cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia
ISSN : -     EISSN : 2548771X     DOI : -
Focus and Scope of this journal are : Chemical Engineering including : bioenergy processing, environmental engineering, natural resource management, Heat and Mass Transfer, Chemical Reaction, Analytical Chemistry, Biochemistry, Designing tools and chemical processes, Chemical industry process, Computing and modeling (simulation) process, Particle and nano technology, membrane technology, esessential oil technology, and phytopharmaca, etc. Civil Engineering including : technology of construction materials, transportation system, environmental layout, concrete and wood structures, steel construction, bridge and dam construction, management of water resources and Hydrology, earthquake engineering, sanitation systems and urban drainage. eUREKA is published twice a year on Juni and December by Engineering Faculty of Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017)" : 44 Documents clear
PEMANFAATAN TONGKOL JAGUNG MENJADI ASAP CAIR MENGGUNAKAN PROSES PIROLISIS Martins, Olga Dasilva; Abrina Anggraini, Sinar Perbawani; Yuniningsih, Susy
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The stench caused by the breakdown of proteins by microbes produce a shing odor that is often encountered by rubber farmers cause bokar quality ( though rubber material ) to be low and cause environmental pollution if not handled in a proper way . In the timber industry , the wood becomes easy rotten, easily attacked by termites and easily decayed , it can be said that the quality of the wood is low. Solutions to this problem’s is to utilize the technology of liquid smoke. The purpose of this study was to determine the quality and quantity of liquid smoke corncob non-food as a natural preservative that can be applied to rubber plantations and wood industries. This study begins with the cleaning process, enumeration and drying. Then weighed as much as 3 kg of corn cobs and put into a pyrolysis reactor at a temperature of 175 °C, for 5 hours. The third stage product analysis by GC/MS for the brand Hewlett Packard 6890 MSD 5973 GC equipped Chesstation data base system and a pH meter. The results showed that the quantity of liquid smoke corncob based on the yield is 31.65 % . The quality of liquid smoke seen from phenol content is 1, 38 % and acidity ( As. Acetate ) at 1.3 %. Keywords : Corn Cob, Pyrolisis, Condensation, Liquid Smoke
STUDI KELAYAKAN MATERIAL GUNUNG DALAM PENGGUNAANNYA SEBAGAI SALAH SATU MATERIAL BETON (Studi Kasus Material Gunung Naru Kabupaten Ngada) LOSA, FLORIANUS IGNASIUS; Ningrum, Diana
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agregat Naru become an importsnt commodity in Ngada and surrounding and counties, is a building material. Agregat should meet various technical requirements. But as the quality of the natural materil obviously heavily influenced agregat Naru clear condition environment where they were takken. Research to do in laboratory with conrete to know pressure strong of cube and cylinder with size for puul strong of cube 15 x 30 cm, where forb concrete compressive strength test specimens made of 8 pieces and 5 pieces of concrete tensile specimens with mixure ratio 1 cement: 1, 65 gravel: 2, 47 sand. The preliminary test of the mountain Naru agregat shiwed that themoisture content was 0, 36%, specific gravity 2,47 and density of coarse agregat smooth 2,53, absorption for rough agregat for 2, 32% and agaregat smooth 21, 27% . Abrasion to the engine Lost Angeles Test speed is 30- 33 rpm is 55, 54%. Compressive strength of concrete at the age of 7 days converted to 28 days of 197, 88 kg/cm2. Keywords : agregat quality, concrete compressive strength, stength of concrete, Naru. ABSTRAK Agregat Naru menjadi komoditas penting di kabupaten Ngada dan sekitarnya, yaitu sebagai bahan bangunan. agregat harus memenuhi berbagai syarat teknis. Namun sebagai bahan alam kualitas agregat Naru jelas banyak dipengaruhi oleh keadaan tempat dan lingkungan pengambilannya. Penelitian dilakukan dilaboratorium dengan kubus beton 15 x 15 cm untuk mengetahui kuat tekan beton dan selinder dengan ukuran 15 x 30 cm untuk kuat