cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 80 Documents clear
HUBUNGAN MOTIVASI MENJADI PERAWAT DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Evy Safitri; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.255 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.455

Abstract

Tercapainya tujuan pendidikan akan ditentukan oleh berbagai unsur yang menunjangnya seperti mahasiswa, tujuan, dan guru atau dosen. Dalam pendidikan keperawatan, motivasi dan prestasi belajar mahasiswa sangat penting untuk menilai tingkat keberhasilan dalam pencapaian tujuan belajar yang telah ditetapkan dalam kurikulum pendidikan keperawatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi menjadi perawat dengan prestasi belajar mahasiswa di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Analisa data yang menggunakan uji korelasi Spearman Rank.Populasi diambil dari seluruh mahasiswa angkatang masuk tahun 2010 sebanyak 70 mahasiswa. Besar sampel 70 dari seluruh responden pengambilan sampel secara total sampling data di ambil mengunakan lembar kuisioner untuk motivasi dan lembar kartu hasil studi untuk prestasi belajar mahasiswa. Hasil uji statistik Spearman rank didapatkan pvalue = 0,000 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan disimpulkan ada hubungan yang cukup kuat antara hubungan Motivasi Menjadi Perawat Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa pada Program Studi Ilmu Keperawatan Tribhuwana Tunggadewi Malang dengan nilai r = 0,522. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat disempurnakan lagi dengan memperluas populasi penelitian, sehingga keragaman karateristik responden dapat lebih terwakili, area penelitian yang lebih luas dan faktor determinan untuk lebih diteliti dengan mengkaji indikator dari masing-masing variabel yang lebih luas. Kata Kunci: Motivasi, Perawat, Prestasi Belajar
GAMBARAN KLINIS PENDERITA DEMAM TIFOID DI RUANG ANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTABARU Ristiana Wibawati; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.688 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.487

Abstract

Demam Tifoid merupakan suatu penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh Salmonella typhii yang merupakan salah satu penyakit infeksi endemik di Asia. Di Indonesia Demam Tifoid masih tetap merupakan masalah kesehatan Masyarakat yang penularannya dapat terjadi pada anak maupun dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Bagaimanakah Gambaran Klinis Penderita Demam tifoid Di Ruang Perawatan Anak RSUD Kotabaru. Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan utama membuat gambaran atau deskripsi, menggunakan model pendekatan secara Retrospektif yakni mengumpulkan data berdasarkan data pada rekam medis. Berdasarkan hasil analisa data pada penelitian ini didapatkan bahwa dari 91 orang penderita Demam Tifoid yang diambil pada tahun 2010 di RSUD Kotabaru. Distribusi frekuensi Berdasarkan hasil pemeriksaan gejala klinis tersering pada akral hangat 90,1% (82 pasien), pada pemeriksaan Widal dengan titer 1/80 tersering dijumpai pada Widal Slide S.Ty-H berjumlah 100% (91 pasien). Berdasarkan Hasil Pemeriksaan Darah Leukosit yang tersering dijumpai pada nilai 5000-10.000 sebesar 48% (43 pasien), sedangkan berdasarkan hasil Trombosit yang tersering dijumpai pada nilai > 150.000 sebesar 87% (79 pasien). Kepada pihak Rumah Sakit agar memberikan penyuluhan kepada keluarga penderita untuk dapat mengenali gejala klinis yang sering dijumpai. Diharapkan pada masyarakat agar berperan aktif untuk mencegah terjadinya demam Tifoid Kata kunci : Demam tifoid, gambaran klinis.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG PORANG (Amorphophallus muelleri Blume) TERHADAP KADAR HDL PADA TIKUS (Rattus novergicus) STRAIN WISTAR DM TIPE 2 Tatang Irawan Urli; Tanto Hariyanto; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.276 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.510

