cover
Contact Name
Teguh Triyono
Contact Email
teknik@unwiku.ac.id
Phone
+6281804888643
Journal Mail Official
teknik@unwiku.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Beji KarangsalamPurwokerto 53152, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Teodolita: Media Komunikasi Ilmiah di Bidang teknik
ISSN : 14111586     EISSN : 27226204     DOI : -
Teodolita adalah jurnal imiah Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto yang merupakan wadah informasi berupa hasil penelitian, studi literatur maupun karya ilmiah terkait. Jurnal Teodolita terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Memuat materi yang membahas tentang ilmu-ilmu teknik seperti sipil, arsitektur, elektro dan informatika. Pembahasan yang diberikan diharapkan dapat menambah wawasan bagi siapa saja yang membacanya. Kontribusi makalah dari berbagai pihak baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar lingkungan kampus sangat redaksi harapkan agar dapat memberikan pengetahuan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2014)" : 8 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN SEMEN PADA KOMPOSISI CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON TAUFIK DWI LAKSONO
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v15i2.137

Abstract

Beton yang memiliki kinerja yang besar dalam menahan beban tekan diatasnya masihmenjadi pilihan utama dalam proyek konstruksi. Banyaknya faktor yang mempengaruh Kuattekan beton memerlukan perhatian tersendiri sehingga pada saat dilaksanakan di proyek Kuattekan beton yang ingin dicapai dapat terpenuhi. Semen sebagai bagian dari komposisimaterial yang dapat mempengaruhi kuat tekan beton memegang peranan yang penting dalampencapaian kuat tekan beton.Penelitian yang dilakukan ini dalam membuat komposisi campuran betonmenggunakan kandungan semen yang berbeda. Berdasarkan hasil uji tekan beton yangdilaksanakan dapat diperoleh kesimpulan Beton yang menggunakan semen sebesar 428 kgmemberikan kuat tekan rata-rata sebesar 35.75 Mpa, yang menggunakan semen sebesar 340kg memberikan kuat tekan rata-rata sebesar 33.99 Mpa, dan yang menggunakan semensebesar 513 kg memberikan kuat tekan rata-rata sebesar 35.19 Mpa. Hal ini menunjukkanbahwa jumlah semen yang akan digunakan pada beton harus benar-benar dipertimbangkansehingga kekuatan beton yang ingin di capai dapat terpenuhi dan bersifat ekonomisKATA KUNCI: SEMEN, BETON, KUAT TEKAN BETON
IDENTIFIKASI BENDA MENGGUNAKAN METODE PENCOCOKAN TEMPLATE KHOLISTIANINGSIH KHOLISTIANINGSIH
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2262.728 KB) | DOI: 10.53810/jt.v15i2.142

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi obyek dengan menggunakan algoritma templatematching. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilanidentifikasi benda. Penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma pencocokan template sangatbaik digunakan dalam aplikasi sebagai sistem identifikasi benda dengan tingkat keberhasilan100% terhadap citra tanpa efek, 100% terhadap citra tanpa identitas, 100% terhadap citradengan sudut kemiringan kurang dari 15,8ï‚°, dan 100% terhadap citra kabur dengan radiusefek gaussian lebih kecil dari 1,7 piksel.Kata kunci : template matching, identifikasi, tingkat keberhasilan identifikasi
ANALISA TINGKAT PELAYANAN JALAN AKIBAT PERTUMBUHAN LALU LINTAS DI KABUPATEN PURBALINGGA UNTUK TAHUN SEKARANG BERDASARKAN “IHCM, 85” PINGIT BROTO ATMADI
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6224.122 KB) | DOI: 10.53810/jt.v15i2.138

