cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
PEMBUATAN LOAD BALANCING BANDWIDTH INTERNET DENGAN UBUNTU 14.10 DI SMK NEGERI 2 MERAUKE Suwarjono Suwarjono
MUSTEK Vol 4 No 2 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi loadbalancing ini untuk mengatasi permasalahan kebutuhan bandwidth yang terbatas karena dengan bandwidth yang ada di SMK Negeri 2 Merauke saat ini hanya 2 jalur dengan bandwidth sebesar 64/384 kbps dengan jumlah client yang lebih dari 3 per line menyebabkan kebutuhan bandwidth berkurang dan akses internet menjadi lambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan bandwidth dengan melakukanload balancing dengan Ubuntu 14.10 server di SMK Negeri 2 Merauke, dan   menganalisa penggunaan bandwidth dengan loadbalancing menggunakanUbuntu 14.10 server di SMK Negeri 2 Merauke.Penggabungkan dua jalur internet (speedy) dengan menggunakan komputer server berbasis linux ubuntu versi 14.10 menggunakan metode routing untuk membelokkan permintaan dari client ke Modem 1 ataupun Modem 2, dan juga untuk memberikan paket-paket data dari modem 1 dan modem 2 yang diminta oleh client Monitoring untuk pengujian digunakan aplikasi bwm-ng pada komputer server dan aplikasi do meter pada komputer client.Implementasi loadbalancing telah berjalan dengan baik dimana bandwidth yang semula per line sebesar 64/384 kbps dapat menjadi lebih besar dan penggunaannya cukup dilakukan oleh satu server dalam satu jaringan saja.implementasiloadbalancing juga menunjukkan dengan penggabungan kedua jalur speedy meninggkatkan performa dari penggunaan bandwidth. Rata-rata penggunaan bandwidth dari kedua interface yang terhubung pada modem 1 dan modem 2 yaitu TX sebesar 19,71 kbps (upload) untuk 6 client dengan rata-rata TX per client adalah sebesar 3,28 kbps dan untuk RX sebesar 709,43 kbps (download) untuk 6 client dengan rata-rata per client 118,24 kbps (download).
PENGGUNAAN LIMBAH BATU BATA SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG DITINJAU DARI NILAI CBR Hairulla Hairulla
MUSTEK Vol 4 No 2 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis tanah dasar di Kabupaten Merauke umumnya merupakan tanah lempung yang memiliki nilai kembang susut yang besar. Hal ini menyebabkan daya dukung tanahnya dalam memikul beban sangat rendah. Salah satu cara untuk mengatasi jenis tanah lempung adalah dengan melakukan stabilisasi tanah. Penelitian ini dilakukan dengan menstabilisasikan tanah dengan cara mekanis untuk mengetahui nilai kuat geser tanah lempung sebelum dan sesudah dilakukan stabilisasi dengan limbah batu bata dan mengetahui nilai CBR.       Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode experimental, dimana menggunakan pencampuran tanah lempung dengan limbah batu bata dengan variasi persentase limbah batu bata 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Kemudian dilakukan pengujian kuat geser langsung dan CBR.            Hasil pengujian kuat geser langsung dan CBR. Nilai kuat geser tanah lempung dengan kadar limbah batu bata 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% pada 28 hari sebesar 0,60 kg/cm2, 1,02 kg/cm2, 0,84 kg/cm2, 0,77 kg/cm2, 0,71 kg/cm2. Dan Nilai CBR tanah lempung dengan kadar limbah batu bata 0%, 10%, 20%, 30%, 40% sebesar 2,96%, 3,25%, 3,37%, 3,71%, 8,7%. Dapat terlihat bahwa dengan menambahkan limbah batu bata dapat menurunkan nilai kuat geser pada tanah lempung sedangkan dengan menambahkan limbah batu bata akan meningkatkan nilai CBR pada tanah lempung.
PENGARUH PENGGUNAAN SEMEN DAN BAHAN ADDITIVE POLIMER TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH DI KAWASAN KEBUN COKLAT DISTRIK TANAH MIRING KABUPATEN MERAUKE Nuriyono Nuriyono; Jeni Paresa
