cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2016)" : 24 Documents clear
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DI BANK SAMPAH MALANG Sujiyanto .
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.524 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.258

Abstract

Abstract:Malang government in this case the Department of Education and Sanitation (DKP) Malang there is a sense of a desire to reduce the volume of waste going into landfill Supiturang from waste sources with system 3 R. Thus the Malang city government to reduce the volume of waste transported to landfill Supiturang foster new innovations quickly got a response from the community that founded the Malang Waste Bank. The research objective which is to describe and analyze the factors that drive, the impact it had and the constraints that occur after the formation and functioning of Malang Waste Bank.The experiment was conducted in Malang Waste Bank with data collection techniques are interviews, observation, and documentation in Malang Waste Bank analyzed the data the authors conducted several stages of data reduction stage after data collection, data presentation phase, Phase conclusion and verification. The results showed that with the passage formed and Malang Waste Bank there are factors that encourage yaitufaktor government, public, and private (business). The support from the public as of PKK cadres pengerak team environment, citizens RW, RT, and schools throughout the city of Malang, the support from the private sector (employers) as well stall traders factory, junk collectors and artisans rosok individuals. However the contribution of variation after the formation and functioning of Malang Waste Bank is able to reduce the volume of waste going into landfill Supiturang, trash in Malang partially be managed by the community and the community benefit from the additional sales revenue and the trash can grow jobs in the community. Keywords : Analysis, Waste Management Abstrak: Pemerintah Kota Malang dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang ada rasa keinginan untuk mengurangi volume sampah yang diangkut ke TPA Supiturang dari sumber sampah dengan sistem 3 R. Maka dari itu pemerintah Kota Malang untuk mengurangi volume sampah yang di angkut ke TPA Supiturang menumbuhkan inovasi baru yang cepat mendapat tanggapan dari masyarakat yaitu mendirikan Bank Sampah Malang. Tujuan penelitian yaitu ingin mendiskripsikan dan menganalisa tentang faktor-faktor yang mendorong, dampak yang terjadi dan kendala-kendala yang terjadi setelah terbentuk dan berjalannya Bank Sampah Malang. Penelitian dilaksanakan di Bank Sampah Malang dengan teknik pengumpulan data yaitu Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi yang ada di Bank Sampah Malang menganalisa data penulis melakukan beberapa tahapan yaitu Tahap Reduksi data setelah pengumpulan data, Tahap penyajian data, Tahap penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan terbentuk dan berjalannya Bank Sampah Malang ada faktor-faktor yang mendorongnya yaitu faktor pemerintah, masyarakat, dan swasta (pengusaha). Adanya dukungan dari masyarakat seperti dari Tim Pengerak PKK, Kader Lingkungan, warga masyarakat RW, RT, dan sekolah-sekolah se kota Malang, adanya dukungan dari swasta (pengusaha) seperti para pedagang lapak baik pabrik, engepul barang bekas dan tukang rosok individu. Walaupun demikian kontribusi variasi setelah terbentuk dan berjalannya Bank Sampah Malang yaitu dapat mengurangi volume sampah yang diangkut ke TPA Supiturang, sampah di kota Malang sebagian dapat dikelola oleh masyarakat dan masyarakat mendapat keuntungan tambahan dari hasil penjualan sampah dan dapat menumbuhkan lapangan pekerjaan di masyarakat. Kata Kunci: Analisis, Pengelolaan Sampah
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS PRODUK BERBASIS SINGKONG (MANIHOT UTILISIMA) Wahono Hadi Susanto; Shinta Rosalia Dewi; Elok Waziiroh; Nur Ida Panca Nugrahini
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.651 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.302

