cover
Contact Name
Yuni Rimawati
Contact Email
infestasi@trunojoyo.ac.id
Phone
+6282232737905
Journal Mail Official
infestasi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Infestasi
ISSN : 02169517     EISSN : 24608505     DOI : doi.org/10.21107/infestasi
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER" : 8 Documents clear
PENGEMBANGAN MODEL GOOD CORPORATE CULTURE BERBASIS SPIRITUAL BRAND (NILAI SPIRITUAL) DI PT. BANK SYARIAH MANDIRI JAWA TIMUR Djasuli, Mohamad
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : InFestasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aim to try monitoring the weakness ofCorporate Culture Bank Syariah Mandiri (BSM) as mention before,by replying and recommendation high values of Spiritual Brandwhich has strong dominated to all the BSM employees also to followthe future development of ideal Spiritual Brand by pre-reductionfrom the employee arrangement values and market demand.The research is using type of device research with descriptiveresearch and qualitative research. The research location was atBSM Branch Office Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Malang,and Pasuruan, by using one key information of bank with 50Informants. Technique data was using questionnaire, observationand interview.In course of assessment showed there are values corporate of SIFATdominant and the mean have been owned by the strength expandin community of BSM. That dominant values represent excellenceof competitive for BSM in present culture values and condition offuture cultural values.Those Dominant values is Siddiq : Intention, Sincerity,independence, patient, Istiqomah, Vision, Openness, Continuity,Risk, Optimism, Fhatanah, Science, Professionalism, Achievement,Amanah, Responsibility, Analysis, harmonious, Objective,Carefulness, Tabliq, Tolerance, Cooption, Team work.
ANALISA PENGARUH CAR (CAPITAL ADEQUACY RATIO) TERHADAP DISTRIBUSI BAGI HASIL PADA PERBANKAN SYARIAH Dedy Kushariyadi; M. ‘ Nizarul Alim
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v4i2.1172

Abstract

CAR (Capital Adequacy Ratio) sebagai indikator kesehatanperbankan atas modal pihak ketiga, akan menentukan besarnyapembagian atau distribusi bagi hasil dari perbankan syariah. Tujuanpenelitian ini adalah memberikan gambaran dan menganalisa aspekmodal perbankan syariah dengan kemampuan perbankan syariahdalam hal distribusi bagi hasil. Sedangkan tujuan khusus yang ingindicapai dalam penelitian ini adalah pertama, Menganalisa pengaruhCAR terhadap distribusi bagi hasil dalam perbankan syariah. Kedua,Menganalisa perbandingan konsep CAR pada perbankan konvensionaldan perbankan syariah. Dalam penelitian ini digunakan pendekatankuantitatif yang bertujuan untuk menguji hipotesis, dengan data yangterukur dan menghasilkan kesimpulan yang dapat digeneralisasi.Dalam pendekatan kuantitatif ini digunakan metode (alat analisa)statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum CAR pada banksyariah memiliki pengaruh signifikan terhadap distribusi bagi hasil.Setelah dilakukan pemeringkatan, maka CAR ATMR (0,0057) lebihsignifikan dibandingkan dengan CAR DPK (0,0175). Penyelidikan lebihlanjut menunjukkan kalau CAR secara teoritis tidak berpengaruh padabagi hasil dikarenakan kerena CAR merupakan dana yang dijaminkan(dicadangkan) untuk mengantisipasi jika terjadi resiko kerugian (ataupada saat kondisi makro ekonomi mengalami krisis). Sedangkan bagihasil diperoleh dari dana-dana yang bisa disalurkan kepada pihakketiga (yang membutuhkan dana) atau disimpan pada bank lain untukmemperoleh keuntungan, namun bila terjadi kerugian maka kerugiaanditanggung bersama oleh pemilik dana kecuali kerugian karenakelalaian, salah urus, atau pelanggaran oleh mudharib (profit lostsharing), jadi yang mempengaruhi bagi hasil adalah dana-dana yangbisa disalurkan.Secara umum CAR pada bank konvensional tidak memiliki pengaruhsignifikan terhadap pendapatan bunga, dan setelah dilakukanpemeringkatan, maka CAR DPK (0,2391) lebih berpengaruhdibandingkan dengan CAR ATMR (0,7937). CAR pada bank syariahdan bank konvensional tidak ada perbedaan karena komponen-komponen pembentuknya sama dan juga dengan formulasi yang sama.Bedanya terletak pada sistem bagi hasil yang masih ada kemungkinanrugi (profit lost sharing), sedangkan pada sistem bunga yang adahanyalah tingkat kepastian keuntungan (% bunga). Sehingga nilaisignificance F sebesar 0,0174 untuk CAR DPK terhadap distribusi bagihasil (bank syariah), hal ini lebih signifikan 0,2216 dibandingkan(bank konvensional) CAR DPK terhadap pendapatan bunga yang hanyasenilai 0,2391. Sedangkan untuk CAR ATMR terhadap distribusi bagihasil (bank syariah) sebesar 0,0057 ini lebih signifikan 0,7880dibandingkan CAR ATMR terhadap pendapatan bunga (bankkonvensional) yang hanya senilai 0,7894.
PENGEMBANGAN MODEL GOOD CORPORATE CULTURE BERBASIS SPIRITUAL BRAND (NILAI SPIRITUAL) DI PT. BANK SYARIAH MANDIRI JAWA TIMUR Mohamad Djasuli
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v4i2.1173

