cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 25 Documents clear
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBINAAN ANAK TERLANTAR (Studi pada Dinas Sosial Kota Malang) Nina Agustina; Dody Setyawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.396 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1535

Abstract

Abstract: Children's rights are part of human rights in the 1945 Constitution. In Article 34 paragraph 1, it is stated that the poor and neglected children are cared for by the state. The phenomenon of homeless children is closely related to the protection of children's rights and not only national but also international. The purpose of this study was to find out the implementation of homeless children’s development programs in Malang along with its supporting and inhibiting factors. This study used a qualitative research method, with a snowball sampling and predetermined informants. The data collection technique was interviews, observation and documentation. And then the data analysis technique used data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. And for the data validity it used technical triangulation. Results of the study that the implementation of homeless children development programs conducted by the Malang Social Service Agency was less effective, from a communication perspective, resources, disposition or attitude and bureaucratic structure. The supporting factors included a strong commitment from the implementers of homeless children development programs, a financial assistance from the Ministry of Social Affairs and a good cooperation between the provincial government and non-governmental organizations in organizing social welfare in Malang. While the inhibiting factors were the lack of  shelter or shelter specifically for homeless children, lack of willingness from the orphanage to accommodate or provide shelter to the homeless children because of the negative impact that might occure and they did not have psychologists.  Keywords: Homeless Children Development Program  Abstrak: Hak asasi anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam Undang-Undang Dasar Negara 1945. Dalam pasal 34 ayat 1 disebutkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Fenomena tentang anak terlantar sangat erat kaitannya dengan perlindungan hak-hak anak dan tidak hanya bersifat nasional tetapi bersifat internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program pembinaan anak terlantardi Kota Malang beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan sampel snowball sampling dengan informan yang telah ditentukan, teknik pengumpulan datayaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan conclusion drawing/verification (penarikan kesimpulan/verifikasi) serta keabsahan data dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian bahwa Implementasi program pembinaan anak terlantar yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Malang dapat dikatakan belum efektif, dari perspektif komunikasi, sumber daya, disposisi atau sikap dan struktur birokrasi. Faktor pendukung yang meliputi adanya kesungguhan komitmen yang kuat dari para pelaksana program pembinaan anak terlantar serta adanya bantuan dana dari kementrian sosial dan kerja sama yang baik antara, pemerintah provinsi dan lembaga swadaya masyarakat penyelenggara kesejahteraan sosial di Kota Malang. Sedangkan faktor penghambatnya belum memiliki shelter atau tempat penampungan khusus anak terlantar tersebut, kurangnya kesediaan dari panti asuhan untuk menampung atau membeikan tempat tinggal kepada anak terlantar karena dikhawatirkan dapat memberikan dampak negatif serta tidak dimilikinya tenaga ahli psikologi. Kata Kunci: Program Pembinaan Anak Terlantar
NILAI BUDAYA MADURA PADA PROGRAM TELEVISI J-TOWN NET TV Muhammad Tohirin; Fathul Qorib
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.885 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1524

Abstract

Abstract: Culture is one of inheritances that must be preserved, cultural traits that are binding on a community group must be lowered early on to children. J-Town is one of the cultural-charged Madurese animations that can be a means to introduce culture. This study aims to understand how Madura cultural values and the meanings contained in Madurese cultural values are presented in the J-Town television program. This study uses a qualitative approach with Roland Barthes's semiotic analysis method, the researcher divides the shot which is then determined to mean signs through denotative, connotative, and mythical levels. The results obtained from Madurese cultural values in this animation include the use of Madurese language accents, migration of Madurese, Madurese in the field of work, Islam in Madura, Madurese in dealing with conflict, processing of Madurese inheritance, excessive use of gold jewelry, and color on traditional Madurese clothing.Keywords: Animation - J-Town – Madura Culture - SemioticAbstrak: Budaya adalah salah satu warisan yang harus dilestarikan, sifat budaya yang mengikat dalam suatu kelompok masyarakat harus diturunkan sejak dini kepada anak. J-Town merupakan salah satu animasi bermuatan budaya Madura dapat menjadi sarana untuk mengenalkan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya Madura dan makna yang terkandung dari nilai budaya Madura dipresentasikan dalam program televisi J-Town. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, Peneliti membagi shot yang kemudian ditentukan pemaknaan tanda melalui tataran denotatif, konotatif, dan mitos.  Hasil yang didapat dari nilai budaya Madura dalam animasi ini  diantaranya penggunaan aksen bahasa Madura, migrasi orang Madura, orang Madura dalam bidang pekerjaan, islam di Madura, orang Madura dalam menghadapi konflik, pengolahan harta waris masyarakat Madura, penggunaan perhiasan emas secara berlebihan, serta warna pada pakaian adat Madura.Kata Kunci: Animasi – J-Town - Budaya Madura – Semiotika
BUDAYA INDONESIA DALAM VIDEO KLIP COLDPLAY “AMAZING DAY” (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Antonio C. A. Amaral
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.935 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1599

