cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kimia dan Kemasan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 568 Documents
Proses Ekstraksi Seng Oksida Dari Seng Dross Menggunakan Metode Hidrometalurgi Sistim Terbuka Agustina, Siti
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 38 No. 2 Oktober 2016
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1494.516 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v38i2.2704

Abstract

Seng oksida merupakan jenis bahan kimia yang banyak digunakan oleh masyarakat, diantaranya adalah untuk industri kosmetik, industri kesehatan, industri karet dan industri pertanian. Pada saat ini dalam memenuhi kebutuhan seng oksida di dalam negeri sebagian impor dari negara lain. Untuk substitusi impor akan seng oksida maka dicari potensi bahan baku yang dapat digunakan untuk pembuatan seng oksida, diantaranya adalah seng dross yang merupakan hasil samping dari industri galvanis sistem hot-dip. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi proses ekstraksi seng dross dengan asam asetat glasial, sehingga menghasilkan seng oksida. Pada proses ekstraksi menggunakan metode hidrometalurgi sistem terbuka, variabel yang divariasi adalah waktu proses ( 30 menit, 60 menit, 90 menit dan 120 menit), suhu proses ( 150 oC, 170 oC dan 190 oC), dan konsentrasi asam asetat glasial ( 20 %, 40 % dan 60 %). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses yang terbaik adalah pada waktu 90 menit, suhu 150 oC, dan konsentrasi asam asetat glasial 60 %, didapatkan rendemen sebesar 62,45 % dan kadar seng dalam seng oksida adalah sebesar 70,23 %. Berdasarkan analisis X-ray diffraction (XRD) kristal seng oksida yang terbentuk sama dengan seng oksida standar. Seng dross berpotensi sebagai bahan baku untuk pembuatan seng oksida, sehingga dapat digunakan sebagai bahan substitusi impor. 
Aplikasi Katalis dalam Mengkonversi Limbah Plastik Menjadi Energi Jati, Bumiarto Nugroho; Ermawati, Rahyani
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 32 No. 2 Oktober 2010
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.701 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v32i2.2732

Abstract

Sampai dengan saat ini sampah masih menjadi masalah utama di negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Dari semua jenis sampah yang ada saat ini, sampah yang berasal dari plastik ternyata jumlahnya cukup besar. Karena dianggap lebih praktis dan ekonomis, hampir semua aktifitas baik rumah tangga, industri maupun perdagangan selalu menggunakan plastik. Padahal dibalik besarnya fungsi dan manfaatnya juga terdapat bahaya yang sangat besar pula. Berbagai usaha telah dilakukan untuk mengurangi limbah plastik tersebut. Salah satunya adalah mengkonversi limbah plastik menjadi sumber energi. Para peneliti di seluruh dunia telah membuktikan keberhasilan usaha tersebut. Pada kajian ini, dipaparkan beberapa metode yang telah diteliti oleh para peneliti dalam mengkonversi limbah plastik, diantaranya adalah pirolisis (thermal cracking), hydrocracking dan hidroisomerisasi. Selain metode proses, jenis katalis yang digunakan dalam proses mempengaruhi tinggi rendahnya komposisi produk yang dihasilkan. Dengan dikembangkannya metode tersebut, limbah plastik yang selama ini masih menjadi permasalahan serius di masyarakat dapat menjadi sesuatu yang bermafaat bagi kepentingan manusia dan lingkungan. 
Aplikasi Teknologi Kemasan yang Ramah Lingkungan dan Prospeknya Pudjiastuti, Wiwik; Sudirman, Sudirman; Haryono, Agus; Deswita, Deswita
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 32 No. 1 April 2010
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.554 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v32i1.2737

