cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2019)" : 36 Documents clear
STRATEGI MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI MELALUI BUMDES PROGRAM PASAR DESA Aprianus Jepri
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.734 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1964

Abstract

Abstrak: BUMDes merupakan salah satu program yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan perekonomian di pedesaan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Hal ini membuat banyak desa yang membangun dan mengembangkan BUMDes dengan program yang beragam. Tujuannya adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa, namun pada pelaksanaannya masih bayak BUMDes yang belum berkembang dengan baik, penyebab utamanya adalah belum dikelolanya BUMDes secara profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi BUMDes dalam mengelola pasar desa Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik Snowball Sampling. Analisis data dilakukan melalui metode pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa trategi yang dilakukan dalam pengelolaan pasar desa Landungsari dilakukan dengan cara pengelolaan pasar desa diarahkan pada sistem pasar tradisional yang menjadi pusat perekonomian di desa. Langkah-langkah yang dilakukan adalah penyediaan fasilitas dipasar bagi masyarakat untuk berjualan. Bagi masyarakat desa Landungsari yang akan menggunakan fasilitas di pasa untuk berjualan harus menandatangani surat perjanjian yang telah di buat dan membayar sewa dengan persyaratan berupa KTP dan KK. Kendala-kendala dalam pelaksanaannya yaitu dalam hal kepengurusannya yang masih kurang lengkap sesuai dengan kebutuhan kerja. Kata Kunci: Strategi,Kesejahteraan, Kemandirian Ekonomi, Pasar Desa Abstract: BUMDes is one of the programs issued by the Government in the effort to develop and improve the economy in the countryside according to the potential owned.This makes many villages build and develop BUMDes with diverse programs.The goal is to develop and improve the economy of the village community, but the implementation of BUMDes is still not well developed, the main cause is not yet managed by BUMDes professionally.This research aims to know the strategy of BUMDes in managing the market village Landungsari Dau District Malang and supporting and inhibiting factors.The study used qualitative research with methods of data collection using the Snowball Sampling technique.Data analysis is done through data collection methods, data presentation, and withdrawal of conclusions.The results of this study indicated that the strategy conducted in the management of Landungsari Village Market is carried out by the management of the village market directed at the traditional market system that became the economic center in the village.The steps are the provision of the market facilities for the community to sell.For people of Landungsari who will use facilities in Pasa to sell must sign a letter of agreement that has been made and pay the lease with the terms of the form of KTP and KK.The obstacles in the implementation are in terms of its lack of complete treatment according to the needs of work. Keywords: Strategy, welfare, economic independence, Village market
STRATEGI PUBLIC RELATION DALAM MEMBENTUK VILLAGE BRANDING WISATA KUNGKUK KOTA BATU Nur Fajri Apriliyati; Amanah Rakhim Syahida
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.663 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1955

Abstract

Abstrak: Pariwisata dapat dikatakan sebagai industri yang semakin berkembang pesat. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Public Relation dalam Membentu Village Branding wisata Kungkuk serta mengetahui Hambatan yang di hadapi Public Relation dalam Membentuk Village Branding wisata Kungkuk Kota Batu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitain diskriptif kualitatfi. Dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasrkan hasil dari penelitin bahwa strategi yang dilakukan sebagai peran   Public Relation dalam membentuk Village Branding adalah dengan memaksimalkan kerjasama dengan pihak eksternal untuk membuat konten informasi dengan media baru, serta melibatkan penduduk lokal dalam mengelola wisata Kungkuk. Strategi yang dilakukan yaitu wisata Kungkuk juga memiliki hambatan dalam membentuk Village Branding adalah, minimnya pemahaman/pemanfaatan media baru untuk wisata Kungkuk Kota Batu dan minimnya pengelolaan (manajeman) wisata Kungkuk Kota Batu. Kata Kunci : Public Relation; Branding; Village; Wisata Kungkuk. Abstract:Tourism can be said as a rapidly growing industry. This research aims to find out the Public Relations Strategy in Forming a Village Branding of Kungkuk tourism and to know the Obstacles faced by Public Relations in Forming a Village Branding in the City of Kungkuk Batu. This research was conducted using descriptive qualitative research. In collecting data this study used interview, observation and documentation techniques. Based on the results of the study that the strategy undertaken as the role of Public Relations in forming Village Branding is to maximize cooperation with external parties to create information content with new media, as well as involving local residents in managing Kungkuk tourism. The strategy undertaken is that the tour of the Humpback also has obstacles in forming the Village Branding is, the lack of understanding / utilization of new media for the tour of the Kungkuk Stone City and the lack of management (management of the Humpback Stone City tour). Keywords : Public Relations; Branding; Village; Humpback Tours
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN Wirda ,; Dewa Ayu Putu Shandra
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.23 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1945

