Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 1 (2014): ISTEK"
:
15 Documents
clear
STUDI PENENTUAN UPAH DASAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MELALUI PENDEKATAN EVALUASI JABATAN
Hendri Karma;
Adam Faroqi
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap perusahaan memiliki sumber daya yang terbatas, apapun jenis sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, sumber daya manusia tetaplah menjadi hal yang terpenting dan strategis diantara sumber-sumber daya yang lainnya, karena sumber daya yang lainnya dikelola oleh manusia itu sendiri. PT. Sinar Terang Logam Jaya Bandung merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi Spare Part dan komponen lainnya. Masalah yang dihadapi perusahaan yaitu tentang kebijakan pengupahan yang dinilai karyawan belum wajar. Padahal motivasi kerja karyawan harus selalu diperhatikan agar produktivitas kerja dan loyalitas karyawan dapat ditingkatkan sesuai dengan harapan perusahaan. Salah satu pendorong untuk meningkatkan motivasi kerja adalah pemberian penghasilan yang wajar kepada semua karyawan. Dalam penelitian ini penulis ingin memberikan sumbangsih terhadap kemajuan perusahaan sehingga dapat menghindari subyektifitas terhadap evaluasi jabatan dan diharapkan dapat memberikan usulan sistem upah dasar yang dapat lebih memberikan jaminan keadilan dan kewajaran bagi para karyawan. Metoda yang digunakan untuk memecahkan permasalahan dalam penelitian ini adalah pendekatan evaluasi jabatan dengan menggunakan metoda point system. Dari hasil evaluasi jabatan terdapat perbedaan bobot pada masing-masing jabatan. Dimana dapat diketahui bobot terbesar untuk Direktur yaitu 484 dan bobot yang terkecil yaitu 313 untuk operator dies. Penyusunan sistem upah berdasarkan evaluasi jabatan dengan menggunkan point system ini memberikan hasil yang cukup baik, karena didasari oleh obyektivitas asas adil dan wajar. Upah dasar yang diperoleh lebih besar dari upah dasar yang berlaku sekarang. Sistem upah yang diberikan saat ini hanya berdasarkan golongan atau klasifikasi jabatan dan lamanya bekerja, sedangkan sistem upah yang dipergunakan pada penelitian ini menggunakan karakteristik-karakteristik atau kontribusi tugas dari jabatan yang diemban, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
PENGARUH PENGOLAHAN TANAH DAN PUPUK ORGANIK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) KULTIVAR WILIS
Suryaman Birnadi Birnadi
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
An experiment was conducted to study growth and yield of soybean with bokashi at various dosages and frequency soil tillage. Result showed there are interaction effect between the application of Bokashi and frequency soil tillage to dry plant weight soybean on optimum combination b2 p2 (bokashi 10 t ha-1 and twice soil tillage). Bokashi dosage level b2 (10 t ha-1) effect to the plant height and wilt of dry grain. Bokashi dosage level b3 (15 t ha-1) effect to effective nodule, leaf area, and yield of dry grain. Frequency level at once soil tillage (p1) effect to the plant height, effective nodule, and leaf area.
PENGARUH TIGA JENIS INSEKTISIDA KARBAMAT TERHADAP KEMATIAN DAN BOBOT TUBUH CACING Eisenia fetida
Ida Kinasih;
Astuti Kusumorini;
Asep Komarudin
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian tentang toksikologi lingkungan di daerah tropis masih sedikit yang meneliti tentang pengaruh pestisida terhadap ekosistem dalam tanah. Beberapa organisme dapat dijadikan sebagai indikator tercemarnya suatu lingkungan. Di antara organisme tersebut adalah cacing tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efek dari residu pestisida terhadap tingkat mortalitas dan pertumbuhan dari cacing tanah yang umum ditemukan pada sistem pertanian. Penelitian ini menggunakan tiga jenis insektisida berbahan aktif karbamat yang diujikan ke Eisenia fetida, yaitu Karbofuran 3%, Karbosulfan 200, 11 g/l dan BiPhenil Methil Carbamate (BPMC) 500 g/l. Hasil penelitian menunjukkan kematian tertinggi dari cacing tanah E. fetida diperoleh pada konsentrasi 300 mg/kg untuk semua jenis insektisida. Begitu juga dengan bobot tubuhnya, dimana bobot tubuh cacing tanah E. fetida mengalami penurunan yang paling tinggi pada konsentrasi 300 mg/kg untuk semua jenis insektisida. Morfologi yang ditunjukkan akibat keracunan insektisida pada umumnya yaitu kulit menjadi terdegradasi dan pecah, klitelium pecah serta menyusut.Hasil analisa probit menunjukkan LC 50 dari ketiga jenis insektida tersebut menunjukkan nilai yang berbeda-beda. LC 50 untuk insektisida BPMC memiliki toksisitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan dua jenis insektisida lainnya yaitu sebesar 169,82 mg/kg. Insektisida karbosulfan memiliki nilai LC 50 173,78 mg/kg, sedangkan insektisida karbofuran memiliki nilai LC 50 paling rendah yaitu sebesar 188,21 mg/kg.
