Articles
288 Documents
Fintech Lending Business Ethics in Indonesia: A Case Study of Shopee Pinjam (SPinjam)
Poppy Wulandari;
Maulana Ibrahim
InFestasi Vol 19, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v19i1.19413
Fintech lending plays a significant role in Indonesia as a developing country where the need for loan funds is very high. Although the reason for the significant growth of fintech lending in Indonesia is motivated by the consumerist nature of the Indonesian people in the use of loan funds, the presence of fintech lending has also become a solution in the ease of obtaining loan funds. In Indonesia, fintech lending services are not only available on fintech lending platforms but are also available on e-commerce. This study aims to examine the practice of business ethics in fintech lending services provided by Shopee's collaboration with Lentera Dana Nusantara (LDN), namely SPinjam. This study uses a qualitative research method with a normative juridical approach. The collection of data in this study comes from primary and secondary data sources. In this study, interview results from informants were processed using MAXQDA Standard software to interpret the results systematically. For the sake of the validity of the research results, this study also involved a triangulation approach to check the correctness of the data from information obtained from primary and secondary sources. Even though the results of this study show a tendency for good business ethics from SPinjam, there are still findings indicating that the regulations in SPinjam are not transparent, especially regarding information about the amount of interest charged to users.
Model Belief Adjustment dengan Pola Penyajian Step by Step pada Pengambilan Keputusan Investasi
Felya Febiola;
Luciana Spica Almilia
InFestasi Vol 19, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v19i1.13275
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan dalam keputusan investasi antara partisipan yang memperoleh informasi good news diikuti informasi bad news dibandingkan partisipan yang memperoleh informasi bad news diikuti good news pada pola penyajian Step by Step (SbS) dalam seri informasi panjang dan pendek. Metode riset yang digunakan dalam penelitian adalah metode mixed design experiment (between and within subject). Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan uji t atau uji Mann-Whitney U dan uji Kruskal-Wallis H. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini adalah 126 mahasiswa Perbanas Surabaya gelar sarjana jurusan Akuntansi atau Manajemen yang sedang atau telah mengambil kursus Analisis Laporan Keuangan dan atau Manajemen Investasi dan Pasar Modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pola penyajian Step by Step (SbS) dapat menimbulkan recency effect ketika menerima informasi sederhana baik pada seri informasi panjang maupun seri informasi pendek; urutan bukti (good news diikuti bad news dan bad news diikuti good news) berpengaruh dalam pengambil keputusan investasi dengan pola penyajian Step by Step; dan seri informasi (panjang dan pendek) berpengaruh dalam pengambilan keputusan investasi dengan pola penyajian Step by Step.
Asset Lantung : Wara-Wara Akuntabilitas dan Ghost shopping dengan Pendekatan Netnografi
Sultan Syah;
Alfiyatul Qomariyah;
Sri Rahayu Syah
InFestasi Vol 19, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v19i1.20039
Accountability is based on the need for an individual or entity to be able to express their anger over any day-to-day currency actions, decisions, or ex-penses that relate to them. Recognition is essential in the context of oil as-sets and natural resources to ensure that proper management and utiliza-tion are carried out. The study aims to provide an understanding of an ac-countability practice for managing Lantung assets (natural resource assets). This research uses an interpretive paradigm and qualitative method with Combination of Literature Study and Netnography Approaches. The re-sults of the study provide an understanding of accountability practices in-dicating that companies take various steps to secure their position from var-ious threats while maintaining their "power" The ghost shopping strategy by companies has yielded results in the pricing of Lantung. The interpreta-tion of agency theory as an accountability performance drama seeks to pre-sent capitalist values to the audience to remain focused on the appearance of accountability presented through financial statements (accounting prod-ucts). Finally, the values of capital (again) give legitimacy to decision-makers to stand on these capitalist values.
Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, Komitmen Aparatur, Kepatuhan Pada Regulasi Terhadap Kinerja Aparatur Daerah
M Sulkhanul Umam;
Anita Dewi Setiyowati
InFestasi Vol 19, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v19i1.19551
Instansi pemerintah merupakan sarana dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. sehingga instansi terus dituntut untuk meningkatkan kinerja. Kabupaten Bantul pada tahun anggaran 2021 mendapatkan opini audit dari BPK, namun masih terdapat berbagai permasalahan mengenai pengelolaan keuangan daerah serta Berdasarkan Indonesian Governance Indeks (IGI) Laporan Kinerja Kabupaten bantul mengalami penurunan kinerja dari tahun sebelumnya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas, transparansi, komitmen organisasi dan kepatuhan terhadap peraturan terhadap kinerja perangkat daerah Kabupaten Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif,menggunakan data primer dengan k uesioner sebagai alat pencari data. Model analisis data menggunakan regresi linier berganda yang diolah dengan software SPSS versi 25.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa akuntabilitas, transparansi, dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja perangkat daerah Kabupaten Bantul. Sedangkan kepatuhan terhadap regulasi tidak mempengaruhi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul.
