cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
VISIBILITAS PENEMPATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN DI PANTAI PAYUM MERAUKE Damis Hardiantono; Frederik Haryanto Sumbung
MUSTEK Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angin sebagai salah satu sumber energi alternatif ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik. Kabupaten Merauke merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi energi angin karena sebagian besar daerahnya berada di sekitar pesisir pantai. Pantai Payum sebagai salah satu daerah dengan kebutuhan energi listrik cukup tinggi dan terletak di salah satu pesisir pantai Kabupaten Merauke tentu memiliki potensi energi angin. Kajian tentang seberapa besar energi listrik yang dapat dihasilkan dari potensi energi angin di pantai Payum, sampai saat ini belum pernah dilakukan. Metode yang digunakan adalah dengan pengukuran kecepatan angin, simulasi menggunakan software WRPLOT-view untuk menentukan distribusi kelas angin dan arah angin serta analisa matematis untuk menghitung potensi energi angin. Kecepatan angin rata-rata sebesar 5,07-5,17 m/s  tiap bulan, jumlah hari yang berpotensi menghasilkan energi listrik sebesar 27,24 – 30,85 hari/bulan, dan potensi energi angin sebesar 1205,91 – 1280 watt-hari/bulan. Dengan demikian, di pantai Payum berpotensi untuk penempatan pembangkit listrik tenaga angin.
KONDISI LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP KENYAMANAN TERMAL RUMAH SEWA (STUDI KASUS RUMAH SEWA DI KEL. SERINGGU JAYA MERAUKE) Muchlis Alahudin; Jayadi Jayadi
MUSTEK Vol 3 No 1 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui pengaruh orientasi bangunan dan kondisi lingkungan mempengaruhi kenyamanan termal pada rumah sewa di Kelurahan Seringgu jaya. Penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Variabel yang diamati adalah temperatur, kelembaban, kecepatan angin dan keadaan lingkungan sekitar rumah sewa. Data pengukuran diperoleh dengan menggunakan alat ukur antara lain: Thermo-Hygrometer, Envirotment meter, dan Anemometer. Hasil perekaman dan pengukuran dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan standar kenyamanan penelitian terdahulu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu didalam bangunan adalah 29o – 32,5oC sedangkan suhu diluar berkisar antara 28,5o – 31,5oC sementara kelembaban didalam bangunan rata-rata 75,5 % dan diluar dengan kelembaban 76,28%, sedangkan untuk kecepatan angin didalam bangunan rata-ratanya 0.01 m/s sementara diluar 0,5 m/s. Tinggi suhu didalam bangunan masuk pada kondisi Hangat Nyaman menuju ke kondisi panas. Untuk kondisi didalam maupun diluar bangunan masuk pada kategori Nyaman Optimal. Tinggi suhu didalam  bangunan disebabkan karena aliran angin tidak mengalir dengan sempurna, disamping itu kecepatan angin memang rendah yaitu 0,4 m/s untuk diluar bangunan. Selain itu kondisi vegetasi yang kurang baik vegetasi ground cover maupun vegetasi perdu membuat kondisi disekitar rumah sewa sangat panas serta keberadaan bangunan yang tidak tertata dengan konsep yang baik (pola tata masa bangunan yang tidak rapi) menghambah aliran udara 
APLIKASI PENJADWALAN LAPANGAN FUTSAL MENGGUNAKAN ALGORITMA ANT COLONY BERBASIS WEB Agustan Latif
MUSTEK Vol 4 No 1 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Musamus Merauke telah menyediakan dua lapangan futsal yangdapat digunakan masing-masing tim akan tetapi untuk penyusunan penjadwalannyadan  pendaftaran timnya masih menggunakan cara manual, dan belum tersusun baikproses pendaftaran dan penjadwalan lapangan futsal.Penelitian ini bertujuan untukmerancang dan membuat Aplikasi Penjadwalan lapangan futsal MenggunakanAlgoritma Ant Colony Berbasis Web.Perancangan Aplikasi Penjadwalan Menggunakan Algoritma Ant Colony StudiKasus Lapangan Futsal Universitas Musamus Merauke Berbasis Web.Didesainmenggunakan PHP dan MySQL Server sebagai databasenya.Yang terdiri dari 7tabel.Metodeyang diterapkan pada penjadwalan ini adalah metode algoritma semutdan metode yang digunakan untuk pengujian sistem yaitu metode black box danmetode wawancara.Untuk memastikan sistem telah berfungsi sesuai dengan yangdiharapkan.Hasil yang didapat dalam pembuatan Aplikasi ini adalah sistem dapatmenampilkan data data tim futsal, daftar jadwal tim futsal yang secara otomatissetelah melakukan pendaftaran tim dan aplikasi ini bias menjadi media  pendaftarantim dan persetujuan yang akan dikirimkan melalui sms yang dibantu oleh penggunaansms geteway pada aplikasi ini dan dari hasil perhitungan pengisian kuesioner tentangpenggunaan sisten dan jalan sistem diperoleh rata-rata presentase yang mengalamikesulitan hanya 10 %, yang menyatakan membantu 34% dan yang menyatakan sangatmembantu 56 %.