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian yang dilakukan di Desa Torongrejo bertujuan untuk mengetahui peran aparatur desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan dan mengetahui faktor yang mempengaruhi terhambatnya kesadaran masyarakat untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana peran pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak dan faktor penghambat kesadaran masyarakat membayar pajak dalam bentuk kata-kata serta teori yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah Desa Torongrejo dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak adalah dengan pendekatan langsung kepada masyarakat, melakukan sosialisasi dan komunikasi kepada warga. Selain itu, hambatan kesadaran masyarakat adalah kesadaran masyarakat itu sendiri dengan alasan pembayaran pajak membebani kondisi ekonomi dan membuang-buang waktu bekerja. Kata Kunci: Pemerintah Desa; Kesadaran, Pajak Abstract:Purpose the reseacrh conducted in the Torongrejo village to know the function of the government village to increase the awareness of people to pay for the Land and Building Tax and to know the obstacles factor of awareness people to pay for the Land and Building Tax. Method the study method in this research is qualitative. This method is used to describes the function of the government to increase the awarness of people to pay for the Land and Building Tax and the obstacles factor of awareness people in words and related theories. Result the result of the research shows that to increase the awareness of people the government village did through an approach, did socialization and communication with people. The obstacles of awareness people are the awareness itself, with reason that paying tax is burdening economics condition and wasting the work time. Keyword: VillageGovernment; Awareness; tax
GAYA KEPEMIMPINAN LURAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR KELURAHAN DADAPREJO Mario Harto Gadi Rara; Ignatius Adiwijadja
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.821 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.2021

Abstract

Abstrak:Kepemimpinan sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi, visi dan tujuan suatu organisasi karena merupakan salah satu motif yang dapat mendorong manusia untuk selalu menyelidiki seluk-beluk yang terkait dengan kepemimpinan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui gaya kepemimpinan Lurah Dadaprejo, (2)Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat gaya kepemimpinan Lurah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu purposive sampling. Teknik analisa data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Kepemimpinan Lurah Dadaprejo Kecamatan Junrejo Kota Batu dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin telah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional, yaitu dalam proses penyusunan program dan pelaksanaan pengawasan selalu melibatkan aparatur atau pegawai kelurahan. Dalam meningkatkan kinerja Aparatur Kelurahan Lurah, senantiasa melibatkan perangkat kelurahan,  Faktor pendukung gaya kepemimpinan Lurah dalam meningkatkan kinerja aparatur yaitu kemampuan sumber daya aparatur kelurahan yang sudah cukup baik, adanya komunikasi yang harmonis antara atasan dan bawahan, sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya yaitu seringnya mutasi pegawai, terdapat beberapa aparatur kelurahan yang tidak sesuai dengan tupoksinya. Kata Kunci: gaya kepemimpinan, kepemimpinan lurah, kinerja aparatur Abstract: Leadership is strategic and important for achieving the mission, vision and goals of an organization because it is one of the motives that can encourage people to always investigate the intricacies associated with leadership. The purposes of this study were (1) To find out the leadership style of Lurah Dadaprejo Village, (2) To find out the supporting and inhibiting factors of the leadership style. This study is a qualitative research, with data sources involved primary and secondary data. The technique of determining the informants was a purposive sampling. The data analysis techniques were data reduction, presentation and conclusions withdrawing. The validity of the data used triangulation techniques. The leadership of Lurah Dadaprejo Village in carrying out their duties as a leader has implemented a transformational leadership style, such as in the process of program preparation and implementation of supervision always involving the apparatus or village officers. In improving the performance of village officer’s performance, Lurah always involved village officials. The supporting factors of the Village Head's leadership style in increasing the performance of the apparatus were the good capabilities of the village apparatus, good communication between ordinate and subordinates and adequate facilities and infrastructure. While the inhibiting factors were the frequent mutations of employees, some village officers were not in accordance with their main tasks and functions. Keywords: leadership style, Lurah leadership, apparatus performance
PENGARUH ALOKASI DANA DESA TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT(STUDI DI DESA PANDANREJO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU) Elisabeth Ero Raja Kede
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.526 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.2010