Abstract

Abstract.UMKM Insan Mulia engaged in the processing of casaava product.UMKM Insan Mulia belonging to groups in DesaSuruInsan, KecamatanDawarblandong, Kabupaten Mojokerto. UMKM consist of four Dusun namely Dusun Suru, DusunBulakWangon, Dusun Semanding, and DusunSuruKidul. The products manufactured by the group InsanMulia are cassava chips and rice crackers. Some of the problems faced by the group InsanMuliais a lack of efficiency in production due to inadequate equipment, packaging products that are less interesting as well as the need to improve the quality of the product. Through IbM solution provided include 1) Increasing efficiency and cutting capacity cassava, 2) Increased efficiency and capacity cuts rice crackers lontongan, 3) Improved draining oil to prevent rancidity during distribution, 4) Increased efficiency of drying, 5) Repair of packaging products to increase competitiveness, and 6) Assistance improvement of product quality. Activity Increased efficiency and production capacity is done with the technology transfer of industrial equipment that is cutting semi-automatic cassava, rice crackers cutter lontongansemi automatic, oil drainer spinner, and the dryer cabinet. Manufacture of packaging design and procurement of packaging materials for the improvement of the packaging as an effort to increase the competitiveness of products. Improved quality of products is done with extension How Good Food Production and mentoring for troubleshooting problems during the use of production equipment Keywords:cassava, productivity, efeciency, technology Abstrak.Kelompok Usaha Bersama “UMKM Insan Mulia” bergerak di bidang pengolahan singkon. Mitra program kegiatan ini adalah kelompok UMKM yang tergabung dalam kelompok Insan Mulia di Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. UMKM yang tergabung ke dalam kelompok Insan Mulia ada empat kelompok yang terbagi atas Dusun yang ada di Desa Suru, yaitu Dusun Suru, Dusun Bulak Wangon, Dusun Semanding, dan Dusun Suru Kidul. Adapun produk yang diproduksi oleh kelompok Insan Mulia adalah keripik singkong, dan kerupuk beras. Beberapapermasalahan yang dihadapi kelompok Insan Muliaadalahkurangnyaefisiensiproduksiakibatperalatan yang kurangmemadai, pengemasanproduk yang kurangmenariksertaperlunyapeningkatanmutuproduk.MelaluikegiatanIbMinisolusi yang diberikanmeliputi 1) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotongan singkong, 2) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotongan kerupuk beras lontongan, 3) Perbaikan penirisan minyak untuk mencegah ketengikan selama distribusi, 4) Peningkatan efesiensi pengeringan, 5) Perbaikankemasan produk untuk peningkatan daya saing, dan 6) Pendampinganpeningkatanmutuproduk. KegiatanPeningkatanefisiensidankapasitasproduksidilakukandenganalihteknologiperalatanindustriyaitupemotong singkongsemi otomatis, pemotong kerupuk beras lontongansemi otomatis, peniris minyak spinner, dan pengering kabinet.Pembuatandesainkemasansertapengadaanbahanpengemasdilakukanuntukperbaikankemasansebagai upaya peningkatan daya saing produk.Perbaikanmutuprodukdilakukandenganpenyuluhan Cara ProduksiPangan yang Baiksertapendampinganuntuktroubleshootingpermasalahanselamapenggunaanperalatanproduksi. Kata kunci :singkong, produktivitas, efesiensi, alih teknologi
INOVASI PENGEMBANGAN PRODUK IKAN ASIN ORGANIK DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN ISTRI NELAYAN DESA TAMBAKREJO, SENDANGBIRU Endrika Widyastuti; Yusron Sugiarto; Sudarma Dita Wijayanti
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.897 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.270

