cover
Contact Name
Teguh Triyono
Contact Email
teknik@unwiku.ac.id
Phone
+6281804888643
Journal Mail Official
teknik@unwiku.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Beji KarangsalamPurwokerto 53152, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Teodolita: Media Komunikasi Ilmiah di Bidang teknik
ISSN : 14111586     EISSN : 27226204     DOI : -
Teodolita adalah jurnal imiah Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto yang merupakan wadah informasi berupa hasil penelitian, studi literatur maupun karya ilmiah terkait. Jurnal Teodolita terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat materi yang membahas tentang ilmu-ilmu teknik seperti sipil, arsitektur, elektro dan informatika. Pembahasan yang diberikan diharapkan dapat menambah wawasan bagi siapa saja yang membacanya. Kontribusi makalah dari berbagai pihak baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus sangat redaksi harapkan agar dapat memberikan pengetahuan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2013)" : 8 Documents clear
PERPADUAN ARSITEKTUR JAWA DAN SUNDA PADA PERMUKIMAN BONOKELING DI BANYUMAS, JAWA TENGAH Wita Widyandini Atik Suprati R. Siti Rukayah
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6715.929 KB) | DOI: 10.53810/jt.v14i1.95

Abstract

PERPADUAN ARSITEKTUR JAWA DAN SUNDAPADA PERMUKIMAN BONOKELINGDI BANYUMAS, JAWA TENGAH Wita Widyandini, Atik Suprapti, R. Siti Rukayah ABSTRACT Permukiman Bonokeling terletak di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.  Kabupaten Banyumas  di masa lampau dikuasai oleh Kerajaan Mataram (Jawa). Sehingga arsitektur yang berkembang di Banyumas pun kental dengan nuansa Jawa. Akan tetapi jika melihat pada Peta Pembagian Daerah Kebudayaan Pulau Jawa karya Koentjaraningrat, terlihat bahwa daerah kebudayaan Banyumasan berbatasan langsung dengan daerah kebudayaan Sunda. Didukung dengan cerita sejarahnya bahwa leluhur sekaligus pendiri permukiman yaitu Bonokeling berasal dari Kadipaten Pasirluhur yang masih keturunan Kerajaan Padjajaran, Jawa Barat, maka ada kemungkinan permukiman Bonokeling pun terpengaruh oleh pola permukiman Sunda (Jawa Barat). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan permukiman Bonokeling di Banyumas, Jawa Tengah memiliki perpaduan antara arsitektur Jawa dengan Sunda. Keywords: Jawa, Sunda, Permukiman, Bonokeling
TINJAUAN PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMADATAN TANAH PADA PEKERJAAN JALAN REL Dwi Sri Wiyanti; Taufik Dwi Laksono
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.899 KB) | DOI: 10.53810/jt.v14i1.279

Abstract

Dalam pelaksanaan pembangunan jalan dan jalan rel mempunyai persamaan dalam kegiatan awal. Kegiatan awal pertama adalah kegiatan clearing dan grubbing, kemudian pekerjaan cut & fill dengan buldoser, kemudian diperhalus dengan grader dan dilakukan pekerjaan pemadatan.Pelaksaanaan pekerjaan pemadatan yang baik sangat menentukan kekuatan dan keawetan konstruksi jalan. Dalam hal ini akan ditinjau pelaksanaan pekerjaan pemadatan pada pekerjaan jalan rel dengan sampel pekerjaan jalan ganda Cirebon - Kroya pada Paket JGA-13.Pada pelaksanaan pekerjaan pemadatan pada pekerjaan jalan rel pada paket JGA-13, telah dilakukan kegiatan clearing dan pemdatan dengan baik. Dengan adanya kegitan pemadatan diperoleh lapisan tanah subgrade yang siap mendukung beban lapisan diatasnya dan mendukung beban yang akan melalui jalan.Kata kunci : Pekerjaan pemadatan, clearing& grubbing, cut & fill, subgrade
TINJAUAN PELAKSANAAN PEMADATAN TANAH UNTUK PEKERJAAN JALAN DI KABUPATEN PURBALINGGA Taufik Dwi Laksono; DWI SRI WIYANTI
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.763 KB) | DOI: 10.53810/jt.v14i1.100

