cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
ANALISIS CITRA DIGITAL UNTUK KLASIFIKASI KUALITAS BERAS Sumaryanti, Lilik
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.908

Abstract

Beras merupakan salah satu produk pangan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia, termasuk penduduk Indonesia. Penilaian kualitas beras, merupakan kegiatan yang dilakukan sebelum beras dipasarkan. Inspeksi mutu beras masih dilakukan secara tradisional berdasarkan pada penglihatan tenaga ahli dan berpengalaman, yaitu dengan cara mengambil sampel beras secara random kemudian ditentukan kualitasnya, cara ini memiliki kelemahan seperti : adanya faktor subjektifitas yang menyebabkan perbedaan diantara satu pengamat dengan pengamat lainnya; adanya kelelahan fisik bila pengamat bekerja terlalu lama menyebabkan hasil pengamatan tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan mutu/kualits beras berdasarkan analisis pada citra digital beras. Sistem diharapkan dapat membantu untuk mengidentifikasi mutu beras yang akurat dan mudah pengoperasiannya, sehingga meningkatkan efisiensi kinerja penilai. Penentuan mutu beras dilakukan dengan menganalisis fitur warna, tekstur dan morfologi (bentuk) dari citra digital beras yang akan dijadikan sampel data penelitian dengan menerapkan metode neural network dan LVQ sebagai metode pelatihan untuk pengenalan mutu beras. Jenis beras yang digunakan sebagai sampel penelitian yaitu, Mentik Wangi, Pandan Wangi, Cilosari, Rajalele, Inpari 6 dan Membramo. Hasil pengujian menghasilkan akurasi klasifikasi untuk kelas 1 (baik) 92 %, kelas 2 (sedang) 76 %, dan kelas 3 (buruk) 96 % dengan akurasi hasil klasifikasi rata-rata 88 % Kata kunci : Klasifikasi, Beras, Citra Digital, Neural Network, LVQ
IDENTIFIKASI PEMBUATAN BATAKO BETON MEKANIS Umar, Muhammad Zakaria; Hadiputra, Muhammad Nuh Arifiandi; Mustafa, Abdul Fattaah; Rahmawati, Fitriani
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.909

Abstract

Batako beton dibuat dengan cara manual dan mekanis. Batako beton yang dibuat dengan menggunakan mesin cetak bertenaga dinamo volt (listrik) disebut batako mekanis. Sistem mekanis yang diterapkan pada mesin cetak batako antara lain, tuas, energi potensial, dan gaya sentrifugal. Di Kota Kendari potensi pasir tersedia, sehingga bahan bangunan berbasis pasir mudah dibuat oleh masyarakat. Produk batako yang dihasilkan dengan mesin cetak batako lebih berkualitas, efisien, presisi, daya serap rendah, kuat tekan tinggi, tidak mudah retak, dan ekonomis. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi dan mengkaji pembuatan batako beton mekanis terhadap alat-alat kerja, bahan-bahan kerja, dan cara pembuatan di Kota Kendari. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data didapat dengan cara observasi dan diskusi mendalam terhadap pekerja dan pemilik pabrik batako. Teknik analisis deskriptif naratif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini disimpulkan bahwa lori, sekop, sapu lidi, ember, kaus tangan, balon karet, mesin cetak batako, pengalas batako, kantong semen, alat penggosok mesin cetakan, sapu ijuk, oli tidak terpakai, kuas, pecahan pipa paralon, pemukul sekop, dan timba digunakan sebagai alat-alat kerja untuk membuat batako mekanis. Pasir, semen, dan air digunakan sebagai bahan-bahan pembuat batako beton mekanis. Batako beton mekanis dibuat dengan tahap pengadukan adonan kering, pengadukan adonan lembab, percetakan, pengeringan pertama, penyiraman, dan pengeringan kedua. Kata kunci: Batako, Beton mekanis, Kendari, Sulawesi Tenggara
DESAIN DAN PERANCANGAN MESIN PEMIPIL KACANG TANAH Andriyono, Andriyono; Mangera, Yosefina
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.910