Abstract

Abstrak: Di dalam pelaksanaanAlokasi Dana Desa di Desa Pandanrejo terdapat beberapa permasalahan yakni masih kurang maksimalnya partisipasi swadaya gotong royong masyarakat Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, kurang maksimalnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan desa yang dibiayai dari ADD, juga menunjukkan kurang baiknya pengelola ADD dalam Pemberdayaan Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh alokasi dana desa terhadap pemberdayaan masyarakat di desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu.  Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisoner (Angket) dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan teknik analisa dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian uji korelasi linear sederhana di peroleh nilai signifikan pada variabel independen terhadap dependen sebesar 0,002 ≤ 0,005 sehingga hipotesis H1 diterima yang artinya alokasi dana desa di desa Pandanrejo berpengaruh terhadap pemberdayaan  masyarakat. sedangkan hasil uji determinasi (R2) nilai R Squere sebesar 0.303 yang mengandung pengertian pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 30.3% sementara itu sisanya dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Alokasi Dana Desa;Pemberdayaan Masyarakat Abstract: In the implementation of Village Fund Allocation in Pandanrejo Village, there are several problems, namely the lack of maximum self-help community participation in Pandanrejo Village, Bumiaji district, Batu, lack of maximum community participation in village activities financed from ADD, also shows the lack of ADD management in Empowerment The community. The purpose of this study was to determine how the influence of village fund allocation on community empowerment in Pandanrejo village, Bumiaji District, Batu . The method used in this research is quantitative descriptive. The sampling technique used in this study was purposive sampling with a sample of 28 people. Data collection techniques using a questionnaire (Questionnaire) and documentation. Data validity techniques using validity, reliability, and analysis techniques in this study use a simple linear correlation test. Based on the results of a simple linear correlation test research obtained a significant value on the independent variable on the dependent of 0.002 ≤ 0.005 so that the H1 hypothesis is accepted, which means the allocation of village funds in the village of Pandanrejo affects community empowerment. while the results of the determination test (R2) Squere R value of 0.303 which contains the understanding of the influence of the independent variable on the dependent variable by 30.3% while the rest is explained by other factors not examined in this study. Keywords: Village Fund Allocation; Community Empowerment.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA Dominggus Bali; Muhammad Okto Adhitama
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.427 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1960

Abstract

Abstrak:Kepemimpinan kepala desa sebagai suatu proses dan memiliki peranan penting,memiliki motor penggerak mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Secara umum tercapainyasuatu organisasi tergantung pada peranan kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan pada semua tingkat Kepala Desa sebagai seorang pemimpin dalam satuan pemerintahan mempunyai kemampuan dalam menghadapi manusia agar senang dan puas dalam bekerja. Mempunyai jawaban dan wewenang akan didelegasikan Dalam melaksanakan urusan pembangunan dan pemberdayaan tentunya banyak hal yang harus didiskusikan agar mencapai kesejahtraan masyrakat desa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekskripti kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik observasi, pengamatan, dan dokumentasi, instrumen penelitian yakni peneliti sendiri, pedoman wawancara dan catatan lapangan. Teknik sampling meliputi purposifel sampling keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.Pembangunan sumber daya manusia di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu sudah menunjukkan arah perkembangan yang positif dan adanya kemajuan, dengan adanyapembangunan sumber daya manusia diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Faktor pendukung  Sikap masyarakat yang selalu menerima secara positif setiap program yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Sedangkan faktor penghambat Rendahnya kualitas Manusia dan kurang memadainya alat sarana dan prasarana pendidikan  yang masih kurang. Kata kunci :kepemimpinan; pembangunan; sumber daya manusia Abstract:The village headmaster leadership as a process and plays important role, that driving force to achieve effective and efficient goals. Generally, the success or failure of an organization depends on the leadership role that applied by leaders at all levels. On the level of Village Headmaster as a leader in the government, the Village Headmaster having intelligence in dealing with humans, making subordinates feel comfortable, happy and satisfied at work. Then, the village headmaster must be having the expertise to organize and mobilize and also to know precisely when and to whom responsibilities and authorities will be delegated. In carrying out development and empowerment matters, certainly there are so many things that must be discussed to achieve the community welfare. This research used qualitative research methods. Data collection through observation and documentation, while the instruments are the researchers themselves by interview guidelines and field notes. Sampling techniques include purposive sampling, then the data validity using triangulation techniques. The development of human resources in the Junrejo Village, Junrejo District, Batu City has shown a positive direction and progress, with the development of human resources is expected to improve the welfare of the community. Supporting factors Community attitudes that always receive positively every program given by the Village Government. While the inhibiting factors are the low quality of Human Resources (HR) and the lack of adequate educational facilities and infrastructure. Keywords: leadership; development; human resources
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Dicky Siswanto Renggi Tay; Sugeng Rusmiwari
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.336 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1950