tarik beton.dimana untuk kuat tekan beton dibuat 8 buah benda uji dan kuat tarik beton 5 buah benda uji dengan Perbandingan campuran 1semen : 1,65 Kerikil : 2,47 Pasir. Uji pendahuluan terhadap aggregat dari gunung naru menunjukan bahwa kandungan air adalah 0.36%, berat jenis agregat kasar 2.47 dan berat jenis untuk agregat halus 2.53, penyerapan untuk agregat kasar sebesar 2.32 % dan agregat halus adalah 21.70%,. Abrasi dengan mesin Los Angelos Test pada kecepatan 30-33 rpm adalah 55.45%. Kuat tekan beton pada umur 7 hari dikonversi ke 28 hari sebesar 197,88 Kg/cm2 . Kata Kunci : kualiats agregat, kuat tekan beton, kuat tarik beton, naru
KAJIAN SISTEM JARINGAN DRAINASE JALAN DESA BOCEK KECAMATAN KARAGPLOSO KABUPATEN MALANG Martins, Eliseu; Suhudi, Suhudi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Karangploso merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Malang, letaknya cukup strategis apabila dengan perkembangan dan peningkatan masyarakat di kota tersebut, maka akan bertambah pula sarana dan prasarana yang mendukung, salah satu adalah sistem pembuangan dan penanggulangan drainase.. berdasarkan hasil observasi, dilapangan didapati bahwa sering terjadi genangan dan sedimentasi yang disebabkan kondisi sistem drainase eksisting tidak berfungsi dengan optimal. Setelah dianalisis, disusun rencana sistem jaringan baru yang bertolak dari kondisi eksisting dan permasalahan di lokasi penelitian. Dari fakta diatas dilakukan tinjauan terhadap masalah genangan dan sedimentasi di kawasan tersebut. Metode analisis yang diterapkan pada penulisan ini meliputi analisis hidrologi yang bertujuan menghitung debit rencana dengan menggunakan metode rasional dan analisa hidrolika untuk menghitung kapasitas debit saluran eksisting dan saluran baru. Kedua hasil ini dibandingkan (Qkaps>Qrencana) untuk melihat kemampuan dari setiap saluran. Berdasarkan hasil analisis, dari saluran dan gorong-gorong eksisting, gorong-gorong harus diperbesar dan perlu penambahan saluran dan gorong-gorong baru. Perencanaan sistem jaringan drainase yang baru menunjukan bahwa permasalahan yang terjadi karena adanya sedimentasi dan berkurangnya kapasitas saluran akibat kondisi saluran drainase yang rusak. Perlu dilakukan pemeliharaan saluran berupa normalisasi saluran, pemasangan kisi-kisi penahan sampah, dan pembersihan saluran secara periodik. Kata kunci: Debit Rencana, Drainase Eksisting, Genangan
PERAN MANDOR DALAM MEMPENGARUHI KUALITAS HASIL PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI (Studi kasus pada pembangunan gedung kuliah Universitas Islam Malang) BAHRUN, MUHALIM; Rasidi, Nawir; Yurnalisdel, Yurnalisdel
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the ratio between the three roles of iron foremen, supervisors and foremen wood stone in the implementation of construction projects in Malang Unisma building in Jln. MT Haryono No. 139. Implementation research for one month starting from June to July 2012. The results of the data analysis in this study using SPSS method is applied with the help of Windows computers Offic 2007. The results showed that the role of the foreman in affecting the quality of the construction project according to the F test (Simultaneous), note that F value 12.415 count on the quality and results of the F test for the role of earned value 9.399>2.250 F table, so that the quality and influential roles simultaneously the foreman stone, iron and wood foreman. While the test results for quality based on the value of T count foreman stone 6.754 >2.200, T count foreman iron 8.250 >2.200 and 4.223 log T foreman count >2.200, it is known that the role of the foreman greatly affect the quality of the implementation of the construction project, and the results for the role based on the value of T count foreman stone 7.227 >2.200, T count foreman iron 8.828 >2.200 and 4.519 log T foreman count >2.200, so it affects the role. With reference to the above calculation it is seen that there are several levels of the major things that need to get back to the third assessment supervisor in the completion of the construction project. Keywords: Role Foreman, Quality, Project, Construction ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara ketiga peran mandor besi, mandor kayu dan mandor batu dalam pelaksanaan proyek kontruksi pada pembangunan gedung Unisma Malang di Jln. MT Haryono No 139. Pelaksanaan penelitian selama satu bulan yang di mulai dari bulan Juni sampai bulan Juli 2012. Hasil analisis data pada penelitian ini menggunakan metode SPSS yang diaplikasikan dengan bantuan komputer Windows Offic 2007.Hasil penelitian menunjukan bahwa peran mandor dalam mempengaruhi kualitas hasil proyek konstruksi menurut hasil uji F (Simultan), diketahui bahwa nilai F hitung terhadap kualitas 12,415 dan hasil uji F untuk peran didapatkan nilai 9,399 > F tabel 2,250, sehingga pada kualitas dan peran berpengaruh secara simultan terhadap mandor batu, mandor besi dan kayu. Sedangkan pada hasil uji untuk kualitas berdasarkan nilai T hitung mandor batu 6,754 > 2,200 , T hitung mandor besi 8,250 > 2,200 dan T hitung mandor kayu 4,223 > 2,200, maka diketahui bahwa peran mandor sangat berpengaruh terhadap kualitas pada pelaksanaan proyek kontruksi, dan hasil untuk peran berdasarkan nilai T hitung mandor batu 7,227 > 2,200, T hitung mandor besi 8,828 > 2,200 dan T hitung mandor kayu 4,519 > 2,200, sehingga hal tersebut berpengaruh terhadap peran. Berdasarkan hasil uji pada tabel diketahui bahwa kualitas dan peran nilai T hitung mandor besi nilai paling tinggi. Dengan mengacu pada hasil perhitungan di atas maka terlihat bahwa terdapat beberapa tingkatan tertentu yang menjadi hal yang perlu mendapat pengkajian kembali pada ketiga mandor dalam penyelesaian proyek konstruksi tersebut. Kata kunci : Peran Mandor, Kualitas, Proyek, Konstruksi
PENGARUH WAKTU PADA PROSES FERMENTASI DARI RUMPUT GAJAH. Pobas, Tisyri T. W.; Proborini, Wahyu Diah
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Study research produce bio-etanol from bulrush to look for bio-etanol alternative raw material and study sour hidrolisis process and ferment. Bulrush availibility can be obtained by continue and abundance, representing one of the less exploited crop. Bulrush only used as by livestock food, sometimes bulrush is also consideret to be intruder crop. But bulrush have cellulose rate able to be used as one of the ethanol producer materials. Till now consume world ethanol about 63% for the fuel. In this research to process hydrolysis at condition remain to temperature 30C, HCl condensation volume 700ml, hydrolysis time 1 hour, HCl kondensation 4 and bulrush weigt 35 gram. Is later then continued by ferment process (at) condition remain to : temperature 30C, pH 4,5, starter 10% ; ferment volume 500 ml and condition change : ferment time 2,3,4,5,6 (day). To obtain get purer ethanol product to distilation process, from research wich have to be obtained after distillation yield ethanol equal 7.48%. From result of which is obtained, bulrush can be used as alternative raw material make bioethanol. Keyword :bio-ethanol, ferment, hydrolysis, bulrush ABSTRAK Penelitian pengaruh waktu pada proses pembuatan bioetanol dari rumput gajah bertujuan untuk mencari bahan baku alternatif bioetanol dengan proses hidrolisis asam dan fermentasi. Ketersediaan rumput gajah dapat diperoleh secara berkesinambungan dan melimpah, merupakan salah satu tanaman yang kurang dimanfaatkan. Rumput gajah hanya digunakan sebagai makanan ternak, terkadang rumput gajah juga dianggap sebagai tanaman pengganggu. Rumput gajah mempunyai kadar selulosa yang dapat digunakan sebagai salah satu bahan penghasil etanol. Sampai saat ini konsumsi etanol dunia sekitar 63% untuk bahan bakar. Variabel tetap untuk proses hidrolisis adalah suhu 30C, volume larutan HCl 700ml, waktu hidrolisis 1 jam, berat rumput gajah 35 gram dan pH larutan HCl 4. Varibel tetap untuk proses fermentasi adalah suhu 30C pH 4,5 starter 10%, volume fermentasi 500ml dan kondisi berubah 2,3,4,5,6 (hari). Etanol murni dapat diperoleh dengan melakukan proses destilasi. Hasil terbaik setelah destilasi adalah pada waktu fermentasi 72jam hasil penelitian diperoleh kadar etanol sebesar 7,48%. Berdasarkan hasil tersebut rumput gajah dapat digunakan sebagai bahan baku alternatif pembuatan bioetanol. Kata kunci : bioetanol, fermentasi, hidrolisis, rumput gajah.