Abstract

Taufik Dwi Laksono, Dosen Teknik Sipil Universitas Wijayakusuma PurwokertoDwi Sri Wiyanti, Dosen Teknik Sipil Universitas Wijayakusuma PurwokertoPemadatan tanah memegang peranan yang sangat penting terhadap kekuatan jalan. Pelaksanaan pemadatan tanah harus menimbang banyak faktor, diantaranya peralatan yang digunakan, kondisi tanah asal, material yang dipergunakan untuk pemadatan, waktu yang tersedia, dan lingkungan sekitar pekerjaan jalan. Ketidaksesuaian dalam melaksanakan pemadatan tanah dapat menyebabkan kualitas jalan yang dikerjakan menjadi tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pada tinjauan terhadap pelaksanaan pemadatan tanah ini diperoleh kesimpulan bahwa kondisi tanah, volume pekerjaan dan waktu yang tersedia sangat menentukan dalam pemilihan peralatan yang dipergunakan sehingga kinerja proyek dari segi waktu, mutu dan biaya akan tetap terjaga sesuai yang ditetapkan.Keywords: pemadatan tanah, jalan, peralatan.
IDENTIFIKASI WAJAH MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DENGAN PENAMBAHAN FITUR-FITUR GEOMETRIS KHOLISTIANINGSIH KHOLISTIANINGSIH
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7102.188 KB) | DOI: 10.53810/jt.v14i1.143

Abstract

Identifikasi wajah merupakan persoalan sosial yang sangat penting. Keakuratandalam mengidentifikasi semakin diperlukan untuk mengatasi berbagai persoalan kehidupanbermasyarakat. Paper ini mengusulkan identifikasi wajah menggunakan PrincipalComponent Analysis (PCA) dengan penambahan fitur-fitur geometris untuk menambahketelitiannya. Prinsip PCA adalah memproyeksikan citra ke dalam ruang eigennya dengancara mencari eigenvector yang dimiliki setiap citra dan memproyeksikan ke dalam ruangeigen yang didapat tersebut. Fitur-fitur geometris dihasilkan dari pengukuran jarak antarkomponen-komponen wajah. Hasil pengukuran diubah menjadi fitur perbandingan jarakdengan membaginya dengan jumlah semua fitur. Hasil pengujian menunjukkan sistem inicukup baik untuk diterapkan. Dengan adanya penambahan fitur-fitur geometris, tingkatpengenalan yang diperoleh lebih tinggi dari metode PCA tanpa fitur geometris. Tingkatpengenalan juga menunjukkan kenaikan seiring dengan pertambahan jumlah fitur geometrisyang digunakan. Tingkat pengenalan yang diperoleh untuk 3 buah ciri PCA dan 2 buah fiturgeometris adalah 88,33%.Kata Kunci : Principal Component Analysis, Fitur Geometris, Tingkat Pengenalan
KEBERHASILAN DETEKSI BERBASIS PENCOCOKAN TEMPLATE DENGAN PERUBAHAN LOKASI BENDA KHOLISTIANINGSIH KHOLISTIANINGSIH
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v14i1.144

Abstract

Penerapan teknologi pengolahan citra digital masih merupakan tantangan tersendiribagi penekun dan peneliti pada bidang ini. Pencocokan template merupakan salah satu carauntuk melakukan pengenalan obyek, identifikasi, dan deteksi. Penelitian ini menggunakanalgoritma pencocokan template untuk mendeteksi benda. Input yang digunakan adalah citradengan variasi lokasi dari benda yang diuji. Parameter yang diukur sebagai dasar pengujianadalah nilai korelasi tertinggi. Pengujian yang dilakukan adalah kepekaan algoritma terhadapperubahan lokasi benda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan deteksiobjek memiliki nilai yang signifikan yaitu 100%. Hal ini menunjukkan bahwa perubahanlokasi benda tidak mengurangi tingkat keberhasilan deteksi.Kata kunci : pencocokan template, deteksi, korelasi
PENGARUH POLA BAYANGAN TERHADAP SUHU PERMUKAAAN RUANG LUAR DI PERUMAHAN TAMAN CIPTO CIREBON EKA WIDIYANANTO
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v14i1.145

