cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
MEKTRIK
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
APLIKASI ATMEGA 128 DENGAN TAMPILAN HUMAN MACHINE INTERFACE UNTUK MENGONTROL LEVEL CAIRAN PADA TANGKI Hasanuddin, Hasanuddin; Nugraha, Deny Wiria; Joefri, Yuri Yudhaswana
-
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Development of engine control system continues to be done because it is very important .Control system is done in various ways, especially in industries such as to monitor the liquid level in the tank using a variety of sensors. Manufacture of control systems based on Human Machine Interface can be the right choice for controlling the tool or machine located in basic electronics laboratories of Department of Electrical Engineering Tadulako.This study formulates the problem how to design the look of Human Machine Interface to control water level so it can be applied to the basic process of feedback and control rig 38-100 servo valve to regulate the flow of water by utilizing IC 0808 DAC (Digital to Analog Converter) as a tool to convert digital data into analog and then processed by microcontroller ATmega 128 which will control the servo valve .The method used in this study is a qualitative method based on experiments and the results is displayed by combining between HMI Software and Delphi. Reading of level is done at output current 4-20mA using potentiometer 250 Ω and complex circuit. Reading results in analog data wchich is used to Control Servo Valve.
ANALISIS PEMBEBANAN TRANSFORMATOR GARDU SELATAN KAMPUS UNIVERSITAS TADULAKO Rizky, Muhammad; Mukhlis, Baso; Adam, Ahmad Antares
-
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The unbalanced load in electric power distribution system always happen and it is caused by single phase loads on low voltage system. The effect of the unbalanced load is appear as a neutral current. These neutral current cause losses, those are losses caused by neutral current in neutral conductor on distribution transformers and losses caused by neutral current flows to ground. In conclusion, when high unbalanced load happened, then the neutral current that appear is also high.
PROTOTIP SUMBER ENERGI CADANGAN DI BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) Huda, Nurul; Adam, Ahamd Antares; Dodu, A.Y. Erwin
-
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical energy until the current is still very important role in meeting the daily needs of both the household, industrial enterprises, social activities and others. Electrical energy consumption is increasing from year to year, according to the development of the load with increasing electricity consumers because bayaknya construction of private homes, office buildings, large and small companies, resulting in power generation has increased considerable expense, this resulted in a power outage by the PLN. From the test results Prototypes Energy Resources Reserves in Base Transceiver Station (BTS), it can be concluded as follows: That the converter can work well with generating keluaran18 volts DC. Measurement results can be seen that the power generated by this converter is equal to 35 kWatt and the length of time the back-up battery is for 11.67 hours That pattern converter and battery installation is a pattern.
KOMPARASI ENERGI SURYA DENGAN LAMPU HALOGEN TERHADAP EFISIENSI MODUL PHOTOVOLTAIC TIPE MULTICRYSTALLINE Asrul, Asrul; Hatib, Rustan; Demak, Reyhan Kyai
MEKTRIK Vol 7, No 1 (2016): Jurnal MEKANIKAL Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Komparasi energy surya dan lampu halogen terhadap efisiensi modul phototovoltaic multicrystalline. Dari berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa adanya perbedaan efisiensi sel surya terhadap pengaruh intensitas dan temperatur permukaan panel surya pada berbagai jenis sel surya. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh temperatur terhadap  efisiensi panel surya tipe Multicrystalline dengan menggunakan simulasi cahaya lampu sebagai sumber pengganti matahari. Pengujian ini dilakukan pengukuran terhadap parameter yang digunakan untuk menganalisa pengaruh cahaya lampu  terhadap efisiensi panel surya.  Dari hasil penelitian diperoleh nilai efisiensi tertinggi pada daya lampu 300 Watt sebesar 2,19% pada suhu permukaan panel sebesar 31,3 0C, kemudian lampu 500 Watt sebesar 2,13% pada suhu 33,6 0C dan yang terakhir lampu yang 1000 Watt dengan nilai efisiensi sebesar 2,06% pada suhu permukaan panel sebesar 34,5 0C.
KARAKTERISTIK BESI COR KELABU PADA PERMESINAN DENGAN MENGGUNAKAN PAHAT NEGATIF CARBIDA Tjandinegara, Thomas
MEKTRIK Vol 7, No 1 (2016): Jurnal MEKANIKAL Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Karakteristik besi cor kelabu pada permesinan dengan menggunakan pahat negative carbide. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecepatan potong (Vc) terhadap kekasaran permukaan benda kerja (Besi cor kelabu) hasil proses pembubutan kering menggunakan pahat negative karbida. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melakukan penelitian secara langsung menggunakan mesin bubut dengan mengvariasikan kecepatan potong (Vc), gerak makan (f), dan kedalaman pemotongan (a). Adapun variasi kecepatan potong yang digunakan adalah, 43.269, 61.575, 89.866, 133.136, 199.704 dan 250.886 m/menit sedangkan kedalaman pemakanan dengan variasi 0.03, 0.05, dan 0.06 mm/rev dan kedalaman pemotongan dengan variasi 1 mm. Pengukuran kekasaran permukaan dengan menggunakan Mitutoyo Surftest SJ 201P dengan mengambil nilai kekasaran permukaan rata-rata aritmatis (Ra).