Abstract

Untuk meningkatkan nilai tambah produk kacang tanah, ke depan perlu dilakukan kegiatan pasca panen berupa pengolahan kacang tanah menjadi berbagai produk, misalnya kacang telor, kacang atom, enting-enting, dan produk lain. Namun langkah awal yang perlu ditangani adalah bagaimana agar proses pengupasan kacang tanah yang dilakukan para petani lebih mudah dan efisien, apabila proses pengupasan dapat dilakukan dengan mesin maka produktivitas petani kacang tanah akan meningkat. Perhitungan dan analisa pembuatan alat ini menggunakan perhitungan perencanaan elemen mesin serta analisa teoritis dan rancang bangun permesinan. Spesifikasi pembuatan rancang bangun alat pengupas kacang tanah berfungsi sebagai pemipil, penyiliran dari kotoran, sekaligus sebagai pemilah antara kacang tanah yang masih utuh dengan yang pecah sehingga dapat diperoleh hasil pemipilan yang sudah bersih dan terpisah – pisahkan. System kerja dari alat pengupas kacang tanah ini yaitu dengan prinsip tekanan dan gesekan pada roda penggiling dengan landasan pengupas. roda penggiling tersebut dilapisi karet (rubber Roll) agar kacang tanah tidak mudah pecah. Setelah proses pemipilan, dilanjutkan dengan proses penyiliran dan proses pengayakan untuk memisahkan butiran kacang tanah yang utuh dengan butiran yang pecah. Kata kunci: Perancangan, Kacang Tanah, Pengupas, Unmus
ANALISIS AKSESIBILITAS TRANSPORTASI INTERNAL & EKSTERNAL KABUPATEN MERAUKE SEBAGAI SALAH SATU WILAYAH PERBATASAN NKRI – PNG Agustan, Agustan; Cahyanti, Theresia Widi Asih
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.911

Abstract

Cita-cita menuju kesejahteraan bangsa yang dibebankan pada wilayah Kabupaten Merauke sebagai satu kesatuan wilayah koridor ekonomi Papua – Kep. Maluku adalah sangat berat tetapi harus dilaksanakan. Untuk mencapai cita-cita MP3EI 2011-2025, maka dibutuhkan informasi yang sifatnya mendasar dan terukur terkait sejauh mana kemampuan lokal merauke melayani aksesibilitas penduduknya dalam melakukan aktifitas sosial ekonominya. Penelitian ini bertujan untuk mengukur variasi aksesibilitas fisik internal Merauke dan eksternalnya, dengan melakukan observasi, survey, dan wawancara serta dilakukan analisa pemetaan dan persamaan Hansen. Nilai aksesibilitas internal urutan pertama adalah Distrik Merauke, kedua Tanah Miring, ketiga Semangga. Kelompok tertinggi ini posisinya sebagai pusat ibukota kabupaten dan sekitarnya. Menyusul urutan ke empat adalah distrik Kurik. Secara terpisah Distrik Kurik membentuk pusat kegiatan di sebelah barat utara kota Merauke. Distrik aksesibilitas terendah adalah Distrik Waan, Kaptel, Ilwayab, Tubang, dan Tabonji. Jangkauan akses eksternal 31 kabupapten meliputi: Mappi, Asmat, Bovendigoel , Jayapura, Sorong, Makassar, Jakarta, Ambon, Yogyakarta, Mimika, Kaimana, Tual, Morotai, Fak-Fak, Manggarai Barat, Cirebon, Semarang, Kota Waringin Timur, Tanah Bumbu, Bima, Flores Timur, Kupang, Alor, Maluku Tenggara Barat, Kepulauan Aru, Maluku Tengah, Badung. 31 kabupaten terkoneksi dalam 17 wilayah provinsi berikut : Papua, Papua Barat, Sulawesi selatan, Jawa timur, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, NTT, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, NTB, Bali. 17 propinsi berada pada 8 lingkup kepulauan sebagai berikut : Papua, Sulawesi, Jawa, Maluku, Kalimantan, Halmahera, Sunda Kecil, Banda. Kata Kunci : Aksesibilitas, Transportasi, Wilayah, Distrik, Merauke, Papua
ANTENA PENGUAT SINYAL HANDPHONE DENGAN FREKUENSI 1800 MENGGUNAKAN REPEATER RF Tiwery, Jakobus; Corputty, Roberto
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.912

Abstract

Antena merupakan elemen penting dalam komunikasi tanpa mengunakan kabel penghubung (Nirkabel) dengan memanfaatkan propagasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dan diterima oleh antena. Keterlambatan kedatangan sinyal dan kurangnya pancaran sinyal dari BTS pada kampung Onggari sangat berpengaruh pada komunikasi dan informasi didaerah tersebut. Pemanfaatan antena yagi dalam menjawab permasalahan keterbatasan pengiriman sinyal dari BTS merupakan alasan dalam pengembangan penelitian ini dengan memodifikasi antena sebagai penguat sinyal Global System for Mobile cominication setelah di pancarkan oleh Best Transfer Sistem. Proses perancangan, perhitungan dan perakitan antena, untuk panjang setiap elemen antena director 7.5 cm, reflector 9.6 cm dan driven yang dipisahkan masing-masing 4.1 cm yang beroperasi pada frekuensi 1800 MHz. Pengujian dilakukan dengan penggukuran level kuat sinyal pada waktu pagi, siang dan malam hari, dengan tempat penelitian kampung Onggari Distrik Malind Kabupaten Merauke. Antena penguat sinyal bekerja sangat baik dengan mampu menguatkan sinyal handphone sehingga dapat diakses sejauh 10 meter dari antena pengaut dengan hasil suara terdengar jelas pada waktu berbeda. Kata Kunci : Antena yagi, Penguat, sinyal, Repeater,Propagasi.
SISTEM PENENTUAN WAKTU SIMPAN TEPUNG SAGU DI KABUPATEN MERAUKE DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO Rachmat, Rachmat; Istanto, Teddy
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.913