Abstract

This research is aim to try monitoring the weakness ofCorporate Culture Bank Syariah Mandiri (BSM) as mention before,by replying and recommendation high values of Spiritual Brandwhich has strong dominated to all the BSM employees also to followthe future development of ideal Spiritual Brand by pre-reductionfrom the employee arrangement values and market demand.The research is using type of device research with descriptiveresearch and qualitative research. The research location was atBSM Branch Office Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Malang,and Pasuruan, by using one key information of bank with 50Informants. Technique data was using questionnaire, observationand interview.In course of assessment showed there are values corporate of SIFATdominant and the mean have been owned by the strength expandin community of BSM. That dominant values represent excellenceof competitive for BSM in present culture values and condition offuture cultural values.Those Dominant values is Siddiq : Intention, Sincerity,independence, patient, Istiqomah, Vision, Openness, Continuity,Risk, Optimism, Fhatanah, Science, Professionalism, Achievement,Amanah, Responsibility, Analysis, harmonious, Objective,Carefulness, Tabliq, Tolerance, Cooption, Team work.
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP PENYALURAN RAHN(GADAI SYARIAH) (STUDI KASUS PADA PEGADAIAN SYARIAH LANDUNGSARI CABANG MALANG) Inggi Dwisari Irmawati; M. Nizarul Alim; Alexander Anggono
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v4i2.1169

