cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018)" : 15 Documents clear
PELAYANAN PUBLIK DALAM PROGRAM E-KTP DI TINGKAT PEMERINTAHAN DESA Cherlie Dian Ervany; M. N. Romi AS
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.235 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1449

Abstract

Abstract: Public service at the village government level is expected to apply the principles of good service. Principles of public service include the procedure kesedarhaan, clarity, certainty of time, accuracy of public service products, completeness of facilities and infrastructure, security, responsibility, accessibility, discipline, courtesy, friendliness, and comfort. In this case the service in making E-KTP. Although the services provided are good enough, there are still obstacles in realizing public services by applying specific good service principles at the village government level. This study aims to determine the public services in the E-KTP program at the level of village government. In this research use qualitative descriptive method. Data collection steps through Observation, Interview and Documentation. As for analyzing the data using The data obtained will be reduced, and presented and drawn conclusions. The results of this research are public service in making the E-KTP is already implementing some of the principles of service. Public services that implement the principles of good services given by Apparatus village to residents who need the service. In this case there are motivating factors and inhibitors. Motivating factors include the ability possessed by village officials, village supporters and activity of the community. The inhibiting factor is the level of accuracy of data is much less valid and the ignorance of the community against the pocedure making E-KTP. Key words: Public Service, E-KTP Abstrak: Pelayanan publik di tingkat pemerintahan desa diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip pelayanan yang baik. Prinsip-prinsip pelayanan publik diantaranya adalah kesedarhaan prosedur, kejelasan, kepastian waktu, akurasi produk pelayanan publik, kelengkapan sarana dan prasarana, keamanan, tanggung jawab, kemudahan akses, kedisiplinan, kesopanan, keramahan, dan kenyamanan. Dalam hal ini pelayanan dalam pembuatan E-KTP. Meskipun pelayanan yang diberikan sudah cukup baik, namun masih ada penghambat dalam mewujudkan pelayanan publik dengan menerapkan prinsip - prinsip pelayanan yang baik khusus di tingkat pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan publik dalam program E-KTP di tingkat pemerintahan desa. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Langkah-langkah pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Data yang diperoleh direduksi, dan disajikan serta ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pelayanan publik dalam pembuatan E-KTP sudah menerapkan beberapa prinsip pelayanan. Pelayanan publik yang menerapkan prinsip pelayanan yang diberikan oleh Aparatur Desa kepada warga yang membutuhkan pelayanan. Dalam hal ini terdapat faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung diantaranya adalah kemampuan yang dimiliki oleh aparatur desa, pendukung desa dan keaktifan masyarakatnya. Adapun faktor penghambat yaitu tingkat akurasi data yang banyak yang kurang valid dan ketidaktahuan masyarakat terhadap prosedur pembuatan E-KTP. Kata kunci: Pelayanan Publik, E-KTP
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN MAHASISWA LUAR JAWA Caetano Gomes Soares Fatima; Herru Prasetya Widodo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.615 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1440

