cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2019)" : 25 Documents clear
OMBUDSMAN STRATEGY OF REPUBLIC OF INDONESIA IN EAST JAVA REPRESENTATIVE REGARDING PUBLIC SERVICE SUPERVISION Marianus Yofan Kader; Willy Tri Hardianto
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.471 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1782

Abstract

Abstrack: Establishing Ombudsman institution was aimed to aid in creating and developing favorablecondition in implementation of Corruption and Nepotism (KKN) through people’s participation. Goodgovernmental and state implementation would only achieved by improving the quality of state apparatusin its governments, also maintain good government principles. The task of ombudsman is to investigatereports under the presumption of maladministration in its public service’s supervision. Study method usedin this paper was qualitative method. Data collection technique was using observation, interview anddocumentation to support data verification. Data analysis methods used were data reduction, datapresentation and data verification. Study results showed that Ombudsman strategy of Republic ofIndonesia in East Java Representative has obedience strategy toward public service standard as one ofthe target to achieve National Medium Term Development Plan (RPJMN). Its supporting factors wouldbe commitment from public service institution in coordination with Ombudsman and various Ombudsmannetwork such as Ombudsman friends in regional area, while its impeding factors would be the limitednumber of employees. To execute the work and function of Ombudsman, sufficient employees should bemet in order to avoid lack of employees in completing the works and function of Ombudsman.Keywords: Ombudsman Strategy; Public ServiceAbstrak: Pembentukan lembaga Ombudsman bertujuan untuk membantu menciptakan danmengembangkan kondisi yang kondusif dalam melaksanakan pemberantasan Korupsi, Kolusi, danNepotisme (KKN) melalui peran serta masyarakat. Penyelenggaraan negara dan pemerintahan yang baikhanya dapat tercapai dengan peningkatan kualitas aparatur penyelenggara negara dan pemerintahan, jugapenegakan asas-asas pemerintahan umum yang baik.Tugas Ombudsman adalah memeriksa laporan atasdugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui strategi Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik.Metode penelitian yang digunakanadalah kualitatit.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan (observasi),wawancara (interview) dan dokumentasi untuk mendukung keabsahaan data.Metode analisis data yangdigunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verification. Hasil penelitian membuktikan bahwastrategi Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Jawa Timur memiliki strategi kepatuhanterhadap standar pelayanan publik sebagai salahsatu target pencapaian Rencana Pembangunan JangkaMenengah Nasional (RPJMN). Adapun faktor pendukung yaitu komitmen dari instansi penyelenggarapelayanan publik berkoordinasi dengan Ombudsman dan jaringan Ombudsman yang banyak sepertisahabat-sahabat Ombudsman di daerah, sedangkan faktor penghambat adalah jumlah pegawai yangterbatas.Untuk menjalankan tugas dan fungsi Ombudsman harus menyediaakan pegawai yang cukup agartidak terjadi persoalan seperti kurangnya pegawai dalam menyelesaikan tugas dan fungsi Ombudsman.Kata kunci: Strategi Ombudsman; Pelayanan Publik
ANALISIS KEBIJAKAN RETRIBUSI PASAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA MALANG Hongki Riandales
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.419 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1796