Abstract

Untuk menghadapi pertumbuhan lalu lintas yang akan terjadi pada tahun-tahunmendatang, maka perlu dilakukan analisa tingkat pelayanan jalan di Kabupaten Purbalingga,hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan pergerakan lalu lintas pada ruas-ruas jalandi Kabupeten Purbalingga, Tingkat pelayanan yang terjadi di ruas jalan diwilayah Kabupatenpurbalingga masih tergolong Tingkat pelayanan pada ruas-ruas jalannya masih cukup baik.Kusus tingkat pelayanan ruas jalan yang terjadi di ruas jalan Jend. Sudirman, yangsaat ini sudah harus diperhatikan, karena berdasar perhitungan dan analisa tingkat pelayananjalan, ruas jalan tersebut sudah mengalami gangguan, terutama terjadi pada saat jam puncakpergerakan lalu lintas,Tingkat pelayanan jalan pada ruas jalan Jend. Sudirman, sudah masuk tingkat pelayanan E,artinya jalan tersebut sudah mengalami hambatan pergerakan lalu lintasnya, terutam padasaat jam-jam puncak, maka dari hasil analisa dan perhitungan tingkat pelayanan diajukan duaalternative, yang pertama mimisahkan pergerakan kendaraan tertentu pindah ke ruas jalanyang lain, bila alternative ini ditempuh maka tingkat pelayanan jalan Jend. Sudirman bisalebih baik yaitu mengalami pengurangan gangguan pergerakan tapi belum maksimal, agartingkat pelayanan pada ruas jalan Jend. Sudirman menjadi agak maksimal, maka saat inidiajukan alterntif kedua, yaitu dengan merubah pergerakan lulu lintas yang semula dua arahdirubah pergerakan kendaraan menjadi pergerakan satu arah, sehingga pada saat jam-jampuncak lalu lintas dijalan tersebut berkurang gangguan pergerakannya, sehingga tingkatpelayanan jalan Jend. Sudirman menjadi lebih baik.
ANALISIS KAPASITAS RUANG PARKIR PADA RSUD BANYUMAS DWI SRI WIYANTI
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v15i2.139

Abstract

Parking is one of the important elements of hospital. The increase of activitiesparticularly hospital in RSUD Banyumas, requires sufficient supply of parking facility.However, so far there is no study on parking characteristics and quantification of standardparking spaces demand. The objectives of this study are to analyse capacity spaces parkingand to analyse standard of parking spaces demand. Data required are primary data which isobtained from survey on site toobtain parking characteristics. Primary data were obtainedfrom seven day survey an Monday - Saturday between 06.30 am to 21.30 pm and secondarydata is obtained from the management which is used to analyse standard parking spacedemand.Pursuant to result analyse, is hence got by result sum up the check park needed at themoment pursuant to accumulation culminate is to motorbike needed 614 SRP, for car needed193 SRP.From the analysis highest parking index capacity spaces parking hospital in RSUDBanyumas, with parking supply problems. The solutions to be obtained parking spacedemand of parking facility like special parking building area for parking supplayKeywords: capacity, characteristics, parking, hospital
ORIENTASI DAN HIRARKI PADA TATA RUANG PERMUKIMAN ABOGE CIKAKAK DI WANGON, BANYUMAS WITA WIDYANDINI; DWI JATI LESTARININGSIH
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v15i2.135