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang masih menjadi masalah utama dalam dunia kesehatan di Indonesia. DM tipe 2 berkaitan erat dengan berbagai pola dislipidemia. Dislipidemia sering menyertai DM, baik pada dislipidemia primer maupun dislipidemia sekunder. Umbi porang mengandung serat larut glukomanan cukup tinggi (15–64% basis kering). Glukomanan memiliki kelebihan untuk meningkatkan fungsi pencernaan dan sistem imun, menurunkan kadar kolesterol dan gula darah, serta membantu menurunkan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian diet tepung porang terhadap kadar HDL pada tikus strain Wistar DM tipe 2. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik yang menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan menggunakan pola post test only control group design. Sampel benar-benar dipilih secara random dengan jumlah 25 ekor tikus putih. Analisa statistik dengan uji Independent T-test. Hasil uji statistik didapatkan p-value 0,014 < α (0,05) yang artinya jika p-value lebih kecil dari α maka H1 diterima atau terdapat pengaruh pemberian tepung porang terhadap kadar HDL pada tikus (Rattus novergicus) strain Wistar DM tipe 2. Pemberian diet tepung porang dengan dosis 400 mg pada tikus perlakuan P3 terjadi penurunan kadar HDL sebesar 31,8 mg/dl dibandingkan dengan tikus DM tipe 2 (K+). Hal ini kemungkinan disebabkan asupakan makan yang berlebihan berupa penambahan dosis porang, pakan ABS dan diet tinggi fruktosa 60% sehingga menyebabkan terjadinya sindrom metabolik. Sangat disarankan untuk memperhatikan komposisi makanan dan jumlah total asupan kalori yang dibutuhkan tubuh. Kata Kunci : DM tipe 2, HDL, Porang.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DEMGAN PERAWATAN DIRI PADA LANSIA DI TLOGOMAS KOTA MALANG Herwin Herwin; Joko Wiyono; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.187 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.446

Abstract

Dukungan keluarga adalah komunikasi verbal dan non verbal, saran, bantuan yang nyata atau tingkah laku yang diberikan oleh orang-orang yang akrab dengan subyek didalam lingkungan sosialnya atau berupa kehadiaran dan hal-hal yang dapat memberikan keuntungan emosional atau berpengaruh pada tingkah laku penerimanya. Dukungan keluarga terhadap perawatan diri lansia sangat baik karena perawatan diri seseorang itu berasal dari kepribadiannya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri pada lansia. Metode analisa data penelitian ini yaitu menggunakan uji statistik korelasi Pearson dengan menggunakan SPPS 17,0 dengan derajat kemaknaan p < 0,05, sampel sebanyak 36 responden pengujian peneliti menggunakan uji statistik pearson correlation. Hasil analisis tabulasi didapatkan bahwa sebanyak(47,22 %) dukungan keluarga tergolong baik. Perawatan diri pada lansia sebagian besar (72,22 %) baik Dari hasil analisis statistik didapatkan nilai p value = 0,013 artinya H1 diterima yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri pada lansia. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan keluarga dengan perawatan diri pada lansia. Hal ini berdasarkan nilai sig < α (0,013). Kata Kunci : Dukungan keluarga, Lansia, Perawatan Diri.
HUBUNGAN UNSAFE ACTION DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Silvia Maria Purnama Istih; Joko Wiyono; Erlisa Candrawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.91 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.478

