cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Search results for , issue "PROSIDING SEMNASTEK 2016" : 173 Documents clear
PEMBUATAN STRUKTUR DUAL PHASE BAJA AISI 3120H DARI BESI LATERIT Saefudin Saefudin; Toni B. Romijarso; Daniel P. Malau
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan struktur dual phase dari material AISI 3120H menurut standar, di mana hasil komposisinya dari material awal adalah C=0,17350%, Si=0,26981%, S=0,0283%, P=0,0232%, Mn=0,47644%, Ni=1,19345%, Cr=0,66948%, Mo=0,00237%, V=0,00750%, Cu=0,03318%, W=0,00151%, Ti=0,00771%, Sn=0,01150%, Al=0,04419%, Pb=0,00480, Nb=0,00743%, Zr=0,00395%, Zn=0,00574%, Fe=97,0309%. Material awal memiliki fasa ferit dan perlit, setelah mengalami proses dual phase maka fasa yang diperoleh adalah ferit dan martensit sehingga kekerasan menjadi meningkat yaitu 52,38 HRC.Kata kunci: ferit dan perlit, dual phase, ferit dan martensit, kekerasan meningkat
STRUKTUR BELITAN STATOR DAN ROTOR BERMAGNET PERMANEN FLUKS RADIAL UNTUK ALTERNATOR FASE TUNGGAL Arief Goeritno; Marjuki - -; Alfian - Hidayat
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan kembali rangka dan inti stator bekas dari motor induksi fase-tiga (3Φ) melalui pengkondisian ulang  terhadap  rangka dan inti stator  untuk perolehan alternator fase-tunggal. Pengkondisian ulang  terhadap  inti stator dgunakan untuk pembentukan belitan stator pada inti stator. Pembentukan belitan stator  dipengaruhi  oleh jumlah alur pada stator,  luas masing-masing alur, pemilihan luas penampang dan tipe kawat email untuk kumparan, dan cara penggulungan kumparan dan penentuan jumlah kutub.  Struktur belitan stator digunakan untuk pabrikasi struktur rotor dengan magnet permanen fluks radial.  Keberadaan struktur belitan stator dan rotor dengan magnet permanen fluks radial  pada alternator fase-tunggal digunakan sebagai dasar perhitungan untuk perolehan  daya elektris  teoritis yang dihasilkan alternator fase-tunggal.  Keberadaan struktur rotor dengan magnet permanen fluks radial pada alternator fase-tunggal digunakan sebagai dasar perhitungan daya mekanis teoritis  yang diperlukan dari penggerak mulan. Struktur belitan stator  terbentuk  oleh enam grup kumparan (koil)  tipe jerat (lap winding) satu lapis pada rentang 6 (enam) aluran yang terhubung seri. Struktur rotor berbentuk silinder berongga berdimensi 60 mm, 30 mm, dan 85 mm yang dilengkapi dengan 12 buah magnet permanen.  Nilai daya elektris teoritis yang dihasilkan alternator sebesar 81 VA, sedangkan daya mekanis teoritis yang diperlukan dari penggerak mula sebesar 350 watt.  Kata-kata Kunci: alternator fase-tunggal, belitan stator, rotor magnet permanen fluks radial
KLASIFIKASI CITRA RETINA MENGGUNAKAN K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK MENDETEKSI MAKULOPATI DIABETIK Wahyudi Setiawan; Fitri Damayanti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan  pola bertujuan untuk mengelompokkan citra ke dalam kelas tertentu berdasarkan pada ciri-ciri utama yang dimiliki. Secara umum, pengenalan  pola terdiri dari 4 tahapan yaitu preprosesing, segmentasi, ekstraksi fitur dan klasifikasi. Pada penelitian ini pengenalan pola diterapkan pada deteksi  tingkat Makulopati Diabetik. Makulopati Diabetik merupakan kelainan pada mata yang disebabkan oleh rusaknya pembuluh darah akibat komplikasi penyakit diabetes melitus yang terjadi di sekitar makula.    Untuk mendeteksi awal penyakit  makulopati diperlukan analisis dokter dari citra fundus. Citra fundus merupakan citra hasil foto retina menggunakan kamera fundus. Dataset yang digunakan yaitu MESSIDOR sebanyak 75 citra retina, terdiri dari 3 kelas yaitu Edema Makula (EM) tingkat 1, EM tingkat 2 dan EM tingkat 3.  Ekstraksi fitur menggunakan Two Dimensional  Linear Discriminant Analysis, sedangkan klasifikasi menggunakan k-Nearest Neighbor. Dari hasil ujicoba didapatkan prosentase pengenalan maksimal hingga 93,33%.        Kata kunci:  Pengenalan Pola, Klasifikasi, Makulopati  Diabetika, Two Dimensional Linear Discriminant Analysis, k-Nearest Neighbor.
