cover
Contact Name
Maya Fitria
Contact Email
mayafitria@unsyiah.ac.id
Phone
+628116834035
Journal Mail Official
kitektro@unsyiah.ac.id
Editorial Address
Jalan Teungku Syech Abdur Rauf No. 7 Kota Pelajar Mahasiswa (Kopelma) Darussalam Kecamatan Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Kitektro
ISSN : -     EISSN : 22527036     DOI : -
KITEKTRO is an online journal (electronic) for Scientific Work of Computer Engineering/Science, Information Technology, and Electrical Engineering field. KITEKTRO has been published as dissemination media of research to public domain. KITEKTRO has been publishing articles since 2012 with e-ISSN: 2252-7036. Since 2015, KITEKTRO has been an open access journal access involving peer reviewers. The journal is published four times a year, on March, June, September, and December. The article that will be published in KITEKTRO has to be an original article, has not been published before, and has contributions from the fields of: Computer Engineering Computer Science Informatics Information Technology Electrical Engineering KITEKTRO accepts theoretical contributions (including new techniques, models, concepts, and analysis) and practical contributions (trials, prototypes, simulations, and new applications). The article should not include commercial reference in the form of brand names, company names, universities, commercial acronyms, or component numbers. The article that has been sent to KITEKTRO will be not returned.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2017)" : 11 Documents clear
ANALISIS KEANDALAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI PT. PLN (PERSERO) BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE SECTION TECHNIQUE Aditya Mulianda; Syahrizal Syahrizal; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Tingkat kesuksesan kinerja sebuah sistem atau bagian dari sistem tenaga listrik sangatlah penting. Untuk menentukan keandalan dari suatu sistem, maka harus dilakukan analisis terhadap tingkat kesuksesan kinerja dari sistem tersebut pada periode tertentu. Evaluasi keandalan sistem jaringan distribusi tenaga dengan metode Section Technique dilakukan pada PT.PLN (Persero) Banda Aceh menggunakan data monitoring gangguan yang terjadi selama tahun 2016. Pada Metode Section Technique, penyebab terjadinya gangguan, kegagalan peralatan serta indeks-indeks untuk mengetahui tingkat keandalan sistem jaringan distribusi yaitu System Average Interruption Frequency Index (SAIFI), System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan Customer Average Interruption Duration Index (CAIDI) dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SAIFI untuk semua gardu hubung tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan PLN yaitu sebesar SAIFI 0.27 kali/bulan, nilai SAIFI terbesar terdapat pada gardu hubung Lamgapang 4.05 kali/bulan dan gardu hubung Merduati 0.78 kali/bulan. Untuk indeks nilai SAIDI hanya gardu hubung Merduati dan gardu hubung Lueng Bata yang sesuai dengan standar yang ditetapkan PLN yaitu 0.53 jam/bulan dan 0.79 jam/bulan, sedangkan gardu hubung lainnya dikategorikan tidak andal. Untuk indeks nilai CAIDI nilai terbesar terdapat pada gardu hubung Ajun yaitu sebesar 9.59 jam/bulan/pelanggan.Kata Kunci— Keandalan Sistem, Section Technique, Jaringan Distribusi, Gardu Hubung, Penyulang
PERANCANGAN ANTENA MICROSTRIP RECTANGULAR PATCH ARRAY 4 ELEMEN UNTUK APLIKASI LTE Muhammad Reza Syahputra; Syahrial Syahrial; Muhammad Irhamsyah