Abstract

Perilaku manusia merupakan unsur yang memegang peranan penting dalam mengakibatkan kecelakaan, sehingga cara yang efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja adalah dengan menghindari terjadinya perilaku tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Unsafe Action dengan kecelakaan kerja pada perawat di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang.Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah perawat di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Besar sampel sebanyak 99 perawat dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square dengan taraf signifikansi α = 0,05. Pengambilan dan penggalian informasi diperoleh melalui kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar (54,5%) atau sebanyak 54 responden melakukan tindakan tidak aman dan sebagian besar (54,5%) atau sebanyak 54 responden tidak pernah mengalami kecelakaan kerja. Jenis tindakan tidak aman yang sering dilakukan adalah mengoperasikan peralatan kerja tidak sesuai standar (23,2%) dan jenis kecelakaan kerja terbanyak (30,3%) adalah gangguan musculoskeletal karena posisi yang salah saat bekerja. Hal ini disebabkan karena sikap perawat yang tidak disiplin dan belum bekerja sesuai SOP yang berlaku di RSPW. Hasil uji Chi Square data Unsafe Action kecelakaan kerja dengan p-value 0,231 > 0,05. Artinya tidak ada hubungan antara Unsafe Action dengan kecelakaan kerja pada perawat di RSPW Malang. RSPW Malang diharapkan dapat menerapkan K3RS sesuai dengan KEPMENKES RI, membuat SOP tentang perilaku aman bekerja dan mengadakan pelatihan K3. Kata kunci : Kecelakaan kerja, perawat, unsafe action.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA REMAJA Sapuat Sapuat; Tri Anjaswarni; Sarimun Sarimun
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.28 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.469

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan modern akan membuat remaja sering menunda waktu untuk tidur. Kebanyakan remaja memulai tidur lebih larut malam dan bangun lebih pagi dengan tuntutan untuk pergi kesekolah akibatnya kualitas tidur remaja menjadi buruk sehingga hal ini dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar, perubahan tingkat emosional, dan perubahan tekanan darah remaja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah pada remaja di SMK PGRI 3 Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi 946 siswa dengan sampel 42 siswa. Teknik sampling menggunakan proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment dengan derajad kemaknaan a = 0,05. Hasil uji statistik berjumlah 59,5% siswa mempunyai kualitas tidur buruk dan 71, 4 % siswa mengalami perubahan tekanan darah. Hasil analisis korelasi menunjukkan p-value 0,00 < 0,05. Disimpulkan ada hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah dengan kekuatan hubungan kuat (r = 0,767). Disarankan agar pihak sekolah sedini mungkin agar memperhatikan anak didiknya yang dianggap memiliki kualitas tidur buruk dengan memberikan bimbingan konseling dan memberikan solusi kepada siswa yang mempunyai kualitas tidur yang tidak baik. Kata Kunci : Kualitas tidur, tekanan darah, remaja.
MOTIVASI DAN PENGETAHUAN KADER MENINGKATKAN KEAKTIFAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU Alhafij Azura; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.676 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.501

Abstract

Posyandu memberikan andil besar dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak. Keberlangsungan posyandu tidak terlepas dari keberadaan kader. Keaktifan kader dikarenakan berbagai hal seperti ingin mendapatkan penghargaan dan menambah pengetahuan atau hanya mengisi waktu luang. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara motivasi dan pengetahuan kader dengan keaktifan kader dalam kegiatan posyandu ibu dan balita. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling penelitian ini menggunakan “Purposive Sampling”. Sampel penelitian sebanyak 57 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil uji stastistik menunjukkan mayoritas motivasi dan pengetahuan pada kategori cukup. Mayoritas keaktifan kader posyandupada kategori aktif. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara motivasi dengan keaktifan P-value (0,029) < α (0,05) yang bersifat positif. Ada hubungan antara pengetahuan dengan keaktifan P-value 0,048 < α (0,05) yang bersifat positif. Saran bagi masyarakat diharapkan memberikan pengakuan dan penghargaan pada kader Posyandu. Bagi puskesmas diharapkan dapat memberikan fasilitas yang memadai untuk setiap posyandu serta meningkatkan pelatihan dan bimbingan. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan instrumen penelitian observasi untuk variabel keaktifan. Kata Kunci : Kader posyandu, kehadiran, penghargaan.
HUBUNGAN WAITING TIME DENGAN KEPUASAN PASIEN PRIORITAS 3 DI INSTALASI GAWAT DARURAT RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Yeni Kristiani; Ani Sutriningsih; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.198 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.460