Abstract

Abstract: The purpose of this program is to create economic independence and increased entrepreneurial orientation which increased revenues Tambakrejo village fisherman's wife. High fish productivity in Tambakrejo village encourage community livelihood as fishermen. The problem faced is the result of the sea depending on the season. Some anticipate a fisherman's wife with salty fish processing season when the fish are plentiful, given the salted fish can be kept in the long term (durable) and can be used to supplement the family income. But the quality of salted fish produced is still low due to the processing of salted fish are unhygienic and lack of good packaging technology. It has an impact on the selling price of the product becomes lower. Innovation is the introduction of devotion performed Salted Fish processing technology in Tambak Rejo. This program involves the fisherman's wife as salted fish producers and KUD Mina Jaya as a marketing agent. The program is conducted using action research method (planning, action, observation and evaluation and reflection). At this stage of the action will be the introduction process of making natural formalin (a natural preservative), salted fish processing using semi modern methods, packaging to the marketing process. The results of the implementation of service programs is increasing the skill and understanding of the community (by 75.04%) in making salted fish as well as increased production and sales of salted fish with an average profit of 30% (Rp. 1.2195 million, - / month). Keywords: Salted Fish, fisherman's wife, Tambakrejo Village, KUD Mina Jaya Abstrak: Tujuan Program ini adalah menciptakan kemandirian ekonomi dan peningkatan orientasi kewirausahaan yang berdampak pada peningkatan pendapatan istri nelayan desa Tambakrejo. Produktivitas ikan yang tinggi di Desa Tambakrejo mendorong masyarakat bermatapencaharian sebagai nelayan. Permasalahan yang dihadapi adalah hasil laut tergantung musim. Beberapa istri nelayan mensiasati dengan mengolah ikan asin ketika musim ikan berlimpah, mengingat ikan asin dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama (awet) dan dapat digunakan untuk menambah pendapatan keluarga. Akan tetapi kualitas ikan asin yang dihasilkan masih rendah akibat pengolahan ikan asin yang tidak higienis dan belum adanya teknologi pengemasan yang baik. Hal tersebut berdampak pada harga jual produk menjadi rendah. Inovasi pengabdian yang dilakukan adalah Introduksi teknologi pengolahan Ikan Asin di Desa Tambak Rejo. Dimana program ini melibatkan istri nelayan sebagai produsen ikan asin dan KUD Mina Jaya sebagai agen pemasaran. Program ini dilakukan menggunakan metode action research (perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi dan refleksi). Pada tahap tindakan akan dilakukan proses introduksi pembuatan formalin alami (pengawet alami), pengolahan ikan asin menggunakan metode semi modern, pengemasan hingga proses pemasaran. Hasil dari pelaksanaan program pengabdian adalah meningkatnya ketrampilan dan pemahaman masyarakat (sebesar 75,04%) dalam membuat ikan asin serta peningkatan produksi dan penjualan ikan asin dengan rata-rata profit sebesar 30 % (Rp. 1.219.500,-/bulan). Kata kunci : Ikan Asin, Istri Nelayan, Desa Tambak rejo, KUD Mina Jaya
STRATEGI HUMAS POLRESTA MALANG DALAM SOSIALISASI KEWASPADAAN MASYARAKAT PADA ISU TINDAK KRIMINAL BEGAL Kholis Zamroni; Abdul Ghafur
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.557 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.251

Abstract

Abstract: Completely new communication is a major factor to successful socialization vigilance the crime begal issues. The purpose of this research is to understand the extent of strategy and faktor-faktor barrier pr polresta unfortunate in the community vigilance on the issues crime begal .Research conducted a qualitative study . The purpose of this research is to understand the extent of strategy and faktor-faktor barrier pr polresta unfortunate in the community vigilance on the issues crime begal .Research conducted a qualitative study . The results of research suggests that strategy public relations poor polresta in implementing socialization of vigilance the community on the issues crime begal is to do partoli and counseling in raise public awareness to be cautious of crime begal with the means of providing information through the print as sepanduk, newspapers and channels radio. Factors barrier that is the lack of consciousness of the community to see any information already provided by the police to minimize actions has crime can against and the around . Keywords: Public relations polresta unfortunate , socialization vigilance crime begal issues Abstrak : Stretegi komunikasi merupakan faktor utama keberhasilan sosialisasi kewaspadaan masyarakat pada isu tindak kriminal begal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana strategi dan faktor-faktor penghambat Humas Polresta Malang dalam melakukan sosialisasi kewaspadaan masyarakat pada isu tindak kriminal begal. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu kepala bagian Humas Polresta Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan menggunakan wawancara. Metode analisa data yang di gunakan yaitu metode deskriptif, dimana mendeskripsikan hasil data yang diperoleh. Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi Humas Polresta Malang dalam melaksanakan sosialisasi kewaspadaan masyarakat pada isu tindak kriminal begal yaitu melakukan partoli dan penyuluhan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap tindak kriminal begal denga cara memberikan informasi melalui media cetak seperti sepanduk, koran dan menggunakan saluran radio. Faktor penghambat yaitu kurangnya kesadaran dari masyarakat untuk memperhatikan berbagai informasi yang sudah diberikan oleh pihak kepolisian agar bisa meminimalisir tidakan kejahatan yang bisa menimpa dirinya maupun orang disekitarnya. Kata Kunci : Humas Polresta Malang, Sosialisasi Kewaspadaan Isu Tindak Kriminal Begal
ANALISIS PERSONAL BRANDING FASHION BLOGGER DIANA RIKASARI Amanda Vivi Imawati; Ayu Wahyuni Solihah; Mohammad Shihab
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.004 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.298