Perencanaan Lapisan Tebal Perkerasan Lentur Dan Rencana Anggaran Biaya Pada Pelebaran Jalan, Tibar – Gleno Ermera (Sta. 14 + 0,080 – Sta. 19 + 080) Timor - Leste. Exposto, Arnaldo Correia; Widodo, Esti; Arifianto, Andi Kristafi
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexible pavement consists of layers placed on the subgrade. these layers serve to receive traffic load and pass it to the layer below. Construction of flexible pavement consists of four layers, namely the surface layer, the top layer of foundation, sub-base layer, subgrade layer. Under the existing conditions in the study area, Planning and Flexible Pavement Layer Thickness Budget Plan On Widening Road, Tibar - Gleno Ermera (Sta. 14 + 0.080 - Sta. 19 + 080) is intended to support economic growth with increasing demand often means transportation can transport launched in Tibar-Ermera and development capacity and quantity of vehicles that connect the Ermera Tibar-limited source of funds for the construction of roads and not optimal operation of existing traffic infrastructure, the main issue in Tibar-ErmeraTimor-Leste. The experiment was conducted in the village Tibar Bazartete District of Liquica district of Timor-Leste, in August 2014. The method used in this study is the method of Highways pavement thickness can be obtained arrangement consists of a sub-base 7 cm thick with the aggregate class B, the foundation upon thick 15 cm with the aggregate class A, the surface layer 5 cm Laston and has a budget for flexible pavements for $$ 1.665.800.00. To keep the body does not cause cracks in the road then urged the public not to cut the trees in the surrounding streets and routine maintenance held by the relevant agencies and the public. Keywords: Analysis of Thickness , Pavement Bending, Budget Plan ABSTRAK Perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari lapisan-lapisan yang di letakkan pada tanah dasar. lapisan-lapisan tersebut berfungsi untuk menerima beban lalu lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya. Konstruksi perkerasan lentur (flexiblepavement) terdiri dari empat lapisan yaitu Lapisan permukaan (surface course), Lapisan pondasi atas (base course), Lapisan pondasi bawah (subbase course), Lapisan tanah dasar (subgrade). Berdasarkan kondisi yang ada dilokasi studi, Perencanaan Lapisan Tebal Perkerasan Lentur dan Rencana Anggaran Biaya Pada Pelebaran Jalan, Tibar – Gleno Ermera (Sta. 14 + 0,080 – Sta. 19 + 080) ini dimaksudkan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi sering dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat melancarkan transportasi di Tibar-Ermera dan Perkembangan kapasitas maupun kwantitas kendaraan yang menghubungkan Tibar-Ermera terbatasnya sumber dana untuk pembangunan jalan raya serta belum optimalnya pengoperasian prasarana lalu lintas yang ada, merupakan persoalan yang utama di Tibar-ErmeraTimor-Leste. Penelitian dilaksanakan di Desa Tibar Kecamatan Bazartete Kabupaten Liquica Timor-Leste, pada bulan Agustus 2014. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah Metode Bina Marga dapat di peroleh susunan tebal perkerasan terdiri dari pondasi bawah (Sub Base) tebal 7 cm dengan agregat kelas B, pondasi atas (Base Course) tebal 15 cm dengan agregat kelas A, lapisan permukaan (Surface) 5 cm Laston dan memiliki anggaran biaya untuk perkerasan lentur sebesar $$ 1.665.800.00. Untuk menjaga agar tidak terjadi retak pada tubuh jalan maka dihimbau kepada masyarakat agar tidak memotong pohon yang ada di sekitar jalan dan mengadakan pemeliharaan secara rutin oleh dinas terkait dan juga masyarakat. Kata kunci : Analisis Teba,l Perkerasan Lentur, Rencana Anggaran Biaya