MUSTEK Vol 4 No 2 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan material pasir dan kerikil lokal untuk pembentukan pondasi jalan menjadikan material harus didatangkan dari luar daerah. Ketersediaan bahan dasar tanah di Kabupaten Merauke menjadikan dasar pemikiran penulis untuk distabilisasi menggunakan semen, namun secara teori material tanah memerlukan kadar semen yang lebih besar dibandingkan pada pasir dan kerikil. Maka perlu dilakukan pengujian dengan memberi bahan tambah (additive) polimer PSC-63 pada campuran semen tanah, dengan maksud meningkatkan kuat tanah sekaligus mengurangi kadar semen.Metode experimental merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Pengujian dilakukan untuk mengetahui karakteristik tanah asli, klasifikasi tanah, batas-batas atterberg, pada tanah yang distabilisasi menggunakan kadar semen 0%, 3%, 6%, 9%, 12% dan polimer 2,4% terhadap penambahan jumlah air untuk mendapatkan nilai CBR, dan UCS.Berdasarkan hasil pengujian, menurut AASHTO dan USCS tanah dikategorikan kerikil berlanau, lempung berpasir. Dengan IP 9,68%. Tanah dengan kadar semen masing-masing 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, diperoleh nilai CBR rendaman 6,84%, 60,11%, 113,37%, 138,78%, 164,19%; CBR tanpa rendaman 41,05%, 41,54%, 61,57%, 128,52%, 215,01% ; nilai UCS 2,94kg/cm², 10,02kg/cm², 15,20kg/cm², 76,68kg/cm², 144,12kg/cm². HPJI,2006  lapis pondasi semen tanah CBR minimum 100%, target 120%, dapat terpenuhi dengan kadar semen 12% atau lebih. Pada pengujian ini nilai tersebut tercapai dengan kadar semen 9% dan polimer.
MODEL PREDIKSI KEBISINGAN LALU LINTAS HETEROGEN DI KOTA MAKASSAR DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SUARA KLAKSON Dewi Sriastuti Nababan
MUSTEK Vol 4 No 2 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor saat ini menjadi problematika transportasi di kota-kota besar di Indonesia. Pertumbuhan populasi kendaraan bermotor yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan jaringan jalan ini cenderung mengakibatkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kebisingan yang dihasilkan oleh lalu lintas heterogen Kota Makassar dan model prediksi kebisingannya. Data yang dibutuhkan adalah tingkat kebisingan, volume lalu lintas, dan kecepatan kendaraan. Penelitian dilaksanakan pada empat puluh ruas jalan dengan lama pengukuran tiap titik adalah 13 jam, pengukuran dilakukan per 10 menit setiap jamnya yang dimulai sejak pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. Pengukuran dilaksanakan menggunakan Sound Level Meter Tenmars TM-103 ditempatkan sejarak 1 meter dari tepi jalan pada ketinggian 1,2 meter di atas permukaan jalan. Tahapan perhitungan yang dilakukan adalah menghitung tingkat bising pengukuran dan menghitung tingkat bising prediksi. Metode analisa tingkat bising prediksi menggunakan model Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan pengukuran rata-rata sebesar 78,6 dB. Kendaraan mayoritas adalah sepeda motor dengan persentase 69,1%. Kecepatan rata-rata kendaraan berada di bawah 35 km/jam. Nilai rata-rata LAeq, day prediksi adalah 77,4 dB. Validasi tingkat bising pengukuran dan tingkat bising prediksi menghasilkan nilai korelasi pearson model 0,72 dan RMSE 1,86. Nilai ini belum cukup valid terlihat pada model yang dihasilkan menunjukkan bahwa sebaran nilai tingkat bising prediksi sebagian besar berada di bawah nilai tingkat bising pengukuran sehingga perlu dimasukkan variabel tambahan dalam perhitungan.
DEDAK PADI SEBAGAI ADDITIVE SERAT SELULOSA SINTETIS SEBAGAI CAMPURAN SPLITMASTIK ASPAL Dina Pasa Lolo; Theresia Widi Asih Cahyanti
MUSTEK Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.478