Abstract

Abstract: Personal branding is a way for people to build a brand about themselves. Diana Rikasari is an example of successful personal branding on the internet through her blog "Hot Chocolate and Mint" (dianarikasari.blogspot.com). Diana was the first fashion blogger in Indonesia and she has brought the fashion blogger trend to Indonesia. Hence, the researchers are interested in analyzing how personal branding done by Diana Rikasari through her blog at the beginning of her career based on the eight laws of personal branding and the characteristics of strong personal branding. This is a qualitative study that uses secondary data from the published writings on Diana’s blog (dianarikasari.blogspot.com) and other publications that contain media interviews with Diana. To analyze the results of the study, the research team did the coding process and categorization in order to describe the information obtained and analyze the results of the research with the literature review. Based on the study results, it is found that personal branding of Diana Rikasari through her blog has fulfilled the eight laws of personal branding and the characteristics of a strong personal brand. Keywords: Personal branding, Fashion blogger, Diana Rikasari Abstrak: Personal branding adalah cara untuk membangun merek atas diri seseorang. Diana Rikasari merupakan contoh personal branding yang sukses di internet melalui blog-nya “Hot Chocolate and Mint” (dianarikasari.blogspot.com). Diana merupakan fashion blogger pertama di Indonesia dan ia juga membawa tren fashion blogger ke Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, tim peneliti tertarik untuk menganalisis bagaimana personal branding yang dilakukan Diana Rikasari melalui blog-nya pada awal karier berdasarkan delapan konsep utama personal branding (the eight laws of personal branding) dan karakteristik personal branding yang kuat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan data-data sekunder yang bersumber dari tulisan yang dipublikasikan di blog Diana (dianarikasari.blogspot.com) dan publikasi-publikasi lainnya yang berisi wawancara media dengan Diana. Untuk menganalisis hasil penelitian, tim peneliti melakukan proses koding dan kategorisasi untuk mendeskripsikan informasi yang diperoleh dan menganalisis hasil penelitian dengan kajian pustaka. Berdasarkan atas hasil penelitian, personal branding Diana Rikasari melalui blognya memenuhi keseluruhan konsep-konsep utama personal branding dan karakteristik sebuah personal brand yang kuat. Kata kunci: Personal branding, Fashion blogger, Diana Rikasari
PERENCANAAN USAHA PENGGEMUKAN (FATTENING) SAPI POTONG MENGGUNAKAN METODE BISNIS MODEL CANVAS Saifudin Ralibi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.306 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.259