Abstract

Abstract:In communication science the role of art is the content of messages in form of visual, audio, audiovisual. The purpose of this study was to find out Indonesian culture in the Coldplay "Amazing Day" video clip. The method used in this study is a qualitative method and uses Roland Barthes semiotics analysis method. Scene I of Saman Dance from Aceh the cultural value that can be taken is the association without borders / separator dividing in the community. Scene II Mask Dance from this Mask can also be interpreted as a veil. Scene III Bali Culture Balinese culture cannot be separated from religion / religion. The conclusions drawn from the five scenes in the video clip "Amazing Day" are the meaning of the denotation of the three Indonesian cultures contained in the video clip giving an overviewus not to forget the culture. The meaning of connotation the message that the way to give thanks is not only through prayer. Myths the way to dress in every culture shows the characteristics of certain regions. Keywords: Culture, Video Clips, Roland Barthes Semiotisc. Abstrak: Dalam ilmu komunikasi peranan seni sebagai isi pesan dalam bentuk visual, audio, audiovisual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui budaya Indonesia dalam video klip Coldplay “Amazing Day”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes. Adegan I Tari Saman dari Aceh nilai budaya yang dapat diambil yaitu pergaulan tanpa batas/sekat pemisah dilapisan masyarakat. Adegan II Tari Topeng dari Topeng ini juga dapat dimaknai sebagai tabir. Adegan III Budaya Bali Budaya bali tidak terlepas dari religi/keagamaan.Kesimpulan yang diambil dari lima scene dalam video klip” Amazing Day” adalah Makna denotasi memberikan gambaran kepada kita agar tidak lupa budaya. Makna Konotasi Pesan bahwa cara mengucap syukur kepada Tuhan tidak saja melalui doa. Mitos Cara berbusana dalam setiap adegang budaya menunjukan ciri khas daerah tertentu. Kata Kunci: Budaya, Video Klip, Semiotika Roland Barthes.
PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DI BADAN KEUANGAN DAERAH KOTA BATU (STUDI PELAYANAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KOTA BATU) Priscillia Grace Rynata Bungalawele; Nanang Bagus
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.041 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1548

Abstract

Abstract: The public service could be interpreted as an activity that is carried out to fulfill the public interest. The great public service can be seen and assessed from the implementation which is suitable for the service operational standard. In the implementation of public service, on a government agency needs to do better service improvement.The research in the region financial institution at Batu city try to explain and describe a phenomena  by using descriptive qualitative. The aim of this research is recognizing the implementation of the earth tax service and buildings at BKD, Batu city. Getting much innovation, specifically in the implementation of the earth tax service and building .  Keywords: Government, public service, The earth tax service and buildings.  Abstrak: Pelayanan publik dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan yang dilakukan demi memenuhi kepentingan publik. Pelayanan publik yang baik dapat dilihat dan dinilai dari  pelaksanaan yang sesuai dengan standar operasional pelayanan. Dalam pelaksanaan pelayanan publik pada suatu instansi pemerintahan perlu mengalami peningkatan pelayanan yang lebih baik. Penelitian yang dilakukan di Badan Keuangan Daerah Kota Batu, berusaha menjelaskan dan menggambarkan sebuah fenomena secara deskriptif kualitatif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan pajak bumi dan bangunan di Badan Keuangan Daerah Kota Batu; mencari tau inovasi pelayanan pajak bumi dan bangunan; Kata Kunci :  Pemerintahan, Pelayanan Publik, Pajak Bumi dan Bangunan
PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEWUJUDKAN PERSAMAAN HAK PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Maria Alosima Lola Bai; Agung Suprojo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.839 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1531

