cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1 (2023)" : 14 Documents clear
Pengaruh Variasi Kecepatan Putar dan Kedalaman Pin Terhadap Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Struktur Mikro Hasil Friction Stir Welding Material Aluminium 5052 Evan Pradana; Viktor Naubnome; Kardiman Kardiman
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8425

Abstract

Friction Stir Welding adalah proses penyambungan dua buah logam yang memanfaatkan gesekan dari tool yang berputar dengan benda kerja sehingga menghasilkan panas yang mampu melelehkan benda kerja yang diam tersebut dan akhirnya tersambung menjadi satu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kedalaman pin dan kecepatan rotasi alat pin FSW terhadap sifat mekanik Aluminium 5052. Variasi yang digunakan adalah kecepatan putar 910, 1500, 2280 rpm dan kedalaman pin 3, 4, 4,8 mm. Pengujian mekanis yang dilakukan yaitu uji tarik, uji kekerasan Vickers dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin cepat kecepatan putar, kekuatan tarik semakin meningkat, pada kecepatan 910 rpm kekuatan tarik yang diperoleh dari 131,4 MPa menjadi 148,2 MPa pada 2280 rpm. Semakin besar kedalaman pin, kekuatan tarik semakin menurun, pada kedalaman pin 3 mm kekuatan tarik yang diperoleh dari 148,9 MPa menjadi 146 MPa pada 4,8 mm Semakin besar kecepatan putar dan kedalaman pin, nilai kekerasan menurun dimana pada kecepatan putar 910 rpm kekerasan 55,52 VHN menjadi 53,03 VHN pada kecepatan putar 2280 rpm. Sedangkan pada kedalaman pin 3 mm kekerasan 62,49 VHN menjadi 55,06 VHN pada 4,8 mm.
Analisa Kekuatan Rangka Automatic Potato Cutting Machine Frame Menggunakan Simulasi Solidworks Muhammad Edi Pujianto; Muhammad Subri; Abdul Rohman Sani
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8549

Abstract

Indonesia adalah negara dengan komoditas pertanian yang melimpah. Salah satu komoditas pertanian yang banyak dimanfaatkan adalah kentang. Olahan makanan berbahan kentang biasanya adalah kentang goreng berbentuk stik. Banyak dijumpai di pasar alat pemotong kentang berbentuk stik yang masih manual. sehingga untuk pekerjaan jangka panjang menjadi mudah lelah, membutuhkan tenaga yang cukup besar, dan beresiko lengan terkilir akibat beban yang berat. Perancangan mesin pemotong kentang otomatis berbentuk stik dalam proses pembuatannya desain rangka merupakan kekuatan inti suatu mesin. Maka rancangan rangka tersebut perlu diketahui kekuatan kontruksinya berupa nilai tegangan, deformasi, dan faktor keamanan menggunakan simulasi metode elemen hingga dengan bantuan software solidworks. Rangka dibuat dengan 3 model untuk mendapatkan data kemampuan atau kekuatan yang baik dan menghasilkan desain kontruksi yang aman. Hasil simulasi Model 1, model 2, dan model 3 tegangan maksimal menghasilkan nilai sebesar 147,96 MPa, 156,68 MPa, dan 104,45 MPa. Nilai Deformasi dari hasil simulasi didapatkan untuk model 1 model 2 dan model 3 adalah 0,751 mm, 1,819 mm dan 0,7590 mm. Sementara untuk nilai faktor keamanan pada rangka model 1 model 2 dan model 3 didapatkan sebesar 1,217, 1,149 dan 2,393. Desain rangka model 3 dari hasi simulasi tegangan, nilai deformasi, dan faktor keamanan menunjukkan kemanan yang lebih baik. Sehingga geometri desain rangka mesin pemotong kentang yang terbaik adalah pada model 3.
Pengaruh Parameter Arus dan Tegangan Terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Bulkhead Kapal Container 100 Teus Muiz Abdullah; Purwanto Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8755