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kesuksesan kinerja sebuah sistem atau bagian dari antena sangatlah penting. Untuk menentukan kinerja dari parameter, maka harus dilakukan analisis terhadap tingkat kesuksesan kinerja dari parameter antena microstrip rectangular patch array. Antena mikrostrip rectangular merupakan antena dengan bentuk patch persegi panjang. antena mikrostrip array merupakan pengembangan dari antena mikrostrip biasa yang terdiri dari beberapa elemen peradiasi yang membentuk suatu jaringan dan mendesain antena mikrostrip patch rectangular array empat elemen untuk aplikasi LTE 1.8 GHz. Dalam perancangan ini antena mikrostrip dibangun menggunakan bahan Epoxy fiberglass FR-4 dengan konstanta dielektrik (εr) = 4,5, ketebalan lapisan dielektrik (h) = 0,0016 m = 1,6 mm dan Loss tangent = 0,018. Teknik pencatuan yang akan digunakan adalah teknik Microstrip Line Feed. Perancangan dan simulasi menggunakan bantuan simulasi antena. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa perancangan antena mikrostrip dengan syarat VSWR 1 sampai 2, Return Loss -10 dB, gain 2 dBi dan pola radiasi omnidirectional. Pada frekuensi 1800 MHz didapatkan nilai return loss -26.680 dB, VSWR 1.097, Gain 6.787 dBi, Bandwidth 24.65 MHz dan pola radiasi omnidirectional. Dengan demikian antena dapat bekerja dengan baik
PERANCANGAN DAN PENGUJIAN ANTENA MICROSTRIP CIRCULAR PATCH ARRAY DUA ELEMEN UNTUK APLIKASI WIMAX 2,3 GHZ Fauzan Akbarrizky; Rizal Munadi; Hubbul Walidainy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak perangkat yang digunakan didalam sistem komunikasi nirkabel saat ini, salah satunya merupakan suatu perangkat yang dapat memancarkan serta menerima gelombang elektromagnetik berupa informasi yang akan dikirim dan diterima oleh perangkat lainnya yang disebut antena. Salah satu jenis antena adalah antena microstrip. Antena mikrostrip array dibuat agar memiliki bandwidth dan gain yang lebih besar dibandingkan dengan antena mikrostrip tunggal. Didalam penelitian ini diulas bagaimana merancang, menganalisis dan menguji antena microstrip patch circular array dua elemen untuk aplikasi WiMAX 2,3 GHz. Pada perancangan ini antena microstrip dibuat dengan bahan Epoxy Fiberglass FR-4 serta dengan teknik pencatuan Microstrip Line Feed. Simulator yang digunakan dalam perancangan antena adalah software Advanced Design System (ADS) sedangkan pengujian alat menggunakan bantuan HAMEG HMS3010. Pada penelitian ini ditunjukkan bahwa perancangan dan pengujian antena microstrip yang dilakukan telah memenuhi syarat untuk digunakan pada frekuensi WiMAX 2,3 GHz.Kata Kunci— Antena, Antena Microstrip, Patch Circular, WiMAX
STUDI ANALISIS KONTINGENSI PADA JARINGAN INTERKONEKSI 150 KV SUB SISTEM ACEH Indra Syahputra; Mahdi Syukri; Rakhmad Syafutra Lubis
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari sistem transmisi adalah menyalurkan daya listrik dari pusat pembangkit ke pusat beban secara aman, effisien, andal dan ekonomis. Untuk memberikan pelayanan yang andal, sistem tenaga listrik harus tetap utuh dan mampu mengatasi berbagai macam gangguan yang mungkin terjadi. Dengan demikian merupakan suatu hal yang sangat penting bahwa sistem harus direncanakan agar dalam keadaan normal maupun dalam keadaan gangguan, sistem tetap mampu menyalurkan energi listrik kepada konsumen. Tugas akhir ini menjelaskan tentang kontingensi yang disebabkan oleh terlepasnya saluran transmisi yang terjadi pada sistem interkoneksi 150 KV Aceh. Akibat terputusnya saluran transmisi menyebabkan perubahan tegangan pada bus, dan overload pada saluran transmisi, sehingga diperlukan perbaikan untuk mengatasi masalah ini dengan sebuah simulasi analisis kontingensi menggunakan ETAP 12.6 untuk menemukan solusi dari masalah yang ditimbulkan akibat terputusnya saluran transmisi. Dari hasil simulasi diketahui bahwa ada tiga bus yang tegangannya turun melewati batas operasi yang diijinkan akibat kontingensi pada saluran penghantar, yaitu Banda Aceh, Lhokseumawe dan Panton Labu dengan tegangan pada bus Banda Aceh (134.8 KV), Lhokseumawe (134.6 KV) dan Panton Labu (133.8 KV). Dan juga diketahui bahwa ada satu saluran transmisi yang mengalami pembebanan kritis akibat adanya kontingensi, yaitu saluran antara Lhokseumawe - Arun dengan arus nominal sebesar 84 %. Untuk mengatasi masalah tegangan turun dan pembebanan lebih tersebut maka dilakukan solusi yaitu pelepasan beban (load shedding). Hasil dari perhitungan analisis kontingensi dapat digunakan secara optimal untuk perencanaan operasi sistem pembangkitan energi listrik, dengan begitu perencanaan sistem dapat mempengaruhi keandalan dan keamanan dari sistem interkoneksi.
