cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2018)" : 12 Documents clear
Basin Solar Still Dengan Tutup Kaca Berpendingin Untuk Meningkatkan Efisiensi Syafwansyah Effendi, Muhammad; Hendrawan, Ahmad; Rahman, Noor
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.697

Abstract

Salah satu teknologi penyuling adalah basin solar still yang hanya menggunakan bagian bawah kaca penutup sebagai media kondensasi dan sumber energinya yaitu radiasi panas matahari. Masalah mendasar dari semua pengembangan basin solar still adalah bagaimana meningkatkan kinerjanya dalam hal peningkatan efisiensi dari tipe solar still. Salah satu model prototipe yang telah dikembangkan yaitu melengkapi distillator dengan pemanas awal dan pipa kondensat sehingga berhasil meningkatkan kinerjanya. Hipotesis efisiensi yang muncul ini masih dapat ditingkatkan dengan satu cara meningkatkan perbedaan panas di basin dengan bagian luar penutup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji seberapa besar efisiensi dengan membuat kaca atas didinginkan dengan cairan yang mengalir. Ini bertujuan untuk membuat perbedaan panas yang besar antara kaca penutup atas dan panas di basin. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menguji prototipe yang dimodifikasi ini dibadingkan dengan data sebelumnya tanpa pendinginan pada kaca penutup atas. Variabel data yang diuji dengan statistik diukur suhu di bawah penyerap panas yang kemudian diproses dengan uji statistik t-Test Paired Sample for Means. Variabel data yang diuji dengan statistik diukur suhu di bawah penyerap panas yang kemudian diproses oleh uji statistik t-Test Paired Sample for Means. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari uji t-Test Paired Sample for Means ada perbedaan yang signifikan dari kedua prototipe. Efisiensi yang diperoleh dengan penutup kaca berpendingin adalah 48,8374% sedangkan non-pendingin adalah 36,6704%, maka ada peningkatan efisiensi sebanyak 12,47% lebih baik dalam mendasarkan dengan menggunakan tutup kaca didinginkan
Perkembangan Teknologi Jaringan GSM Dalam Komunikasi Seluler Maududy, Ivan; Ahyadi, Zaiyan
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.698

Abstract

Teknologi komunikasi seluler berkembang dari generasi pertama sistem analog yang sederhana untuk aplikasi bisnis, ke generasi kedua sistem digital dengan keistimewaan yang lebih banyak dan aplikasinya untuk lingkungan perumahan dan bisnis, kemudian ke generasi ketiga yang membawa perubahan secara revolusioner pada para pengguna mobile phone, dari telpon portable yang berbasis suara menjadi video phone, internet browser, atau alat informasi yang dapat menampilkan informasi dan aplikasi menarik lainnya. GSM (Global System for Mobile Communication) adalah standar global baru dengan kapasitas handling data yang tinggi. Pada saat ini telepon GSM (Global System for Mobile Communication) dapat beroperasi pada daerah frekuensi 900 MHz dikembangkan terutama untuk komunikasi suara dan handling data pada kecepatan 9600 bps. Perkembangan teknologi komunikasi seluler wireless ini sangat pesat, kepesatan ini baik dari segi kuantitas maupun kualitas dan ragam layanan. Dalam rencana menuju wireless generasi ketiga dikembangkan standar – standar teknologi yang baik dari Eropa, Amerika maupun Asia. Perkembangan teknologi informasi kini telah mengalami peningkatan yang cukup pesat, mulai dari pengumpulan informasi, kemudian mengolah informasi sampai dengan mendistribusikan informasi itu sendiri kepada pelanggan. Teknologi ini muncul sebagai jawaban atas keinginan manusia mendapatkan berbagai informasi yang bukan saja cepat, tetapi tepat dan akurat di tengah derasnya arus informasi. Layanan jasa telekomunikasi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyelenggara komunikasi data dengan wilayah kerja yang luas memerlukan infrastruktur penunjang yang memudahkan setiap kantor dalam wilayah kerjanya dapat saling bertukar data dan informasi berguna.
Rancang Bangun Aplikasi Perhitungan Sistem Saluran Pada Pengecoran Logam Hasbi, Muhammad; Murdjani, Murdjani; Arsyad, Muhammad
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.694

Abstract

Pengecoran (Casting) merupakan suatu proses penuangan material logam cair atau plastik cair ke dalam suatu cetakan , kemudian dengan mendiamkannya membeku di dalam cetakan tersebut dalam kurun waktu tertentu dan kemudian dikeluarkan dari cetakan tersebut untuk selanjutnya melalui proses finishing sampai pada akhirnya menjadi komponen mesin. Pada umumnya proses pengecoran dipilih untuk membuat suatu komponen mesin yang memiliki bentuk yang cukup kompleks. Perhitungan sistem saluran pada suatu proses pembuatan cetakan sangatlah penting, mengingat hasil yang diperoleh dengan menggunakan berbagai luasan sistem saluran yang berbeda akan menghasilkan hasil cetakan yang berbeda pula, baik dari kualitas maupun kemudahan proses penuangannya. Terdapat beberapa langkah yang perlu mendapat perhatian berkaitan dengan perhitungan sistem saluran ini diantaranya perhitungan luas saluran masuk, pengaruh faktor gesekan terhadap aliran dan tinggi penuangan. Penelitian ini mencoba membantu para teknisi maupun praktisi yang bekerja dibidang pengecoran logam dengan membuat sebuah aplikasi perhitungan sistem saluran yang dapat mempercepat proses perhitungan tersebut.
Rancang Bangun Aplikasi Perhitungan Kompresi Mesin Dan Jenis Oktan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Gufrans, Achmad; Wahidin, Wahidin; Graha, Setia
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.695