Abstract

Permukiman komunitas Aboge di Desa Cikakak, Wangon, Banyumas dapat dikatakansebagai permukiman yang usianya cukup tua, karena permukiman ini lahir bersamaandengan berdirinya Mesjid Saka Tunggal Cikakak pada tahun 1288 H atau 1522 M.Permukiman ini memiliki elemen tata ruang yang meliputi: mesjid, makam, pelataran, rumahadat, hunian/tempat tinggal, sumber mata air, dan hutan. Kesemua elemen-elemenpermukiman tersebut membentuk suatu tata ruang tersendiri yang memiliki orientasi danhirarki tertentu. Untuk itulah, peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui arah orientasiserta tingkatan hirarki elemen-elemen tata ruang pada permukiman komunitas Islam Abogedi Desa Cikakak, Wangon, Banyumas.Karena tujuan penelitian ini adalah menggali dan menemukan orientasi dan hirarkisuatu tata ruang permukiman, maka metode penelitian yang digunakan adalah metodekualitatif dengan metode analisisnya menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan datadilakukan dengan 3 (tiga) cara yaitu:survei atau pengamatan langsung ke permukimankomunitas Islam Aboge, wawancara dengan perangkat Desa Cikakak dan tokoh komunitasIslam Aboge, serta dengan melakukan dokumentasi yang berupa foto, pengukuran, danpemetaan permukiman.Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa orientasi hunian rumahtinggal di permukiman Aboge Cikakak terbagi menjadi 3 (tiga) yaitu : orientasi rumah adatkuncen ke arah Utara-Selatan, orientasi rumah tinggal warga di sekitar mesjid ke arahUtara-Selatan-Barat, sedangkan orientasi rumah warga di luar radius 100 meter dari mesjidadalah bebas dapat ke arah Utara-Selatan-Timur-Barat. Sedangkan untuk hirarki padapermukiman Aboge Cikakak diperoleh kesimpulan bahwa hirarki tertinggi ada di makam,kemudian mesjid dan rumah adat kuncen, selanjutnya rumah tinggal warga, dan hirarkiterendah ada di persawahan sebagai lahan mata pencaharian sebagian besar komunitasAboge Cikakak.Keyword : Orientasi, hirarki, tata ruang, permukiman Aboge
Mengatasi Bahaya Petir dan Proteksi Petir Gedung Bertingkat DODY WAHJUDI
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v15i2.140

Abstract

Petir merupakan kejadian alam dimana terjadi loncatan muatan listrik antara awandengan bumi yang diawali dengan mengumpulkan uap air didalam awan. Ketinggian antarapermukaan atas dan permukaan bawah pada awan dapat mencapai jarak sekitar 8 kmdengan temperatur dibawah dan atas -60°F. Akibatnya didalam awan tersebut akan teijadikristal-kristal es. Karena didalam awan terdapat angin ke segala arah, maka kristal-kristales tersebut saling bertumbukan dan bergesekan sehingga terpisahkan antara muatan positifdan negatif.Pemakaian penangkal petir tradisional (ekstemal) sudah sangat dikenal sejak jamandahulu untuk melindungi aset bangunan atau instalasi terhadap bahaya petir, yang hanyadapat bangunan atau instalasi terhadap bahaya petir, yang hanya dapat digunakan sebagaiasset pelindung gedung terhadap be kebakaran atau kehancuran, sedangkan induksitegangan yang diakibatkan masih belum terserap sepenuhnya oleh penangkal tersebut.Perancangan sistem penangkal petir yang meliputi penangkal petir eksternal daninternal untuk menentukan dimensi, susunan, jenis bahan dan lainnya di dasarkan padatingkat perlindungan yang diinginkan dan dalam konteks arus petir di dasarkan pada besarparameter arus petir.Kata Kunci : bahaya petir,proteksi petir,penangkal petir
PERSEPSI REMAJA TERHADAP ATRIBUT KENYAMANAN PADA SETTING ALUN-ALUN PURWOKERTO YOHANES WAHYU
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v15i2.136