PENGEMBANGAN ALGORITMA AUTO MITIGASI CHANNEL UNTUK MITIGASI INTERFERENSI MENGGUNAKAN RASPBERRY PI SEBAGAI CONTROLLER PADA LINK POINT TO POINT WIFI IEEE 802.11N. Syafrizal Syafrizal; Teuku Yuliar Arif; Ramzi Adriman
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IEEE 802.11 (Institute of Electrical and Electronics Engineers) telah mengembangkan beberapa standard yang dikenal dengan 802.11 a/b/g/n, penggunaan standard wlan adanya control dapat menyebabkan interference channel ini permasalahan utama dalam teknologi wireless, beberapa wireless tipe n telah memiliki pilihan autochannel untuk memberikan opsi  channel secara auto, permasalahannya adalah pada saat terjadi interference fungsi autochannel pada wlan tersebut tidak me mitigasi channel ke lebih baik, ini mempengaruhi troughput pada client. Dalam penelitian ini akan dikembangkan algoritma baru auto mitigasi channel untuk proses mitigasi ke channel yang lebih aman dari interference, hasil yang di harapkan dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi dari algoritma sebelumnya untuk mitigasi channel secara auto jika mengalami interference, dengan mengembangkan modul API (Aplication Programing Interface) pada raspberry pi terhadap wireless mikrotik sebagai access point untuk melakukan scanning channel interferensi berdasarkan parameter channel dan power transmit, maka akan dilakukan proses mitigasi ke channel yang lain oleh access point
DESAIN DAN PENGUJIAN ANTENA MICROSTRIP RECTANGULAR PATCH ARRAY DUA ELEMEN UNTUK WIMAX 2,3 GHZ Muhammad Reza Aditya; Rizal Munadi; Hubbul Walidainy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejalan dengan perkembangan zaman teknologi antena sangat diperlukan untuk sistem komunikasi. Antena sendiri berfungsi untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik kemudian meradiasikan dan menerima gelombang elektromagnetik yang berisi informasi yang akan dikirim dan diterima oleh perangkat. Antena microstrip menjadi solusi dalam perancangan antena microstrip patch rectangular. Antena yang akan dirancang digunakan untuk frekuensi WIMAX yang mempunyai range frekuensi 2,3 GHz. Antena yang dirancang adalah amtena microstrip rectangular patch array dua elemen yang dilakukan dengan menggunakan teknik optimasi. Antena microstrip rectangular patch array dua elemen telah dilakukan dengan simulasi, fabrikasi dan pengujian menggunakan spectrum analyzer. Perancangan dan simulasi antena menggunakan bantuan software Advanced  Design System (ADS) dengan spesifikasi retun loss = -10 dB, VSWR = ≤ 2, gain = 1, bandwidth = 15-28 MHZ. Pada  penelitian ini diperoleh hasil pengujian antena microstrip array dua elemen sudah mampu mendeteksi sinyal pada frekuensi WiMAX 2,3 GHz.