Abstract

Sagu di kabupatem Merauke sebagai salah satu sumbermakanan pokok dan sekaligus tanaman endemik yang sangat berpotensi sebagai salah satu komoditi pangan domestik amaupun export. Namun proses produksi yang masih tradisional berdampak pada kualitas tepung sagu yang dihasilkan khususnya terkait kadar air yang terkandung pada tepung sagu tersebut, kadar air yang terlalu tinggi menyebabkan tepung sagu mudah ditumbuhi oleh jamur pada rentan waktu tertentu, dengan demikian konsumen tidak tau kapan batas maksimal sagu dapat disimpan. Dalam penelitian ini, kami menawarkan sebuah solusi untuk menentukan batas maksimum waktu simpan tepung sagu yang ada dikabupaten Merauke dengan menggunakan rangkaian mikro kontroler Arduino. Alat ini akan bekerja dengan melakukan deteksi kadar air pada tepung sagu. Tepung sagu yang telah diketahui nilai kadar airnya selanjutnya akan di simpan sampai terjadi pertumbuhan jamur. Dengan demikian maka dapat diketahui batas waktu maksimum penyimpanan tepung sagu sampai timbulnya jamur pada tepung sagu. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, diketahui daya simpan kedua sampel tepung sagu yang telah di uji. Hasil pengujian Sampel tepung sagu asal Boven Digoel rata-rata memiliki kadar air antara 33 – 51% dengan kemampuan daya simpan sekitar 2-3 minggu. Sampel tepung sagu asal Senayu-Merauke rata-rata memiliki kadar air antara 58 – 65% dengan kemampuan dayasimpan sekitar 1-2 minggu. Kata Kunci : Tepung Sagu, Micro controler, Arduino Uno.
PENGUJIAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN STABILISASI SEMEN DAN FIBER Suyadi, Suyadi; Paresa, Jeni; Alsedo, Alsedo
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 2 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i2.915

Abstract

Tanah merupakan bagian penting dalam mendukung suatu pondasi dan konstruksi ataupun jalan raya yang berdiri di atasnya. Untuk kondisi tanah di daerah Kabupaten Merauke, khususnya wilayah jalan kuda mati yang menjadi salah satu jalan penghubung Kota Merauke dan daerah sekitarnya mempunyai kondisi fisik tanah kurang baik yaitu tanah lempung, karena itu akan dicoba dilakukan stabilisasi untuk meningkatkan daya dukung tanahnya. Stabilisasi tanah yang dilakukan menggunakan semen dan fiber, dengan presentase semen sebesar 5%, 7,5%, 10%, dan untuk setiap presentase fiber yang digunakan adalah 1% untuk setiap campuran semen. Hasil nilai pengujian kuat geser pada kondisi tanah asli sebesar 0,126 Kg/cm2. Pada campuran tanah asli 95% dan 5% semen, tanah asli 92,5% dan 7,5% semen, tanah asli 90% dan 10% semen, diperoleh nilai kuat geser sebesar 2,105 Kg/cm2, 3,157 Kg/cm2, 4,736 Kg/cm2 dengan masing-masing peningkatan 16,7 %, 25%, 37,5%. Pada campuran tanah, semen dan fiber dengan campuran seperti pengujian tanah asli dan semen namun di tambahkan 1% fiber diperoleh nilai kuat geser sebesar 2,263 Kg/cm2, 3,684 Kg/cm2, 5,263 Kg/cm2, dengan masing-masing peningkatan 17,9%, 29,2%, 41,7%. Kata kunci : Kuat geser, stabilisasi, semen, fiber
APLIKASI MOBILE BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS) UNTUK MENENTUKAN LOKASI DAN KERUSAKAN LAMPU LALU LINTAS DI KABUPATEN MERAUKE Jayawardana, Hasanudin; Loppies, Stanly H.D.
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 1 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i1.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi untuk melaporkan lokasi dan jenis kerusakan pada lampu lalu lintas di wilayah Kabupaten di mana dapat terjadi kerusakan lampu lalu lintas di beberapa tempat sekaligus. Untuk mencapai tujuan itu, dilakukan pengambilan titik-titik lokasi lampu lalu lintas dengan menggunakan GPS dan memetakannya pada Google map. Pada lampu lalu lintas yang rusak dicatat jenis kerusakannya sebagai masukan pada aplikasi yangnantinya akan dikembangkan. Terdapat sebanyak 12 titik lokasi lampu lalu lintas di Kabupaten Merauke. Saat penelitian berjalan, ditemukan beberapa kerusakan seperti misalnya lampu lalu lintas yang tidak menyala secara lengkap, tidak menyala sama sekali, atau hanya menyala pada warna tertentu secara berulang dan terus menerus. APlikasi yang dikembangkan merupakan aplikasi yang berbasis android dan dapat dijalankan pada perangkat komunikasi dengan sistem oprasi Android. Pada aplikasi ini terdapat menu yang menampilkan data lokasi lampu lalu lintas, dan menu untuk mengisi data-data terkaitlokasi dan kerusakan lampu lalu lintas. Data tersebut kemudian dikirimkan ke komputer petugas yang ditugaskan untuk memantau kerusakan lampu lalu lintas. Tampilan laporan kerusakan berupa halaman web yang meliputi nama pengirim, lokasi lampu yang dilaporkan, serta jenis kerusakan lampu lalu lintas tersebut. Kata Kunci: lampu lalu lintas, android, GIS
SISTEM INFORMASI INVENTARIS BARANG PADA DISTRIK SEMANGGA KABUPATEN MERAUKE Patawaran, Nilfred; Prayitno, Agus
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 1 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i1.1496

