5S DI PT. NOBI PUTRA ANGKASA
Kastoro Kastoro;
Nelfiyanti Nelfiyanti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Saat ini penempatan barang jadi di warehouse produk jadi di PT. Nobi Putra Angkasa tidakmenggunakan rak penyimpanan yang ada, penempatan produk ditempatkan diatas lantai denganmenggunakan pallet saja dan tidak beraturan. Sehingga mengakibatkan banyaknya waktu yangterbuang akibat pada saat pengambilan produk yang akan dikirim ke customer harus memindahkanproduk yang lainnya. Tahapan penelitian dilakukan dengan menghitung utilitas gudang awal ,frekuensi perpindahan, jumlah tempat penyimpanan, jarak perpindahan, ongkos material handling.Perbaikan dimulai dengan mengurutkan jenis panel berdasarkan frekuensi perpindahan danmembentuk 3 kelas, yaitu kelas A, B, C. Untuk melakukan perancanagn tata letak, dilakukanpenentuan luas penyimpanan kemudian membuat dua alternatif layout. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa berdasarkan frekuensi perpindahan, produk jadi di kelompokan menjadi kelasA: Panel KWH dan MDP, kelas B: NCE dan ACPDB, kelas C: SS 3000. Alternatif layout terpilihyaitu alternatif A yang mampu meningkatkan jumlah penyimpanan produk jadi lebih banyak padasetiap kelasnya yaitu kelas A sejumlah 50 pallet dari total 54 pallet, kelas B sejumlah 24 pallet daritotal 48 pallet, dan kelas C sejumlah 28 pallet.
PEMANFAATAN NANOBENTONIT SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PADA FORMULA GREASE, KOSMETIK DAN NANOKOMPOSIT POLIMER
Ratri Ariatmi Nugrahani;
Ismiyati Ismiyati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bentonit merupakan salah satu Sumber daya mineral Indonesia dengan jumlah yang sangatmelimpah. Beberapa wilayah penghasil bentonit adalah Jawa, Sumatera, Kalimantan. Bentonitmerupakan suatu jenis tanah liat, yang tersusun dari berbagai mineral phyllosilicate, dengankandungan utama monmorilonit. Karena kandungan mineral yang beragam, maka bentonitmerupakan bahan baku yang penting bagi berbagai macam aplikasi industri. Selama ini bentonitbanyak digunakan sebagai adsorben zat warna maupun pengotor-pengotor minyak atau limbah cair.Kegunaan lain adalah sebagai katalis baik dengan modifikasi bentonit maupun tidak. Kajian inimerupakan kajian deskriptif dari data sekunder mengenai pemanfaatan lain bentonit sesuai dengankarakteristiknya, yaitu (1) Sebagai thickenergrease, (2) Rheological Modifier oleh dispersi bentonitdi dalam pelarut organik kosmetik, dan (3) filler pada nanokomposit polimer yang ditinjau daripeningkatan kinerja pada aplikasinya dan peningkatan nilai tambahnya. Metode penambahannanobentonit pada setiap formula adalah dengan cara dicampur pada temperatur dan kecepatanputaran tertentu. Aplikasi nanobentonite pada berbagai formula menghasilkan peningkatanperformansidan reologi. Sebagai thickener pada grease dapat menghasilkan grease yang memilikiketahanan terhadap temperatur tinggi dan memiliki stabilitas kerja baik,dengan ukuran droppingpoint,hal ini terjadi karena bentonit bersifat tidak meleleh pada temperatur tinggi. Pada formulakosmetik mampu mendispersikan bentonit dalam pelarut organik yang banyak digunakan padakosmetik berbentuk gel dan kinerja diukur dengan shear test. Selanjutnya peran nanobentonitsebagai filler pada formula nanokomposit polimer adalah dapat meningkatkan beberapa sifat dasarpolimer seperti sifat ketahanan termal dan sifat mekanik, dan diantaranya diukur besarnya tensilestrength,hal ini disebabkan karena adanya sifat fisik bentonityaitu tingginya daya serap, derajatplastisitas, maupun faktor ukurannya.