DESAIN SISTEM TRANSFER BEBAN OTOMATIS DARI SUMBER PLN KE PLTS PADA WAKTU BEBAN PUNCAK (WBP) Agus Mulyadi; Zulfikar Zulfikar; Zulhelmi Zulhelmi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

— Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat dari tahun ke tahun. Perusahaan Listrik Negara (PLN) selaku penyedia energi listrik di Indonesia, belum sepenuhnya mampu mensuplai energi listrik secara merata. Hal ini terjadi karena laju pertambahan sumber energi baru dan pengadaan pembangkit tenaga listrik tidak sebanding dengan peningkatan konsumsi listrik. Penghematan perlu dilakukan untuk mengurangi intensitas terjadinya pemadaman listrik bergilir. Khususnya pada waktu beban puncak yang diistilahkan dengan WBP(Waktu Beban Puncak) yang sering terjadi pada jam 18:00 WIB sampai dengan 00:00 WIB. Untuk menghindari hal tersebut dirancanglah sebuah alat untuk mengatur pemakaian PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang tersimpan di Baterai sebagai energi utama pada Waktu Beban Puncak (WPB). Mikrokontroler Arduino (Arduino Mega 2560)  dan RTC (Real Time Clock)  digunakan sebagai kontrol waktu untuk mengalihkan atau Switching dari PLN ke Baterai pada saat WBP. Sistem ini juga mengontrol kapasitas baterai sebelum WBP dengan tambahan sensor tegangan DC, agar sumber energi listrik dari baterai dapat dialihkan ke beban. Jika kapasitas baterai tidak mencukupi atau dibawah 12 V untuk dilakukan pengalihan, maka sumber utama tetap di suplai oleh PLN. Jika kapasitas baterai diatas 12 V, maka Sistem akan mengalihkan ke sumber PV. Charge Controller untuk kontrol charge dan discharge baterai ditambahkan untuk menjaga baterai dari kerusakan. Keluaran yang diharapkan dari perancangan sistem ini adalah dapat membantu menurunkan beban suplai tegangan dari PLN saat WBP terjadi, sehingga dapat mencegah terjadinya pemadaman listrik bergilir. Dengan sistem ini kualitas tegangan yang didapatkan oleh konsumen akan lebih stabil. Kata Kunci— WBP, Baterai, Sensor Tegangan Dc, Charge Controller, Switching, Arduino, RTC
PERHITUNGAN KORONA, AUDIBLE NOISE DAN RADIO INTERFERENCE AKIBAT CUACA BURUK PADA SALURAN TRANSMISI 275 KV MEDAN-BANDA ACEH Andri, Andri; Lubis, Rakhmad Syafutra; Sara, Ira Devi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat proses transmisi energi listrik berlangsung maka akan terjadi losses atau rugi-rugi daya sehingga mengalami drop tegangan. Penggunaan saluran transmisi tegangan ekstra tinggi (SUTET) merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Namun hal tersebut mengakibatkan timbulnya peristiwa korona. Korona dapat menimbulkan rugi-rugi korona serta gangguan terhadap lingkungan sekitar seperti timbulnya audible noise (suara bising) serta radio interference (interferensi gelombang radio). Untuk itu dalam perencanaan pembangunan jaringan SUTET diperlukan analisa tingkat rugi-rugi korona, audible noise dan radio interference yang akan terjadi pada saat level tegangan dinaikkan dari 150 kV menjadi 275 kV. Besar rugi-rugi korona saat cuaca baik terbesar terjadi pada saluran Nagan Raya-Sigli sebesar 29,8669 kW sedangkan yang terkecil terjadi pada saluran Lhokseumawe-Arun sebesar 3,004 kW. Untuk besar rugi-rugi korona saat cuaca buruk terbesar terjadi pada saluran Nagan Raya-Sigli sebesar 82,9637 kW sedangkan yang terkecil terjadi pada saluran Lhokseumawe-Arun sebesar 8,3443 kW. Besar audible noise yang dihasilkan 45,35 dB dimana termasuk dalam skala tingkat rendah menurut Kriteria Perry. Sedangkan radio interference yang dihasilkan 52,77 dB, namun hasil tersebut hanya berpengaruh pada gelombang AM.