Abstract

Split mastik aspal merupakan salah satu dari sekian banyak jenis lapisan permukaan jalan dan merupakan campuran beton aspal panas yang bergradasi terbuka dengan kandungan agregat kasar dan aspal yang tinggi. Karena memiliki kandungan aspal yang tinggi, maka diperlukan suatu bahan tambah untuk menstabilkan aspal serta memberi perkuatan. Bahan tambah yang sering digunakan pada campuran split mastik aspal merupakan bahan tambah yang berasal dari serat selulosa sintetis seperti arbocel, dimana harga serat selulosa sintetis tersebut relatif mahal.Kota Merauke merupakan salah satu kota yang memiliki lahan pertanian yang luas, dimana salah satu hasil pertanian yang terkenal yaitu padi. Hasil dari proses penggilingan padi yaitu dedak padi, selama ini belum dimanfaatkan secara efisien oleh masyarakat. Pemanfaatan dedak padi oleh masyarakat hanya digunakan sebagai bahan makanan ternak. Oleh karena itu,  dalam penelitian ini dicoba untuk menggunakan dedak padi sebagai pengganti serat selulosa sintetis. Penggunaan dedak padi diharapkan dapat menggantikan fungsi dari serat selulosa sintetis, yaitu meningkatkan stabilitas serta memberikan perkuatan pada campuran split mastik aspal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedak padi dapat digunakan sebagai additive pada perkerasan jalan split mastic aspal dengan kadar dedak optimum sebesar 6 %, dimana nilai stabilitas yang diperoleh sebesar 861,42 kg dengan indeks perendaman sebesar 99,98 %.
KEANDALAN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL DI KABUPATEN MERAUKE-PAPUA Johan Karim
MUSTEK Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai indeks Ketersediaan (avaibility),       (2) mengetahui nilai indeks Ketidaktersediaan (unavaibility) untuk pembangkit PLTD Kelapa Lima Merauke.Penelitian dilakukan pada Kabupaten Merauke dan mengunakan data yang diperoleh dari PT. PLN cab. Merauke pada unit Distribusi, data yang diambil merupakan data sekunder yang selanjutnya di hitung berdasarkan  metode frekuensi dan lamanya gangguan.Hasil perhitungan indeks keandalan menurut data operasi adalah sebagai frekwensi pemadaman f  =43.97 pemadamanl tahun, lama pemadaman d =  24.14 jam/ tahun, avaibility A= 99,7% dan unavaibility U= 0,3%.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI USULAN PENELITIAN DOSEN INTERNAL UNMUS MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT(WP) Gerzon J Maulany
MUSTEK Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi perangkat lunak yang dapat membantu memberikan pertimbangan kepada pengambil keputusan  dalam menentukan perangkingan seleksi usulan penelitian dosen internal di lingkungan Universitas Musamus (UNMUS) oleh Lembaga Penelitian dan Pengandian Masyarakat (LPPM) UNMUS.Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan merancang aplikasi yang digunakan menggunakan bahasa pemrograman komputer dan menerapkan prinsip-prinsip pengembangan sistem dengan menerapkan model/metode penentuan keputusan pemilihan alternatif terbaik yaitu Weighted Product (WP). Hasil Penelitian ditentukan dengan menentukan nilai dari bobot kriteria, kemudian menilai nilai masing-masing alternatif terhadap masing-masing kriteria. Hasil penilaian akan dilakukan normalisasi dengan membagi masing-masing nilai kriteria dengan nilai keseluruhan derajat kepentingan, selanjutnya dengan model perkalian dari setiap perpangkatan anatar nilai baris matrik yang ternormalisasi akan didapat vektor S dan masing-masing nilai vektor S akan dibagi dengan jumlah total nilai vektor S akan di dapat vektor V preferensi, vektor V ini akan akan dirangking untuk mendapatkan urutan solusi alternatif terbaik.Pengujian hasil penilitian dilakukan dengan metode black box dan  User Acceptance Testing kategori Performance/Kinerja dan telah berhasil melakui rangkaian pengujian tersebut dengan baik sehingga secara fungsionalitas sistem pendukung keputusan telah berjalan dengan baik.
PERENCANAAN DAN PEMBUATAN MESIN ANTRIAN BANK BERBASIS LOCAL AREA NETWORK (LAN) Hasanudin Jayawardana
MUSTEK Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.481

