cover
Contact Name
Mohammad Rizki
Contact Email
mohammadrizki.md@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kedokteran.unram@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Jl. Pendidikan No. 37 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kedokteran
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23015977     EISSN : 25277154     DOI : -
Core Subject : Health,
The Unram Medical Journal managed by the Medical Faculty of Mataram University is a scientific journal to publish the results of the latest research in the field of medical and health related. This journal promote medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also case reports.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 4 (2013)" : 8 Documents clear
EFEKTIVITAS DEXAMETHASONE 0,2 mg/kgbb INTRAVENA UNTUK MENGURANGI NYERI SUNTIK PROPOFOL Irmansyah, Yos Akbar; Kresnoadi, Erwin; Aini, Siti Rahmatul
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Propofol merupakan obat anestesi umum golongan alkilfenol yang dapat menyebabkan nyeri saat disuntikkan secara intravena. Angka kejadian nyeri yang ditimbulkan berkisar antara 25-100%.Diperlukan obat-obatan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut, salah satunya dengan menggunakan dexamethasone.Dexamethasone mengurangi nyeri dengan menghambat sintesis prostaglandin. Tujuan : Penelitian ini membandingkan efektivitas dexamethasone 0,2mg/kgbb untuk mengurangi nyeri suntik propofol. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental uji klinis tahap II acak tersamar ganda. Subyek dalam penelitian ini adalah pasien operasi elektif (ASA I dan II) berjumlah 48 pasien yang terbagi dalam 2 kelompok. Kelompok kontrol (NaCl 0,9%) 24 pasien, dan kelompok perlakuan (dexamethasone 0,2 mg/kgbb) 24 pasien. Metode yang digunakan untuk mengevaluasi efektivitas dexamethasone 0,2 mg/kgbb ialah dengan menggunakan skor nyeri dan derajat nyeri. Data disajikan dalam bentuk nilai rerata ± simpang baku, kemudian diuji dengan menggunakan uji Mann Whitney dan Independent t-Test dengan (α = 0,05). Hasil : Penurunan derajat nyeri dan skor nyeri pada kelompok perlakuan yang diberikan dexamethasone 0,2 mg/kgbb lebih efektif dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,001, p < 0,05). Simpulan : Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kontrol dalam menurunkan skor dan derajat nyeri, p < 0,001 (p< 0,05). Kata kunci : Nyeri suntik propofol, dexamethasone, skor nyeri, derajat nyeri.
KARAKTERISTIK KOMPLIKASI PARU PADA PASIEN HIV DEWASA YANG DIRAWAT INAP DI RSU DR. SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE 1 JANUARI SAMPAI 31 DESEMBER 2010 Lestari, Rina
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Komplikasi paru merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas yang sering terjadi pada pasien HIV. Tujuan: untuk mengetahui karakteristik komplikasi paru pada pasien HIV dewasa yang dirawat inap di RSU dr. Saiful Anwar Malang pada 1 Januari sampai 31 Desember tahun 2010. Metode penelitian: Deskriptif observasional dengan menggunakan data sekunder dari catatan rekam medis penderita HIV dewasa yang dirawat inap di RSU dr.Saiful Anwar Malang. Hasil penelitian: Selama periode 1 Januari sampai 31 Desember tahun 2010, terdapat 210 pasien HIV dewasa yang rawat inap, diantaranya 43,8% mengalami komplikasi paru. Karakteristik pasien tersebut: sebagian besar laki-laki (66%), berusia 30-39 tahun (44%), pekerjaan tidak diketahui (38%), heteroseksual (65%), keluhan utama sesak (23%), jumlah CD4
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP TENTANG KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN CITRA RUMAH SAKIT ISLAM SITI HAJAR MATARAM Hakim, Faradila Khoirun Nisa; Ekawanti, Ardiana; Syamsun, Arfi
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Hospital is a health facility that serve as a place of healing and restoration of health. The success rate of a hospital is usually evaluated in term of the utilization of facilities, quality and level of service efficiency. Since Moslems Hospital of Siti Hajar Mataram is one of the oldest private hospital in the city of Mataram and it had a great patient’s volume, the researchers intend to follow through with doing research on the relationship between patients’s perception about health care quality in inpatient care and the image of Moslems Hospital of Siti Hajar Mataram. Methods: A cross-sectional study was performed using consecutive sampling. The participants recruited were patients admitted to inpatient care in the Moslems Hospital of Siti Hajar Mataram. Data were collected using questionnaire. A pilot test was done to evaluate validity and reliability of the questionnaire prior to data collection. Data were analysed with descriptive analysis; bivariate analysis using spearman method; and multivariate analysis using multiple linear regression to determine the effect on the health care quality toward hospital’s image. Results: Multivariate analysis showed that the variable quality of medical services, supporting examinations, nurses, administration and management significantly affected the image. Administrative and management service was the most dominant variable. Based on the results of the ANOVA test, p-value obtained was 0,000. Adjusted R2 value obtained was 0.634, indicating that the equations was good discrimination. Conclusion: There is a relationship between the quality of medical services, supporting examination, nurses, administration and management with the image of Moslems Hospital of Siti Hajar Mataram. Keywords: Patient perception, Inpatient care, Health Care Quality, Image of Hospital.