ALGORITMA GENETIKA UNTUK PEMBENTUKAN KUNCI MATRIKS 3 X 3 PADA KRIPTOGRAFI HILL CIPHER Andysah Putera Utama Siahaan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunci  enkripsi Hill  Cipher   dapat menetukan  apakah  enkripsi   dan  dekripsi berhasil  dilakukan. Hal   ini   disebabkan   tidak  sembarang   kunci   yang   dapat   diberikan   pada matriks   yang   digunakan   untuk proses   tersebut.   Kunci   yang   memiliki   determinan   yang   tidak   sesuai   tidak   dapat   dimanfaatkan   dalam proses karena dapat mengakibatkan pesan yang terenkripsi tidak dapat dikembalikan ke pesan aslinya. Algoritma   genetika   dapat   menentukan   kunci   yang   digunakan   untuk   enkripsi   dan   dekripsi   pada  Hill Cipher. Dengan menentukan fungsi evaluasi dalam algoritma genetika, kunci yang memiliki komposisi yang   benar  akan   diperoleh.   Untuk   menerapkan   algoritma   ini, pencarian   kunci pada  Hill   Cipher   akan mudah dilakukan tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu. Kata Kunci - Cryptography, Algoritma Genetika, Hill Cipher
ANALISA HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENGETAHUAN DENGAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING Tri Joko Wibowo; Nugraheni Djamal
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT    X  adalah   perusahaan joint     venture   yang    memproduksi      baja.  PT   X   telah  melakukan pengelolaan      atas  asset  pengetahuan     yang   dimilikinya.   Penelitian   ini  bertujuan   mengevaluasi      dan  menganalisa     faktor-faktor    yang  mempengaruhi        pengelolaan    pengetahuan     di  perusahaan     tersebut.  Faktor-faktor     yang   dianalisa   antara   lain  komitmen      manajemen      puncak,    infrastruktur   teknologi  informasi,    metodologi,     struktur   organisasi,   budaya     organisasi,   pemberian     motivasi/reward      dan  karyawan yang resign dari perusahaan.  Penelitian ini menggunakan metode structural equation modelling. Model penelitian ini   menguji 10  hubungan      hipotesa.   Variabel   penelitian   terdiri  dari  9  variable   laten   dan  27   variabel   manifest.  Hubungan antar variable laten bersifat sebab akibat. Jumlah sampel sebanyak 248 karyawan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesa yang diterima sebanyak 7 hipotesa dan uji goodness of fit menghasilkan  nilai   sebagai   berikut   :  CFI   =   0,91;  IFI  =   0,91;   RMSEA  = 0,082  dan  GFI  =   0,80.  Dengan demikian model penelitian cukup fit dan bisa dipergunakan sebagai dasar dalam pengelolaan pengetahuan di perusahaan.  Kata kunci: structural equation modeling, latent, manifest, goodness of fit, resign
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN JASA LAUNDRY BERBASIS WEB DENGAN FITUR MOBILE PADA 21 LAUNDRY PADANG Husnil Kamil; Audiah Duhani
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

   21 Laundry Padang merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang jasa pencucian pakaian dengan menyediakan berbagai layanan seperti cuci komplit (cuci kering dan setrika), cuci dan kering, maupun setrika saja. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diketahui bahwa sistem transaksi yang sedang berjalan pada 21 Laundry Padang masih belum optimal dan ditemukan masalah seperti penumpukan arsip dan laporan, aliran informasi yang lambat, lambatnya proses pencarian data, dan rekap laporan transaksi yang sulit. Solusi untuk permasalahan tersebut berupa sebuah sistem informasi dengan berbasis web yang dilengkapi aplikasi mobile yang dapat diakses oleh pengguna tanpa batasan waktu dan tempat. Sistem dibangun dengan metode waterfall yang terdiri dari tahapan analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Pada tahap analisis, tools yang digunakan untuk pemodelan adalah BPMN (Business Process Model Notation), Use Case Diagram, dan Skenario Use Case. Tahapan perancangan dilakukan dengan membuat rancangan arsitektur aplikasi, DFD (Data Flow Diagram), ERD (Entity Relationship Diagram), dan User Interface. Proses implementasi dilakukan dengan menggunakan database MySQL dan bahasa pemograman PHP dan javascript Pemrograman dilakukan secara prosedural. Aplikasi mobile dibangun dengan menggunakan kakas Basic4Android. Proses pengujian sistem informasi dilakukan dengan menggunakan metode black-box testng. Hasil pengujian menunjukkan sistem yang dibangun telah sesuai dengan kebutuhan fungsional yang ditentukan. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah sistem informasi pelayanan jasa laundry yang dapat digunakan untuk memgelola layanan jasa laundry pada 21 Laundy Padang. Kata kunci: laundry, sistem informasi, web, mobile, waterfall 
PENGUJIAN DESAIN MODEL PIEZOELEKTRIK PVDF BERDASARKAN VARIASI TEKANAN Deni Almanda; Erwin Dermawan; Ery Diniardi; syawaluddin syawaluddin; Anwar Ilmar Ramadhan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Piezoelektrik adalah material yang menghasilkan energi listrik berdasarkan pengaruh tekanan yang diberikan. Pada penelitian ini piezoelektrik diaplikasikan dengan memanfaatkan tekanan air hujan, hal ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan listrik dari pemerintah untuk skala kecil di rumah tangga. Bahan dasar yang digunakan dalam membuat piezoelektrik adalah baking soda, distilled water dan cream of tartar. Penelitian ini dilakukan dengan menentukan ukuran cetakan piezoelektrik yang terbaik menggunakan CAD Code, yaitu 1 x 1 x 0.5 cm3. Selanjutnya dilakukan pembuatan material piezoelektrik dengan mereaksikan beberapa bahan, lalu hasilnya diuji dengan multimeter digital dan osciloscop. Hasil tegangan pada osciloscop berurutan dari tekanan rendah, normal dan tinggi adalah 0.104 DC Volt, 0.496 DC Volt, dan 0.720 DC Volt. Setelah didapatkan hasil tegangan selanjutnya, dilakukan pembuatan rangkaian listrik seri dan menghasilkan tegangan sebesar 2.0 DC Volt, 2.10 DC Volt dan 2.34 DC Volt. Kemudian dibuat rangkaian listrik dan pengujian model piezoelektrik agar dapat diketahui kinerja piezoelektrik pada sistem.Kata kunci : energi, curah hujan, desain, piezoelektrik, pengujian
PENGARUH PENAMBAHAN LIDAH BUAYA (ALOE VERA L.) TERHADAP KEKENTALAN DAN DERAJAT KEASAMAN (PH) PADA MINUMAN YOGURT Wenny Diah Rusanti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan lidah buaya pada kekentalan dan pH dari minuman yoghurt. Yoghurt dibuat dari  susu skim yang dipanaskan sampai suhu 90ºC bersama ekstrak lidah buaya dengan komposisi 5%, 10%, 15% dan 20% (b/b). Setelah suhu turun sampai 40ºC, bibit yoghurt ditambahkan lalu diinkubasi selama 6-8 jam. Data dianalisis menggunakan pH meter dan alat uji kekentalan Brookfield viscometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak lidah buaya tidak mengubah pH dari yoghurt sehingga tetap aman dikonsumsi. Viskositas tertinggi ditunjukkan oleh yoghurt yang ditambahkan ekstrak lidah buaya 5% (b/b) dengan nilai pH tertinggi terdapat pada penambahan ekstrak lidah buaya 20%  yaitu pada 3,83 dan vikositas 500 cP  Kata kunci: lidah buaya, yoghurt, derajat keasaman (pH), kekentalan
