cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR POSTMODERN PADA BANGUNAN GEDUNG 550 MADISON Carlitos Boby Ismail Lubis; Dedi Hantono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung 550 Madison Avenue (sebelumnya dikenal sebagai Sony Tower, Sony Plaza, dan AT&T Building ) adalah gedung pencakar langit postmodern di Madison Avenue terletak di jalan 55th dan 56th di lingkungan Midtown Manhattan, New York City. Bangunan ini dirancang oleh Philip Johnson dan John Burgee. Bangunan ini terdiri dari menara perkantoran setinggi 647 kaki (197 meter), 37 lantai dengan fasad terbuat dari granit merah muda. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi penerapan parameter konsep arsitektur postmodern pada bangunan Gedung 550 Madison Avenue. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui sumber sekunder yaitu studi literatur.
IDENTIFIKASI KELUHAN RASA SAKIT BAGIAN TUBUH ATAS OPERATOR DEPARTEMEN TWISTING Nabilah Safitri; Bambang Cahyadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postur kerja merupakan indikator penting yang harus diperhatikan dalam melakukan aktivitas. Mengacu kepada hasil pengamatan yang dilakukan secara langsung terhadap operator departemen twisting didapatkan bahwa keluhan rasa sakit pada bagian atas tubuh yang meliputi punggung, pinggang dan tangan kanan mengalami rasa sakit yang diakibatkan oleh kegiatan mengangkat bahan baku seberat 16 kg yang diambil dari lantai kemudian diangkat dan diletakan pada pot change yang berada pada ketinggian bagian atas kepala operator. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan untuk mengurangi keluhan akibat rasa sakit yang dirasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui batas beban yang direkomendasikan dengan metode RWL yang mengacu kepada NIOSH dan mengetahui tindakan perbaikan mengenai postur tubuh operator dengan metode RULA. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa nilai batas beban melebihi nilai yang direkomendasikan oleh NIOSH, tindakan perbaikan mengenai aktivitas mengangkat bahan baku yaitu perlu dilakukannya tindakan, sedangkan pada aktivitas menaruh bahan baku yaitu mungkin perlu dilakukan perbaikan dan usulan rancangan desain alat bantu berupa meja menggunakan sistem hidrolik.
KARAKTERISTIK PERUBAHAN FASA PADA PROSES KALSINASI DOLOMIT DENGAN METODE KALKULASI MATCH!3 Eko Sulistiyono; Latifa Hanum Lalasari
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses kalsinasi mineral dolomit berperan penting dalam pembuatan bahan industri yang bernilai tinggi. Hal ini karena dolomit alam sulit untuk dirubah menjadi produk lain dengan proses pelarutan kimia karena memerlukan waktu yang cukup lama. Melalui pengaturan proses kalsinasi maka dapat diperoleh proses pemisahan magnesium dan kalsium dari dolomit. Dengan terpisahkanya magnesium dan kalsium dari dolomit mampu diperoleh peningkatan nilai tambah yang tinggi.  Pada paper ini akan dipaparkan hasil dari pengamatan perubahan fasa dolomit pada proses kalsinasi dengan metode Match!3. Proses kalsinasi dolomit yang dipilih untuk dilakukan analisis kalkulasi match!3 adalah temperatur 675OC selama 4 jam, temperatur 725OC selama 4 dan 6 jam dan temperature 900OC selama 4 jam. Hasil kalkulasi Match!3 menunjukkan titik krusial proses kalsinasi pada temperatur725OC selama 4, yaitu mulai terbentuk fasa CaO dengan kadar 0,1 %. Sehingga untuk mendapatkan proses pemisahan magnesium dan kalsium pada dolomit, kisaran proses kalsinasi dilakukan pada temperatur 725OC dan waktu 4 jam. Oleh karena itu pada percobaan berikutnya perlu dilakukan analisis kinetika reaksi kalsinasi dolomit, melalui analisis perubahan fasa hasil kalsinasi dengan perhitungan match!3.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN ASISTEN LABORATORIUM DENGAN METODE NAÏVE BAYES Popy Meilina; Mochamad Hariyanto; Sitti Nurbaya Ambo; Ardiansyah Dores
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendukung keputusan untuk penerimaan  calon asisten laboratorium laboratorium menggunakan metode Naïve Bayes sebagai pembanding dari penelitian sebelumnya yang menggunakan K-Nearest Neighbor. Pada penelitian sistem pendukung keputusan  penerimaan calon asisten laboratorium dengan menggunakan metode Naïve Bayes, menggunakan  2 data yang diperoleh langsung dari laboran. Data pertama yaitu data seleksi calon asisten  laboratorium tahun 2017-2019 yang berjumlah 30 orang yang digunakan untuk memprediksi  Penerimaan calon asisten laboratorium, dan data kedua yaitu data calon asisten yang telah diterima  dalam seleksi yang berjumlah 17 orang yang akan digunakan untuk memprediksi keahlian yang  dikuasai oleh calon asisten laboratorium. Setelah dilakukan pengujian akurasi dengan F-Measure antara metode Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor, didapatkan tingkat akurasi yang sama untuk  menentukan penerimaan calon asisten laboratorium sebesar 79,8%. Sedangkan didapat tingkat  akurasi yang berbeda pada penentuan keahlian calon asisten, pada metode K-Nearest Neighbor  didapat akurasi sebesar 88,8%, dan dengan metode Naïve Bayes didapatkan akurasi yang lebih  rendah sebesar 40%. Akurasi yang rendah pada penentuan keahlian calon asisten dengan metode  Naïve Bayes dikarenakan koleksi data training yang digunakan terlalau sedikit.