Kesediaan Micro Merchants Membayar Merchant Discount Rate dan Biaya Settlement Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS): Studi Eksplorasi pada Usaha Mikro Kecil Menengah
Made Irma Lestari
InFestasi Vol 19, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v19i1.19695
Berangkat dari fenomena terkait kebijakan relaksasi oleh Bank Indonesia terkait penerapan biaya merchant discount rate 0,7% tiap transaksi pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai kanal pembayaran untuk micro merchants. Peneliti bertujuan mengetahui kesediaan micro merchants membayar biaya Merchant Discount Rate (MDR) dan biaya settlement QRIS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data in-depth interviews, focus group discussion, dan studi literatur. Data dianalisis secara induktif dari fenomena khusus dan menarik kesimpulan secara general. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa, dalam praktinya, micro merchants bersedia membayar biaya 0,7% MDR dan biaya settlement yang telah distandarkan oleh BI dengan mempertimbangkan materialitas biaya tersebut terhadap pendapatan dan laba bersih usaha. Sampai saat ini, belum ada penelitian yang mengangkat terkait kesediaan dalam membayar biaya MDR dan biaya settlement penggunaan Quick Response Code (QR Code). Peneliti berharap penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan literasi riset terkait biaya dan kesediaan membayar biaya MDR dan settlement khususnya oleh micro merchants. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan BI dalam menerapkan kebijakan biaya MDR dan settlement penggunaan QRIS pada micro merchants di Indonesia.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
Indah Shofiyah;
Azmi Rizalullah;
Dewi Amalia
InFestasi Vol 19, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v19i1.20004
Kualitas laporan keuangan pemerintah daerah merupakan ukuran normatif yang perlu diwujudkan dalam informasi akuntansi. Ukuran normatif kualitas laporan keuangan pemerintah daerah adalah relevan, andal, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami. Dengan demikian, penelitian ini menginvestigasi faktor yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survey. Responden dalam penelitian ini adalah pegawai yang terlibat pada bagian akuntandi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Majalengka. Penelitian ini melibatkan 80 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penatausahaan aset tetap, sistem pengendalian intern, dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah di Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan menurut ukuran normatif informasi akuntansi.
Aspek Yang Mempengaruhi Kualitas Informasi Laporan Keuangan
M Sulkhanul Umam;
Rahandhika Ivan Adyaksana;
Tantri Dyah Ayu Lestari
InFestasi Vol 20, No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v20i1.24687
The hotel industry is needed to significantly increase welfare and economic recovery after COVID-19. The high growth of the hotel industry must be balanced with quality financial management and reporting because many parties use financial reports as a basis for decision-making. The research examined the influence of accounting understanding, utilization of information technology, internal control systems, and human resource competency on the quality of financial statements. This research uses a quantitative approach with questionnaire tools distributed to 56 hotels with 4-star and 5-star hotel classifications. The research results show that understanding accounting, information technology utilization, internal control systems, and human resource competency influence the quality of financial statements. Fulfillment of the elements can be achieved by an adequate understanding of accounting from the personnel who prepare financial reports, the use of technology used by the company to increase the accuracy and availability of reports, a control system to minimize fraud, and competent human resources so that the rules present reports.
Pengaruh Desentralisasi, Strategi Bisnis dan Informasi Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial
Irwansyah Irwansyah;
Indah Oktari Wijayanti;
Sri Wahyuni
InFestasi Vol 19, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/infestasi.v19i2.22130
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh desentralisasi, strategi bisnis dan informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial. Kinerja manajerial menjadi salah satu fokus utama karena dinilai memainkan peran krusial keberlanjutan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Penelitian ini melibatkan manajer perhotelan sebagai responden. Manajer merupakan penggerak dan penggelola utama aktivitas organisasi sehingga mampu menggambarkan kondisi manajerial secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh desentralisasi dapat meningkatkan terhadap kinerja manajerial. Pemberian kewenangan membentuk otonomi sehingga manajer lebih efektif dalam melakukan pengelolaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi bisnis mendorong peningkatan kinerja manajerial. Adanya informasi akuntansi manajemen terbukti berpotensi meningkatkan kinerja manajerial. Penelitian memberikan implikasi beberapa upaya krusial yang perlu dipertimbangkan manajemen untuk meningkatkan kinerja manajerial pada organisasi. This research aims to investigate the effect of decentralization, business strategy and management accounting information on managerial performance. Managerial performance is one of the main focuses because it is considered to play a crucial role in organizational sustainability. This research uses quantitative methods with a survey approach. This research involved hotel managers as respondents. Managers are the main movers and organizers of organizational activities so they are able to describe managerial conditions comprehensively. The research results show that the influence of decentralization can improve managerial performance. Giving authority creates autonomy so that managers are more effective in managing. Research findings show that business strategy encourages increased managerial performance. The existence of management accounting information has been proven to have the potential to improve managerial performance. Research provides implications for several crucial efforts that management needs to consider to improve managerial performance in organizations.