Abstract

Abstract: Marketing communications developed in Roman times because at that time people had maintained the awareness that good communications were broadly reaching and prioritizing effectiveness rather than through only individuals. In addition, in Roman times, peopleknew that if people do not know the product, then there would not be an intention or attention to buy. In subsequent developments, marketing communications are not only linked to media usage but include the increased product acquisition and distribution. Therefore, education at the university level is considered very important for the community. The type of research is a qualitative research. Meanwhile the data collection techniques included observation, interviews, documentation, data the analysis technique was by data reduction, data presentation and withdrawal conclusion. The Results of Marketing Communication Strategy used by student admissions section to all students from outside Java were with some marketing communication strategies such as mass media advertisement - poster ads/ banners/education, the website upmb.unitri2017@gmail.com presentation of UPMB program directly to students. The supporting factors in marketing communication strategy of UPMB Unitri in recruiting many students outside Java to study at Unitri Malang. Keywords: Strategy, Improving, Marketing Communication Abstrak: Komunikasi pemasaran berkembang pada masa Romawi karena pada waktu itu masyarakat sudah membertahankan memiliki kesadaran bahwa berkomunikasi yang baik itu adalah jangkauannya luas danmengutamakan efektivitas daripada hanya lewat orang perorangan atau individu. Selain itu, pada masa Romawisudah mengetahui bahwa bila orang tidak tahu akan produk , maka tidak akan ada maksud atau perhatian untuk membeli. Pada perkembangan berikutnya, komunikasi pemasaran bukansaja dihubungkan dalam penggunaan media, melainkan mencakup peningkatan perolehan dan distribusi produk. Oleh sebab itu dengan pendidikan pada tingkat perguruan tinggi dipandang sangat penting bagi masyarakat.Jenis penelitian yang dipilih penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dokumentasi, Teknik analisis data dengan cara Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian Strategi Komunikasi Pemasaran: Yang digunakan oleh bagian penerimaan mahasiswa baru pada semua mahasiswa  dari luar Jawa dengan beberapa strategi komunikasi pemasaran antara lain: iklan media massa-Iklan poster/ spanduk/ pendidikan, website Upmb.unitri2017@gmail.com presentasi program UPMB langsung kepada siswa-siswa. Faktor pendukung strategi komunikasi pemasaran UPMB Unitri dalam merekrut banyak mahasiswa luar Jawa kuliah di Unitri Malang.  Kata Kunci: Strategi,  Meningkatkan, Komunikasi Pemasaran
PERAN DINAS SOSIAL DALAM PELAKSANAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI PROGRAM ELEKTRONIK WARUNG KELOMPOK USAHA BERSAMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KOTA MALANG Antonius Richardo Ratu Da Costa; Ignatius Adiwidjaja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.082 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1445

Abstract

Abstract: Electronic Program stalls Joint Business Group Family Hope Program (E-Warung KUBE-PKH) is one of the programs to overcome poverty. In view of this program from the Ministry of Social Affairs, the delegation of authority in implementing the empowerment of E-Warung KUBE-PKH program located in Malang City was handed over to the Social Service of Malang City. The research method used is qualitative research with data collection steps through interview, observation and documentation. The results of the study found that the role of Social Service in the implementation of the empowerment of the poor through the E-Warung KUBE-PKH program in Malang is good enough that the Social Service has provided socialization and facilitate the activities of electronic program stalls, providing mentoring and training to the public electronic managers stalls , the community is able to be independent in the management of assistance and use of ATM card and Electronic Data Capture (EDC), problem solving is done based on agreement and understanding of the need of electronic member of stall. But there are still obstacles that is, the delay of assistance and the difference in behavior patterns of electronic managers stalls that have an impact on the inactivity of some electronic stalls in the city of Malang. Keywords: Role of Social Service, Empowerment, Electronic Program stalls Abstrak: Program Elektronik Warung Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (E-Warung KUBE-PKH) merupakan salah satu program untuk mengatasi kemiskinan. Mengingat program ini dari Kementrian Sosial maka pelimpahan wewenang dalam pelaksanaan pemberdayaan program E-Warung KUBE-PKH yang berada di Kota Malang diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan langkah-langkah pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa Peran Dinas Sosial dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat miskin melalui program E-warung KUBE-PKH di Kota Malang sudah cukup baik yang mana Dinas Sosial telah memberikan sosialisasi dan memfasilitasi kegiatan program elektronik warung, memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat pengelola elektronik warung, masyarakat mampu mandiri dalam pengeloaan bantuan dan penggunaan penggunaan kartu ATM dan Electronic Data Capture (EDC), pemecahan masalah dilakukan berdasarkan berdasarkan kesepakatan dan pemahaman kebutuhan anggota elektronik warung. Tetapi masih ada hambatan yaitu, keterlambatan bantuan dan bedanya pola tingkah laku pengelola elektronik warung yang berdampak pada tidak aktifnya beberapa elektronik warung yang ada di Kota Malang. Kata Kunci : Peran Dinas Sosial, Pemberdayaan, Program Elektronik warung
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGAWASAN DANA DESA Patrisius Kilo Bere Fahik; Agung Suprojo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.259 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1450