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan suatu unit pelayanan di rumah sakit yang harus memberikan pelayanan yang cepat dan tepat agar tujuan dari pelayanan gawat darurat tercapai dan sekaligus memberikan kepuasan kepada pasien. Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan masyarakat adalah waktu tunggu (waiting time). Waiting time merupakan salah satu aspek dari dimensi mutu pelayanan. Apabila waiting time dikelola dengan baik, hasil yang didapatkan adalah peningkatan kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara waiting timedengan kepuasan pasien prioritas 3 di IGD RS Panti Waluya Sawahan Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien prioritas 3 yang didapatkan dengan metode purposive sampling sebanyak 30 orang. Data waiting time diperoleh dengan cara observasi menggunakan alat bantu stopwatch, sedangkan untuk mengetahui kepuasan pasien didapatkan dengan cara memberikan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi person produk moment.Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden (27 orang (90%)) menunjukkan wating time yang tepat, sedangkan untuk kepuasan pasien sebagian besar (18 orang (53%)) menyatakan sangat puas. Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi person produk moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara waiting time dengan kepuasan pasien prioritas 3 di IGD RS Panti Waluya Sawahan Malang (p-value 0,025
HUBUNGAN ANTARA CITRA RAGA DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA AWAL DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH 01 MALANG Kitri Nour Hamidea; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.232 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.492

Abstract

Pertumbuhan anggota tubuh tidak seimbang dapat menimbulkan penghargaan diri negatif pada remaja dan berpengaruh pada cara interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara citra raga dengan harga diri pada remaja awal di MTs. Muhammadiyah 01 Malang. Desain penelitian menggunakan study corelasional dengan tehnik cross sectional. Populasinya seluruh kelas VIII di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Sampel penelitian ini adalah 36 remaja awal yang berada di kelas VIII di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, data diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic Chi-square (x²). Hasil uji statistik penelitian sebagian besar citra raga remaja di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012 adalah positif sebanyak 24 (66,6%) orang, dan sebagian besar harga diri remaja di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012 adalah positif yaitu sebanyak 24 (66,6%) orang. Hasil analisis uji Chi-square di dapatkan nilai p value atau Asymp. Sig. (2 sided) sebesar 0,015 < 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara citra raga dengan harga diri pada remaja awal di MTs. Muhammadiyah 01 Malang 2012. Nilai korelasi chi-square (X²) sebesar 0,971 menunjukkan adanya korelasi kuat. Kata kunci : Citra raga, harga diri remaja awal.
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI 6-12 BULAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA POS KESEHATAN DESA (POSKESDES) LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Heronimus Tanggu Solo; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.451 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.529

Abstract

Pemberian makanan tambahan secara benar dan tepat dapat meningkatkan berat badan bayi secara normal, sedangkan bayi yang mengalami masalah gangguan peningkatan berat badan disebabkan oleh pemberian makanan tambahan pada bayi yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian makanan tambahan dengan peningkatan berat badan bayi di Poskesdes Landungsari. Penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu dan bayi yang mendapatkan makanan tambahan sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dengan total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan pemberian makanan tambahan sebagian besar responden dikategorikan memiliki cukup yaitu sebanyak 16 orang (53,33%), peningkatan berat badan sebagian besar bayi dikategorikan mengalami peningkatan berat badan yaitu sebanyak 18 orang (60,0%), dan hasil analisis spearman rank didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,004 ≤ 0,05, artinya ada hubungan pemberian makanan tambahan dengan peningkatan berat badan pada bayi di Poskesdes Landungsari dengan nilai korelasi 0,620. Diharapkan kepada orang tua bayi, terutama ibu untuk memberikan makanan tambahan kepada bayi tidak hanya untuk memberika rasa kenyang pada bayi tetapi juga memperhatikan kandungan gizi pada makanan, sehingga makanan yang dikonsumsi dapat memberikan nutrisi pada bayi dan pertumbuhan anak dapat berkembang sesuai dengan umurnya. Kata Kunci : Bayi, berat badan, pemberian makanan tambahan.