Abstract

Pada umumnya antrian di bank, terutama pada kantor unit cabang pembantu masih menggunakan antrian berdiri, kondisi ini dapat mengakibatkan barisan antrian yang panjang dan mengurangi kenyamanan nasabah yang mengantri. Dengan sistem yang dibuat ini, antrian diatur berdasarkan nomor antrian, di mana nasabah dapat duduk di tempat duduk yang telah disediakan tanpa khawatir gilirannya akan terlewati atau diserobot oleh nasabah lain karena nomor antrian mereka akan dipanggil satu persatu sesuai nomor urut antrian masing-masing secara otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat mesin antrian yang berbasis  Mikrokontroller.Penelitian menghasilkan mesin antrian yang berbasis  Mikrokontroller AT89S51 dengan memanfaatkan jaringan lokal area network yang ada. Mesin akan menampilkan nomor urut nasabah dalam bentuk 3 digit angka dan kasir yang siap melayani nasabah ditampilkan bentuk huruf.
APLIKASI SISTEM PAKAR DETEKSI KERUSAKAN MOTOR MATIC MENGGUNAKAN METODE FOWARD CHAINING Agustan Latif
MUSTEK Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.482

Abstract

Kerusakan pada motor Matic merupakan masalah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penyebab kerusakan yang sering dialami oleh motor Matic karena adanya kerusakan pada sistem transmisi,sistem kerusakan,sistem kemudi,bagian roda dan rem motor maka dirancang sebuah sistem yang dapat mendeteksi kerusakan pada motor Matic berdasarkan jenis kerusakan dan gejala-gejala kerusakan yang terjadi pada motor Matic.Sistem pakar yang dirancang dapat membantu dan memudahkan teknisi dalam melakukan deteksi terhadap kerusakan motor Matic dan memberikan solusi penanganan kerusakan pada motor Matic. Data pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penarikan kesimpulan dalam sistem pakar deteksi kerusakan motor Matic menggunakan metode inferensi Foward Chaining dan algoritma Depth First Search (DFS) sebagai penemuan solusi penanganan kerusakan. Pengujian deteksi kerusakan motor Matic dengan menentukan hasil dari sistem maupun pakar, hasil diagnosis sistem adalah 47,20% dan diagnosis pakar 54,20%. Hasil pengujian disimpulkan bahwa sistem pakar deteksi kerusakan pada motor Matic bekerja dengan baik dan membantu teknisi dalam melakukan deteksi kerusakan motor Matic serta memberikan solusi penanganan.
KAJIAN PERMASALAHAN TERJADINYA STAGNASI PENGELOLAAN OBYEK WISATA PANTAI ONGGAYA KABUPATEN MERAUKE Agustan Agustan
MUSTEK Vol 4 No 3 (2015): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v4i3.485

Abstract

Obyek wisata pantai adalah potensi yang paling umum dan diminati diseluruh dunia karena kemampuannya menyerap kedatangan manusia terbanyak dan tidak pernah terputus setiap dari hari ke minggunya. Antara keadaaan perekonomian masyarakat yang masih memperihatinkan dan potensi obyek wisata pantai yang menggiurkan di kampung Onggaya masih menjadi suatu kondisi yang statis.Penelitian ini menggunakan Metode Analisis Akar Masalah Dan Solusi (MAAMS), bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya stagnasi pengelolaan obyek wisata pantai Onggaya. Diperoleh faktor-faktor penyebab terjadinya stagnasi pengelolaan obyek wisata pantai Onggaya antara lain sebagai berikut : Adanya perampingan manajemen WWF sehingga kinerja organisasinya tidak lagi mampu mendampingi pengelolaan pantai Onggaya, masyarakat kelompok pengelola wisata pantai Onggaya binaan WWF belum mampu mandiri, nama dan bentuk keindahan pantai Onggaya belum begitu dikenal pada skala lokal Merauke, adanya kesan akses darat ke Onggaya sulit dijangkau, tidak ada aksi ambil alih pendampingan pengelolaan pantai Onggaya baik oleh Pemda Merauke maupun dari Balai Taman Nasioan (BTN) Wasur. Diperoleh akar masalah adalah pengetahuan yang belum memadai tentang prospek wisata pantai dan stakeholders belum merasa berkepentingan di Onggaya sehingga tidak ada promosi yang bersifat rutin. Alternatif solusi yang diberikan adalah perlu adanya koordinasi antara BTN Wasur dan Dinas Kebudayaan & Parawisata Kabupaten Merauke tentang masing-masing peran dalam melakukan pendampingan pengelolaan pantai Onggaya, aksi promosi harus dilakukan secara rutin oleh semua pihak terkait. Semua jenis media promosi dapat dioptimalkan yang difasilitasi oleh dinas pariwisata Merauke sebagai pengemban Visi Misi Parawisata Merauke.

Page 9 of 48 | Total Record : 479