cover
Contact Name
Wakhidah Kurniawati
Contact Email
ruang@live.undip.ac.id
Phone
+6224-7460054
Journal Mail Official
ruang@live.undip.ac.id
Editorial Address
Gedung A lantai 3, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18583881     EISSN : 23560088     DOI : 10.14710/ruang
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2021): Ruang" : 5 Documents clear
Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Dalam Pemilihan Lokasi Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Pasar Pagi, Kota Samarinda Kristia Liendika Arruan Minanga Demas; Ajeng Nugrahaning Dewanti
Ruang Vol 7, No 2 (2021): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.7.2.96-104

Abstract

Sesuai dengan program prioritas RPJMD Kota Samarinda tahun 2016-2021 dalam penataan Pedagang Kaki Lima di kawasan perdagangan dan jasa, bentuk usaha yang sudah diterpakan dalam upaya penataan Pedagang Kaki Lima di kawasan Pasar Pagi dengan melakukan penertiban dan penggusuran. Namun yang menjadi permasalahan adalah karena Pedagang Kaki Lima yang telah digusur terus kembali pada lokasi yang sama untuk berdagang. Sehingga sebagai salah satu langkah awal dalam penataan maka perlu adanya identifikasi karakteristik PKL serta analisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemilihan lokasi untuk relokasi bagi Pedagang Kaki Lima di kawasan Pasar Pagi. Metode yang digunakan adalah statistik deskrptif dan analisis Delphi. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik PKL di Pasar Pagi teridentifikasi dalam tiga kelompok yang dibagi berdasarkan jenis dagangan yaitu Kelompok I, Makanan/Minuman Siap Saji; Kelompok II : Non-Makanan, Kelompok III : Jasa dan faktor-faktor yang berpengaruh dalam penataan pedagang kaki lima berdasarkan perspektif stakeholders yaitu (1) Sirkulas; (2) Dekat Permukiman; (3) Aksesibilitas; (4) Ekspansi; (5) Lahan Parkir; (6) Jaringan Listrik; (7) Jaringan Air Bersih; (8) Jaringan Limbah; (9) Lingkungan; (10) Visibilitas; (11) Fungsi Jalan; (12) Akses Pejalan Kaki dan (13) Kebijakan Tata Ruang.
Sense of Place Penghuni Terhadap Eksistensi Kampung Pekojan Kota Semarang Falian Alfaridzi; Nurini Nurini
Ruang Vol 7, No 2 (2021): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.7.2.64-73

Abstract

Kampung kota terbentuk karena sebagai kawasan permukiman etnis-etnis yang menetap di suatu kota, salah satunya Kampung Pekojan Kota Semarang. Kampung Pekojan merupakan kampung kota dihuni oleh masyarakat keturunan Koja atau etnis India-Pakistan sebagai identitas utama. Adanya identitas ini membuat makna tersendiri bagi penghuni terhadap tempat tinggalnya, yang dikenal dengan istilah sense of place. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sense of place penghuni terhadap eksistensi Kampung Pekojan Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis skoring dan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara obersvasi, kuesioner dan wawancara. Teknik sampling yang digunakan yaitu berupa purposive proportional random sampling terhadap 3 RT yaitu RT 09, RT 10, dan RT 11 yang menjadi unit populasi. Sampling memiliki kriteria khusus yaitu penghuni yang sudah lama tinggal di Kampung Pekojan minimal 20 tahun dengan jumlah sample sebanyak 52 responden. Penelitian ini menggunakan analisis relationship to place dan place attachment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki karakteristik keterlibatan terhadap tempat. Pada place attachment, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas memiliki karakteristik cultural terhadap Kampung Pekojan. Dengan demikian, Keberadaan Kampung Pekojan sebagai pemukiman memiliki arti penting karena kemampuannya mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan, sejarah dan budaya dalam kehidupan perkotaan modern.Kata kunci: Kampung Kota; Sense of Place; Kampung PekojanKampung Kota is formed because it is a residential area for ethnic groups who live in a city, one of which is Kampung Pekojan, Semarang City. Kampung Pekojan is kampung kota inhabited by people of Koja descent or Indian-Pakistani ethnicity as the main identity. The existence of this identity creates its own meaning for residents of their place of residence, which is known as the sense of place. Therefore, this study aims to examine the residents' sense of place towards the existence of Kampung Pekojan, Semarang City. This research uses quantitative methods with quantitative descriptive and scoring analysis techniques. Data collection in this study was carried out by means of observation, questionnaires and interviews. The sampling technique used was purposive proportional random sampling of 3 RTs, specifically RT 09, RT 10, and RT 11 which were the population units. Sampling has special criteria, namely residents who have lived in Kampung Pekojan for at least 20 years with a total sample of 52 respondents. This study uses relationship to place and place attachment analysis. The results showed that most respondents had the characteristics of involvement with the place. On the place attachment, the results of the study show that the majority have cultural characteristics towards Kampung Pekojan. Thus, the existence of Kampung Pekojan as a settlement has an important meaning because of its ability to maintain human, historical and cultural values in modern urban life.Keyword: Kampung Kota, Sense of Place, Kampung Pekojan.
Kelayakan Ruang Terbuka Hijau Publik Berdasarkan Karakteristik Fisik Ruang (Studi di Taman Kota Gajahwong, Kota Yogyakarta) Andi Sofie Febrina Salshabila; Annisa Mu'awanah Sukmawati
Ruang Vol 7, No 2 (2021): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.7.2.74-86