Abstract

Abstract: Education is one of the fundamental development transformation processes that play an important role in the development of development. In this era of incessant development, the gap in education is still felt by children with special needs. Along with the human rights movement came the view that all extraordinary children must be educated as normal children. This is because children with special needs are not considered, the development of human resources is not optimal. So that employment problems for children with special needs are lacking and many people consider children with special needs with one eye. This research method uses qualitative research. Data obtained is from primary data and secondary data. The sample determination technique uses purposive sampling. Data collection uses interview, observation and documentation techniques. Data analysis, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The validity of the data using technical triangulation. The development of human resources for children with special needs at Bhakti Luhur shows the existence of behavioral changes by improving the condition of children with special needs in accordance with physical, intellectual, and mental deficiencies in children with special needs. Increased independence in children with special needs, equipped with skills and able to be assigned tasks that are appropriate even heavier tasks and those that have change by being given by teachers who directly or indirectly influence the execution of the task. The implementation and fulfillment of the rights of children with special needs to obtain education have been carried out in accordance with Law number 8 of 2016, concerning Persons with Disabilities namely respect for dignity, individual autonomy, without discrimination, full participation, human diversity and humanity, equality of opportunity, equality, accessibility; inclusive; and special treatment and more protection. Keywords: Human Resources, Human Rights                         Abstrak: Pendidikan merupakan salah satu proses transformasi pembangunan mendasar yang berperan penting dalam penggerakan pembangunan. Pada era pembangunan yang sedang gencar-gencarnya ini, kesenjangan pendidikan masih dirasakan oleh anak berkebutuhan khusus. Seiring dengan gerakan hak asasi manusia timbullah pandangan bahwa semua anak luar biasa harus dmendapatkan pendidikan sama dengan anak normal. Hal ini karena anak berkebutuhan khusus tidak diperhatikan, pembangunan sumber daya manusianya kurang maksimal. Sehingga masalah lapangan kerja untuk anak berkebutuhan khusus kurang dan banyak masyarakat menganggap anak berkebutuhan khusus dengan sebelah mata. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Data yang di peroleh yaitu dari data primer dan data skunder. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Pembangunan sumber daya manusia bagi anak berkebutuhan khusus di Bhakti Luhur menunjukan adanya perubahan perilaku dengan memperbaiki kondisi anak berkebutuhan khusus yang sesuai dengan kekurangan fisik, intelegensi, maupun mental pada anak berkebutuhan khusus. Mengalami peningkatan kemandirian pada anak berkebutuhan khusus, dibekali dengan keterampilan dan mampu diserahi tugas yang sesuai bahkan tugas yang lebih berat dan yang mempunyai perubahan dengan diserahi guru yang langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas. Pelaksanaan dan pemenuhan hak penyandang anak berkebutuhan khusus memperoleh pendidikan sudah terlaksana sesuai Undang-Undang nomor 8 tahun 2016, tentang Penyandang Disabilitas yaitu penghormatan terhadap martabat, otonomi individu, tanpa diskriminasi, partisipasi penuh, keragaman manusia dan kemanusiaan, kesamaan kesempatan, kesetaraan, aksesibilitas; inklusif; dan perlakuan khusus dan Pelindungan lebih. Kata kunci: Sumber Daya Manusia, Hak Asasi Manusia 
REPRESENTASI CITRA DIRI PRIA DEWASA DALAM IKLAN “MEN’S BIORE” (VERSI COOL OIL CLEAR- RIDE ALONG) Syarifah Elsa Ifnida
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.55 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1595