Abstract

Pengetahuan yang mendalam terhadap kondisi ruang luar seperti pengaruh radiasimatahari, sifat bahan berupa daya serap dan konduktivitas pada daerah yang terbayangimaupun tersinari terhadap suhu permukaan ruang luar akan bermanfaat pada saatperencanaan lahan terutama untuk kawasan perumahan. Lokasi penelitian terletak diPerumahan Taman Cipto yaitu perumahan yang terletak di pusat kota Cirebon. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif sedangkan pendekatanpenelitian adalah causal-comparative atau membandingkan dan mencari hubungan antaravariable yang ada yaitu pola bayangan yang terjadi terhadap suhu permukaan. Dari hasilpenelitian dapat diambil kesimpulan bahwa suhu permukaan pada daerah yang terbayangibangunan lebih kecil dari suhu permukaan di daerah yang terbayangi pohon, hal inidikarenakan pola bayangan bangunan lebih masif atau padat jika dibanding dengan polabayangan pohon yang menyebar dan juga dipengaruhi oleh variable radiasi matahari,bilangan serap, lamanya waktu penyinaran serta konduktivitas bahan.Kata kunci : pola bayangan, suhu permukaan, radiasi matahari, sifat bahan
APLIKASI STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DALAM PENGENDALIAN VARIABILITAS KUAT TEKAN BETON Iwan Rustendi
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v14i1.94

Abstract

ABSTRAK : Salah satu metode untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas suatu produk agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan dapat memenuhi kepuasan konsumen adalah analisis pengendalian kualitas statistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah produksi beton salah satu produsen ready mix concrete PT ”Y” yang berkedudukan di Banyumas kualitasnya terkendali atau tidak terjadi penyimpangan (selalu konsisten) sepanjang pelaksanaan pekerjaan. Alat bantu atau metode yang digunakan dalam analisis variabilitas kekuatan beton adalah metode peta kendali (control chart). Untuk mengetahui apakah beton tersebut juga memenuhi syarat sesuai spesifikasi teknis, maka dilakukan juga analisis evaluasi berdasarkan SNI 03-2847-2002 tentang Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung. Sampel yang diteliti adalah merupakan benda uji beton yang diuji di Laboratorium Teknik Sipil UNWIKU Purwokerto, yang berasal dari Proyek ”X” yang berlokasi di Kabupaten Banyumas. Jumlah benda uji (sampel) sebanyak 68 buah di mana 2 buah benda uji yang berpasangan berasal dari 34 adukan (truck mixer) yang berbeda, sehingga satu nilai uji kuat tekan merupakan rata-rata kuat tekan 2 buah benda uji yang berpasangan. Perawatan benda uji dilakukan di laboratorium dan pengujian dilakukan pada umur 28 hari. Dengan kuat tekan karakteristik f’c rencana adalah 25 MPa, berdasarkan grafik peta kendali x dan R diketahui bahwa data yang diuji seluruhnya berada dalam batas kendali yang telah ditetapkan, sehingga bisa dikatakan bahwa pekerjaan beton pada Proyek ”X” tersebut terkendali atau tidak terjadi penyimpangan (selalu konsisten) dalam pembuatan adukan beton sepanjang pelaksanaan pekerjaan. Sementara berdasarkan evaluasi mutu beton sesuai SNI 03-2847-2002 tentang Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung diketahui bahwa hanya terdapat 1 (satu) hasil uji yang merupakan rata-rata dari 3 pasangan benda uji nilainya kurang dari 25 MPa. Sehingga mutu beton pada Proyek ”X” di Kabupaten Banyumas tersebut bisa dikategorikan memenuhi syarat atau diterima KATA KUNCI : pekerjaan beton, analisis pengendalian kualitas statistik, kualitas beton
Perancangan dan Implementasi Mikrokontroler sebagai Pengendali dan Pendeteksi Banjir PRIYONO YULIANTO
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v14i1.146

Abstract

Mikrokontroler adalah suatu untai terintegrasi ( IC ) atau chip yang bekerja denganprogram, dirancang secara khusus untuk aplikasi sistem kendali. Salah satu aplikasinyaadalah Implementasi Mikrokontroler sebagai Pengendali dan Pendeteksi Banjir merupakansebuah perangkat atau instrumentasi kontrol yang dapat dioperasikan dari jarak jauh,dengan menggunakan sebuah sensor dan pengolah data mikrokontroler AT 89C51,sehingga dapat membantu operator dalam mendeteksi ketinggian air pada suatu bendungan.Komponen – komponen pengendali yang digunakan adalah : Mikrokontroler AT89C51, sensor, ADC (analog to digital converter) dan rangkaian penampil.Peralatan ini dirancang untuk mendeteksi 5 (lima) kondisi atau keadan yaitu :Aman, Siaga, Siaga 1, Awas, dan Bahaya..Kata kunci : sistem kendali, mikrokontroler AT 89C51, sensor, ADC (analog to digitalconverter) dan rangkaian penampil.

Page 1 of 1 | Total Record : 8