EVALUASI PERBANDINGAN KABEL NYM 3 x 1,5mm² MERK ‘A dan B’ DI TINJAU DARI TAHANAN PANAS ISOLASI KABELNYA
Deni Almanda;
Anwar Ilmar Ramadhan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Isolasi kabel akan mengalami degredasi atau penurunan performa saat diberi panas melebihi batasyang ditolerir. Dalam penulisan ini diuji dua merk Kabel yakni merk A dan merk B yang kemudiandiberikan perlakuan panas sehingga diketahui degradasi isolasi kabel sampai meleleh. Padapengujian Panas Ekesternal, kabel NYM 3x1.5mm² merk A, isolasi kabel single core meleleh, didetik ke 65 saat temperatur plat 92ºC. Pada kabel NYM 3x1.5mm² merk B, isolasi kabel single coremelelehdi detik ke 95 saat temperatur plat 111ºC. Pada pengujian ini kabel dialiri arus sebesar36.9A selama kurang lebih 10 menit. kemudian didapat hasil pertama pada kabel NYM 3x1.5mm²merk A, isolasi kabel single core akan meleleh di menit ke 17 (di detik 1020). Ke dua pada kabelNYM 3x1.5mm² merk B, isolasi kabel single core akan meleleh di menit ke 50 (di detik 3000).
ANALISA DESAIN TABUNG BAHAN BAKAR GAS JENIS COMPRESSED NATURAL GAS (CNG) PADA MOBIL BUS TEKANAN 200 BAR
Anwar Ilmar Ramadhan;
Ery Diniardi;
Wiwit Kartika Sari
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tabung Bahan Bakar Gas (BBG) jenis Compressed Natural Gas (CNG) yang digunakan padamobil bus, merupakan jenis bejana tekan. Tekanan pada tabung ini berasal dari isi atau fungsitabung sebagai tempat penyimpanan fluida gas yang bertekanan. Tujuan analisa ini diantaranyauntuk mengetahui karakteristik desain tabung, menghitung kekuatan material bahan menggunakanrumus formula serta mengetahui fenomena yang tejadi pada penggunaan material terhadappengaruh desain tabung BBG menggunakan simulasi software CAD dalam Solidworks. Padapenelitian ini, dilakukan analisa perbandingan kekuatan material tabung BBG menggunakanmaterial standar yakni 30 CrMo dengan material pembanding AISI 4130 dan SG 295. Darikeseluruhan hasil perhitungan dan analisa didapatkan bahwa material yang digunakan pada tabungBBG jenis CNG yakni 30 CrMo merupakan jenis baja paduan (Alloy Steel), memiliki Factor OfSafety yang baik, aman digunakan bahkan pada tekanan 300 bar.
SEGMENTASI 3D BERBASIS MODEL FASET MENGGUNAKAN METODE REGION GROWING TERMODIFIKASI
Priadhana Edi Kresnha;
Gandjar Kiswanto;
Rahmat Widyanto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Segmentasi adalah pembagian area sebuah gambar menjadi beberapa bagian berdasarkan kemiripanfitur, seperti warna, tekstur, intensitas piksel, dan lain sebagainya. Pada penelitian ini Segmentasidiimplementasikan pada sebuah model faset 3D menggunakan Metode Region Growing yangdiadopsi dari penerapan metode pada gambar 2D. Segmentasi dilakukan berdasarkan kemiripanfitur yang terkandung dalam model faset 3D tersebut. Fitur 3D diidentifikasi dan diekstrakmenggunakan beberapa metode, yaitu Angle Deficit / Guass-Bonnet Scheme dan Spherical Image.Ekstraksi Fitur dilakukan pada setiap verteks dari model faset. Verteks yang menyusun model faset3D menjadi basis implementasi metode segmentasi menggantikan piksel pada gambar 2D. Hasilpenelitian menunjukkan segmentasi Region Growing pada model faset memiliki tingkat akurasicukup tinggi, merentang antara 70% hingga 100%, bergantung dari kehalusan (smoothness) dankompleksitas model faset 3D.