Abstract

Beberapa kegiatan litbang tentang kemasan yang ramah lingkungan (biodegradable) telah berhasil membuat kemasan dengan extruksi blow moulding dalam skala laboratorium bahkan skala pilot. Untuk mencapai plastik ramah lingkungan telah dilakukan litbang dan diperoleh nanokomposit berbasis polimer termoplastik (polietilen: LLDPE, HDPE dan LDPE, juga polipropilen : PP MF110 dan PP MF135) dengan filler CaCO3 dan tapioka berukuran nanometer. Disamping itu dilakukan litbang dengan filler CaCO3 berbagai bentuk : Calsite, Aragonite dan Vaterite. Nanokomposit dengan filler CaCO3 mencapai komposisi 55 %berat untuk matriks HDPE dan 70 %berat untuk matriks LLDPE, sedangkan untuk PP MF110 mencapai 70 %berat dan PP MF135 sebesar 65 %berat. Sementara itu untuk nanokomposit dengan filler tapioka, hampir seluruh matriks polimer termoplastik (polietilen dan polipropilen) dapat mencapai komposisi sebesar 75 %berat. Hasil uji biodegradable (soil butiral test) nanokomposit menunjukkan bahwa komposisi diatas 50 %berat mengalami degradasi (hancur) dalam waktu 2 (dua) bulan, kecuali LLDPE dengan waktu 4 (empat) bulan. Untuk komposisi dibawah 50 %berat, diperoleh HDPE selama 8 (delapan) bulan dan LLDPE selama 12 (dua belas) bulan. Sedangkan nanokomposit dengan filler tapioka mengalami degradasi (hancur) dalam waktu 1 (bulan) untuk komposisi diatas 50 %berat. 
Pengaruh Logam Berbahaya Terhadap Kualitas Kemasan Plastik Supeni, Guntarti; Syamsudin, Samiha
Jurnal Kimia dan Kemasan Bulletin Penelitian Vol. 25 No. 3 Desember 2003
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3591.525 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3273

Abstract

Pengaruh Logam Berbahaya Terhadap Kualitas Kemasan Plastik
Biodiesel dari minyak biji teh Lamria, Irma Rumondang
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 28 NO. 1 APRIL 2006
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3791.048 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3283

Abstract

Biodiesel dari minyak biji teh
PENELITIAN EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI AGGREGATION PHEROMONE DARI KECOA (Periplaneta americana L) Rahayu, Sri Pudji
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2776.709 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3581

Abstract

Kecoa merupakan serangga yang suka hidup ditempat terlindung, tertutup maupun lipatan-lipatan sehingga susah diberantas, akan tetapi serangga tersebut mempunyai alat komunikasi yang  digunakan untuk memanggil sesamanya untuk berkumpul yang disebut aggregation pheromone. Aggregation pheromone ini diteliti untuk dimanfaatkan sebagai salah satu cara pengendaliannya. Pada penelitian ini aggregation pheromone diteliti dengan mengekstrak kotoran kecoa dengan berbagai macam pelarut dan hasil ekstraknya diuji secara biologi ditunjukkan dengan banyaknya kecoa yang datang dan berkumpul pada ekstrak AP tersebut. Dalam penelitian ini pelarut methanol merupakan pelarut yang paling baik dalam ekstraksi AP yang ditunjukkan adanya 80% kecoa yang datang berkumpul. Dari ekstraksi tersebut setelah dianalisa dengan alat kromatografi gas diperoleh senyawa aktif yang merupakan Aggregation pheromone dari kecoa Periplaneta americana L.  Senyawa tersebut diduga periplanon A dan periplanon B dengan waktu retensi 25,417 menit dan senyawa B dengan waktu retensi 27,007 menit.
PENGOLAHAN RAMI SECARA BIOLOGI Agustina, Siti; Tuti, Lydia C.H.; Andrianty, Trisny; Warsiti, Warsiti
Jurnal Kimia dan Kemasan BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4977.665 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v0i0.3585

Abstract

Pada saat ini proses pengolahan serat rami menjadi China grass dilakukan dengan menggunakan proses secara fisika dan kimia. Hasilnya cukup balk, tetapi proses ini menghasilkan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah limbah tersebut dengan mengolah serat rami menggunakan mikroorganisme, pada proses delignifikasi dan degumming. Pada penelitian ini adalah jenis-jenis bahan perendam digunakan sebaqai variabel (media mikroorganisme) yaitu: air laut, air kelapa kopyor, air enzim papain, larutan bakteri dan air rawa. Berdasarkan hasil penelitian  untuk proses delignifikasi yang terbaik adalah perendaman serat rami selama 4 hari dengan air laut dan untuk proses degumming adalah perendaman 5 hari oleh bakteri Pseudomonas fluoresence 15%. Spesifikasi china grass yang dihasilkan adalah kuat tarik per helai 320,8 pada kondisi standar 32,7 mN, kehalusan 5,29 Dtex (1,76 Denier) dan kemuluran 1,8% serta warna serat yang dihasilkan berwarna putih dan berkilau.
Teknologi Proses Pembuatan Molecular Sieve TiZA Untuk Pemekatan Asam Nitrat Nurdin, Ali
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 39 No. 2 Oktober 2017
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.575 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v39i2.2850