Abstract

Abstract: Advertising at this time not only be function as a media for promotional activities, delivering messages about products, but further acts as the creator and shaper of reality. There are story that are built by the advertiser’s company, even the stories that are built are often embedded in minds of the public, because these advertisements are aired repeatedly and for a long time. The meaning that appears in advertisements is usually in the form of an impression that adds to the complex definition of a person’s self-image. The impression of self-image like this makes a person use product that are not needed as useful, but only funtion as an enhancer for the image of himself. Men’s Biore version of Cool Oil Clear Ride Along, in this advertisement, some ideal adult male figures who are masculine, adventurous, caring and paying attention to the appearence of facial hygiene that has been adjusted from the characteristics of it’s market segmentation. So that it will rise to an impression and self-image that causes the advertisement audience to think that if they want to be ideal adult male as in advertising,it can be fufilled by using the product as well. In the advertisement, it has presented a picture of adult male self-image that has been constructed according to the maerketing needs of a product.  Keywords: Representation, Advertising, Male Self-image, Masculine Abstrak: Iklan pada masa ini tidak hanya berfungsi sebagai media aktivitas promosi, penyampai pesan  tentang produk-produk, namun lebih jauh berperan sebagai pencipta dan pembentuk realitas.. Terdapat cerita yang dibangun oleh perusahaan  pengiklan, bahkan cerita yang dibangun tersebut kerap melekat di pikiran khalayak, karena iklan tersebut di tayangkan secara berulang-ulang dan dalam jangka waktu yang lama. Makna yang muncul dalam iklan biasanya berupa kesan penggambaran yang menambah kompleks dari definisi citra diri seseorang. Kesan citra diri yang seperti ini  membuat seseorang menggunakan produk-produk yang secara kegunaan tidak  terlalu diperlukan, namun hanya berfungsi sebagai penambah kesan indah untuk citra dirinya. Salah satu iklan yang mengandung unsur citra diri dan maskulinitas yang dikemas dalam produk perawatan wajah untuk pria dewasa ialah iklan Men’s Biore versi Cool Oil Clear Ride Along. Pada iklan ini, beberapa sosok pria dewasa ideal di masa sekarang yang maskulin, memiliki jiwa petualang, peduli dan memperhatikan penampilan kebersihan wajah yang sudah disesuaikan dari karakteristik segmentasi pasarnya. Sehingga akan memunculkan suatu kesan dan citra diri yang menyebabkan penonton iklan berpikir bahwa jika hendak menjadi pria dewasa yang ideal seperti dalam iklan, bisa dipenuhi dengan memakai produk tersebut juga. Dalam iklan tersebut telah menampilkan gambaran citra diri pria dewasa yang sudah dikonstruksi sesuai kebutuhan marketing sebuah produk. Kata kunci : Representasi, Iklan, Citra diri Pria, Maskulin
PROSES PELAYANAN E-KTP DALAM USAHA TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Desi Andelia Baunsele; Willy Tri Hardianto
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.628 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1553

Abstract

Abstract: Public service is one of the main functions of the government as an effort to fulfill the needs of the community and in the context of implementing the provisions of legislation. The service can be in the form of public’s goods and services or administrative services as the responsibility and carried out by central government agencies and regional governments. The public services are very important for the continuity of government system in Indonesia. The purpose of this study was to find out the process of e-ID (electronic identity) service at the Population and Civil Registration Office of Batu. This is a qualitative research using data collection through observation, interviews, documentation. The determination of informants was done by snowball sampling. The data analysis was done through data reduction, presentation, and verification. The results of the study is in accordance with the theory of public services and can be concluded that the procedure for e-ID service has been carried out based to the mechanism of the e-ID service system that has been determined. It is also in line with the existing regulations. The inhibiting factors found were the lack of socialization, less effective systems and procedures, and minimum utilization of service facilities. Keywords: Public services, e-ID, Abstrak: Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan Perundang-Undangan. Pelayanan tersebut dapat berupa barang publik, jasa publik maupun pelayanan administratif yang pada prinsipnya merupakan tanggung jawab dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pelayanan publik yang diselenggarakan sangat menentukan bagi kelangsungan sistem pemerintahan yang ada di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelayanan e-KTP pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan menggunakan snowball sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi.  Hasil penelitian sesuai dengan teori pelayanan publik dapat disimpulkan bahwa prosedur pelayanan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu telah terlaksana sesuai dengan mekanisme sistem pelayanan e-KTP yang sudah ditentukan. Serta telah sesuai dengan peraturan yang ada. Faktor penghambatnya adalah masih kurangnya sosialisasi, kurang efektifnya sistem dan prosedur, dan kurangnya pemanfaatan fasilitas pelayanan. Kata Kunci: Pelayanan publik, e-KTP
UPAYA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BATU DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENANGANAN SAMPAH BERBASIS BANK SAMPAH Hajid Fauzan B. Muchlis K. Ola; Firman Firdausi
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.456 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1536