CHROMOBLASTOMYCOSIS: REPORT OF TWO CASES Hapsari, Yunita
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kromoblastomikosis merupakan penyakit jamur kutan kronis yang didapatkan di daerah tropis dan sulit diterapi terutama untuk kasus yang lama. Tujuan: Melaporkan 2 kasus kromoblastomikosis di Indonesia dengan pembahasan ditekankan pada diagnosis dan terapi. Kasus: Pada kasus pertama didapatkan plak verukosa di atas luka bakar selama 2 tahun tanpa adanya riwayat trauma atau kondisi imunokompromais. Pada kasus kedua, didapatkan plak verukosa pada ulkus hemoragik dilengan kanan setelah riwayat gigitan nyamuk dan lesi nodul soliter pada punggung yang muncul 2 bulan setelahlesi pertama serta didapatkan riwayat anemia aplastika selama 10 tahun. Pemeriksaan histopatologis kedua kasus menunjukkan badan sklerotik dan hiperplasia pseudoepiteliomatosa. Kedua kasus diterapi dengan itrakonazol dosis pulse. Diskusi: Diagnosis kromoblastomikosis ditegakkan secara klinis, patologis dan mikrobiologis.Kromoblastomikosis yang bersifat kronis dan beberapa dilaporkan resisten terhadap terapi menyebabkan kasus ini sulit diterapi. Terapi jangka panjang menggunakan obat antijamur sistemik single atau kombinasi memberikan kesembuhan yang baik. Itrakonazole dosis pulse dilaporkan efektif, lebih bernilai ekonomis dan memberikan tingkat kepatuhan yang baik untuk pengobatan kromoblastomikosis dibandingkan dengan dosis kontinyu. Kata Kunci: chromoblastomycosis, pulse itraconazole
PERAN VAKSINASI DALAM DERMATOVENEREOLOGI Hidajat, Dedianto; Utami, Ida Ayu Padmita; Nuh, Lalu M.
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi telah berhasil mencegah dan mengurangi insidensi timbulnya penyakit. Tiga penyakit virus menular yaitu, Human Papilloma Virus (HPV), Varicella-zoster Virus (VZV) dan Herpes Zoster (HZ) masih menjadi topic utama di bidang dermato venerologi. Vaksin yang saat ini telah digunakan ternyata memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam mencegah infeksi HPV, VZV, dan HZ. Antibodi homolog yang juga dikenal sebagai immunoglobulin juga memberikan perlindungan yang efektif. Varicella Zoster Immunoglobulin (VZIG) direkomendasikan untuk mengurangi keparahan varisela. Pemberian VZIG digunakan terutama untuk VZV pasca paparan VZV. Kata Kunci : Vaksinasi, HPV, VZV, HZ,
TERAPI TOPIKAL PADA CUTANEOUS PHOTOAGING Hapsari, Yunita
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penuaan pada kulit (cutaneous aging) terdiri dari dua fenomena yang berbeda, yaitu penuaan intrinsik dan photoaging.Photoaging terjadi pada penuaan intrinsik yang diakibatkan oleh sinar matahari. Pada prinsipnya, photoaging terjadi akibat meningkatnya pemecahan kolagen dan menurunnya produksi kolagen yang ditandai dengan gambaran klinis kulit kering, keriput, kasar, gangguan pigmentasi, telangiektasi dan neoplasma baik jinak atau ganas. Berbagai modalitas terapi topikal telah banyak dikembangkan, beberapa diantaranya yaitu tabir surya, retinoid, antioksidan, AHA, niasinamid, peptida, growth hormone, dan estrogen. Kata kunci: penuaan kulit, , photoaging, intrinsic aging, terapi topikal.
VORICONAZOLE-INDUCED HEPATOTOXICITY Aini, Siti Rahmatul
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voriconazole, a triazole antifungal, is widely used as the first line treatment of invasive aspergillosis in patients with haematological malignancies and hematopoietic stem cell recipients. Like other triazole antifungals, voriconazole is potentially hepatotoxic. Repeated dose oral studies in rats, mice and dogs have shown the liver to be the main target organ, with a range of adaptive and functional changes such as increasing liver weight, centrilobular hypertrophy, smooth endoplasmic reticulum proliferation and cytochrome P450 induction. Based on the Infectious Diseases society of America (IDSA)’s guidelines for the treatment of invasive aspergillosis, monitoring voriconazole levels and adjusting the dosage are recommended instead of switching to alternative antifungal drugs because of better survival and improved responses on initial therapy with voriconazole. However, if hepatotoxicity occurs, voriconazole will often be discontinued. Considering this, we try to investigatethe voriconazole-induced hepatotoxicity mechanism by reviewing the literature. Based on the similarity of metabolism pathway between ketoconazole and voriconazole, we assume that the mechanism of voriconazole induced hepatotoxicity is mediated probably through N-oxide voriconazole. N-oxide voriconazole is oxidized by flavin-containing monooxygenase (FMO) on the fluoropyrimidine ring. It produces further metabolites showing toxic consequences that produces hepatic injury. Keywords : Voriconazole, hepatotoxic, invasive aspergillosis
ASPEK MIKROBIOLOGI VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA Wardoyo, Eustachius Hagni
Jurnal Kedokteran Vol 2 No 4 (2013)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ventilator-associated pneumonia (VAP) merupakan bagian dari hospital-acquired pneumonia (HAP) atau pneumonia nosokomial. Pola kuman penyebabnya diasumsikan pada awal-awal infeksi memiliki pola yang mirip dengan HAP. Dua aktivitas dalam mikrobiologi yang dapat membantu klinisi adalah survailans dan pemeriksaan mikrobiologi VAP. Kata kunci: pemeriksaan mikrobiologi, ventilator-associated pneumonia, pneumonia nosocomial

Page 1 of 1 | Total Record : 8