Abstract

Molecular sieve zeolit dapat memurnikan campuran larutan yang bersifat azeotrop yang tidak bisa dilakukan menggunakan metode distilasi biasa. Namun, masih memiliki kelemahan dalam half life time molecular sieve tersebut, khususnya stabilitas bahan apabila digunakan pada larutan yang bersifat korosif seperti larutan asam atau basa. Pada penelitian ini telah  dilakukan pembuatan molecular sieve zeolit A yang dimodifikasi  dengan penambahan 10% titanium. Molecular sieve titanium - zeolit A (TiZA) dibuat dengan dengan metode hidrotermal pada temperatur 110 °C dan kalsinasi pada temperatur 500 °C. Karakterisasi dilakukan antara lain menggunakan X-ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (SEM-EDX) dan karakterisasi pori dengan metode physisorption menggunakan nitrogen pada temperatur 44 K. Molecular sieve TiZA yang dihasilkan stabil terhadap temperatur tinggi, dan larutan asam. Modifikasi zeolit A dengan titanium telah mampu meningkatkan stabilitas molecular sieve Ti-zeolit A dalam larutan asam nitrat selama 24 jam. Distribusi ukuran pori BJH (Barret Joyner Halenda)  yang sempit menggambarkan ukuran yang homogen dengan didominasi oleh mikro porus dengan diameter rata-rata sekitar 4Å. Uji coba pemurnian asam nitrat dengan menggunakan molecular sieve secara single stage dapat meningkatkan kemurnian asam nitrat dari 70% hingga 85%.
Characteristics of Vanadium Doped And Bamboo Activated Carbon Coated LiFePO4 And Its Performance For Lithium Ion Battery Cathode Sofyan, Nofrijon; Alfaruq, Subkhan; Zulfia, Anne; Subhan, Achmad
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 40 No. 1 April 2018
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.087 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v40i1.3767

Abstract

Vanadium doped and bamboo activated carbon coated lithium iron phosphate (LiFePO4) used for lithium ion battery cathode has been successfully prepared. Lithium iron phosphate was prepared through a wet chemical method followed by a hydrothermal process from the starting materials of LiOH, NH4H2PO4, and FeSO4.7H2O. The dopant variations of 0 wt.%, 3 wt.%, 5 wt.%, and 7 wt.% of vanadium and a fixed 3 wt.% of bamboo activated carbon were carried out via a solid-state reaction process each by using NH4VO3 as a source of vanadium and carbon pyrolyzed from bamboo tree, respectively. The characterization was carried out using X-ray Diffraction (XRD) for the phase formed and its crystal structure, Scanning Electron Microscope (SEM) for the surface morphology, Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) for the conductivity, and battery analyzer for the performance of lithium ion battery cathode. The XRD results show that the phase formed has an olivine based structure with an orthorhombic space group. Morphology examination revealed that the particle agglomeration decreased with the increasing level of vanadium concentrations. Conductivity test showed that the impedance of solid electrolyte interface decreased with the increase of vanadium concentration indicated by increasing conductivity of 1.25 x 10-5 S/cm, 2.02 x 10-5 S/cm, 4.37 x 10-5 S/cm, and 5.69 x 10-5 S/cm, each for 0 wt.%, 3 wt.%, 5 wt.%, and 7 wt.% vanadium, respectively. Vanadium doping and bamboo activated carbon coating are promising candidate for improving lithium ion battery cathode as the initial charge and discharge capacity at 0.5C for LiFePO4/C at 7 wt.% vanadium is in the range of 8.0 mAh/g.
Cover Vol. 39 No.2 Oktober 2017 Editor, JKK
Jurnal Kimia dan Kemasan Vol. 39 No. 2 Oktober 2017
Publisher : Balai Besar Kimia dan Kemasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.463 KB) | DOI: 10.24817/jkk.v39i2.3481