Abstract

Abstract: Malang Local Revenue is still dominated by the regional tax and retribution sector. One of thelevies in Malang City is market retribution, but the implementation of regional government marketretribution has not been carried out optimally. This research method used a qualitative research. Thedata types and sources used primary and secondary data. While the data collection involved interview,observation and documentation. The sampling technique used a snowball sampling and the informantsincluded the Government of the Trade Office and three market traders. The validity of the data usedtriangulation techniques and the data analysis was through the stages of reduction, presentation andconclusion. The research results: Malang Trade Office has implemented a market retribution policy inaccordance with Regional Regulation Number 3 of 2015 concerning Public Service Retribution. Thereceipt of market retribution always exceeds the target from 2013-2017, but the contribution to the localrevenue was only 0.97% on average. The supporting factors: the ability of the Regional Government tocarry out policies, and the awareness of traders in paying the retribution. The inhibiting factors: thedelivery of policy information has not gone well, because traders did not fully understand the regulation.Keywords: Policy Analysis, Market Retribution, Local Revenue.Abstrak: Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kota Malang masih di dominasi dari sektor pajak danretribusi daerah. Salah satu retribusi yang ada di Kota Malang adalah retribusi pasar, namun dalampelaksanaan retribusi pasar Pemerintah Daerah belum dilakukan secara maksimal. Metode penelitian inimenggunakan jenis penelitian kualitatif. Jenis dan sumber data menggunakan data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik samplingmenggunakan snowball sampling dan informan meliputi Pemerintah Dinas Perdagangan dan tiga orangpedagang pasar. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data melalui tahap Reduksi,Penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian: Dinas Perdagangan Kota Malang telahmelaksanakan kebijakan retribusi pasar dengan baik sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun2015 tentang Retribusi Jasa Umum. Penerimaan retribusi pasar selalu melebihi target dari Tahun 2013-2017, namun kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah rata-rata hanya 0,97%. Faktor pendukung:kemampuan Pemerintah Daerah dalam menjalankan kebijakan, serta adanya kesadaran pedagangmembayar retribusi. Faktor penghambat: penyampaian informasi kebijakan belum berjalan dengan baik,dikarenakan tidak sepenuhnya pedagang memahami peraturan tersebut.Kata Kunci: Analisis Kebijakan, Retribusi Pasar, Pendapatan Asli Daerah.
EVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KOTA BATU Eduardus Edu; Abd. Rohman
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.551 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1787

Abstract

Abstract: Poverty is a problem faced by all countries in the world, including Indonesia. Therefore everycountry competes to strive for the welfare of its people. The Family Hope Program is a program that aimsto break the chain of poverty, but in its journey there are many obstacles and problems which includedata on recipients, distribution of aid, misappropriation of assistants and so on. This study aims todetermine the evaluation of PKH and its inhibiting factors and supporters in the Social Service Office ofBatu City. This study uses a qualitative descriptive approach with the technique of determininginformants using snowball sampling, and data analysis is done by data reduction, data presentationandconclusion. The results of the study indicate that this program is able to break the chain of poverty byhelping recipients meet their daily needs. In addition, PKH is able to encourage recipients to comply withthe terms and obligations provided as the main means of the education process. However, there are stillother things that are used as material for evaluating the implementation of PKH, namely the accuracy ofthe targets of some PKH recipients whose data received from the center or BPS sometimes does notmatch the conditions in the field.Keywords: Policy Evaluation, PKH, WelfareAbstrak: Kemiskinan merupakan masalah yang dihadapi oleh semua negara di dunia, termasukIndonesia. Oleh karena itu setiap negara berlomba-lombaberupaya untuk mensejahterakan rakyatnya.Program Keluarga Harapansebagai program yang bertujuan memutuskan mata rantai kemiskinan, namundalam perjalannya banyak sekali kendala dan masalah yang antara lain mencakup data penerima,penyaluran bantuan, penyelewengan pendamping dan sebagainya.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui evaluasi PKH serta faktor penghambat dan pendukungnyadi Dinas Sosial Kota Batu.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informanmenggunakan snowball sampling, serta analisis datadilakukan denganreduksi data, penyajian datadanpenarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini mampu untuk memutus matarantai kemiskinan dengan membantu penerima memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Selain itu PKHmampu mendorong penerima mematuhi syarat dan kewajiban yang diberikan sebagai sarana utama prosesedukasi. Namun demikian, masih ada hal lain yang menjadi bahan evaluasi pelaksanaan PKH yaituketepatan sasaran sebagian penerima PKH yang mana data yang diterima dari pusat atau BPS terkadangtidak sesuai dengan keadaan dilapangan.Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, PKH, Kesejahteraan
INOVASI ANJUNGAN LAYANAN MANDIRI (ALM) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Bella Puspasari; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.505 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1778