Abstract

Abstract: Community empowerment in handling waste with waste bank based is one of the responsibilities of the local government. The problem of handling waste cannot be resolved by the government only but it involves the community. This type of research used a qualitative descriptive. The technique of determining informants used a snowball sampling with a chain technique. The data was collected through observation, interviews, documentation. While the data analysis used data reduction, data presentation, conclusions, and testing the validity of data through triangulation techniques. The results of the study showed that the community empowerment efforts in handling waste with waste bank based were carried out by the Batu Environmental Agency in form of socialization and training through village and kelurahan officials who have waste banks. The socialization was carried out in formal and non-formal ways to the community to provide an understanding of waste bank-based management. The supporting factors in empowering community in handling waste with waste bank-based in Batu were waste scales, forming communities, conducting socialization and training. While the inhibiting factor were the technical challenge for the government and a lack of community participation.Keywords: Community Empowerment, Waste BankAbstrak: Pemberdayaan masyarakat dalam penanganan sampah berbasis bank sampah adalah salah satu tanggung jawab pemerintah daerah. Permasalahan penanganan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah harus ada keterlibatan masyarakat. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling mengambil teknik berantai. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan menguji keabsahan data melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian membuktikan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat dalam penanganan sampah berbasis bank sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu seperti sosialisasi dan pelatihan melalui perangkat desa dan kelurahan yang memiliki bank sampah. pelaksanaan sosialisasi dilakukan dalam bentuk  formal maupun non formal kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman dalam penanganan sampah berbasis bank sampah,   Faktor pendukung dalam upaya pemberdayaan masyarakat dalam penanganan sampah berbasis bank sampah di Kota Batu adalah alat timbang bank sampah, membetuk komunitas,  mengadakan sosialisasi dan pelatihan. Sedangkan faktor penghambat adalah secara teknis juga menjadi tantangan bagi pemerintah dan kurangnya partisipasi masyarakat. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Bank Sampah
PERSEPSI MAHASISWA FIKES UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG TERHADAP LABEL PERINGATAN BAHAYA MEROKOK Muktar Rohman
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.469 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1526

Abstract

Abstract: This research aims to determine and to understand the perceptions of the Faculty of Health Sciences (FIKES) students at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang on the smoking hazard labels. This is a Qualitative Descriptive Research, and the research object is FIKES students at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang. The data collection carried out in this research is through frank or disguised observation, structured interviews, and documentation. The data analysis technique applied is descriptive qualitative by doing three stages that are data reduction, data presentation, and drawing the conclusion. The finding of this research shows that the perception of FIKES students at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang on the hazard smoking labels is so diverse. Many of them have known some various diseases that arise from smoking. According to the research, the researcher assumed that some FIKES smokers from the University of Tribhuwana Tunggadewi could not reduce their smoking intensity even though the warning labels on the cigarette packages were listed. There are many ways that FIKES students who are active smokers do to overcome the presence of the dangerous image of smoking before they smoke cigarettes. This affects smokers unable to stop smoking or to reduce their intensity in smoking.  Keywords: Perception, Warning Label, and Danger warn Astrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami persepsi mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang terhadap label peringatan bahaya merokok. Penelitian ini termasuk Penelitian Deskriptif Kualitatif dengan obyek penelitian mahasiswa FIKES Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui observasi terus-terang atau tersamar, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa FIKES Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang terhadap label peringatan bahaya merokok begitu beragam. Banyak yang sudah mengetahui bermacam-macam penyakit yang timbul akibat merokok. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti mengasumsikan bahwa beberapa mahasiswa perokok FIKES Universitas Tribhuwana Tunggadewi tidak bisa mengurangi intensitas merokoknya meskipun tertera label peringatan bahaya merokok bagi kesehatan pada kemasan rokok. Banyak cara yang beranekaragam dilakukan oleh mahasiswa FIKES yang menjadi perokok aktif untuk mengatasi adanya gambar bahaya merokok tersebut sebelum ia menghisap rokok. Hal tersebut membuat para perokok tidak bisa berhenti untuk merokok ataupun mengurangi intensitas dalam merokok. Kata kunci: Persepsi, Label Peringatan, dan Bahaya Merokok
STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN SIRKULASI DI DINAS PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA MALANG Adelina Motu Moruk
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.883 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i1.1600