Abstract

Perkembangan syariah dimulai dengan dikeluarkannyaUU.No.7 tahun 1992 yang memberikan peluang bagi seluruh Bank danlembaga keuangan non-Bank untuk beroperasi dengan sistem syariahatau bagi hasil (profit-sharing system). Dengan kesempatan itu,Pegadaian juga mengeluarkan produk baru berbasis syariah yaitu gadaisyariah (rahn) dan karena semakin pesatnya permintaan akan GadaiSyariah maka pada tahun 2002 mulai di terapkan pegadaian syariah,dan pada tahun 2003 pegadaian syariah tersebut mulai dioperasikan.Pegadaian pertama yang menerapkan sistem syariah adalah pegadaiancabang Dewi Sartika. Hal ini sesuai dengan AL-Qur’an Surat (AL- Baqorohayat 283). Agar tercipta suatu penyaluran rahn (Gadai Syariah) denganpraktek yang sehat, maka perlu dilakukan sistem pengendalian interndengan baik. SPI merupakan kebijakan dan prosedur yang ada padaperusahaan tersebut sebagai mekanisme untuk menjaga kekayaanorganisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, sehinggamendorong dipatuhinya kebijakan manajemen.Adapun penelitian yang dilakukan di Pegadaian Syariah LandungsariMalang ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran apakah sistempengendalian intern penyaluran dan pelunasan rahn (gadai syariah) yangditerapkan di Pegadaian Syariah Landungsari sudah memadai.Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan penliti, maka dapat ditarikkesimpulan bahwa secara umum Sistem Pengendalian Intern padaPegadaian Syariah Landungsari sudah baik. Akan tetapi masih perluperbaikan-perbaikan yang lebih signifikan pada perusahaan. Adapunbeberapa kelemahannya adalah masih terdapat tugas ganda sehinggahal ini berpeluang terjadinya manipulasi dalam pekerjaan atau bahkanbisa terjadi kecurangan-kecurangan. Selain itu juga tidak terdapatpelayanan kredit. Bagian ini sangat penting karena mengingatkelengkapan data-data rahin sangat penting untuk menunjang kelancaranpada saat penyaluran rahn. Sehingga kemungkinan terjadinyakecurangan yang dilakukan rahin maupun dari pihak pegadaian syariahJurnal InfestasiVol. 4, No. 2, Desember 2008Hal. 95 - 124  dapat diminimalisir. Jadi dengan adanya informasi dari hasil penelitiandiharapkan dapat digunakan sebagai masukan pegadaian syariahLandungsari dalam penyaluran rahn.
PENGEMBANGAN MODEL GOOD CORPORATE CULTURE BERBASIS SPIRITUAL BRAND (NILAI SPIRITUAL) DI PT. BANK SYARIAH MANDIRI JAWA TIMUR Djasuli, Mohamad
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : InFestasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aim to try monitoring the weakness ofCorporate Culture Bank Syariah Mandiri (BSM) as mention before,by replying and recommendation high values of Spiritual Brandwhich has strong dominated to all the BSM employees also to followthe future development of ideal Spiritual Brand by pre-reductionfrom the employee arrangement values and market demand.The research is using type of device research with descriptiveresearch and qualitative research. The research location was atBSM Branch Office Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Malang,and Pasuruan, by using one key information of bank with 50Informants. Technique data was using questionnaire, observationand interview.In course of assessment showed there are values corporate of SIFATdominant and the mean have been owned by the strength expandin community of BSM. That dominant values represent excellenceof competitive for BSM in present culture values and condition offuture cultural values.Those Dominant values is Siddiq : Intention, Sincerity,independence, patient, Istiqomah, Vision, Openness, Continuity,Risk, Optimism, Fhatanah, Science, Professionalism, Achievement,Amanah, Responsibility, Analysis, harmonious, Objective,Carefulness, Tabliq, Tolerance, Cooption, Team work.
PENGARUH PENERAPAN E-PROCUREMENT SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN PENGADAAN BARANG/JASA PADA PEMERINTAH KOTA SURABAYA Astrid Damayanti; Ardi Hamzah
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v4i2.1170