ALGORITMA KRUSKAL UNTUK MENENTUKAN RUTE TERPENDEK PADA JARINGAN KOMPUTER Stanly Hence Dolfi Loppies; Fransiskus Xaverius Manggau
MUSTEK Vol 3 No 3 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan komputer sangat dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan sebagai sarana untuk bertukar dan memperbaharui informasi pada era modern seperti sekarang ini. Perencanaan, perancangan, dan pembangunan topologi yang baik, akan menunjang kinerja jaringan komputer itu sendiri serta pihak-pihak yang menggunakannya. Cisco Packet Tracer adalah simulator yang digunakan untuk mendesain model topologi jaringan komputer yang akan dibangun maupun yang akan dikembangkan. Penentuan rute terpendek untuk mengirim paket data pada jaringan komputer dapat membantu memelihara kinerja jaringan. Algoritma Kruskal adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pohon perentang minimum dalam sebuah topologi jaringan. Aturan dasar dari algoritma Kruskal dalam mencari pohon perentang minimum adalah total bobot minimum dari setiap sisi yang dipilih secara berurutan. Routing adalah proses menentukan rute yang diterapkan pada router dalam jaringan komputer untuk menghasilkan rute-rute terpendek yang dikumpulkan dalam sebuah tabel routing. Routing dinamis OSPF adalah salah satu jenis routing yang paling banyak digunakan pada jaringan komputer berskala besar dan yang berada pada satu wilayah atau area yang sama. Routing dinamis OSPF sangat efektif dan efisien dalam menentukan rute terpendek berdasarkan total biaya terkecil untuk menghemat pemakaian bandwidth pada jaringan komputer. Melalui simulasi Cisco Packet Tracer dapat dibuktikan bahwa algoritma Kruskal dapat diimplementasikan untuk menentukan rute terpendek pada jaringan komputer yang menerapkan routing dinamis OSPF dengan jenis topologi jaringan tertentu.
PERFORMANSI DESTILASI AIR BENTUK DASAR, REFLEKTOR DAN PARABOLA Daniel Parenden; Purwoko Slamet
MUSTEK Vol 2 No 1 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Performansi suatu alat destilasi surya dinyatakan oleh efisiensi dan jumlah air bersih yang dapat dihasilkan persatuan waktu dan luas alat destilasi. Banyak faktor yang mempengaruhi jumlah air destilasi yang dapat dihasilkan diantaranya: keefektifan absorber dalam menyerap energi surya, keefektifan kaca dalam mengembunkan uap air, ketinggian air yang ada di alat destilasi, jumlah energi surya yang datang dan temperatur air masuk kedalam alat destilasi.Tujuan penelitian ini adalah meneliti perbedaan perfomansi yang dihasilkan alat destilasi air energi surya yang menggunakan reflektor bentuk, reflektor dan r parabola. Destilator berukuran panjang 1 meter dan lebar 0,5 meter. Destilator yang digunakan sebanyak tiga buah, satu destilator reflektor, satu destilator parabola dan satu destilator bentukdasar. Alat destilasi dilengkapi dengan pengatur ketinggian air di dalam destilator, Ketinggian air di dalam destilator divariasikan setinggi 5 mm, 7,5 mm, dan 10 mm.Hasil penelitian menunjukkan air destilasi maksimum yang dihasilkan sebesar 0,850 liter selama 2 jam dengan efisiensi rata-rata 49,2% dihasilkan destilator dengan mengguakan reflektor dengan ketinggian air destilasi setinggi 5 mm. Hasil air destilasi maksimum pada ketinggian air destilator 10 mm sebesar 0,20 liter selama 2 jam dihasilkan destilator dengan menggunakan kolektor parabola silinder.