Abstract

Abstract : Cattle production is an effort to speed up and increase the production of meat. Related to cattle farms, many farmers in Indonesia are using traditional or conventional ways. In fact, when seen from the needs of beef in Indonesia very less to satisfy the needs of the market. Therefore the beef cattle business is very exciting to be drafted and executed in a professional manner. The concept of this business will be run in Lamongan District, East Java Province. The purpose of this business concept is to determine an overall view of the beef cattle business, to make a beef cattle breeding business strategy, and to test the feasibility of beef cattle farms in Lamongan District, East Java Province. Methods used to draw up this business namely The Business Model Canvas (BMC). BMC is a business model that describes how an organization created, lead, and captured a value. As for the analysis of competition in the industry, to analyze weakness of the concept is to use Porter’s 5 Forces Model. From the concept of business is obtained the result that Lamongan District has the potential enough to implement this business, the availability of land and geographical location of district is quite support to run cattle breeding business. Beef cattle breeding business strategies using a very precise business model canvas, where the canvas business methods are nine (9) elements that are helping the formation of this business. Based on the results of feasibility test is a viable business venture. While a strategy to corporate development will use a pivot strategy, which the company will develop terms of product development based on the result analysis consumers. Keywords: Fattening, Beef Cattle, Business Model Canvas Abstrak : Penggemukan (fattening) sapi merupakan salah satu usaha untuk mempercepat dan meningkatkan produsi daging. Terkait dengan peternakan sapi, masih banyak peternak di Indonesia yang menggunakan cara tradisional atau konvensional. Padahal apabila melihat dari kebutuhan sapi di Indonesia sangat kurang untuk mencukupi kebutuhan pasar. Oleh karena itu bisnis peternakan sapi potong sangat menarik untuk dikonsep dan dijalankan secara profesional. Konsep bisnis ini akan dijalankan di Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur. Tujuan dari konsep bisnis ini yaitu untuk mengetahui gambaran umum tentang usaha peternakan sapi potong, untuk membuat strategi usaha peternakan sapi potong, dan untuk menguji kelayakan usaha peternakan Sapi potong Di Kabupaten Lamongan Propinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan unktu menyusun bisnis ini yaitu menggunakan Bisnis Model Canvas (BMC). BMC merupakan sebuah model bisnis yang menggambarkan bagaimana sebuah organisasi menciptakan, menghantarkan dan menangkap sebuah nilai. Sedangkan untuk analisa persaingan dalam industri untuk menganalisis kelemahan dari konsep bisnis ini yaitu dengan menggunakan Model Porter’s 5 Forces. Dari konsep bisnis ini didapatkan hasil bahwa Kabupaten Lamongan memiliki potensi yang cukup untuk melaksanakan bisnis ini, ketersediaan lahan dan letak geografis dari kabupaten ini sangat mendukung untuk dijalankan bisnis peternakan sapi. Strategi usaha peternakan sapi potong dengan menggunakan metode bisnis model canvas sangat tepat, dimana dalam metode bisnis canvas terdapat 9 (sembilan) element yang sangat membantu terbentuknya bisnis ini. Berdasarkan hasil uji kelayakan usaha bisnis ini layak dijalankan. Sedangkan strategi untuk pengembangan perusahaan akan mengunakan strategi pivot, dimana perusahaan akan mengembangkan dari segi produk berdasarkan hasil analisa pengembangan konsumen. Kata Kunci: Penggemukan, Sapi Potong, Business Model Canvas,
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS DAN DAYA SAING PRODUK TORTILA BERBASIS JAGUNG (ZEA MAYS) Widya Dwi Rukmi Putri; Nur Ida Panca Nugrahini; Elok Waziiroh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.84 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.303

Abstract

Abstract: "KUBE" MadepManteb engaged in the processing of corn to to provide added value in the main commodity of village. This group is composed of 20 industrial household food which cooperate together in improving the quality of products and marketing. Product of KUBE "MadepManteb is tortillas with a variety of flavors. Some problems KUBE "MadepManteb is the lack of efficiency in production due to inadequate equipment, packaging products that are less interesting as well as the need to improve the quality of the product. Through IbM solution provided include 1) Increasing the efficiency and capacity of stirring the dough tortillas, 2) Increased efficiency and capacity cutting sheet tortillas, 3) Improved draining oil products tortila to prevent rancidity during distribution, 4) Increasing the efficiency of mixing dry seasoning with tortillas, 5) Repair of packaging products to increase competitiveness, and 6) Assistance improvement of product quality. Activity Increased efficiency and production capacity is done with the technology transfer of industrial equipment, namely automatic dough mixer 5 kg capacity, semi-automatic cutting sheet tortillas, spinner oil drainer, mixer dried herbs and stove industry. Manufacture of packaging design and procurement of packaging materials for the improvement of the packaging as an effort to increase the competitiveness of tortillas. Improved quality of products is done with extension How Good Food Production and mentoring for troubleshooting problems during the use of production equipment. Keywords:tortilla, productivity, competing capacity, technology Abstrak.Kelompok Usaha Bersama “KUBE” Madep Manteb bergerak di bidang pengolahan jagung untukmemberikannilaitambahpadakomoditiutamadesatersebut.Kelompok usaha ini terdiri dari 20 industri rumah tangga pangan yang saling berkerja sama dalam peningkatan mutu produk dan pemasaran. Produk unggulan dari KUBE” Madep Manteb adalah tortila dengan berbagai varian rasa. Beberapapermasalahan yang KUBE” Madep Mantebadalahkurangnyaefisiensiproduksiakibatperalatan yang kurangmemadai, pengemasanproduk yang kurangmenariksertaperlunyapeningkatanmutuproduk.MelaluikegiatanIbMinisolusi yang diberikanmeliputi 1) Peningkatanefisiensidankapasitaspengadukan adonan tortila, 2) Peningkatanefisiensidankapasitaspemotong lembaran tortila, 3) Perbaikan penirisan minyak produk tortila untuk mencegah ketengikan selama distribusi, 4) Peningkatan efesiensi pencampuran bumbu kering dengan tortila, 5) Perbaikankemasan produk untuk peningkatan daya saing, dan 6) Pendampinganpeningkatanmutuproduk. KegiatanPeningkatanefisiensidankapasitasproduksidilakukandenganalihteknologiperalatanindustriyaitupengaduk adonan otomatis kapasitas 5 Kg, pemotong lembaran tortila semi otomatis, peniris minyak spinner, pengaduk bumbu keringdankomporindustri. Pembuatandesainkemasansertapengadaanbahanpengemasdilakukanuntukperbaikankemasansebagai upaya peningkatan daya saing produk tortila.Perbaikanmutuprodukdilakukandenganpenyuluhan Cara ProduksiPangan yang Baiksertapendampinganuntuktroubleshootingpermasalahanselamapenggunaanperalatanproduksi. Kata kunci :tortila, produktivitas, daya saing, alih teknologi
ANALISIS KINERJA KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) KABUPATEN MALANG DALAM SOSIALISASI MENGHADAPI PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) SERENTAK TAHUN 2015 Metiba Halawa; Ignatius Adiwidjaja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.046 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.294