Abstract

Perubahan sistem pengadaan barang/jasa dari cara lamake sistem pengadaan elektronik, mau tidak mau memerlukanperubahan dalam pengendaliannya. Hal ini dikarenakan adanyaperubahan kegiatan yang sebelumnya dilakukan secara “manual”menjadi kegiatan yang didasarkan pada teknologi informasi,khususnya media internet. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh penerapan e-procurement dalam masalah hargakontrak pembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/jasa, security atau keamanan, prosedur atau SOP sebagai alatpengendalian barng/jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif dengan meliputi variabel independen dan variabel dependen.Variabel independen adalah harga kontrak pembelian, waktu prosespembelian, security/ keamanan, dan prosedur atau SOP), sedangkanvariabel dependen adalah pengendalian. Sampel penelitian adalahpanitia pengadaan barang/jasa e-Procurement. Teknik analisis yangdigunakan dengan statistik deskriptif dan regresi linier. Hasil deskripsistatistik menunjukkan bahwa harga kontrak pembelian, waktu prosesdan pemilihan penyedia barang/jasa, keamanan, dan prosedur atauSOP menunjukkan bahwa masing-masing memiliki nilai maximum,minimum, mean, dan standar deviasi. Selain itu dilihat dari deskripsihasil jawaban kuisioner, responden cenderung setuju denganpertanyaan yang diajukan peneliti.Dengan kata lain, harga kontrakpembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/jasa,keamanan, dan prosedur atau SOP dapat dikatakan baik. Pengujiandengan regresi simultan menunjukkan secara bersama-sama hargakontrak pembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/jasa, keamanan, dan prosedur atau SOP berpengaruh secara signifikanpada pengendalian pengadaan barang/jasa. Pengujian dengan regresiparsial menunjukkan waktu proses dan pemilihan penyedia barang/jasa berpengaruh secara signifikan terhadap pengendalian pengadaanbarang/jasa, sedangkan harga kontrak pembelian, keamanan, danprosedur atau SOP tidak berpengaruh secara signifikan. Harga kontrakpembelian, waktu proses dan pemilihan penyedia barang/jasa,keamanan dan prosedur atau SOP memberikan kontribusi sebesar 42% pada pengendalian pengadaan barang/jasa, sedangkan 58% disebabkan oleh faktor-faktor lain.
PENGEMBANGAN MODEL GOOD CORPORATE CULTURE BERBASIS SPIRITUAL BRAND (NILAI SPIRITUAL) DI PT. BANK SYARIAH MANDIRI JAWA TIMUR Djasuli, Mohamad
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : InFestasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aim to try monitoring the weakness ofCorporate Culture Bank Syariah Mandiri (BSM) as mention before,by replying and recommendation high values of Spiritual Brandwhich has strong dominated to all the BSM employees also to followthe future development of ideal Spiritual Brand by pre-reductionfrom the employee arrangement values and market demand.The research is using type of device research with descriptiveresearch and qualitative research. The research location was atBSM Branch Office Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Malang,and Pasuruan, by using one key information of bank with 50Informants. Technique data was using questionnaire, observationand interview.In course of assessment showed there are values corporate of SIFATdominant and the mean have been owned by the strength expandin community of BSM. That dominant values represent excellenceof competitive for BSM in present culture values and condition offuture cultural values.Those Dominant values is Siddiq : Intention, Sincerity,independence, patient, Istiqomah, Vision, Openness, Continuity,Risk, Optimism, Fhatanah, Science, Professionalism, Achievement,Amanah, Responsibility, Analysis, harmonious, Objective,Carefulness, Tabliq, Tolerance, Cooption, Team work.
PERSONAL BACKGROUND, POLITICAL BACKGROUND DAN PENGETAHUAN DEWAN TENTANG ANGGARAN SEBAGAI PEMODERATING HUBUNGAN GOOD GOVERNANCE DENGAN PERAN DPRD DALAM PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS DI KABUPATEN BANGKALAN) Fauzi Abdillah; Mohamad Djasuli
InFestasi Vol 4, No 2 (2008): DESEMBER
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/infestasi.v4i2.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji atau mengetahuipengaruh dari penerapan prinsip-prinsip Good Governance terhadapperan DPRD dalam pengawasan keuangan daerah dan juga apakahhubungan keduanya dipengaruhi oleh beberapa fakor yaitu PersonalBackground dan Political Background anggota DPRD serta pengetahuandewan tentang anggaran.Variabel dependen dalam penelitian ini adalah peran DPRD dalampengawasan keuangan daerah sedangkan variabel independennyaadalah good governance dan variabel moderatingnya adalah personalbakcground, political background dan pengetahuan dewan tentanganggaran. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan pendekatanregresi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa good governanceberpengaruh terhadap peran DPRD dalam pengawasan keuangandaerah, sedangkan semua variabel moderating tidak mempengaruhihubungan good governance dengan peran DPRD dalam pengawasankeuangan daerah.Kata kunci: Personal Backgound, Political Background, PengetahuanAnggaran Dewan, Good Governance, Peran DPRD, dan PengawasanKeuangan Daerah

Page 1 of 1 | Total Record : 8