METAFORA GANDA PADA KATA MAJEMUK 935 BAHASA INGGRIS
Teddy Yusuf
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research on lexeme configurations of English compound in Indonesia has not touched the aspect of figurative language. Therefore, this research has done to fill the gap. Based on the research problem, this research is aimed to study and to describe the figurative language in the lexemes of compound word of English language on the view of: (1) the structure pattern of Adjective + Noun in compound Word (2) the structure pattern of Noun + Noun in compound word, (3) the structure pattern of Noun + Adjective in compound word, (4) the figurative language on modifier lexemes in compound word, (5) the figurative language on lexemes of the head unit in compound word, (6) the figurative language on lexemes both modifier and the head unit in compound word. The theories applied in this research is eclectic. Structural morphology theory used to study the form of structure in compound word. Cognitive semantic theory used to study the lexemes from the aspect of figurative language in modifier unit, in the head unit of compound word, or in both (modifier unit and the head unit of compound word) as the compound word which convey the idiomatic meaning. The research method used in this research is descriptive. The method of study applied is distribution method, substitution, extension and insertion as a base to differentiate between a compound word from noun phrase. The results of research show that compound word in English (1) have the structure pattern as Adjective + Noun, Noun + Noun and Noun + Adjective, (2) compound word in English with figurative language on lexeme of modifier have formula N2 = N1 or N2 is N1 metaphorically, (3) compound word in English with figurative language on lexeme of head unit have the formula as follow; N1 is ' navigation' lexeme that becomes a base of changing in a referent (literal meaning) in those compound words or N1 is a 'navigation' lexeme that becomes a base in creating the form of metaphor which is intended in N2 so that results in the figurative language, (4) compound word in English with lexeme of figurative language in modifier unit or in the head unit will results in the change of meaning, that is a transfer of meaning from literal meaning towards idiomatic meaning. The creation of idiomatic meaning stands from the root of metaphor which represented in each lexemes in the compound words as their constituent.
ANALISIS DINAMIKA SIRKUIT CHAOS 3-D AUTONOMOUS SERTA APLIKASINYA UNTUK NAVIGASI MOBILE ROBOT
Mada Sanjaya W.S;
Aceng Sambas;
Mustafa Mamat
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Makalah ini menyajikan sebuah sistem 3-D autonomous baru dengan istilah empat kuadrat. Sistem dengan lima titik ekuilibrium memiliki perilaku dinamika chaos kompleks. Hal ini dapat menghasilkan banyak attractor chaos tunggal yang berbeda dan attractor chaos ganda dengan mengubah parameter kontrol pembangkit sinyal chaos. Perilaku dinamis yang kompleks dari sistem yang diteliti lebih lanjut dengan cara menganalsis diagram fase, spektrum Lyapunov eksponen, sistem dissipative, diagram bifurkasi dan peta Poincaré. Rangkaian fisik hasil pendekatan eksperimen menggunakan MultiSIM 10.0 dari attractor chaos menunjukkan hasil yang sama dengan simulasi numerik menggunakan MATLAB 2010. Yang lebih penting orbit chaos yang padat dihasilkan oleh sirkuit ini akan memberikan sebuah fitur lintasan robot patroli yang tidak terduga, yang dimanfaatkan dalam pengontrolan fasilitas militer. Hal ini mendorong bagi kami untuk mengembangkan sistem robot cerdas. Pada sistem mobile robot patrol ini, sinyal chaos digunakan untuk mengontrol pergerakan arah robot dan diaplikasikan untuk robot patroli dalam bidang militer. Kelebihan robot bernavigasi chaos ini adalah karena robot ini merupakan robot autonomous digital, sehingga sistem program yang dibuat menggunakan mikrokontroler sebagai kendali geraknya. Selain itu, kami telah mengembangkam model matematika dari kinematika robot dan pendekatan validasi menggunakan MATLAB 2010.