ANALISIS PERMASALAHAN PRODUK PANEL PADA KOMPONEN WIRING DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (STUDI KASUS : PT DUTA LISTRIK GRAHA PRIMA) Heru Purwansyah; Umi Marfuah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. DUTA LISTRIK GRAHA PRIMA dalam proses produksi masih bersifat manual yang kadang kalanya dapat mengakibatkan terhambatnya proses produksi dengan sering terjadinya kesalahan-kesalahan pada proses produksi yang menghasilkan kecacatan produk. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan dibagian Quality Control maka dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pemasalahan wiring dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil penelitian yang dilakukan pada permasalahan wiring didapatkan tingginya frekuensi pada salah pemasangan pada wiring yang disebabkan oleh factor kelelahan, kabel wiring sering tertukar, pemasangan masih dibantu oleh alat sederhana, tidak ada training berkala, skill vendor berbeda-beda dan Shop Drawing disesuikan dengan kondisi aktual. Oleh sebab itu, sebaiknya dilakukan penambahan jam istirahat (Coffee Break), melakukan pelebelan komponen wiring, melakukan penambahan alat bantu dalam pemasangan wiring, melakukan training secara berkala terhadap pekerja, dan melakukan penyeleksian terhadap vendor yang ingin kerja sama sehingga mengurangi salah pemasangan wiring pada kesalahan wiring.
STUDI LITERATUR PEMANFAATAN SELULOSA ASETAT LIMBAH KULIT NANAS SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN MEMBRAN UNTUK DESALINASI Nurul Fuadi Pratiwi Sulaiman; Arif Purwadana; Bari Wahyudi; Nurul Hidayati Fithriyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desalinasi adalah proses untuk menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan air yang dapat dikonsumsi oleh makhluk hidup. Limbah kulit nanas (Ananas comosus L. Merr.) mengandung glukosa dan asam-asam organik untuk memproduksi nata de pina yang dapat menjadi bahan baku pembuatan selulosa asetat dalam menghasilkan membran untuk desalinasi. Makalah tinjauan naratif ini membahas kemampuan membran selulosa asetat dari limbah kulit nanas untuk desalinasi. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa limbah kulit nanas mengandung selulosa yang dapat disintesa menjadi selulosa asetat dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum. Selulosa asetat yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan membran untuk desalinasi. Desalinasi menggunakan membran selulosa asetat mencapai efektivitas sebesar 29,96 %  (Firdaus & Febiyanto, 2019).
PEMBUATAN ALAT BANTU KHUSUS PELEPASAN DAN PEMASANGAN PISTON SEAL CYLINDER HYDRAULIC UNIT EXCAVATOR PC200-8M0 Hendro Purwono; Reza Febriano Armas; Azka Riziq Mubarok
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksavator sering digunakan untuk pekerjaan pertambangan, kontruksi, perkebunan dan pekerjaan lainnya, salah satunya adalah excavator komatsu tipe small yaitu PC200 – 8M0 yang memiliki tugas untuk mengeruk, memindahkan material ke dump atau ke tempat lainnya, contohnya: material pertambangan, bebatuan, hasil perkebunan dan material lainnya. Pada saat melakukan overhaul cylinder boom, bucket dan arm lebih tepatnya PC200 – 8M0 sering terjadi kesulitan kerena belum adanya alat bantu yang memadai sebagai alat untuk melepas dan memasang piston seal cylinder. Adapun alat bantu yang digunakan selama ini hanya menggunakan beberapa kunci L yang seringkali mempersulit dan membahayakan manpower, kurang efesien terhadap waktu, dan berpotensi tidak aman karena dapat meleset saat digunakan. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan penelitian dengan metode Seven Up++ yang hasilnya berupa alat bantu khusus pelepasan dan pemasangan piston seal cylinder sehingga waktu pengerjaan lebih efisien, lebih aman, dan jumlah manpower yang mengerjakan lebih sedikit.