Abstract

                                                                        AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meneliti kekuatan tarik, hasil pengelasan shield metal arc welding (SMAW) baja KI-A dan baja KI-B yang digunakan untuk kontruksi kapal bulkhead Pada penelitian ini, pengelasan SMAW dilakukan dengan variasi tegangan pengelasan dan arus pengelasan. Pengelasan SMAW menggunakan elektroda E7016 dengan variasi arus pengelasan: 60 A, 120A, dan 180 A, serta variasi tegangan pengelasan: 20,30 dan 40. Pengelasan SMAW. Pengujian tarik dilakukan sesuai standar ASTM E8/E8M – 09. Hasil pengujian tarik menunjukkan, nilai kekuatan tarik tertinggi pengelasan SMAW dihasilkan dari pengelasan dengan spesimen 1 menggunakan arus 60 A dan tegangan 20 V dengan hasil 268 MPa dengan nilai elongasi sebesar 35 % , untuk spesimen 2 menggunakan arus 60 A dan tegangan 30 V dengan hasil  271 Mpa dengan nilai elongasi sebesar 34 %,  spesiemen 3 menggunakan arus 60 A dan tegangan 40 V dengan hasil 296 Mpa dengan nilai elongasi sebesar 36 %. Pengelasan dengan parameter pengelasan ini, menghasilkan sambungan dengan nilai elongasi sebesar 35 %. Hasil Pengujian impak spesimen 1 menggunakan arus 60 A dan tegangan 20 V dengan hasil 29.86 Kgf.m, untuk spesimen 2 menggunakan arus 60 A dan tegangan 30 V dengan hasil  29.826, dan untuk untuk spesimen 3 menggunakan arus 60 A dan tegangan 40 V dengan hasil  29.787 Kgf.m. Semakin tinggi arus dan tegangan yang digunakan, semakin besar kekuatan tarik dan semakin besar arus listrik pengelasan berpengaruh langsung pada penetrasi logam las, bentuk manik las, dan pencampuran. Arus dan tegangan las makin besar dapat memperdalam penetrasi logam las dan juga memperlebar butiran las.
Peningkatan Sifat Mekanik Produk 3D Printing dengan Proses Annealing Slamet Saefudin; Dini Cahyandari; Ilham Yustar Afif; Samsudi Raharjo; Muh. Subri; Ahmad Nuril Anwar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i1.8568

Abstract

Teknologi pencetak tiga dimensi Fused Deposition Modeling (3D FDM) memiliki perkembangan yang sangat pesat karena kemudahan penggunaan dalam menghasilkan produk yang komplek secara cepat sesuai harapan. Kemudahan penggunaan dan biaya yang murah menjadikan teknologi FDM banyak diminati di berbagai bidang ilmu maupun teknik. Namun, produk yang dihasilkan dari proses lapis demi lapis pada 3D FDM menjadikan sifat mekanik yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki peningkatan sifat mekanik sampel poli asam laktat (PLA) yang dicetak dengan teknik 3D FDM melalui proses annealing. Sampel di annealing pada suhu dan waktu yang berbeda untuk selanjutnya dievaluasi dengan uji tarik. Hasil menunjukkan bahwa proses annealing menyebabkan peningkatan kekuatan tarik pada sampel dan perubahan dimensi yang disebabkan karena adanya pemadatan pada susunan layer. Semakin lama dan tinggi suhu yang digunakan dalam proses annealing membuat sampel lebih getas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kekuatan tarik tertinggi terjadi pada sampel PLA yang mengalami perlakuan panas pada suhu 120 oC dan waktu pemaparan panas selama 30 menit. Hasil ini menunjukkan bahwa proses perlakuan panas annealing mempengaruhi kuat tarik PLA yang dapat ditingkatkan dengan penggunaan parameter suhu dan waktu pemaparan yang tepat untuk menghindari perubahan dimensi. Kata kunci: 3D Printing, Fused Deposition Modeling (FDM), Annealing, Uji tarik

Page 2 of 2 | Total Record : 14