Abstract

Abstrak: Keseimbangan lingkungan hidup dengan pembangunan juga harus dipertimbangkan oleh pemerintah agar masyarakat di masa yang akan datang tidak terkena dampak dari pembangunan yang diadakan. Salah satu cara dari implementasi pembangunan dengan mengadakan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui bentuk implementasi kebijakan pembangunan berkelanjutan di Desa Tlekung (2) faktor-faktor penghambat dan pendukung implementasi kebijakan pembangunan berkelanjutan. Lokasi penelitian diadakan di desa Tlekung Kota Batu. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini dibedakan kedalam dua sumber data yaitu: data primer dan data sekunder. pengumpulan data dilakuan melalui Observasi, Wawancara dan Studi pustaka. Analisis Data meliputi Pengumpulan data, Reduksi data dan Penyajian data, Uji Keabsahan Data Kepercayaan (credibility) dan Keteralihan (transkerabiliiy). Hasil penelitian menujukan bahwa  Implementasi kebijakan pembangunan berkelanjutan di Desa Tlekung telah diimplementasikan dengan maksimal sesuai dengan peraturan yang berlaku. Faktor - faktor yang mempengaruhi pembangunan berkelanjutan adalah banyak masyarakat yang pro dan kontra. Faktor Pendukung tersedia sumber daya alam yang melimpah, sumberdaya manusia yang sudah mampuni di bidang pembangunan, kepastian hukum, tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat. Faktor Penghambatgejala alam cuaca, curah tidak menentu. kurangnya wawasan dan pola pikir tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: Implementasi Kebijakan; Pembangunan Berkelanjutan Abstract: the environmental balance with construction also shall be considered by the government to the community in the future not hard hit of construction that is held. One of the ways of the implementation on sustainable development by holding development environmentally sound life. This study aims to (1) to know an implementation sustainable development policy in the village tlekung (2) factors barrier and supporter of the implementation of sustainable development policy. The study locations is held in the villages tlekung stone city. The type and of the source of data in this research distinguished into two of the source of data: primary and secondary data. Data collection extensive work was done through observation, interviews and the literature study. Analysis of data covering data collection, reduction data and presentation of data, the validity of data trust (credulity) and (transkerabiliiy). The results of the study are showing that the implementation of sustainable development policy in the village tlekung has been implemented to the utmost in accordance with applicable regulations. Factors - of factors affect sustainable development is many of the citizens the pros and cons. Supporting the available, of natural resources human resources already mampuni, development in the field, legal certainty the level of participation and public awareness.The barrier of the weather, of erratic. The lack of insight and mindset about the importance of sustainable development. Keywords: Public Implementation; Sustainable Development
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) Ferdi Harobu Ubi Laru; Agung Suprojo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.422 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.2017

Abstract

Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Pemerintah Desa Tlekung dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam pelaksanaan peran yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Tlekung. Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data triangulasi dan teknik analisis interaktif Miles and Huberman. Hasil dari penelitian diketahui bahwa terdapat lima peran yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Tlekung. Dalam menjalankan peranannya tersebut terdapat Faktor pendukung yaitu tersedianya sarana prasana, adanya kebijakan khususmengenai pengurus, adanya pembinaan dan  pengawasan. Sedangkan untuk faktor penghambatyang dihadapi adalah minimnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pengembalian piutang, dan minimnya kemampuan pengurus dalam hal pembuatan laporan keuangan. Kata kunci: Peran, Pemerintah Desa, Badan Usaha Milik Desa Abstract :The purpose of this study is to describe the role of the Tlekung Village Government in the development of Village-Owned Enterprises (BUMDes), and identify the factors that play a role in the implementation of the role carried out by the Tlekung Village Government. This study uses a qualitative approach, using triangulation data collection techniques and Miles and Huberman's interactive analysis techniques. The results showed that there were five roles that had been carried out by the Tlekung Village Government. In carrying out this role, there are supporting factors, namely the availability of infrastructure, the existence of special policies regarding management, guidance and supervision. The inhibiting factors were the lack of public awareness in returning receivables, and the lack of the board's ability to make financial reports. Keywords: The Role, Village Government, Village-Owned Enterprises
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PENGAWASAN DALAM MEWUJUDKAN REFORMASI BIROKRASI Stefanus Ranna
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.561 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1965