PENAMBAHAN SERBUK TULANG SAPI TERHADAP KEKUATAN DAN STRUKTUR MIKRO GIGI PENGGANTI Zulkarnai, Zulkarnain
MEKTRIK Vol 7, No 1 (2016): Jurnal MEKANIKAL Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penambahan serbuk tulang sapi terhadap kekuatan dan struktur mikro gigi pengganti. Gigii merupakan salah satu organ tubuh yang berfungsi mengolah makanan. Kehilangan gigi mengakibatkan fungsi organ mulut terganggu, akibatnya seseorang bisa kehilangan rasa percaya diri. Untuk mengembalikan fungsi gigi yang hilang atau rusak bagi orang dewasa hanya bisa diganti dengan gigi tiruan. Pemasalahan utama dalam pembuatan gigi tiruan adalah harga bahan baku yang relatif mahal karena semua bahan adalah hasil impor.  Akibatnya, pasien lebih cendrung untuk tidak  menggunakan gigi tiruan yang mahal ini. Tujuan penelitian ini,  tmembuat gigi tiruan dari bahan lokal. Bahan gigi lokal dibuat dengan melakukan proses pengolahan serbuk tulang sapi untuk mendapatkan serbuk halus tulang berkadar hidroxiapatite (HA) yang tinggi. Sebagai tahap awal, serbuk halus ini HA dari tulang sapi ini telah dicampurkan dengan bahan gigi tiruan komersil karena serbuk tulang sapi mempunyai karakteristik menyamai karateristik gigi asli. Tulang sapi lokal telah diproses dengan serangkaian proses mekanik menjadi serbuk tulang. Tulang dihaluskan, diayak, dikalsinasi pada tungku dengan tempertur 720oC hingga 800oC beberapa kali. Serbuk ini selanjutnya dikarakterisasi menggunakan SEM dan EDX. Hasill karakterisasi menunjukkan peningkatan jumlah kuantitas kalsium dan pospor untuk setiap proses. Hal ini diikuti dengan penurunan jumlah kuantitas oksigen setiap kali proses kalsinasi. Ukuran partikel serbuk semakin halus dengan makin lamanya proses penggilingan dan proses kalsinasi.
PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MESIN BENSIN DENGAN SISTEM EGR PANAS PADA CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM DAN HIGH PURITY Syarifuddin, Ahmad; Utomo, MSK Tony Suryo; Syaiful, Syaiful
MEKTRIK Vol 7, No 1 (2016): Jurnal MEKANIKAL Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Performa dan emisi gas buang mesin bensin system EGR panas pada campuran bahan bakar premium dan high purity methanol. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia menyebabkan  meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak dan polusi udara. Konsumsi bahan bakar minyak meningkat mengakibatkan cadangan bahan bakar fosil menipis. Methanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang diharapkan dapat menggantikan bahan bakar fosil, karena dapat diperbarui dan ramah lingkungan. Eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar campuran premium dan hight purity methanol (HPM) dengan sistem EGR(Exhaust Gas Recirculation) panas terhadap performa dan emisi gas buang pada mesin bensin, 4 silinder, 16 katup, sistem EFI dilengkapi dengan sistem EGR panas. Sebuah dynamometer merek DYNO-mite Land&Sea untuk mengukur daya mesin dan sebuah gas analyser Stargass untuk mengukur emisi gas buang. Pada saat pengambilan data menggunakan persentase campuran bahan bakar premium-methanol yaitu 0, 5 10 dan 15% atau M0/Premium murni, M5, M10 dan M15. Eksperimen dilakukan pada variasi putaran mesin 2500 rpm, 3000  rpm, 3500 rpm dan 4000 rpm, beban ditetapkan 25% dan bukaan katup EGR atau Opening of EGR Valve(OEV) 0% dan 7%. Analisa data dengan membandingkan antara tanpa EGR dan dengan EGR serta antara bahan bakar campuran methanol dengan premium murni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemakaian bahan bakar campuran premium-methanol dan diaplikasikan dengan EGR, mengakibatkan kenaikan nilai torsi, daya dan efisiensi termal. Brake specific fuel consumption(BSFC), dengan bahan bakar campuran premium-methanol meningkat, sedangkan dengan EGR mengalami penurunan. Penerapan EGR menyebabkan temperatur gas buang turun yang berarti mengindikasikan emisi NOX turun. Sedangkan penurunan emisi gas buang terjadi pada CO rata-rata sebesar 42.6% dan HC turun rata-rata 10.6%, sementara CO2 mengalami peningkatan rata-rata sebesar 22.62%.