Sintesis Nanokomposit g-Al2O3-Fe2O3 untuk Adsorpsi wj Logam Cr(VI)
Rika Rahmawati;
Dede Suhendar
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
wp Penanganan limbah yang mengandung logam berat sering kali memerlukan biaya yang tidak murah. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis adsorben berskala nanometer berbahan murah dan metode sintesis dan uji aplikasinya yang sangat sederhana, yakni nanokomposit g-Al2O3-Fe2O3 untuk adsorben Cr(VI). Larutan Al(OH)3 dicampur dengan larutan amoniak sampai pH 4, kemudian ke dalamnya dicampurkan sukrosa dan FeCl3 sampai homogen (perbandingan mol Al(OH)3 : 0,25 FeCl3 : 0,33). Campuran tersebut dipanaskan pada suhu 120 °C sambil pengadukan sampai volumenya menjadi sekitar 2/3-nya, kemudian dipanaskan kembali pada 200 °C selama 24 jam. Padatan berbentuk butiran-butiran berwarna coklat yang dihasilkan kemudian digerus halus dan dicampur dengan kerosen secara homogen. Campuran diuapkan sampai kerosen habis. Serbuk halus berwarna coklat yang dihasilkan kemudian dikalsinasi pada suhu 800 °C selama 4 jam. Berdasarkan hasil analisis XRD diperoleh bahwa sintesis tersebut menghasilkan produk campuran yang didominasi fasa g-Al2O3 dengan kristalinitas rendah yang menunjukkan terbentuknya nanokomposit. Larutan K2Cr2O7 telah digunakan sebagai model larutan yang mengandung Cr(VI) untuk pengujian sifat adsorben nanokomposit tersebut. 2 gram nanokomposit diaduk dengan larutan K2Cr2O7 dengan konsentrasi Cr(VI) 56,7 ppm pada suasana asam (pH 2) sebanyak 50 mL pada variasi waktu 1 – 24 jam. Hasil kontak menunjukkan bahwa lamanya waktu kontak tidak memberikan perbedaan yang signifikan namun secara keseluruhan diperoleh rata-rata adsorpsi Cr(VI) sekitar 82,5% setelah pengadukan awal selama 1 jam. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa nanokomposit g-Al2O3-Fe2O3 sangat efektif dan efisien sebagai adsorben zat pencemar Cr(VI) karena biaya bahan dan sintesisnya sangat murah, sifat mengadsorpsinya cepat, dan mengadsorpsi cukup banyak Cr(VI).
Penentuan Rute Terpendek Menuju Kampus Menggunakan Algoritma Dynamic Programming
Jumadi Jumadi Jumadi
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepadatan kendaraan bermotor, dapat dirasakan pada jalan-jalan di Kota Bandung, terutama di daerah dan jam-jam tertentu. Hal ini, yang mendorong perlu dilakukan penelitian untuk menentukan lintasan terpendek dari daerah Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, menuju ke Kampus UIN di daerah Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Seperti yang telah diketahui, bahwa jalan-jalan di Kota Bandung terdapat banyak alternatif jalan dengan karakter masing-masing jalan yang berbeda. Karakter jalan yang ada, diantaranya adalah kepadatan, kondisi fisik jalan dan ukuran lebar jalan. Dengan karakter jalan yang ada, maka dapat diasumsikan bahwa setiap jalan memiliki lama tempuh rata-rata. Nilai rata-rata ini, dijadikan sebagai biaya tempuh jalan tersebut. Dengan menggunakan algoritma Dynamic Programming, dapat diketahui rute terbaik dari Tempat Tinggal menuju Kampus UIN Bandung.
PENDETEKSIAN OUTLIER PADA CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) MENGGUNAKAN LEAST TRIMMED SQUARES (LTS)
Elis Ratna Wulan;
Enung Nurhayati
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
An outlier in the Capital Asset Pricing Model (CAPM) is detected using Least Trimmed Squares (LTS), in order to obtain a robust estimation against outliers without discarding existing data, so it can be considered by investors to make informed decisions in determining the allocation of capital and investment in a company. To detect outlier on the Capital Asset Pricing Model (CAPM) using the Least Trimmed Squares (LTS), Capital Asset Pricing Model (CAPM) to be transformed into a simple linear regression equation.