Abstract


Filter by Year

1976 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 43 No. 2 Oktober 2021 Vol. 43 No. 1 April 2021 Vol. 42 No. 2 Oktober 2020 Vol. 42 No. 1 April 2020 Vol. 41 No. 2 Oktober 2019 Vol. 41 No. 1 April 2019 Vol. 40 No. 2 Oktober 2018 Vol. 40 No. 1 April 2018 Vol. 40 No. 1 April 2018 Vol. 39 No. 2 Oktober 2017 Vol. 39 No. 2 Oktober 2017 Vol. 39 No. 1 April 2017 Vol. 39 No. 1 April 2017 Vol. 38 No. 2 Oktober 2016 Vol. 38 No. 2 Oktober 2016 Vol. 38 No. 1 April 2016 Vol. 38 No. 1 April 2016 Vol. 37 No. 2 Oktober 2015 Vol. 37 No. 2 Oktober 2015 Vol. 37 No. 1 April 2015 Vol. 37 No. 1 April 2015 Vol. 36 No. 2 Oktober 2014 Vol. 36 No. 2 Oktober 2014 Vol. 36 No. 1 April 2014 Vol. 36 No. 1 April 2014 Vol. 35 No. 2 Oktober 2013 Vol. 35 No. 2 Oktober 2013 Vol. 35 No. 1 April 2013 Vol. 35 No. 1 April 2013 Vol. 34 No. 2 Oktober 2012 Vol. 34 No. 2 Oktober 2012 Vol. 34 No. 1 April 2012 Vol. 34 No. 1 April 2012 Vol. 33 No. 2 Oktober 2011 Vol. 33 No. 2 Oktober 2011 Vol. 33 No. 1 April 2011 Vol. 33 No. 1 April 2011 Vol. 32 No. 2 Oktober 2010 Vol. 32 No. 2 Oktober 2010 Vol. 32 No. 1 April 2010 Vol. 32 No. 1 April 2010 BULLETIN PENELITIAN VOL. 28 NO. 1 APRIL 2006 BULLETIN PENELITIAN VOL. 28 NO. 1 APRIL 2006 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 2 DESEMBER 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 1 APRIL 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 27 NO. 1 APRIL 2005 BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2004 BULLETIN PENELITIAN VOL. 26 NO. 1 APRIL 2004 Bulletin Penelitian Vol. 25 No. 3 Desember 2003 Bulletin Penelitian Vol. 25 No. 3 Desember 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 25 NO. 2 AGUSTUS 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 25 NO. 1 APRIL 2003 BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2002 BULLETIN PENELITIAN VOL. 24 NO. 1 JUNI 2002 BULLETIN PENELITIAN VOL. 23 NO. 2 DESEMBER 2001 BULLETIN PENELITIAN VOL. 23 NO. 1 JUNI 2001 BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 2 DESEMBER 2000 BULLETIN PENELITIAN VOL. 22 NO. 1 JUNI 2000 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 3 DESEMBER 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 2 AGUSTUS 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XXI NO. 1 APRIL 1999 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 3 DESEMBER 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 2 AGUSTUS 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XX NO. 1 APRIL 1998 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 3 DESEMBER 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 2 AGUSTUS 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XIX NO. 1 APRIL 1997 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 3 DESEMBER 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 2 AGUSTUS 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVIII NO. 1 APRIL 1996 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVII NO. 4 DESEMBER 1995 BULLETIN PENELITIAN VOL. XVII NO. 3 SEPTEMBER 1995 BULLETIN PENELITIAN VOL. XV NO. 46 Maret 1991 BULLETIN PENELITIAN NO.45 TRIWULAN III 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.44 TRIWULAN II 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.43 TRIWULAN I 1989/1990 BULLETIN PENELITIAN NO.38 TRIWULAN IV 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.36 TRIWULAN II 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.35 TRIWULAN I 1987/1988 BULLETIN PENELITIAN NO.34 TRIWULAN IV 1985/1986 BULLETIN PENELITIAN NO.33 TRIWULAN III 1985/1986 BULLETIN PENELITIAN NO.26 TRIWULAN IV 1983/1984 BULLETIN PENELITIAN TAHUN IV NO.15 & 16 JULI & OKTOBER 1979 BULLETIN PENELITIAN TAHUN IV NO.13 & 14 JANUARI & APRIL 1979 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.11 & 12 JULI & OKTOBER 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.10 APRIL 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN III NO.9 JANUARI 1978 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.8 OKTOBER 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.7 JULI 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN II NO.5 JANUARI 1977 BULLETIN PENELITIAN TAHUN I NO.4 OKTOBER 1976 BULLETIN PENELITIAN TAHUN I NO.3 JULI 1976 More Issue