Abstract

Abstract: The phenomenon of local elections (elections) that occurred in the State of Indonesia is quite the talk of the community. The idea of the election of Regional Head has gained a place in the public discourse Indonesia. It is necessary to increase the performance of which is oriented to the National Election Commission in the achievement of results and accountability based on the values of accountability towards good governance namely to achieve simultaneous elections were in line with expectations. The purpose of this research are: 1) want to know the performance of Malang Regency Election 2015 on Unison, 2) wants to know and to describe the factors supporting and simultaneous elections in 2015 in Malang Regency. With hope this study can be useful for the community, and who are struggling to meet the demands of the State apparatus. In this study used qualitative methods using the steps of collecting data through observation, interviews, and documentation. Furthermore, to analyze data using interactive data analysis model developed by Sugiyono which includes the process of data reduction, data presentation, and conclusion. From the research that has been done obtained a conclusion; 1) The performance is conducted Malang Regency in the face of the local elections in 2015 have run simultaneously with optimal; 2) inhibiting factors the Commission in dealing with simultaneous local elections in 2015; 3) Factors supporting the Commission in dealing with simultaneous local elections in 2015. Keywords: Performance, Election Commission, Elections Unison. Abstrak: Fenomena Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang terjadi di Negara Indonesia cukup menjadi bahan pembicaraan di tengah masyarakat. Gagasan tentang pemilihan Kepala Daerah semakin mendapat tempat dalam wacana publik Indonesia. Maka diperlukan peningkatan kinerja yang berorientasi kepada Komisi Pemilihan Umum dalam pencapaian hasil serta pertanggungjawaban berdasarkan nilai-nilai akuntabilitas menuju good governance yakni untuk mencapai pemilihan serentak yang sesuai dengan harapan. Adapun tujuan peneliti ini adalah: 1) ingin mengetahui kinerja KPU Kabupaten Malang Tahun 2015 tentang Pilkada Serentak, 2) ingin mengetahui dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat Pilkada serentak Tahun 2015 di KPU Kabupaten Malang. Dengan harapan penelitian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan yang berjuang untuk memenuhi tuntutan aparatur Negara. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif yang menggunakan langkah-langkah pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Selanjutnya untuk menganalisa data menggunakan model analisa data interaktif yang dikembangkan oleh Sugiyono yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh suatu kesimpulan; 1) Kinerja yang dilakukan KPU Kabupaten Malang dalam menghadapi pemilihan kepala daerah serentak Tahun 2015 telah berjalan dengan optimal; 2) Faktor penghambat KPU dalam menghadapi pilkada serentak Tahun 2015; 3) Faktor pendukung KPU dalam menghadapi pilkada serentak Tahun 2015. Kata Kunci: Kinerja, Komisi Pemilihan Umum, Pilkada Serentak.
STRATEGI PEMBANGUNAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Aprilian Dwi Sulistyo; Dody Setyawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.252