Abstract

Taman kota merupakan salah satu jenis ruang terbuka hijau publik. Studi berlokasi di Taman Kota Gajahwong Kota Yogyakarta yang mencakup tiga taman kota, yaitu Gajahwong Educational Park, Taman Wifi, dan Taman Krida. Taman Kota Gajahwong merupakan taman kota yang layak bagi Kota Yogyakarta karena keberadaan taman dan pola penggunaan lahan yang strategis. Namun, beberapa bagian taman nampak belum termanfaatkan optimal yang dilihat dari sepinya pengunjung taman. Untuk itu, penelitian bertujuan untuk menilai kelayakan taman kota berdasarkan karakteristik fisik di Taman Kota Gajahwong Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Stratified Random Sampling dengan total sampel sebanyak 90 responden. Analisis menunjukkan bahwa Gajahwong Educational Park (GEP) merupakan model taman kota yang layak untuk dijadikan sebagai model ruang terbuka hijau publik yang baik berdasarkan variabel kemenarikan fisik taman, elemen pendukung, keberadaan vegetasi, dan aksesibilitas. Taman GEP menjadi taman yang paling layak dan menarik karena memiliki fasilitas yang lengkap, aksesibilitas yang baik, dan keragaman aktivitas yang bisa dilakukan di dalam taman.
Study of Tourists Movement Pattern in Coastal Area and Small Islands, Makassar City Sri Aliah Ekawati; Stevanny Manga; Fitha Rachma Sari; Febrika Rahmaniah Nurul
Ruang Vol 7, No 2 (2021): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.7.2.55-63

Abstract

Makassar City is one of the coastal cities in Indonesia which has various tourist attractions. This tourist attraction is one of the interesting things considered by the people of Indonesia and even the world to visit Makassar City. This study aims to identify patterns of tourist movement in several coastal tourism areas and small islands in Makassar City. The method used in this research is qualitative method. Data obtained by searching secondary data, observation and distributing questionnaires online. Spatial analysis is done by interpreting the image map and digitizing it with ArcGIS, then analyzing the description. Through this research, it is known that there are three patterns of tourist movement, namely single point, base site and stop over. Based on these results, it is directed to develop a one day trip tourism concept.
Analisis Kepuasan Nelayan Terhadap Pelayanan Fasilitas Pada Aktivitas di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Api-Api, Kabupaten Penajam Paser Utara Nur Mei Linda Sari; Mohtana Kharisma Kadri
Ruang Vol 7, No 2 (2021): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.7.2.87-95

Abstract

Hasil tangkapan yang didaratkan di PPI Api-Api belum mencapai angka produksi tiap tahunnya yaitu 141,17 ton dari 730 ton. Penurunan produksi disebebkan kurangnya fasilitas yang tersedia dan kondisi fasilitas yang sudah tidak layak, selain itu dipengaruhi oleh kepuasan pengguna utama pelabuhan perikanan yaitu nelayan, karena nelayan memiliki peranan penting dalam menentukan suatu kemajuan pelabuhan perikanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan nelayan PPI Api-Api terhadap pelayanan fasilitas pada aktivitas di PPI Api-Api. Metode analisis menggunakan uji validitas, uji reliabiltas, dan Importance Performance Analysis (IPA). Adapun hasil yang didapatkan pada kuadran I yaitu fasilitas kolam labuh, dermaga, dan cold; dan kuadran II yaitu fasilitas perbekalan air bersih, perbekalan es, perbekalan bbm, TPI, dan alat angkut ikan. Kata kunci: Importance Performance Analysis (IPA), Kepuasan Nelayan, Produksi, .

Page 1 of 1 | Total Record : 5