cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Intizar
ISSN : 14121697     EISSN : 24773816     DOI : -
Intizar Journal (ISSN: 1412-1697) and (E-ISSN: 2477-3816) is a peer-reviewed journal which is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang publishes biannually in June dan December. This journal publishes current concept and research papers on Islamic Studies and Muslim Communities from interdisciplinary perspective, especially in Education; Culture; Politic; Law; Tafsir; Sufism; and Fiqh.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 25 No 1 (2019): Intizar" : 6 Documents clear
Islamisasi dan Arkeologi Islam di Susupu Jailolo Muhammad Fadhly; Jamain Warwefubun
Intizar Vol 25 No 1 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i1.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses islamisasi dan arkeologi Islam di Susupu Jailolo Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah yang bertumpu pada empat langkah yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi dengan menggunakan pendekatan arkeologi. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa islamisasi di Susupu dilakukan oleh pedagang Arab dan Kesultanan Ternate. Sedangkan jejak arkeologi Islam yang ditemukan adalah masjid diantaranya masjid di Saroang dan Masjid Raya An-Nur, juga ditemukan makam yaitu Kubu Gila, Kubu Podo, dan Kalem Abdul Jalil.
Revitalisasi Masjid dalam Membangun Karakter pada Komunitas Melayu Sambas Masmuri Masmuri; Bayu Suratman
Intizar Vol 25 No 1 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i1.3238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui revitalisasi masjid dalam membangun karakter pada komunitas Melayu Sambas. Masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat ritual keagamaan tetapi pada fungsi lain yaitu bidang sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, didekati secara sosiologis dan ditulis secara deskriptif berdasarkan wawancara dan pengamatan mendalam terhadap objek yang diteliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebuah tren positif tentang posisi masjid yang punya peran dalam membangun karakter. Kegiatan-kegiatan masjid pada komunitas Melayu Sambas berpengaruh dalam membangun karakter yang ditandai oleh jumlah jemaah salat bertambah; digelarnya diskusi, ceramah, dialog keagamaan; tempat pembinaan remaja dan anak usia dini; dan tempat musyawarah.
Tantangan Abad 21 bagi Madrasah di Indonesia Syamsul Kurniawan
Intizar Vol 25 No 1 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i1.3242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan abad 21 bagi madrasah di Indonesia. Secara reflektif, kajian ini ingin meninjau kembali ide, perlakuan, dan atau situasi yang ada, khususnya tentang madrasah pada abad 21 dan tantangan-tantangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Berdasarkan hasil pengkajian, bisa disimpulkan mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi madrasah di Indonesia pada abad 21, seperti: revolusi mental guru, membekali siswa yang terlahir sebagai digital natives dengan keterampilan abad 21, mengintegrasikan penggunaan teknologi dalam pembelajaran, dan reformasi kurikulum sesuai selera abad 21. Dalam merespon tantangan-tantangan ini, madrasah perlu mempertegas, menciptakan, dan mempertahankan points of difference atau distingsi dengan madrasah-madrasah zaman dulu yang oleh masyarakat dianggap ketinggalan zaman dan terbelakang.
Strategi Adaptasi dan Pertahanan Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Kudus Jawa Tengah Moh Rosyid
Intizar Vol 25 No 1 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i1.3277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi adaptasi dan pertahanan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Kudus Jawa Tengah sejak tahun 1999 hingga kini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan deskriptif analitis. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keberadaan JAI tidak terjadi konflik terbuka di Kudus dikarenakan pertama, kehidupan di pedesaan yang lebih mengutamakan aspek pertemanan dan persaudaraan. Kedua, warga JAI di Kudus tidak melanggar norma susila, hokum, agama, dan negara. Ketiga, ajaran Ahmadiyah tidak dipublikasikan pada warga, hanya pada intern JAI. Keempat, warga JAI melakukan adaptasi budaya dengan lingkungannya. Adapun faktor tetap eksisnya JAI di Kudus karena pertama, peran sesepuh JAI yang ekonominya di kelas menengah atas sehingga disegani warga sekitar. Kedua, adanya mubalig JAI ditugaskan dari JAI Pusat yang sehari-harinya melayani warga JAI Kudus. Ketiga, fanatikme warga JAI terhadap ajaran Ahmadiyah.
Materi Parenting Education tentang Pendidikan Seks bagi Remaja dalam Islam Menurut Abdullah Nashih Ulwan Eni Zulaiha; Nani Nuranisah Djamal; Tintin Supriyatin
Intizar Vol 25 No 1 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i1.3795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang materi pendidikan seks bagi remaja dalam parenting education menurut Abdullah Nashih Ulwan. Pendekatan dalam penelitian adalah kualitatif dengan metode kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukan bahwa materi pendidikan seks harus sesuai dengan nilai dan falsafah ajaran Islam. Karena ajaran Islam adalah bermuaranya semua nilai termasuk didalamnya adalah pendidikan seks. Menurut Nashih Ulwan beberapa materi yang harus diajarkan dalam parenting education antara lain: yaitu etika meminta izin, etika melihat, cara menghindarkan dari rangsangan-rangsangan seksual, mengajarkan kepada remaja hukum-hukum syariah yang berhubungan dengan usia remaja dan dewasa, pernikahan dan hubungan seks, isti’faf (menjaga kehormatan diri) bagi yang belum mampu menikah, dan menjelaskan seks kepada remaja secara terang-terangan.
Karakteristik Organisasi Perempuan Persatuan Islam Istri (Persistri) Erni Isnaeniah
Intizar Vol 25 No 1 (2019): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v25i1.3802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang karakteristik Persatuan Islam Istri yang biasa disebut Persistri. Juga untuk mengungkap ciri khas dan perbedaaan Persistri dengan organisasi perempuan Islam lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan sosiologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ciri khas utama Persistri adalah organisasi perempuan Islam dengan warna puritan, yaitu sebuah jemaah yang berikhtiar memurnikan kaum perempuan Islam dari seluruh ajaran yang mengandung takhayul, bidah dan khurafat. Tradisi keagamaan Persistri bersumber kepada pemikiran-pemikiran A. Hassan sebagai guru utama, adalah ciri khas lainnya yang melekat kuat sebagai otonom Persatuan Islam (Persis). Anggota dan kader Persistri didominasi oleh ibu-ibu yang awalnya masuk karena suami, ayah dan atau anggota keluarga lainnya telah lebih dahulu masuk menjadi aktivis di Persistri. Sebagai jemaah yang berorientasi kepada gerakan dakwah adalah seluruh program kerja sebagai rencana jihad Persistri. Persistri seperti juga Persis, menyebut organisasinya dengan jemaah, yang memiliki Qanun Asasi dan Qanun Dakhili sebagai panduan perjuangan jemaah, dengan tujuan utamanya dalam bidang dakwah yaitu menegakkan amar makruf nahi mungkar dan sekaligus menghancurkan kebatilan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6