cover
Contact Name
ADITYA RACHMAN
Contact Email
aditya_rchmn@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
adityamprac@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
DINAMIKA Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 20858817     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Dinamika Teknik Mesin diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Mei dan November dan telah diterbitkan sejak tahun 2009. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil penelitian, survei, dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan bidang keteknikkan khususnya bidang Teknik Mesin.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2020)" : 6 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI INHIBITOR EKSTRAK DAUN TEH (CAMELIA SINENSIS) TERHADAP LAJU KOROSI BAJA API 5L Maulana Fazdri; Iman Saefuloh; Nufus Kanani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.14962

Abstract

Penggunaan baja pada saat ini telah berkembang pesat dan digunakan dalam teknologi industri sebagai salah satu material penunjang. Ada beberapa penggunaan baja yang digunakan pada industri sepeda motor, kereta api, mobil, kapal laut, serta kontruksi lainnya. Namun dalam penggunaan baja, banyak faktor yang menyebabkan daya guna baja ini menurun. Salah satu penyebabnya yaitu fenomena korosi pada baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi inhibitor ekstrak daun teh terhadap laju korosi pada baja API 5L dan menghambat laju korosi pada baja API 5L. Metode yang digunakan adalah kehilangan berat. Medium korosif yang digunakan adalah NaCl dan HCl. Lama perendaman yaitu 10 hari untuk melihat kemampuan inhibitor menghambat laju korosi. Metode pembuatan inihibitor ekstrak daun teh menggunakan ultrasonic bath. Konsentrasi inhibitor yang dibuat pada penelitian ini adalah 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9%. Sebelum baja direndam dalam larutan korosif, larutan korosif dicampur terlebih dahulu dengan larutan inhibitor sesuai dengan konsentrasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi inhibisi korosi yang paling besar terjadi pada larutan korosif NaCl dengan konsentrasi 9% pada perendaman selama 10 hari yaitu sebesar 95% dan pada larutan korosif HCl dengan konsentrasi 9% sebesar 45%. Morfologi permukaan yang diperoleh menggunakan Scanning Electron Microscope dari baja API 5L memperlihatkan permukaan baja yang dilapisi dengan ekstrak daun teh mengalami korosi lebih sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa inhibitor ekstrak daun teh baik dalam menghambat laju korosi yang terjadi pada baja API 5L.
PERANCANGAN HRSG (HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR) SEBAGAI PEMANAS REFRIGRANT R-134a PADA SIKLUS ORGANIC RANKINE CYCLE D. L. Zariatin; I. G.E. Lesmana; R. C. Hartantrie; Aditya Nugroho
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.12894

Abstract

Udara buang proses pirolisis masih menyimpan energi panas yang cukup tinggi dengan temperatur mencapai 800°C sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media untuk merubah fase Refrigerant R-134a dari fase cair menjadi gas. Refrigerant R-134a yang sudah berubah menjadi gas digunakan untuk memutar turbin sebagai penggerak generator sehingga dapat menghasilkan aliran listrik dalam siklus Organic Rankine Cycle  (ORC). Refrigrant R-134a tidak menyerap panas dari proses pirolisis secara langsung. Panas dari pirolisis diserap melalui siklus thermal oil kemudian digunakan untuk mengubah fasa R-134a pada Heat Recovery Steam Generator (HRSG). Desain HRSG pada penelitian ini adalah tipe sistem Heat Exchanger shell  and tube. Dimana thermal oil yang memiliki suhu panas mengalir dalam shell dan refrigerant R-134a yang memiliki suhu dingin mengalir dalam Tube. Pertukaran panas terjadi ketika Refrigerant R-134a masuk ke dalam tube dan thermal oil masuk ke dalam shell. Dalam perancangan HRSG ini digunakan tiga variasi tekanan yaitu 8 bars, 10 bar, dan 12 bar. Data suhu, tekanan, diameter tube, dan mass flow rate di-input pada software HTRI Xchanger suite kemudian diproses oleh software tersebut sehingga menghasilkan output berupa laju perpindahan panas. Nilai laju perpindahan panas berturut turut sebesar turut 2,084 kJ/s, 2,622 kJ/s, dan 3,02kJ/s. Sehingga dapat disimpulkan hasil yang paling optimal berada pada tekanan 12 bar dengan nilai laju perpindahan panas sebesar 3,02 kJ/s Kata kunci: shell and tube HRSG, HTRI Xchanger suite, Organic Rankine Cycle
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT FISIK BAJA AISI 1045 SEBAGAI BAHAN PISAU MESIN PENCACAH PLASTIK Khalid Khalid; Kardiman Kardiman; Viktor Naubnome
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.15007