EVALUASI PERKUATAN TEBING SUNGAI SUKUN DI KEPANJEN GHOLO, KRISTIANUS BANIM; Widodo, Esti; Sulistyani, Kiki Frida
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dinding penahan tanah (retaining wall) digunakan untuk menahan tekanan lateral yang ditimbulkan oleh tanah urug maupun berat bangunan yang berada di atas dinding penahan tanah tersebut. Kelongsoran yang tterjadi pada suatu dinding penahan tanah biasanya diesbabkan oleh tidak stabilnya dinding ppenahan tanah tersebut terhadap factor keamanan (fs), nilai factor keamanan yang di tinjau adalahfactor keamanan terhadap gaya guling,gaya geser,daya dukung tanah. Dinding penahan tanah dikatakan setabil apabila angka keamanan diatas batas factor keamanan yang diambil. Tujuan dai setudi ini adalah menganalisa penyebab longsornya dinding penahan tanah dan merencanakan kembali dinding penahan tenah tersebut dengan mengunakan ketentuan-ketentuan dalam pembangunan dinding penahan tanah yang benar. Penyebab Keruntuhan Dinding Penahan Tanah. Runtuhnya didnding penahan tanah di sebabkan karena jenis dinding dan dimensi dinding tidak sesuai dengan ketentuan pembangunan dinding penahan tanah. Dinding tidak setabil terhadap daya dukung tanah = 739,44>qa = 271,81 ( tidak aman ) Dinding tidak setabilitas terhadap geser = 0,29< 1,5 (tidak aman) Dinding tidak setabilitas terhadap guling = 0,01 < 1,5 (tidak aman) Perencananan Kembali Dinding Penhan Tanah Jenis dinding penahan tanah yang direncanakan dengan mengunakan dinding dengan dinding penahan tanah sisi belakang miring karena jenis ini sesuai dengan ketentuan ketinggian tebing sungai. Dimmensi dinding setabil terhadap : Dinding stabil terhadap daya dukung tanah= 1108,24 1.5 ( aman) Kata Kunci : Dinding Penahan Tanah, Dimensi, Perkuatan Tebing
STUDI KAPASITAS TINGKAT PELAYANAN LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN JALAN RAYA TLOGOMAS, TANPA SINYAL TERMINAL LANDUNG SARI Soares, Antonio Vicente; Widodo, Esti; Widodo, Esti
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan raya adalah suatu lintasan yang bertujuan melewatkan lalu lintas dari suatu tempat ketempat lainnya, sedangkan lalu lintas adalah menyangkut semua benda dan mahkluk yang melewati jalan baik bermotor maupun yang takbermotor. Fungsi Jalan raya sebagai prasarana perhubungan yang peranannya sangat penting karena akan membantu pengembangan wilayah. Oleh karena itu lalu lintas di jalan raya harus terselengara secara lancar dan aman sehingga pengangkutan dapat berjalan dengan cepat, aman, tepat, efisien dan ekonomis. Penelitian bertujuan untuk menganalisa tingkat pelayanan (level of service/Los) di persimpangan Jl. Raya Tlogomas, akses keluar masuk Terminal Landungsari Jl. Tlogomas. Sedangkan maksud studi ini adalah memberikan alternatife pemecahan masalah kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di lokasi studi dan sebagai bahan masukan kepada instansi terkait guna mencari solusi pemecahan masalah kemacetan yang terjadi di lokasi studi. Parameter Pengamatan : situasi arus lalu lintas, panjang antrian, fungsi lokasi studi dan akses keluar masuk terminal Landung Sari, Desa Landung Sari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk 5 tahun kedepannya akses keluar masuk terminal Landung Sari akan semakin sedikit hal ini dikarenakan adanya perubahan : LHR untuk tahun 2019 = 2955,29 smp/jam, kapasitas jalan pada tahun 2019 (C) = 2745,76 smp/jam dan derajat kejenuhan pada tahun 2019 (Ds) = 1,69. Kata kunci : Kapasitas, Pelayanan Lalu Lintas, Simpang Tak Bersinyal
PENGARUH SUHU AIR AKAN PENAMBAHAN COOLING TOWER DAN TANPA PENAMBAHAN COOLING TOWER PADA PROSES DESTILASI UAP DAUN SEREH DAPUR TERHADAP KEMURNIAN MINYAK HASIL DESTILASI Pereira, Celestino Castro