Abstract

Abstrak: Sejalan dengan prinsip pemerintahan yang baik dan bersih, maka ditunjuklah Inspektorat selaku badan pengawasan internal pemerintah Kota Batu, yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan di Kota Batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Inspektorat melaksanakan tugas dan fungsinya dan mengetahui faktor apa saja yang mendukung dan menghambat kinerja Inspektorat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Metode penelitian dilakukan dengan jenis penelitian kualitatif, dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi diorganisasikan ke dalam kategori, dijabarkan ke dalam unit-unit, dipilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan dibuat kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menjalankan dan mengimplementasikan kebijakan ada tiga program pengawasan Inspektorat Kota Batu yaitu: pemeriksaan, pengujian dan pengusutan. Ketiga program tersebut telah dilalui dengan benar atau sesuai dengan prosedur yang ada. Faktor pendukung adalah sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat sistem dan prosedur yang belum sesuai, sumberdaya manusia yang belum sesuai dengan kebutuhan Inspektorat Kota Batu, serta  setiap SKPD Kota Batu yang belum menyetor laporan dan berkas. Kata kunci: implementasi kebijakan; program pengawasan; reformasi birokrasi Abstract: In accordance with the principles of good and clean governance, the Inspectorate as the internal control body of the City of Batu is appointed. It has tasks to supervise the implementation of government affairs in Batu. The purpose of this research was to find out how the Inspectorate carries out its tasks and functions and to know what factors support and hinder the performance of the Inspectorate in carrying out its duties and functions. The research method was done by qualitative research, with primary data sources and secondary data. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The technique of determining informants applied a purposive sampling. Systematically the data obtained from interviews, observations and documentation were organized into categories, broken down into units, selected which were important and which would be studied, and withdraw conclusions. The data validity technique was done by triangulation. The results showed that in conducting and implementing the policy there were three supervision programs in the Batu City Inspectorate, namely: examination, testing and investigation. All three programs have been passed correctly or in accordance with the existing procedures. The supporting factors were the adequate facilities and infrastructure, while the inhibiting factors were the systems and procedures that were less appropriate, human resources that were not in accordance with the needs of the Batu City Inspectorate, as well as every Batu City SKPD that has not yet submitted reports and files. Keywords: policy implementation; supervision program; bureaucratic reform
PERAN DINAS PERHUBUNGAN DALAM IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN UMUM Maria Margareta Dhuge; Dewi Citra Larasati
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.156 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1956

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dinas Perhubungan dalam mengimplementasi Peraturan Walikota Nomor 6 Tahun 2015 tentang tarif angkutan, dan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dinas perhubungan untuk menjalankan peran dalam mengimplementasi peraturan walikota nomor 6  tahun 2015 tentang tarif angkutan.  Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik triangulasi menggabungkan observasi, dokumentasi dan wawancara. Diperoleh hasil sebagai berikut Peran Dinas Perhubungan dalam Implementasi Peraturan Walikota Nomor 6 Tahun 2015 tentang Tarif Angkutan Umum adalah sebagai pembuat kebijakan, melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, memberikan fasilitas-fasilitas penunjang pelayanan angkutan kota kepada semua lapisan masyarakat, melakukan pengawasan dan kerjasama dengan instansi lainnya, dan melakukan pembinaan terhadap sopir angkutan umum. Sedangkan faktor pendukung yaitu sumber daya manusia atau pegawai yang terdapat di Dinas Perhubungan Kota Malang telah memadai, tersedianya sarana dan prasarana, serta adanya kerjasama yang baik dengan instansi lainnya seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan POLRI. Dan faktor penghambatnyaadalah kurangnya kesadaran dari sopir angkutan umum dalam segala hal dan Sosialisasi yang dilakukan oleh Dishub tidak maksimal. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan; Pelayanan Publik Abstract: The purpose of this research is to find out the role of the Department of Transportation in Implementing Mayor Regulation No. 6 of 2015 concerning transportation tariffs, and to identify the supporting and inhibiting factors faced by the transportation department to play a role in implementing the mayor's regulation number 6 of 2015 concerning transportation tariffs. This study uses qualitative research using triangulation techniques combining observation, documentation and interviews. The following results are obtained: The Role of the Department of Transportation in Implementing Mayor Regulation Number 6 Year 2015 on Public Transport Tariffs is as a policy maker, socializing the community, providing supporting facilities for urban transportation services to all levels of society, conducting supervision and cooperation with other agencies, and provide guidance to public transportation drivers. While the supporting factors are human resources or employees found in the Malang City Transportation Department has been adequate, the availability of facilities and infrastructure, as well as good cooperation with other agencies such as the Civil Service Police Unit (Satpol PP), TNI and POLRI. And the inhibiting factor is the lack of awareness of public transport drivers in all matters and the socialization carried out by Dishub is not optimal. Keywords: Public Implementation, Public Service

Page 1 of 4 | Total Record : 36