Abstract

Pisau merupakan suatu komponen pemesinan yang digunakan untuk memotong  benda menjadi potongan dan bagian. Begitu juga dengan pisau mesin pencacah plastik yang diharapkan bisa memotong plastik menjadi ukuran yang lebih kecil, dengan hasil potongan yang lebih kecil dapat memudahkan pada proses selanjutnya dan diolah menjadi produk jadi lainnya. Proses pencacahan plastik diharuskan mesin untuk bekerja terus menerus agar didapat ukuran plastik yang lebih kecil maka dari itu dilakukan peningkatan kekerasan pada material pisau pemotongnya, untuk meningkatkan material pisau pemotong dilakukan proses perlakuan panas. Perlakuan panas ini digunakan untuk meningkatkan kekerasan pada komponen pisau pemotong pada mesin pencacah plastik agar didapat kinerja pisau pemotong yang maksimal, metode perlakuan panas yang digunakan yaitu tempering dengan variasi temperatur 300°C, 400°C, dan 500°C. Data hasil pengujian kekerasan dengan metode vickers yang ditampilkan pada tabel dan grafik terlihat peningkatan kekerasan baja yang berbeda, selanjutnya dianalisa dan didapat nilai rata – rata kekerasan raw material sebesar 211 HV, kemudian baja yang ditempering dengan temperatur 300°C memiliki nilai kekerasan 257,73 HV, selanjutnya untuk tempering dengan temperatur 400°C memiliki nilai kekerasan 269,3 HV, dan untuk hasil tempering dengan temperatur 500°C memliki nilai kekerasan 250 HV. Untuk pengujian menggunakan struktur mikro terjadi perubahan struktur dari pearlite dan ferrite menjadi bainit dan martensite yang disebabkan oleh proses perlakuan panas pada spesimen uji.
PENGECORAN BLOCK MESIN RC CAR NITRO ENGINE 27 CC METODE INVESTMEN CASTING Bambang Pamungkas; Syahbuddin Syahbuddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.12895

Abstract

Rc nitro engine adalah sebuah mesin dengan pengendaliannya menggunakan remot control dan dalam proses pembakarannya rc engine menggunakan bahan bakar methanol dengan mesin motor torak. Dalam pengaplikasiannya rc nitro engine ini biasanya dipakai pada mainan mobil remot control, rc helicopter, dan remot control board. Blok mesin rc engine biasanya bermaterial aluminium ADC12 dimana material itu khusus digunakan untuk pembuatan blok mesin. Didalam dunia industri biasanya blok mesin diproduksi menggunakan metode pengecoran logam die casting. Dimana dalam proses pengecorannya memaksa logam yang sudah dilebur sampai cair lalu dimasukan kedalam cetakan baja (Die) dengan menggunakan tekanan yang tinggi. sama halnya dengan die casting ada satu metode yang biasanya digunakan oleh home industri yaitu investment casting metode lebih sering digunakan oleh perorangan (home industri) dari hasil investment casting dapat memperoleh nilai kekerasan benda kerja, struktur mikro dan makro, penyusutan benda kerja .Kata kunci : Rc nitro engine, blok mesin,piston,sejarah rc radio control,investment casting
POTENSI LIMBAH PADI SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Budiman Sudia; Sudarsono Sudarsono; Nanang Endriatno; Samhuddin Samhuddin; Al Ichlas Imran; Aminur Aminur; Prinob Aksar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.14820

Abstract

Potentials  of Rice Waste as Alternative Energy Sources in Southeast Sulawesi Province. The purpose of this study is to analyze the energy potential of rice processing waste (rice straw and rice husk) in the province of Southeast Sulawesi. Grain production data used the results of the Central Statistics Agency of Southeast Sulawesi publication as well as the Central Statistics Agency of the Regency / municipality of Southeast Sulawesi. To determine the pattern of utilization of rice processing waste at the farm level, the research team conducted a survey in several locations that produce rice in Southeast Sulawesi Province. The data used for analysis were grain production in 2010 – 2018. Based on the grain production, rice straw and rice husk production were calculated, then the energy potential of the two rice processing wastes can be determined. The results of the analysis show that the average production of rice straw was 823, 665 tons; rice husk was 119,289 tons, estimated energy potential of rice straw = 9,600GJ / year and rice husk = 1,700 GJ /year
SIFAT-SIFAT MEKANIK MATERIAL KOMPOSIT BERBAHAN DASAR FLY ASH DAN PASIR HALUS La Ode Muhaimin; Minson Simatupang
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/djitm.v12i1.14916

Abstract

Soil stabilization using fly ash is an attractive alternative to be developed. Besides reducing industrial waste, it is also economical in terms of costs. With the presence of water, the lime contained in fly ash would be decomposed and undergone a cementation process and a pozolan reaction which would bind the sand grains. In this study, the effect of fly ash content and curing period on the amount of compressive strength and shear strength was observed using an unconfined compressive and direct shear test, respectively. The stress-strain relationships due to shear loads between sand without fly ash and sand with fly ash were compared to see an increase in shear strength due to the addition of fly ash. The results show that the unconfined compressive strength and shear strength of the composite material increase with the addition of fly ash and curing period. But the opposite happened in compressive strain. It was confirmed that the strain to achieve maximum compressive strength decreased with increasing fly ash content and curing period. The fly ash bond was getting brittle with the increasing compressive strength of the composite material made from fly ash and fine sand.

Page 1 of 1 | Total Record : 6