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The cooling water is needed in the chemical industry as a medium for the exchange of heat between the fluid and cooling water. Ongoing heat exchange occurs in the condenser due to the heat carried by steam from the steam distillation process. The heat exchange causes the cold water temperature changes where the cooling water temperature to be increased because the resulting heat carried by steam is absorbed by the water. To cool the temperature of the hot water that is recirculated and reused then the need for a device that converts the temperature is by using a cooling tower (cooling tower) as the cooling medium. The main objective is applied Cooling tower for cooling the steam distillation results from distillation to the condenser before returning to the tank, so that the temperature of the water coming out of the condenser and back to the tank remained stable or cold. This research process using a cooling tower and equipped with a fan, and fillers as media inhibiting water flow rate for process cooling water, using the raw material leaves Cymbopogon Citratus as research material and variations in media cooling fluid used is water, and the process the course of the heating for 3 hours. From this research, the data obtained can produce a drop in temperature to the maximum of 40 ° C (without using Cooling Tower) to 30 oC (using Cooling Tower) for 3 hours the heating process with the difference in temperature of 10 °C, with a temperature measurement every 30 minutes for 6 times the temperature measurement in the manual way. So with the help of cooling tower as its medium of cooling water is very significant and very pure distillate oil yield compared to without the addition of cooling tower. Keywords: cooling water, Steam Distillation, water temperature, Cooling tower ABSTRAK Air pendingin sangat dibutuhkan dalam industri kimia sebagai media untuk melakukan pertukaran antara fluida yang panas dan pendingin air. Berlangsungnya pertukaran panas tersebut terjadi di dalam Kondensor akibat panas yang dibawa oleh steam/uap dari proses destilasi uap. Pertukaran panas tersebut menyebabkan air dingin mengalami perubahan temperatur dimana temperatur air pendingin menjadi naik karena disebabkan panas yang dibawa oleh uap yang diserap oleh air. Untuk mendinginkan temperature air panas tersebut agar disirkulasikan dan digunakan kembali maka perlu adanya suatu alat yang mengubah temperature tersebut yaitu dengan menggunakan menara pendingin (cooling tower) sebagai media pendinginan. Tujuan utama diaplikasikan Cooling tower ini untuk pendinginan hasil uap destilasi dari destilator ke kondensor sebelum kembali ke bak penampung, agar temperatur air yang keluar dari kondensor dan kembali ke bak penampung tetap stabil atau dingin. Proses penelitian ini menggunakan alat cooling tower dan dilengkapi dengan kipas, dan bahan pengisi atau filler sebagai media penghambat laju alir air untuk proses pendinginan air, dengan mengunakan bahan baku daun sereh dapur sebagai bahan penelitian dan variasi media pendingin fluida yang digunakan yaitu air, dan proses berlangsungnya pemanasan selama 3 jam. Dari penelitian ini data yang diperoleh dapat menghasilkan penurunan suhu yang secara maksimal dari 40 oC tanpa menggunakan Cooling Tower menjadi 30 oCmenggunakan Cooling Tower selama 3 jam proses pemanasan dengan selisih suhu 10 oC, dengan pengukuran suhu setiap 30 menit sebanyak 6 kali pengukuran suhu yaitu pengukuran dengan cara manual. Maka dengan bantuan cooling tower sebagai media perantara pendinginan air sangat signifikan, dan hasil minyak destilasi sangat murni dibandingkan dengan tanpa penambahan cooling tower. Kata Kunci: Air pendingin, Destilasi Uap, Suhu Air, Cooling tower