Abstract

Abstract: Service is one form of improving welfare towards society by the government. The government is trying to minimize the existing problems with make innovation in service. One of the innovations developed in the Blimbing Village is Website-based technological innovation namely http://registra.malangkota.go.id called ALM (Self Service Platform). This study uses a qualitative method. Data collection technique use interviews, observation, and documentation. The data obtained in the form of primary data and data secondary. The technique of determining sampling uses purposive sampling. After the data is obtained, data analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Test the validity of the data researchers used a technique triangulation method. The results of the Independent Service Platform Innovation research in improving public services in the Blimbing Kelurahan will be held from the end of December 2017 and can be said to be successful because there are already 4 factors that influence success implementation of innovation. Supporting factors are the advantages of the Independent Service Platform, quality of human resources, time efficient and infrastructure. While the inhibiting factor is an unstable internet network and there are no special employees as ALM guides. Keywords: Innovation; Self Service Platform; ServiceAbstrak: Pelayanan merupakan salah satu bentuk dalam meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat oleh pemerintah. Pemerintah berupaya untuk meminimalisir permasalahan yang ada dengan membuat inovasi dalam pelayanan. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Kelurahan Blimbing adalah inovasi teknologi berbasis website yaitu http://registra.malangkota.go.id yang dinamakan dengan ALM (Anjungan Layanan Mandiri). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Teknik penentuan sampling menggunakan purposive sampling. Setelah data diperoleh, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Menguji keabsahan data peneliti menggunakan cara triangulasi teknik. Hasil penelitian Inovasi Anjungan Layanan Mandiri dalam meningkatkan pelayanan publik di Kelurahan Blimbing diselenggarakan mulai akhir bulan Desember 2017 dan sudah bisa dikatakan berhasil karena sudah terdapat 4 faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan inovasi. Faktor pendukungnya adalah keunggulan dari Anjungan Layanan Mandiri, kualitas sumber daya manusia, efisien waktu dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambatnya adalah jaringan internet yang tidak stabil dan tidak terdapat pegawai khusus sebagai pemandu ALM.Kata Kunci : innovation; Self-service Platform; services
KUALITAS PELAYANAN RAWAT INAP PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Oktaviana Bibu
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.577 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1801

Abstract

Abstract: Public service is a service that is very important for the community and a top priority for theimplementation of public services. This study aims to determine the quality of inpatient services at DinoyoHealth Center. This research method uses a type of qualitative research. Data obtained from primarydata and secondary data. Data collection uses interviews, observation and documentation. The results ofthe study show that the services provided to general patients and health BPJS patients at the DinoyoHealth Center are of quality seen from: reliability, responsiveness / responsiveness, assurance /assurance, empathy / empathy. Supporting factors for quality inpatient services are the attitude ofemployees who are polite and courteous, simplicity of flow and affordable costs. However, there are stillinhibiting factors that need to be improved, namely the lack of supporting facilities and infrastructure,such as: the seats at the drug withdrawal counters are lacking, the wifi network is slow, and the lack ofstaff that is not suitable for the number of patients.Keywords: Service Quality, Inpatient Care, Center ServicesAbstrak: Pelayanan publik adalah Pelayanan yang sangat penting untuk masyarakat dan menjadiprioritas utama bagi penyelenggaraan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikualitas pelayanan Rawat Inap di Puskesmas Dinoyo. Metode penelitian ini menggunakan jenispenelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknikpenentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan kepada pasien umum dan pasien BPJSkesehatan di Puskesmas Dinoyo sudah berkualitas yang dilihat dari: kehandalan (reliability), dayatanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy). Faktor pendukung pelayanan rawatinap yang berkualitas adalah sikap pegawai yang ramah sopan dan santun, kesederhanaan alur dan biayaterjangkau. Namun, masih ada faktor penghambat yang perlu diperbaiki yaitu kurangnya sarana danprasarana penunjang, seperti: kursi pada loket pengambilan obat yang kurang, jaringan wifi yang lambat,serta kurangnya jumlah pegawai .Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Rawat Inap, Pelayanan Puskesmas

Page 3 of 3 | Total Record : 25