PENINGKATAN EFEKTIFITAS PADA PROSES PELEPASAN PISTON REM DEPAN FORTUNER DENGAN SST BPT-FC
Setia Abikusna Arif
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses over houl rem depan fortuner membutuhkan tekanan angin kompresor untuk melepas pistonrem. Proses ini harus dapat melepaskan keempat piston rem secara bersamaan karena keempatpiston rem tersebut dihubungkan dalam satu saluran minyak rem. Apabila ada beberapa piston remyang macet sehingga tidak bisa lepas, hal ini sangat mengganggu,sehingga proses melepas pistonrem dengan tekanan angin kompresor pun sudah tidak efektif lagi, yang mengakibatkan pekerjaanmenjadi terhambat dan membutuhkan waktu yang lebih lama. Apalagi cara teknisi melepas pistonrem yang macet tersebut hanya dengan menggunakan alat seadanya dan dapat pula mengakibatkanmaterial piston rusak. Untuk mengatasi hal tersebut dibuatlah alat bantu yaitu BPT-FC, denganmenggunakan prinsip kerja puller untuk mengefektifkan proses pelepasan piston rem. DenganBPTFC ini, proses melepas piston rem dapat dilakukan dengan mudah dan cepat serta meningkatkansafety baik bagi teknisi maupun material piston. Dari hasil penelitian yang dilakukan, waktu prosesover houl rem fortuner turun sampai dengan 51.8%. Sedangkan dari hasil kuesioner teknisi, tingkatkesulitan berkurang 74% serta tingkat safety (cacat pada material piston) pun berkurang 66%.
PERANCANGAN SISTEM AUTONOMOUS QUADCOPTER
M. Latif;
Hairil Budiarto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Paper ini mengusulkan sebuah perancangan sistem autonomous quadcopter. Quadcopteradalah sejenis pesawat terbang yang memiliki empat motor sebagai penggerak utamanya.Quadcopter memiliki kemampuan untuk lepas landas, hover, terbang manuver dan mendaratbahkan ditempat yang memiliki ruang terbatas. Sistem autonomous quadcopter yang dibangundidesain untuk memiliki kemampuan mengendalikan sistem secara mandiri. Sistem tersebutdiupayakan memiliki seminimal mungkin pengendalian dari user. Semua elemen autonomousquadcopter akan dijelaskan dalam paper ini; termasuk struktur mekanik, sistem kontrol, komputer,sensor, actuator dan sumber energinya. Sistem tersebut juga dirancang agar dapat di bekerja padaarea out door. Pengujian dalam penelitian ini dilakukan fokus terhadap sensor Accelerometer dansensor Gyroscope. Berdasarkan hasil pengujian, rentang nilai ADC sensor gyroscope dengankemiringan sudut 0 hingga 180 adalah 67 sampai 101. Sedangkan pengujian pada kecepatankeempat motor dengan nilai tegangan yang sama, terdapat selisih kecepatan dari beberapa motordengan nilai maksimal 2.
ANALISIS CLUSTER OTOMATIS MENGGUNAKAN ALGORITMA NOVEL MODIFIED DIFFERENTIAL EVOLUTION
Achmad Yasid;
Budi Dwi Satoto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Analisis cluster merupakan salah satu permasalahan pembelajaran tidak terbimbing dan teknik datamining yang penting. Akan tetapi, untuk menentukan jumlah cluster akhir merupakan suatu tugasyang menantang. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud mengusulkan algoritma novel modifieddifferential evolution (NMDE) dan algoritma k-means (NMDE-k-means) pada analisis clusterotomatis. Algoritma ini dapat menentukan jumlah cluster akhir dan melakukan pengelompokandata secara otomatis. Pada prinsipnya Algoritma NMDE akan melakukan pencarian global untukmenemukan jumlah cluster dan partisi data, sedangkan algoritma k-means akan memperbaikikinerja algoritma NMDE dalam menentukan centroid cluster. Empat data set yang sudah dikenalyaitu Iris, Wine, Glass dan Vowel digunakan untuk memvalidasi algoritma ini. Hasil komputasimenunjukkan bahwa algoritma ini lebih baik dibandingkan dengan empat algoritma clusterotomatis lainnya yaitu improved automatic clustering based differential evolution (ACDE),automatic clustering using differential evolutionandk-means (ACDE-k-means) dan algoritmacluster otomatis yang berbasis particle swarm optimization (PSO) serta genetic algorithm (GA)