DESAIN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DAN LETAK KAWASAN HUTAN LINDUNG KABUPATEN MERAUKE Agustan Latif
MUSTEK Vol 3 No 3 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan merupakan sumber daya alam yang dapat menciptakan kestabilan ekosistem alam disekitarnya serta dapat diperbaharui dan dilestarikan. Kabupaten Merauke terletak antara 1370-1410 Bujur Timur dan 50-90 Lintang Selatan. Kabupaten Merauke memiliki luas  46.790,63  km2 atau   14,67 persen dari luas wilayah Provinsi Papua dan  merupakan kabupaten terluas di Provinsi Papua, sehingga memiliki kawasan hutan terbesar di propinsi Papua.Pembuatan rancangan aplikasi system informasi geografis pemetaan hutan menurut klasifikasi sebagai potensi hutan lindung di kabupaten Merauke, perancangan menu aplikasi terdapat modul yaitu peta sebagai visualisasi data yang diambil dari modul ArcMap. Modul berfungsi menvisualisasikan peta Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemetaan hutan menurut klasifikasi.Berdasarkan hasil penelitian tahap pertama ini dihasilkan analisis data dan rancangan basisdata, serta tampilan aplikasi. Kawasan hutan lindung kabupaten merauke sebesar 218.336 Ha (4,67% dari luas total Kabupaten Merauke). Belum adanya penataan ruang kawasan hutan lindung secara signifikan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Selain itu masih rendahnya pemahaman warga dalam menjaga dan melestarikan lingkungan kususnya hutan lindung.
TEKNOLOGI INTERNET PROTOCOL SERTA PERBANDINGAN TEKNOLOGI IPV4 DAN IPV6 Yuliana Kolyaan
MUSTEK Vol 1 No 3 (2012): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi jaringan komputer  saat ini begitu cepat. tiap hari kita dihadapkan dengan kebutuhan akan berbagai macam informasi, baik secara tertulis maupun visual. Salah satu media yang menjadi sumber informasi ialah Internet yanag dapat melakukan berbagai macam aktivitas bagi kita seperti browsing, chatting, surfing,  blogging dan lain sebagainya. Internet yang merupakan salah yang memanfaatkan teknologi jaringan komputer semakin familiar dengan para user dari berbagai macam kalangan diseluruh dunia. Pertumbuhan Internet yang begitu cepat mengakibatkankan hampir habisnya alamat terutama alamat IPv4 (Internet protocol versi 4) serta membutuhkan keamanan yang lebih terjamin pada IP level ini, untuk itu dibangunlah sebuah protocol dan standar yang dikenal sebagai IPv6 (Internet Protocol versi 6) untuk  meminimalkan dampak atau kelemahan dari protokol versi sebelumnya, untuk itu para pemakai baru harus dapat membiasakan dan membedakan baik dari segi kehandalan, fitur,  kelemahan,dari dua macam Internet protokol utama ini yang akan diterapkan pada penggunaan  kedepan yang semakin global.