Abstract

Abstract: Long-term national development plan aims to achieve improvements in public welfare, required their development strategies. Development strategy as a step or action to help and solve problems in achieving development goal. Development strategy to improve the welfare of the community through planning, participatory local community by utilizing local resources and keeping the local culture as a form of local wisdom. This type of research in this study is a qualitative research, data collection techniques are: observation, interviews, documentation. The research location is Pandanrejo Village, Batu Town, Bumiaji. The sampling technique used purposive sampling. Qualitative data analysis techniques performed interactively, namely data reduction, data presentation and verification of data. This research resulted in development strategy based on local wisdom in Pandanrejo influenced by public participation in development planning, solving problems by utilizing the potential and local resources and maintaining local culture values. Barriesr to development strategies based on local wisdom in Pandanrejo that the village fund to a comunication and human resources inadequate. Keyword: Strategy, development, local wisdom Abstrak: Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional bertujuan untuk mencapai perbaikan kesejahteraan hidup masyarakat, diperlukan adanya strategi pembangunan. Strategi pembangunan sebagai langkah atau tindakan untuk membantu dan memecahkan masalah dalam mencapai tujuan pembangunan. Strategi pembangunan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat melalui perencanaan, partisipatif masyarakat lokal dengan memanfaatkan sumber daya lokal serta tetap menjaga budaya lokal sebagai wujud kearifan lokal. Jenis Penelitian dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dokumentasi. Lokasi penelitian yaitu Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data dan verivication data. Penelitian ini menghasilkan, strategi pembangunan berbasis kearifan lokal di Desa Pandanrejo dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat melalui perencanaan pembangunan, pemecahan masalah dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal serta tetap menjaga nilai budaya lokal. Hambatan strategi pembangunan berbasis kearifan lokal di Desa Pandanrejo yaitu komunikasi dan sumber daya manusia yang belum memadai. Kata Kunci: Strategi, Pembangunan, Kearifan Lokal
UPACARA RELIGI DAN PEMASARAN PARIWISATA DI PROVINSI BENGKULU . Yuliati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.199 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.299

Abstract

Abstract: The goal of this research is to investigates the processes of commoditization of the ceremonial festival of Tabot for the benefit of tourism marketing in the Province of Bengkulu. The study is a qualitatively descriptive, the data were obtained from literatures and also collected from interviews, documentation and other library researches. The data collection technique used was purposive sampling. The technique of analyzing the data used was the one that applied the model of interactive analysis. And the validity of the data was obtained through the technique of Triangulation of Patton. Tabot Festival is a program created by the State Tourism Office in cooperation with the Family of Tabot Harmony to improve the potential tourism asset to be a tourism commodity. The festival is held in various arts and cultural events like the competition of Telong-Telong, Ikan-Ikan, music of Dol, Tabot dances, Sarafal Anam, traditional pop songs, and national arts. It is an important festival for Bengkulunese that has met the requirements of originality, scarcity, and wholesomeness as a valuable asset for being better and professionally packaged in order to improve the development of tourism in Bengkulu. The communication media used for popularizing the festival and for making it easily informed are the media of marketing communication i.e. printed and electronic media such as brochures or leaflets. Keywords: religious ceremony, tourism marketing, commoditization Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses-proses komodifikasi terhadap upacara Tabot untuk kepentingan pemasaran pariwisata Propinsi Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sumber data diperoleh dari kepustakaan. Sedangkan pengumpulan datanya dari wawancara, dokumentasi dan penelitian pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif. Validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi patton. Festival Tabot merupakan program yang dibuat Dinas Pariwisata yang bekerjasama dengan Kerukunan Keluarga Tabot untuk pengembangan potensi pariwisata sebagai komoditas pariwisata. Tabot sebagai kebutuhan masyarakat Bengkulu telah memenuhi persyaratan, keaslian (Originality), kelangkaan (Scarsity), keutuhan (Wholesomeness) sebagai asset yang sangat berharga untuk dikemas lebih baik secara professional dalam perkembangan kepariwisataan di Bengkulu. Media komunikasi yang digunakan agar masyarakat luas dengan mudah mengakses informasi mengenai Tabot adalah dengan media komunikasi pemasaran yang dilakukan melalui media cetak dan media elektronik serta membuat selebaran atau leafet. Kata kunci : Upacara religi, pemasaran pariwisata, komodifikasi

Page 1 of 3 | Total Record : 24