Abstract

Abstract: Community participation is an endorsement of a planned development plan and the objectives are determined by the planner, and in development is a close cooperation between government and society in planning, implementing, implement, preserve and the results of development achieved In this study is a qualitative research, with data collection steps conducted through observation, interviews, and documentation with the in-depth field informants obtained by purporsive sampling technique. From research conducted get a conclusion: 1. Factors supporting direct community involvement in DD programs starting from the planning, implementation, utilization and evaluation phase. And supported by the information of village keunagan report to the public in the form of budget documents, information access, information published in 2016 so that the community directly involved in the development process and know the DD priorities in the Village Government Landungsari. 2. Inhibiting factors are human resources with the existence of the community who want all the programs must be realized or the program that followed more than the budget issued. Keywords: Participation, Community, Village Fund Abstrak: Partisipasi masyarakat merupakan dukungan terhadap rencana pembangunan yang dirancang dan tujuannya ditentukan oleh perencana, dan dalam pembangunan merupakan kerja sama yang erat antara pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, melestarikan dan hasil pembangunan yang dicapai Dalam penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif, dengan langkah-langkah pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendalam dengan informan lapangan yang diperoleh dengan teknik purporsive sampling..Dari penelitian yang dilaksanakan telah memperoleh suatu kesimpulan: 1. Faktor pendukung keterlibatan langsung masyarakat dalam program DD mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaa, pemanfaatan, dan evaluasi. Dan didukun oleh informasi laporan keunagan Desa kepada masyarakat dalam bentuk dokumen anggaran, akses informasi, informasi yang dipublikasikan tahun 2016 sehingga masyarakat terlibat langsung dalam proses pembangunan dan mengetahui prioritas DD yang ada di Pemerintahan Desa Landungsari. 2. Faktor penghambat penghambat adalah sumber daya manusia dengan adanya  masyarakat yang maunya semua program harus terealisasi atau program yang diusul lebih banyak dari anggaran yang dikeluarkan. Kata Kunci: Partisipasi, Masyarakat, Dana Desa
STRATEGI KOMUNIKASI KOMUNITAS LEMBATA UNDERWATER DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA BAHARI DI KABUPATEN LEMBATA Dewi Dora; Sulih Indra Dewi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.074 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1441

Abstract

ABSTRACT: Lembata Regency is one of the islands in NTT which has potential in marine tourism to be developed. One part that responsible for developing marine tourism in Lembata Regency is Lembata Underwater community. The purpose of this research was to find out the communication strategy that was done by Lembata Underwater Community in promoting marine tourism. This research is a qualitative research with data collection technique in the form of direct observation and in-depth interview to Lembata Underwater community. The result of this research showed that, (1) Lembata Underwater Community applied some communication strategies in promoting Lembata tourism, they were; involving Lembata society in carrying out each program, educating the Lembata youth about the marine world, providing tour and travel services and promoting in various ways, (2) With the community's ongoing promotion, more tourists knew about the marine objects in Lembata, and also increased the number of tourists. It could be seen from the number of tourists that has increased in the last two years. Keywords: Communication Strategy, Marine Tourism, Lembata Underwater Community ABSTRAK: Kabupaten Lembata adalah salah satu pulau di NTT yang memiliki potensi wisata bahari yang potensial untuk dikembangkan. Salah satu bagian yang bertanggung jawab dalam mengembangkan wisata bahari  yang ada di Kabupaten Lembata adalah komunitas Lembata Underwater.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan Komunitas Lembata Underwater dalam mempromosikan wisata bahari yang ada di kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pengamatan langsung dan wawancara mendalam terhadap komunitas Lembata Underwater. Hasil dari penelitan ini menunjukan bahwa, (1) Komunitas Lembata Underwater menerapkan beberapa strategi komunikasi dalam mempromosikan wisata bahari Kabupaten Lembata yaitu; melibatkan masyrakat Lembata dalam melaksanakan setiap program kerja, megedukasi pemuda-pemudi Lembata tentang dunia bahari, menyediakan jasa tour and travel dan melakukan promosi dengan berbagai cara, (2) Dengan promosi yang terus dilakukan komunitas membuat makin banyak wisatawan yang tahu tentang objek wista bahari yang ada di Lembata, dan juga adanya peningkatan jumlah wisatwan, hal itu bisa dilihat dari jumlah wisatwan yang terus meningkat pada dua tahun belakangan ini. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Wisata Bahari, Komunitas Lembata Underwater
INOVASI PIKET MALAM DALAM MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN PUBLIK Theresia Marta Peyusinta; Dody Setyawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.028 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1446