Abstract

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan pada masa globalisasi ini dirasakan semakin canggih, semua ini merupakan hasil dari pemikiran-pemikiran manusia yang semakin maju untuk memperoleh informasi yang lebih cepat dan akurat. sistem informasi inventaris barang dalam mencatat pendataan inventaris barang yang ada pada distrik semangga agar lebih teratur, tertata serta menghasilkan informasi yang akurat. Untuk lebih mempermudah dalam mengelola dan menyimpan data inventaris barang yang terdapat di Distrik Semangga, maka dalam penelitian ini kami mengusulkan untuk membuat suatu sistem informasi inventaris barang berbasis desktop dengan menggunakan visual basic 6.0 dan crystal report untuk menghasilkan luaran berupa laporan pada aplikasi yang telah dibuat. Dengan adanya sistem informasi inventaris barang ini diharapkan dapat mempermudah bagi pihak distrik dalam hal ini yang berhubungan dengan inventris barang yang ada di distrik semangga dalam pengelolaan data inventaris barang sangat dibutuhkan pada distrik semangga untuk mengontrol dan meningkatkan keamanan data inventaris barang dalam menunjang kegiatan operasional. Kata kunci: Sistem informasi, Visual basic, Inventaris barang
SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA JEMAAT BERBASIS WEB PADA GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH WILAYAH MERAUKE Lamalewa, Lusia; Darsono, Try Adrianto
MUSTEK ANIM HA Vol 7 No 1 (2018): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v7i1.1497

Abstract

Gereja-gereja Advent yang ada di daerah Merauke terus berkembang dan semakin meningkatkan pelayanan bagi jemaatnya. Salah satu pelayanan yang diberikan oleh pihak gereja antara lain dengan melakukan pendataan jemaat yang ada di wilayah Merauke berdasarkan tiap gereja yang ada di wilayahnya masingmasing. Namun, data jemaat tersebut tidak terintegrasi pada pengurus pusat Gereja Advent sehingga pengurus harus mendatangi semua gereja untuk mendapatkan data tersebut. Belum terdapat tempat untuk membagikan informasi seputar kegiatan gereja maupun informasi-informasi seputar gereja yang dapat dibagikan kepada masyarakat umum Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun aplikasi sistem informasi pengolahan data jemaat berbasis web pada Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Wilayah Merauke. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan cara melakukan pengumpulan data, melakukan analisis dan perancangan sistem, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan aplikasi dan pengujian sistem. pengumpulan data didapatkan dengan cara melakukan studi literatur dan wawancara kemudian data yang diperoleh dilakukan analisa dan perancangan sistem. Pembangunan sistem dengan menggunakan bahasa pemrogaman PHP, Apliksi Macromedia, dan menggunakan database MySql. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah sistem informasi pengolahan data Jemaat berbasis web sehingga dapat membantu pendataan jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Laporan dan informasi yang dihasilkan tersebut nantinya dapat digunakan sebagai landasan untuk mengambil keputusan oleh pengurus Gereja. Kata kunci : Sistem Informasi, Data jemaat, Web, Merauke