RANCANGAN PEMETAAN POTENSI KETERSEDIAAN ENERGI TERBARUKAN DAN PERMINTAAN ENERGI PER SEKTOR PEMAKAI PADA WILAYAH KABUPATEN MERAUKE MENGGUNAKAN LEAP Frederik H. Sumbung; Yohanes Letsoin; Philipus Betaubun
MUSTEK Vol 3 No 2 (2014): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat luas wilayah di Kabupaten Merauke  yang sangat luas dan kebutuhan akan permintaan energi yang semakin meningkat, sehingga diharapkan adanya ketersediaan energi yang memadai pada masing-masing sektor pemakai, dan mampu meningkatkan rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Kabupaten Merauke. Agar adanya referensi yang merekomendasikan pemenuhan ketersediaan energi sesuai dengan kebutuhan pelanggan persektor pada saat sekarang maupun dimasa yang akan datang. Untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan sebagai salah satu referensi yang ilmiah, maka perlu dilakukan kajian ilmiah untuk menentukan perancangan kebutuhan dan ketersediaan sumber energi listrik di Kabupaten Merauke dalam kurun waktu sesuai proyeksi yang diinginkan.Analisa prakiraan kebutuhan beban dilakukan melalui perhitungan intensitas energi listrik, laju pertumbuhan penduduk dengan data minimal 5 tahun yang lalu dan penentuan potensi ketersediaan energi dilakukan melalui pengukuran khususnya pada sumber energi matahari dan sumber energi angin. Untuk melihat besarnya kebutuhan permintaan energi listrik dimasa yang akan datang digunakan peralatan bantu aplikasi program LEAP dan untuk menentukan besarnya potensi ketersediaan energi terbarukan menggunakan perhitungan besarnya daya yang dibangkitkan untuk menentukan apakah sumber energi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai peluang potensi energi yang dapat dimanfaatkan secara maksimal..Berdasarkan metode yang digunakan dalam melakukan perancangan terhadap potensi ketersediaan daya pada sumber energi  matahari melalui perhitungan potensi tertinggi pada Panel PV 50 Wp sebesar 468 watt-jam perhari dan daya pada sumber energi angin maksimal 5,17 m/s menghasilkan potensi energi angin 1280 watt-hari/bulan. pada bulan desember 2013. Sedangkan besarnya permintaan   kebutuhan energi listrik di Kabupaten Merauke  persektor  pemakai sampai dengan tahun 2028 pada sektor rumah tangga 60.500 MVA; 86%, sektor bisnis 7.530 MVA; 11%, sektor publik 1.860 MVA; 3%, sektor sosial 170 MVA; 0.24%, sektor industri 30 MVA; 0.04%, dan sector multiguna 20 MVA; 0.03%, dengan permintaan tertinggi masih di dominasi pada sector rumah tangga.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KOMODITI UNGGULAN PADA DAERAH PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Gerzon J. Maulany
MUSTEK Vol 2 No 2 (2013): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat suatu perangkat lunak yang dapat membantumemberikan pertimbangan bagi pengambil keputusan dalam menentukan prioritas komoditiunggulan yang cocok dan layak dikembangkan pada suatu daerah agroindustri.  Penelitian dilaksanakan dengan merancang aplikasi yang dibangun menggunakanbahasa pemrogram komputer dan menerapkan prinsip pengembangan sistem denganmenerapkan metode pengambilan keputusan pemilihan alternatif terbaik dari kriteria-kriteriatertentu yaitu Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan menentukannilai bobot kriteria dengan menentukan tingkat kepentingan nilai bobot kriteria yang satuterhadap nilai bobot kriteria lainnya dan melakukan penilaian masing-masing alternatif yangtersedia terhadap masing-masing kriteria yang ada. Pengolahan selanjutnya dilakukannormalisasi terhadap hasil penilaian nilai kriteria terhadap alternatif yang ada dan hasilnya dijumlahkan untuk mendapatkan nilai preferensi setiap alternatif, alternatif dengan nilaipreferensi terbesar adalah alternatif yang memiliki nilai paling baik untuk dipilih danditerima. Hasil pengujian dilakukan dengan metode black box dan Acceptance testing kategoriperformance dan telah berhasil melewati pengujian-pengujian tersebut, sehinggafungsionalitas dari sistem yang diharapkan telah berjalan dengan baik.
OPTIMISASI PARTICLE SWARM PADA PEMASANGAN JARINGAN PIPA AIR PDAM Izak Habel Wayangkau
MUSTEK Vol 4 No 1 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini membahas  tentang penerapan algoritma Partical Swarm dalampembuatan minimum spanning tree atau mencari suatu jalur terpendek untukmenghubungkan graf berbobot. Minimum spanning tree merupkan metode untukmencari nilai minimum  atau jarak terpendek dari lintasan suatu graf. Pembangunanjaringan pipa air harus dipikirkan secara serius sehingga tidak ada pasokan air yangterbuang percuma untuk mengatasi persoalan tersebut digunakan minimum spanning treeuntuk mencari nilai minimum atau mencari jarak terpendek pemasangan pipa air denganmenggunakan algoritma partical Swarm.

Page 7 of 48 | Total Record : 479