ANALISIS PEMBUATAN DINDING PENAHAN TANAH PADA LERENG JALAN RAYA ENDE–NANGAPANDA KAB. ENDE KOTA, KONSTANTINUS RANI; Pandulu, Galih Damar; Sulistyani, Kiki Frida
eUREKA : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Slide in general for example caused by to lower strong him shift land; ground of bevel, make-up of external burden or condition of water rate height and hidrolis. This research to know denaturing of land; ground mechanic and physical effect of drenching for example change of water rate value (w), degree of saturation (Sr), cohesi (c), angle;corner shift in (φ) land;ground have silt with condition of rate irrigate early certain and how its influence to slide potency, see influence of good bevel geometry variation inclination variation of and also high variation of bevel to change of factor of safety value ( SF) effect of change of land;ground parameters. Data analysis which is to be relied on coulomb formula. Wall penahan of land;ground can be told to stabilize, if obtained security number above taken boundary. Wall stability penahan of land;ground can be expressed with value of Fs ( factor of safety). Value factor of safety the evaluated is Fs Overtuning that is factor of safety to rolling style, Fs Slading is factor of safety to shifting atwall base penahan of land;ground, Bearing capacity Fs is factor of safety to energy support. Intention of this study is to analyse gravitation wall stability and design peaceful dimension to dynamic and static burden. Result of from this study indicate that gravitation wall, with dimension of H = 9,65 m, B = 5,79 m, Ta = 1m, Tb = 4,5 peaceful mbecause its stability value ismatching with the one which required, that is equal to Fs rolling = 2,40, Fs Shift = 1,81, Energy Fs support = 0.84 Keywords : Analysis, Wall Gravitation, Dimension ABSTRAK Kelongsoran pada umumnya antara lain disebabkan karena rendahnya kuat geser tanah pembentuk lereng, peningkatan beban luar atau kondisi hidrolis dan tingginya kadar air. Penelitian ini untuk mengetahui perubahan sifat fisik dan mekanik tanah akibat pembasahan antara lain perubahan nilai kadar air (w), derajat kejenuhan (Sr), cohesi (c), sudut geser dalam (φ) pada tanah berlanau dengan kondisi kadar air awal tertentu dan bagaimana pengaruhnya terhadap potensi kelongsoran, melihat pengaruh variasi geometri lereng baik variasi kemiringan maupun variasi tinggi lereng terhadap perubahan nilai faktor keamanan (SF) akibat perubahan parameter-parameter tanah tersebut. Analisa data yang dilakukan didasarkan pada rumusan coulomb. Dinding penahan tanah dapat dikatakan stabil, apabila angka keamanan yang diperoleh di atas batas yang diambil. Stabilitas dinding penahan tanah dapat dinyatakan dengan nilai Fs (faktor keamanan). Nilai faktor keamanan yang ditinjau adalah Fs Overtuning yaitu faktor keamanan terhadap gaya guling, Fs Slading adalah faktor keamanan terhadap geser pada dasar dinding penahan tanah, Fs bearing capacity adalah faktor keamanan terhadap daya dukung. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisa stabilitas dinding gravitasi dan mendisain dimensi yang aman terhadap beban statis dan dinamis. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa dinding gravitasi tersebut, dengan dimensi H= 9,65 m, B = 5,79 m, Ta = 1m, Tb = 4,5 m aman karena nilai stabilitasnya sesuai dengan yang disyaratkan, yaitu sebesar Fs guling =2,40, Fs Geser =1,81, Fs daya dukung = 0.84. Kata Kunci : Analisis, Dinding Penahan Gravitasi, Dimensi