Abstract

Abstract: An innovation plays an important role in improving a service performance. The goal of innovation is to encourage governments to improve services. This study aimed to describe and analyze the night shift innovation in Kelurahan Temas and to identify and analyze the factors that influence the night shift innovation in improving the performance of public services. This study used a qualitative method. The primary and secondary data collection consisted of documents, archives, direct observation, and interviews. This research revealed that the existence of night shift innovation in Kelurahan Temas can improve the performance of public service. It was proved by the service procedures that were easily understood, fairly quick service completion, and the absence of service fees. This study also found the supporting factors in form of employee’s awareness, income, ability, and the supporting facilities and infrastructure. Meanwhile the inhibiting factors were in the rainy season there were no people came, in the moment of religious celebration the night shift was off due to the apparatus and the majority of community in Temas Village followed the event. Keywords: night shift innovation, Performance of public service Abstrak: Inovasi memiliki peranan penting dalam meningkatkan kinerja pelayanan. Tujuan inovasi adalah mendorong pemerintah untuk memperbaiki pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis inovasi piket malam di Kelurahan Temas dan mengidentifikasikan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi inovasi piket malam di Kelurahan Temas dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data secara primer dan sekunder yang terdiri atas dokumen, arsip, observasi langsung, dan wawancara. Penelitian ini mengungkapkan bahwa adanya inovasi piket malam di Kelurahan Temas dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik. Hal itu dibuktikan dari prosedur pelayanannya mudah dipahami, jangka waktu penyelesaian pelayanan terbilang cepat, serta tidak adanya pungutan biaya pelayanan. Dalam penelitian ini juga ditemukan faktor pendukung berupa kesadaran pegawai, pendapatan pegawai, kemampuan pegawai, serta sarana dan prasarana yang mendukung. Faktor penghambatnya musim hujan tidak ada masyarakat yang datang, saat momen keagamaan piket malam ditiadakan dikarenakan aparatur dan mayoritas masyarakat Kelurahan Temas mengikuti acara tersebut. Kata kunci: Inovasi Piket Malam, Kinerja Pelayanan Publik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM REHABILITASI SOSIAL RUMAH TIDAK LAYAK HUNI TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA SUMBERGONDO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Ahmad Nawi; Asih Widi Lestari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.928 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1437