PERENCANAAN PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA MENGGUNAKAN METODE SNI1932-1989-F DIBANDINGKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE AASTHO 1993, PADA RUAS JALAN RAYA RANGKASBITUNG - CITERAS Andri Arthono; Dwiki Adi Pransiska
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi Studi perencanaan ini pada ruas Jalan Rangkasbitung - Citeras merupakan jalan kolektor dengan tipe jalan 1 jalur 2 arah. Lebar perencanaan jalan 11 m yang terdiri dari dari jalur Lalu Lintas 7 m dan bahu jalan kiri-kanan masing-masing 2 m sesuai dengan persyaratan teknis jalan untuk ruas jalan dalam sistem jaringan jalan primer peraturan Menteri pekerjaan umum tahun 2011, berdasarkan kelas jalan, jalan ini termasuk jalan kelas III. Persyaratan ruang jalan diperlukan dalam rangka untuk menentukan batas-batasan ukuran setiap bagian jalan agar sesuai dengan klasifikasi jalan yang direncanakan. Seperti halnya klasifikasi jalan, persyaratan ruang juga telah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku terutama dalam PP no. 34 Tahun 2006, ruang jalan yang dimaksud meliputi: Ruang manfaat jalan (Rumaja), Ruang milik jalan (Rumija) dan Ruang pengawas jalan (Ruwasja). Berdasarkan perhitugan perkerasan lentur dari kedua metode yaitu : Metode SNI 1932-1989-F adalah sebagai berikut : Lapis Permukaan  7,5 cm ; Lapis Pondasi Atas 20 cm ; Lapis Pondasi Bawah 15 cm. Metode AASTHO 1993 adalah sebagai berikut : Lapis Permukaan  15 cm ; Lapis Pondasi Atas 18 cm ; Lapis Pondasi Bawah 16 cm.
KAJIAN KONSEP MODERN VERNAKULAR PADA QUBIKA BOUTIQUE HOTEL SERPONG Cahyo Abi Rasid; Ratna Dewi Nur'aini
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur modern vernakular merupakan sebuah konsep yang berasal dari aliran post modern. Modern vernakular merupakan perpaduan dari arsitektur modern dan arsitektur vernakular. Modern vernakular merupakan desain bangunan yang mengutamakan kesederhanaan dalam segi bentuk dan meninggalkan macam-macam ornamen. Hunian vertikal hotel merupakan salah satu bangunan yang terdapat nilai-nilai modern vernakular karena adanya penerapan unsur budaya sekitar pada bangunan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan konsep modern vernakular pada hunian vertikal hotel. Pada penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Dengan adanya penelitian ini mampu mendeskripsikan penerapan konsep modern vernakular pada hunian vertikal hotel. Penelitian ini memiliki studi kasus yaitu bangunan Qubika Boutique Hotel Serpong. Dengan menerapkan ciri-ciri arsitektur modern vernakular pada penelitian ini maka dapat mempertahankan budaya lokal dengan era yang canggih. Pada penerapannya memiliki bentuk-bentuk standar yang memiliki arti baru, menampilkan bentuk tradisional yang dikemas secara modern, menyatukan bagian dalam ruangan dengan bagian luar, dan penggunaan material lokal pada setiap ruang.
ANALISIS BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE CVL DAN NASA-TLX DI BAGIAN QUALITY CONTROL PERUSAHAAN PANGAN BEKASI Marwan Fikri; Casban Casban
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan Pangan Bekasi merupakan industri hilir kelapa sawit yang mengolah bahan baku berupa Crude Palm Oil (minyak kelapa sawit mentah) dan Crude Palm Kernel Oil (minyak inti kelapa sawit mentah). Perusahaan ini melakukan produksi selama 24 jam per hari. Setiap proses produksi selalu dilakukan pengendalian kualitas oleh bagian Quality Control (QC). Dalam melaksanakan pekerjaannya, pekerja bagian QC kerap mengalami kelelahan yang ditandai lemas, kurangnya konsentrasi, dan mengantuk. Sejalan dengan kelelahan yang dialami, diketahui denyut nadi, pekerja berkisar 111-115 pulse/menit yang termasuk dalam kategori pekerjaan berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi beban kerja yang diterima oleh pekerja dibagian QC. Beban kerja fisik diukur dengan menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL). Beban kerja mental diukur dengan menggunakan metode National Aeronautics Task Load Index (NASA-TLX). Berdasarkan hasil analisis, diketahui  beban kerja fisik yang diterima pekerja dibagian QC sebesar 31,10% dan turun menjadi 26,53% setelah dilakukan perbaikan. Sedangkan beban kerja mental yang diterima pekerja dibagian QC sebesar 82,03 dan turun menjadi 68,25 setelah dilakukan perbaikan. 

Page 93 of 104 | Total Record : 1032