Abstract

Pemahaman suatu lingkungan fisik, didasarkan pada persepsi pengguna terhadapproperti yang ada di dalam settingnya. Persepsi tidak bersifat pasif dalam menerimamasukan yang berupa stimulus yang berasal dari luar diri manusia. Selanjutnya melaluikeberadaan properti yang ada di dalam setting yang berlaku sebagai stimulus, akandikirimkan dari mata ke otak untuk dipahami dan diberi makna berdasarkan pengalamanmasing-masing pengguna.Dengan demikian dapat dirumuskan tentang dugaan penyebab munculnya maknaganda pada fenomena setting alun-alun Purwokerto, yaitu adanya perbedaan persepsisebagai akibat pegeseran fungsi dalam konsepsi ruang berkumpul / publik. Adapunperbedaan persepsi yang dimaksud, menyangkut faktor internal individu (pengguna alun-alun, dalam hal ini remaja) yang berupa motiv, harapan, dan minat remaja terhadap settingalun-alun.Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan keterkaitan antara persepsi remajaterhadap atribut ruang berkumpul pada setting alun-alun Purwokerto. Teori operasionaldibangun dengan mendasarkan pada teori Weismann (1981) tentang atribut sebagai variabelbebas, serta teori Paull. A. Bell, dkk (1978) tentang persepsi dan teori Atkinson Rita. L, dkk(1983) tentang faktor internal sebagai variabel terikat. Sedangkan metoda analisis yangdigunakan dalam penelitian ini adalah dengan perhitungan statistik deskriptif.Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan keterkaitan antara persepsi remajaterhadap atribut kenyamanan ruang berkumpul pada setting alun-alun Purwokerto. Sedanghasil penelitian menunjukan: persepsi remaja terhadap atribut kenyamanan berdasar kondisiudara segar (indera peraba) 32,65%, kondisi pencahayaan (indera penglihatan) 26,53%, dankondisi ketenangan suasana (indera pendengaran) 14,28%.Kata Kunci: Persepsi, Atribut, Kenyamanan.
PAPAN REKLAME: SUATU DILEMA ANTARA ASPEK EKONOMI DAN ESTETIKA KOTA DWI JATI LESTARININGSIH; YOHANA NURSRUWENING
Teodolita ( Media Komunikasi Ilmiah di Bidang Teknik ) Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53810/jt.v15i2.141

Abstract

Papan reklame merupakan media luar ruang yang berfungsi sebagai sarana promosiuntuk memenangkan persaingan pasar. Jangkauan papan reklame hanya sejauh jangkauanvisual, tentu saja agar papan reklame dapat menjangkau kawasan yang lebih luasdiperlukan lokasi strategis, dimensi cukup besar dan warna-warna menyala. Hal tersebutmembuat ruang kota khususnya koridor komersial berkembang fungsinya menjadi arenapromosi. Sejalan dengan perkembangan ekonomi dan perkembangan kota, fungsi koridormengalami perkembangan sebagai sarana informasi untuk memenangkan persaingan pasar.Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh papan reklame terhadap estetikakoridor komersial di kota Purwokerto. Lokasi penelitian berada di penggal jalan JenderalSoedirman koridor komersial terpanjang di kota Purwokerto dengan berbagai fungsibangunan yang membentuknya. Elemen pembentuk koridor akan mempengaruhi karakteristikpemasangan papan reklame.Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif rasionalistik, suatu metodeholistik yang menekankan pemaknaan empirik dan pemahaman intelektual berdasar padagrand concept. Untuk menentukan sampel lokasi papan reklame digunakan teknik areasampling, dengan jumlah sampel proporsional. Teknik analisis yang digunakan adalahanalisis deskriptif kualitatifHasil penelitian menunjukkan keberadaan papan reklame sangat dilematis. Dari aspekekonomi papan reklame merupakan media yang efektif untuk propmosi serta dapatmeningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak reklame. Dari aspekperancangan kota papan reklame merupakan elemen fisik yang dapat mempengaruhi estetikakota. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan negatif papanreklame terhadap estetika kota Purwokerto. Pengaruh positif Papan reklame adalah sebagaiidentitas bangunan dan kawasan komersial, menjadi eye catcher dan membuat irama tidakmonoton. Pengaruh negatif adalah terjadinya polusi visual akibat penumpukan papanreklame pada zona-zona strategis, skala yang tidak proporsional sehingga wajah bangunantidak tampak lagi. Faktor yang memengaruhi estetika tersebut adalah: lokasi, proporsi,keterpaduan, irama, serta warna.Kata kunci: Papan reklame, koridor komersial, estetika kota

Page 1 of 1 | Total Record : 8