Abstract

Abstract: Public libraries are held with the aim of serving the general public, ranging from children to adults. Basically library services are the provision of library materials free of charge to the public precisely and accurately, according to the needs of users of library services. Therefore circulation service activities spearhead library services, because this part of the circulation is the first time a user has to deal with loan administration problems. The purpose of this study was to find out and analyze the strategies used in improving circulation services and the factors that influence circulation services in the Public Library and Archives of Malang City. The research method uses a type of qualitative research. Data obtained from primary and secondary data. Data collection uses interviews, observation and documentation. Determination of informants using purposive sampling. Then analyzed using stages: data reduction, data presentation and conclusion in Sugiyono, (2015: 338). To test the level of data confidence using triangulation techniques. The results of this study indicate the Strategy for Improving Circulation Services in the Public Library and Archives of Malang, namely: Collection security system using a gate detector system, and a surveillance system through CCTV. service is opened every day from 09.00 until 20.00 WIB. Public library services and archives of Malang city are carried out with additional collections every year. There are various kinds of activities carried out, There is also a mobile car service that serves visits to various places. The addition of OPAC (Online Public Access Catalog) as a fast media search for books. Services are supported by supporting facilities and infrastructure. Location is in a strategic place. Attitudes of officers in providing services to visitors or visitors with a smile, greetings, greetings, courtesy, courtesy and empathy in accordance with the professionalism of services that have been held firmly so that visitors or visitors feel comfortable with the services provided. But the awareness of the user is still lacking, the Borrower does not participate in maintaining the collection, so that most of the book covers are damaged and lost, and the computer sometimes errors so that it cannot be processed.  Keywords: Strategy, Circulation Services Abstrak: Perpustakaan umum diselenggarakan dengan tujuan melayani masyarakat umum, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Pada dasarnya layanan perpustakaan adalah penyediaan bahan pustaka secara cuma-cuma kepada kepada masyarakat dengan tepat dan akurat, sesuai dengan kebutuhan pemakai jasa perpustakaan. Oleh karena itu Kegiatan layanan sirkulasi menjadi ujung tombak layanan perpustakaan , karena pada bagian sirkulasi inilah kali pertama pemakai harus berhubungan dengan masalah administrasi peminjaman. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis strategi yang digunakan dalam meningkatkan pelayanan sirkulasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh dari data primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive sampling. Kemudian dianalisis menggunakan tahapan: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dalam Sugiyono, (2015:338). Untuk menguji tingkat kepercayaan data menggunakan trianggulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan Strategi Peningkatan Pelayanan Sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang yaitu: Sistem pengamanan koleksi menggunakan sistem detector gate, dan sistem pengawasan melalui CCTV. pelayanan dibuka setiap hari mulai dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 20.00 WIB. Dinas perpustakaan umum dan arsip kota malang setiap tahun dilakukan tambahan koleksi. Ada berbagai macam kegiatan yang dilakukan, Ada juga layanan mobil keliling yang melayani kunjungan ke berbagai tempat. Penambahan OPAC (Online Public Acces Catalogue) sebagai media pencarian buku secara cepat. Pelayanan didukung dengan sarana dan prasarana sudah menunjang. Lokasi berada pada tempat yang strategis. Sikap petugas dalam memberikan pelayanan kepada pengunjung atau pemustaka dengan senyum, sapa, salam, sopan, santun dan empati sesuai dengan profesionalisme layanan yang sudah dipegang teguh sehingga pengunjung atau pemustaka merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Namun kesadaran pemustaka masih kurang, Peminjam tidak ikut menjaga koleksi, sehingga kebanyakan sampul buku yang sudah rusak dan hilang, juga komputernya terkadang error sehingga tidak bisa diproses. Kata kunci: Strategi, Pelayanan Sirkulasi

Page 1 of 3 | Total Record : 25