Proyeksi Populasi Penduduk Kota bandung Menggunakan Model Pertumbuhan Populasi Verhulst dengan Memvariasikan Interval Pengambilan Sampel
Diny Zulkarnaen
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
zz Bandung merupakan kota metropolitan terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya, dengan kepadatan penduduknya sebesar 14.634 Jiwa/km2. Padatnya penduduk kota Bandung tentu akan semakin banyak menuai berbagai permasalahan yang berkaitan erat dengan kesejahteraan, antara lain penyediaan sandang, pangan dan papan, lapangan pekerjaan, masalah ekonomi, lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Maka dari itu pemerintah kota Bandung perlu melakukan antisipasi dalam menyeimbangkan kebutuhan masyarakat. Antisipasi jangka panjang dapat dilakukan dengan melakukan proyeksi jumlah penduduk kota Bandung. Proyeksi penduduk kota Bandung dapat dilakukan melalui pemodelan secara matematis menggunakan model verhulst. Sebelumnya Augustus Wali telah melakukan proyeksi populasi penduduk di Negara Rwanda dengan mengambil sampel jumlah populasi penduduk pada tiga tahun lampau secara berturut-turut atau interval satu tahun. Cara pengambilan sampel data pada interval ini penulis anggap kurang tepat, karena data yang diambil tidak merepresentasikan kondisi keseluruhan pertumbuhan suatu daerah. Maka dari itu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melakukan variasi interval pengambilan data dengan maksud mencari aproksimasi yang terbaik yakni dilihat dari galat yang dihasilkan. Galat tersebut diperoleh menggunakan perhitungan Mean Absolute Percentage Error atau MAPE. Interval yang memiliki galat terkecil dapat digunakan untuk melakukan proyeksi penduduk kota Bandung
UJI KONSUMSI PAKAN dan AKTIVITAS MAKAN PADA KUKANG (Nycticebus coucang) SECARA Ex situ
Astuti Kusumorini;
Sekarwati Sukmaningrasa;
Risna Octaviani
JURNAL ISTEK Vol 8, No 1 (2014): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nycticebus coucang termasuk ke dalam salah satu spesies primata dari genus Nycticebus. Populasi Nycticebus coucang di alam saat ini diperkirakan menurun hal ini disebabkan oleh kerusakan habitat dan aktivitas manusia. Penangkaran secara ex situ maupun secara in situ merupakan salah satu metode konservasi untuk mempertahankan populasi Nycticebus coucang yang terancam punah. Informasi mengenai pemeliharaan Nycticebus coucang khususnya pemberian pakan di penangkaran masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi dan penggunaan pakan yang lebih disukai oleh Nycticebus coucang, serta mengetahui aktivitas yang berhubungan dengan makan pada Nycticebus coucang di penangkaran. Bahan yang digunakan adalah 4 ekor Nycticebus coucang, terdiri dari 2 ekor Nycticebus coucang jantan dewasa dan 2 ekor Nycticebus coucang betina dewasa. Jenis pakan yang digunakan adalah pisang, pepaya, bubur bayi promina dan jangkrik. Yang diamati dalam penelitian ini adalah preferensi pakan, palatabilitas pakan, aktivitas yang berhubungan langsung dengan makan, serta pertambahan berat badan. Metode yang digunakan metode experimental dan data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif. Hasil pengamatan yang diperoleh untuk preferensi pakan urutan pemilihan pakan dimulai dengan jangkrik, kedua adalah pisang dan papaya terakhir bubur bayi.Terkecuali pada jantan 1 yang lebih memilih bubur bayi, lalu pepaya, kemudian pisang dan terakhir jangkrik, karena jantan 1 tidak memiliki gigi. Pakan yang mempunyai palatabilitas tinggi pada Nycticebus coucang adalah pisang kemudian pepaya lalu bubur bayi dan terakhir adalah jangkrik. Aktivitas makan pada Nycticebus coucang terjadi sepanjang malam karena Nycticebus coucang tidak mengkonsumsi pakan dalam jumlah yang banyak, sedangkan aktivitas minum jarang sekali dilakukan, dan aktivitas urinasi dan defekasi hampir selalu dilakukan secara bersamaan.