DESAIN DAN ANALISIS INVERTER SATU FASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPWM BERBASIS ARDUINO Khairul Azmi; Ira Devi Sara; Syahrizal Syahrizal
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Perkembangan energi terbarukan seperti solar cell, fuel cell, dan energi angin memerlukan inverter agar energi tersebut dapat dimanfaatkan oleh beban listrik AC. Inverter adalah sebuah rangkaian yang dapat mengubah sumber tegangan DC menjadi sumber tegangan AC. Hasil keluaran inverter umumnya bervariasi, tergantung kepada tegangan input, topologi rangkaian, dan metode pensaklaran yang digunakan. Agar tegangan keluaran inverter dapat digunakan untuk beban seperti motor listrik, maka tingkat harmonisanya haruslah rendah yaitu dibawah 10%. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan inverter dengan gelombang keluarannya mendekati sinusoidal murni atau sinyal sinus termodifikasi dengan THD tegangan dibawah 10%. Metode pensaklaran yang digunakan adalah SPWM atau Sinusoidal Pulse Width Modulation dengan topologi rangkaian full bridge. Sistem pensaklarannya dikendalikan oleh Arduino Uno. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan yaitu inverter hasil perancangan menghasilkan tegangan keluaran 11,3 VAC dengan tegangan masukan 12 VDC. Gelombang keluaran yang dihasilkan adalah gelombang sinus termodifikasi. Efisiensi inverter yaitu 90,23% dengan pengujian beban resistif 5Ω dengan THD tegangan yang dihasilkan sebesar 8,9%. Nilai THD tegangan yang dihasilkan ini sudah sesuai dengan standar IEEE: 519-1992 untuk aplikasi dedicated system yaitu sebesar 10% dan sudah mendekati standar IEEE: 519-2014 yaitu sebesar 8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan inverter satu fasa ini dapat digunakan untuk aplikasi pada motor AC satu fasa. Kata Kunci— Inverter, SPWM, THD Tegangan, Arduino Uno, MOSFET.
PROTOTIPE SISTEM MONITORING DAN PERINGATAN DINI KONDISI TUBUH MANUSIA BERDASARKAN SUHU DAN DENYUT NADI BERBASIS MIKROKONTROLER 328P Achmi Yuliani; Yunidar Yunidar; Yuwaldi Away
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 2, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Parameter untuk menentukan kondisi kesehatan seseorang antara lain dengan mengukur suhu tubuh dan denyut nadi. Dalam penelitian ini dirancang suatu prototipe sistem monitoring dan peringatan dini kondisi tubuh manusia berdasarkan suhu dan denyut nadi berbasis mikrokontroler 328p, yang bertujuan untuk mengetahui denyut nadi dan suhu tubuh sebelum diambil tindakan secara medis. Prototipe monitoring denyut nadi ini dirancang menggunakan sensor pulse, sensor suhu dan Real Time Clock (RTC). Data yang sudah terbaca pada prototipe tersebut kemudian diproses oleh mikrokontroler 328P dan ditampilkan pada layar Liquid Crystal Display (LCD). Prototipe ini kemudian diuji kepada orang dewasa dalam dua keadaan yaitu dalam keadaan normal dan dalam keadaan tidak normal. Setelah dilakukan pengujian dengan alat pembanding yang sudah terkalibrasi (thermometer dan pulse oximeter mindary) didapatkan nilai galat pengukuran, yaitu sebesar 0,5% untuk data suhu tubuh dan untuk data  pengujian  denyut nadi adalah 0,9%. Kata kuci: pulse sensor, sensor suhu, RTC, LCD, mikrokontroler 328P.

Page 1 of 2 | Total Record : 11