Abstract

Abstrack: Development in the desire by the community basically is the fulfillment of all the necessities of life. This is the condition felt by Indonesia. One of them does not fulfill the habitable living quarters. This research used descriptive method. The research aimed to find the results of research on the implementation of house program policies unfit for the improvement of people's welfare in Sumbergondo Village with various indicators in it, as well as the main elements that must be found in accordance with the points of the problem. The results showed; (1) Implementation of Policy of RS-RTLH on Improvement of Welfare Society produces policy system, good communication, Human Resources are qualified to accommodate all aspect, Dispotion society to such programs are responding positively and others are responding negatively, and a good Bureaucratic Structure ensures that all Sumbergondo Village programs are implemented; (2) Supporting factors of RS-RTLH for Community Welfare Improvement; (3) Inhibiting factors of the RS-RTLH for Increasing Community Welfare, were found. Lack of funding and lack of timeliness in implementation. Keywords: Implementation, Social Rehabilitation, Welfare. Abstrak: Pembangunan yang diinginkan oleh masyarakat pada dasarnya adalah terpenuhinya semua kebutuhan hidup. Inilah kondisi yang dirasakan oleh Indonesia. Salah satunya tidak terpenuhinya tempat tinggal yang layak Huni. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian bertujuan menemukan hasil implementasi kebijakan program rumah tidak layak huni terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Sumbergondo dengan berbagai indikator di dalamnya, serta unsur-unsur pokok yang harus ditemukan sesuai dengan butir-butir masalah. Hasil penelitan menunjukkan; (1) Implementasi Kebijakan Program RS-RTLH Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat menghasilkan sistem kebijakan, komunikasi yang baik, Sumber Daya Manusia yang mampu mengakomudir segala aspek, Disposisi masyarakat terhadap program tersebut ada yang menanggapi positif dan ada juga yang menanggapi secara negatif, dan Struktur Birokrasi yang baik menjamin terselenggaranya seluruh program Desa Sumbergondo; (2) Faktor pendukung Program RS-RTLH Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat; (3) faktor penghambat Program RS-RTLH Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat adalah kurangnya dana yang diberikan dan ketidak tepatan waktu dalam pelaksanaan. Kata Kunci: Implementasi, Rehabilitasi Sosial, Kesejahteraan.
POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENGURANGI KONFLIK ANTAR ETNIK PADA MAHASISWA Florensius Fajar Yogia; Akhirul Aminulloh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.335 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1442

Abstract

Abstract: Interculture communication happens among people with different culture. Communication process could possibly cause positive and negative effect. One of them is causing inter-ethnic conflict to students. The research purpose is finding out pattern and factors of interculture communication in reducing conflicts among students. The research is qualitative research. Data collection done by researcher is interview, observation, and documentation. Data analysis method is descriptive method, where it describes data collected. Research found that interculture communication pattern used by students in reducing inter-ethnic conflict is direct communication or linear communication which done face to face, and indirect communication or secondary communication, is a message delivering method using media such as phone and internet. While factors influenced interculture communication pattern in reducing inter-ethnic conflict are language, culture, and mindset. Avoiding interculture conflict is giving real information without any addition, good communication by adjusting themselves, respect each other and communicating well using National language. Keywords: Interculture communication, Conflict, and Ethnic Abstrak: Komunikasi antar budaya terjadi di antara orang-orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda. Proses komunikasi bisa menyebabkan akibat positif maupun negatif salah satunya bisa menyebabkan terjadinya konflik Antar Etnik Pada Mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola dan faktor-faktor komunikasi antar budaya dalam mengurangi konflik antar etnik pada mahasiswa. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu metode deskriptif, dimana mendeskripsikan hasil data yang diperoleh. Hasil penelitian membuktikan bahwa pola komunikasi antar budaya yang digunakan mahasiswa dalam mengurangi konflik antar etnik yaitu komunikasi secara langsung atau pola komunikasi linear yang merupakan komunikasi secara tatap muka dan komunikasi tidak langsung atau pola komunikasi sekunder merupakan proses penyampaian pesan menggunakan alat sebagai media kedua dengan cara berkomunikasi melalui telepon dan media internet. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pola komunikasi antar budaya dalam mengurangi konflik antar etnik pada mahasiswa yaitu faktor bahasa, faktor budaya dan faktor pola pikir. Adapun cara menghindari konflik antar budaya seperti memberikan informasi yang sebenarnya terjadi tanpa menambah masalah yang ada, berkomunikasi dengan baik saling menyesuaikan diri, menghormati, menghargai, serta berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa Nasional. Kata kunci: KomunikasiAntarbudaya, Konflik dan Etnik
PENGARUH AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DESA Yohanes Antonius Lasa; Asih Widi Lestari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.948 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1447