PENAMBAHAN SERBUK OLAHAN DARI GIGI SAPI TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN FISIK MODEL GIGI TIRUAN Afdal, Afdal; Affi, Jon; Gunawarman, Gunawarman
MEKTRIK Vol 7, No 1 (2016): Jurnal MEKANIKAL Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penambahan serbuk olahan dari gigi sapi terhadap sifat mekanik dan fisik model gigi tiruan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan HA dari gigi sapi sebagai bahan pengganti bahan baku impor. Limbah gigi sapi disintesis menjadi bubuk HA, dan selanjutnya dikarakterisasi dengan SEM dan EDX untuk mengetahui struktur mikro dan komposisi kimia serbuk. Geligi sapi ini dilepaskan dari rahang, dicuci dan kemudian direbus dalam air mendidih selama 3 jam dengan presto untuk menghilangkan sumsum tulang dan lemak yang melekat. Gigi selajutnya dicacah, digiling dan dihaluskan dengan ball mill sebelum dikalsinasi beberapa kali pada temperatur 800oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan gigi sapi relatif lebih sulit dari pada tulang sapi. Kalsinasi selama 3 kali sudah meningkatkan kandungan Kalsium dan Posfor menjadi sekitar 33% dan 16% pada sampel serbuk, namun kadar ini dinilai masih jauh lebih rendah dari potensi sebenarnya. Oleh sebab itu, beberapa tahapan proses masih berlanjut untuk menghasilkan serbuk yang superhalus dengan karakteristik fisik menyamai serbuk impor. Kemudian dilakukan pembuatan model gigi tiruan dengan mencampurkan serbuk HA dari gigi sapi dan resin dilanjukan pengujian struktur mikro, pengujian kekerasan dan uji tekan. Nilai kekerasan sampel gigi tiruan 40,3 VHN dan kekuatan tekan 45,4 MPa.
TURBULENCE FLOW CASTING DALAM PERBAIKAN KOMPONEN OTOMOTIF YANG TERBUAT DARI PADUAN ALUMINIUM (Studi Kasus: Paduan Al-Si) Purnama, Muki Satya; Heryanti, Susan; Ulinuha, Ahmad; Yuwono, Utrisno
MEKTRIK Vol 7, No 1 (2016): Jurnal MEKANIKAL Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Turbulence Flow Casting dalam perbaikan komponen otomotif yang terbuat dari paduan aluminium (studi kasus paduan Al-Si). Makalah ini memaparkan tentang perbaikan cacat permukaan paduan Aluminium dengan menggunakan metode TFC (Turbulence Flow Casting). Penerapan metode ini memiliki keunggulan yaitu dapat menghasilkan kualitas sambungan yang serupa dengan logam induk. Lebih dari itu, metode ini mampu memperbaiki komponen dalam jumlah banyak pada saat yang hampir bersamaan dengan waktu yang relatif singkat. Dengan demikian maka biaya penghematan produksi dapat mencapai 95%. Selama ini, proses perbaikan pada komponen paduan Aluminium dilakukan dengan menggunakan pengelasan TIG atau MIG. Namun demikian, logam ini mudah teroksidasi dan membentuk oksida Aluminium Al2O3 sehingga akan terbentuk rongga halus dan retak las. Proses penyambungan dengan metode TFC dilakukan dengan cara mengalirkan logam cair bertemperatur tinggi ke permukaan komponen yang akan diperbaiki sehingga dapat mencairkan permukaan benda kerja selama selang waktu tertentu. Penyambungan antara logam pengisi dengan logam induk terjadi di daerah permukaan yang dialiri logam cair tersebut. Dari hasil eksperimen diperoleh bahwa ikatan metalurgi di sambungan dinilai baik karena terjadi kesinambungan struktur mikro antara logam induk dengan logam pengisi.
TEMPERATUR UDARA PENGERING DAN MASSA BIJI JAGUNG PADA ALAT PENGERING TERFLUIDISASI Syahrul, Syahrul; Fitra, Wahyu; Suartika, I Made; Sukmawaty, Sukmawaty
MEKTRIK Vol 7, No 1 (2016): Jurnal MEKANIKAL Volume 7 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : MEKTRIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Temperatur udara pengering dan massa biji jagung pada alat pengering terfluidasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan besar bahan massal digunakan terhadap waktu pengeringan pada metode fluidized bed. Variasi suhu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 40oC, 50oC, 60oC dan massa dari material 1 kg, 2 kg, 3 kg. Hal ini menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk mencapai 13,5% dari ± kadar air 20% adalah 90 menit yang mencapai pada suhu pengeringan 60oC dengan 1 kg massa bahan. Jadi dalam penelitian ini, kesimpulan bahwa pengeringan terbaik untuk mencapai kelembaban standar isi dengan cepat mendapatkan suhu pengeringan 60oC.

Page 2 of 2 | Total Record : 20