PENGENDALIAN PARAMETER OPERASI PADA PROSES INJECTION MOULDING BERBASIS BAHAN ACRYLONITRILE BUTADIENE STYRENE Jorfri B. Sinaga; Azhar Azhar; sugiman sugiman
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan plastic ( polymer) didunia, dan khususnya didalam negeri semakin meningkat. Hal ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas produk dan efisiensi oleh industry injection moulding agar produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasaran. Salah satu masalah yang berkaitan dengan kualitas dan efisiensi adalah proses penyetelan awal parameter proses pada suatu produk khususnya produk baru. Proses ini dapat berlangsung lama apalagi bila dilakukan secara trial and error yang dapat mengakibatkan meningkatnya biaya operasi dan ineffisiensi. Salah satu cara untuk meminimalisir ineffisiensi pada penyetelan awal parameter proses injection moulding adalah dengan melakukan simulasi proses dengan bantuan software. Analisis dilakukan dengan menggunakan bantuan perangkat lunak moldflow terhadap produk yang dibuat yaitu : descover dimana bahan yang digunakan adalah Acrylonitrile Butadiene Styrene ( ABS ). Dari hasil analisa simulasi diperoleh suatu kisaran parameter operasi yang dapat dijadikan rujukan. Untuk produk fixed closed diperoleh setting parameter operasi sebagai berikut : temperature leleh material antara 2410C sampai 2710C, temperature cetakan antara 710 C sampai 800C, tekanan injeksi antara 8,3 MPa sampai 10,6 MPa, waktu injeksi antara 0,64s sampai 1,1 s, gaya penekanan (clamping force) antara 1,1 ton sampai 1,3 ton.Kata kunci : injection molding, temperature leleh , temperature cetakan , gaya penekanan, tekanan injeksi, waktu injeksi.
ANALISIS KESEIMBANGAN LINTASAN UNTUK MENCIPTAKAN PROSES PRODUKSI PUMP PACKAGING SYSTEMS YANG EFISIEN DI PT. BUMI CAHAYA UNGGUL Casban Casban; Lien Herliani Kusumah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseimbangan dalam pembagian beban kerja dengan adanya waktu tugas stasiun kerja yang menjadi bottleneck  dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan balance delay yang merugikan perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah membuat keseimbangan lintasan untuk menciptakan proses produksi pump packaging systems yang efisien, dengan adanya perbaikan cycle time yang lebih singkat, peningkatan efisiensi lintasan produksi, mengurangi kerugian keseimbangan, meminimasi idle time dan  peningkatan kapasitas produksi.  Metodologi yang digunakan untuk memecahkan permasalahan adalah line balancing   dengan menggunakan pendekatan metode Ranked Position Weight dan Heuristic Moodie-Young yang dilakukan dengan membuat pengaturan keadaan lintasan produksi untuk menciptakan pembagian beban kerja yang seimbang, sehingga setiap work station diharapkan mempunyai waktu tugas yang sama. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Bumi Cahaya Unggul sebuah perusahaan penyedia pompa. Hasil penelitian ini adalah tingkat efisiensi proses produksi perusahaan masih belum optimal, ditandai dengan terjadinya ketidakseimbangan pembagian beban kerja akibat dari waktu tugas stasiun kerja yang menjadi  bottle neck.  Melalui penerapan metode  line balancing,  Ranked Position Weight dan Heuristic Moodie-Young  dapat memberikan hasil yang signifikan yaitu peningkatan efisiensi lintasan produksi dan  peningkatan kapasitas produksi.   Kata kunci : Line Balancing, Ranked Position Weight, Heuristic Moodie-Young, Cycle Time, Idle Time.

Page 2 of 18 | Total Record : 173