Abstract

Abstract: To avoid abuse in implementing the Village Fund Allocation Policy (ADD), it is necessary to have accountability and transparency in the village administration's management of Village Fund Allocation, and to involve the village community as a whole so that it can guarantee ADD management well in implementing government activities and empowerment society. This type of research uses a quantitative descriptive approach, the main data source is primary data with a data collection tool that is a questionnaire or questionnaire that refers to the Likert Scale, the sample technique used is purposive sample, data analysis using multiple regression analysis. The results of the study were that the management of Village Fund Allocation had an effect on community participation of 0.549, and the transparency of the management of Village Fund Allocation had an effect on community participation of 0.443, while the influence of accountability and transparency in the management of Village Fund Allocation in community participation in Tulungrejo Village was 89.8%. The conclusion of the study shows that accountability and transparency have a positive and significant effect on community participation in the management of Village Alocation Funds (ADD) in Tulungrejo Village. Keywords: Accountability, Transparency, Community Participation ABSTRAK: Untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan dalam mengimplementasikan kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD), maka diperlukan adanya akuntabilitas dan sikap transparansi pemerintahan desa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa, serta melibatkan masyarakat desa secara keseluruhan agar dapat menjamin pengelolaan ADD dengan baik dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. Jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sumber data utama adalah data primer dengan alat pengambilan data yaitu kuesioner atau angket yang mengacu pada Skala Likert, teknik sampel yang digunakan adalah sampel purposive, analisis data menggunakan analisis regresi ganda. Hasil penelitian yaitu akuntabilitas pengelolaan Alokasi Dana Desa berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat sebesar 0,549, dan transparansi pengelolaan Alokasi Dana Desa berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat sebesar 0,443, sementara pengaruh antara akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Alokasi Dana Desa terhadap partisipasi masyarakat di Desa Tulungrejo sebesar 89,8%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas dan transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Tulungrejo. Kata Kunci: Akuntabilitas, Transparansi, Partisipasi Masyarakat
PERANAN KEPEMIMPINAN LURAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI Antonio Madeira Martins; Dody Setyawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.602 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i1.1438

Abstract

Abstract: Indiscipline Civil Servants from various regional work units in the Government of Malang in East Java 13 people were fired for violating discipline, it is published by the Antara News Monday, February 4, 2013 Head of the Regional Employment Agency (REA) Malang. The type of research is a qualitative research. Meanwhile the data collection techniques included observation, interviews, documentation, data the analysis technique was by data reduction, data presentation and withdrawal conclusion. Results Role of Leadership: In front of an example that is an example of good examples to be imitated by the clerk, in the Middle Building Motivation and willingness namely Build mental employees to further strengthen loyalitasi to the agency, and at the back gives the power which is briefed regularly to employees to establish a sense of family and togetherness. Factors that support: Integrity of self and understanding of the Servants of the legislation is very high. Factors that hamper: internal and external factors. Impact: Provide a positive impact on employee discipline and productivity work effectively and efficiently as expected. Keywords: Work Discipline Employees Abstrak: Ketidakdisiplinan Pegawai Negeri Sipil dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang Jawa Timur 13 orang dipecat karena melanggar disiplin pegawai, hal tersebut dipublikasikan oleh Antara News Senin 4 Februari 2013 Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang dipilih penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dokumentasi, Teknik analisis data dengan cara Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil Penelitian Peranan Kepemimpinan: Di depan memberi teladan yaitu menjadi contoh teladan yang baik untuk diteladani oleh para Pegawai, Di Tengah Membangun Motivasi Dan Kemauan yaitu Membangun mental pegawai untuk lebih menguatkan loyalitasi pada instansi, dan Di belakang memberi daya kekuatan yaitu memberikan pengarahan secara rutin kepada pegawai untuk menjalin rasa kekeluargaan serta kebersamaan. Faktor yang mendukung: Integritas diri dan kepahaman para Peagawi terhadap peraturan perundang-undangan sangat tinggi. Faktor yang menghambat: faktor internal dan eksternal. Dampak: Memberikan dampak positif terhadap disiplin kerja pegawai dan menghasilkan produktivitas kerja efektif dan efesien sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci: Disiplin Kerja Pegawai

Page 1 of 2 | Total Record : 15