Abstract

Rasio kompresi dapat diketahui dengan melakukan perhitungan terhadap volume ruang bakar, volume silinder dan parameter lainnya. Rasio kompresi juga sangat berkaitan dengan jenis bahan bakar yang akan digunakan, khususnya jenis oktan bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi. Penggunaan jenis bahan bakar yang keliru kadar oktannya akan menyebabkan beberapa masalah diantaranya terjadinya detonasi dan ngelitik pada saat proses pembakaran. Semakin besar rasio kompresi mesin maka akan semakin tinggi nilai oktan bahan bakar yang diperlukan. Penelitian ini merancang suatu aplikasi yang bertujuan untuk menghitung rasio kompresi mesin khususnya mesin sepeda motor, sehingga akan dapat mempermudah siapapun teknisi dan praktisi yang ingin mengetahui rasio kompresi mesin dari berbagai merek kendaraan sepeda motor dan sekaligus membantu mengetahui jenis oktan bahan bakar yang tepat pada mesin dengan rasio kompresi tertentu. Luaran dari penelitian ini adalah teknologi tepat guna berupa rekayasa perangkat lunak yang dapat melakukan perhitungan rasio kompresi dengan cepat dan akurat. Aplikasi yang dibuat nantinya akan dirancang dengan menggunakan compiler Delphi dan didesain dengan tampilan interface yang memudahkan pengguna (User friendly).
Modifikasi Geometri Peledakan Pada Sisi Free Face Di Area Low Wall Tambang Batubara Rizani, Ahmad; Hadi, Sofwan; Asy'ari, Muhammad Aril
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.696

Abstract

Faktor yang mempengaruhi penanganan peledakan pada sisi free face menggunakan modifikasi geometri adalah material hasil peledakan yang terdapat pada sisi free face keras sehingga menyebabkan digging time suatu alat gali tidak optimal dan dapat menimbulkan permasalahan yang dapat menghambat aktivitas peledakan berikutnya. Lokasi studi penelitian terletak di PT Kalimantan Prima Persada Jobsite PT Bhumi Rantau Energi di Desa Bitahan Baru Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang diperoleh berupa data digging time alat gali di area free face, geometri peledakan dan powder factor, dimana data diolah menggunakan rumus ICI Explosives (Rule of Tumb) untuk memodifikasi geometri agar sesuai dengan kondisi jenjang di lapangan. Hasil dari geometri peledakan aktual kemudian didapatkan rata-rata digging time alat gali pada sisi free face di area low wall pada tambang batubara. Setelah dilakukan modifikasi geometri, digging time alat gali lebih optimal dari pada sebelumnya. Permasalahan yang sebelumnya menghambat aktivitas peledakan diharapkan dapat lebih mudah diatasi dalam melakukan prepare lokasi peledakan, sehingga dapat diketahui sejauh mana modifikasi geometri peledakan dilakukan sebagai alternatif untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Berdasarkan geometri peledakan aktual didapatkan rata-rata digging time untuk PC 1250 pada sisi free face PIT Mahoni low wall selama 12,63 detik. Setelah dilakukan modifikasi geometri nilai digging time lebih optimal sebesar 10,60 detik. Prepare lokasi pemboran dan peledakan lebih rapi, rata dan bebas dari bund wall yang lebih banyak serta unit drilling lebih mudah dalam melakukan reposisi pada sisi free face.
Rancang Bangun Simulator Sistem Kontrol Elevator 3 Lantai Ahyadi, Zaiyan; Sarifudin, Sarifudin; Maududy, Ivan
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem kontroler elevator 3 lantai. Plant sistem elevator berupa simulator yang dibuat menggunakan program Delphi, sedangkan kontrollernya merupakan program komputer sebagai pengganti rangkaian logika kontrol. Sinyal yang terdapat pada simulator ini lengkap sistem elevator sebenarnya. Simulator dibuat dengan menggunakan program Delphi. Hasil pengamatan dari rancangan simulator yang dibuat memperlihatkan bahwa simulator bekerja dengan baik.
Rancang Bangun Simulator Sistem Kontrol Elevator 3 Lantai Zaiyan Ahyadi; Sarifudin Sarifudin; Ivan Maududy
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem kontroler elevator 3 lantai. Plant sistem elevator berupa simulator yang dibuat menggunakan program Delphi, sedangkan kontrollernya merupakan program komputer sebagai pengganti rangkaian logika kontrol. Sinyal yang terdapat pada simulator ini lengkap sistem elevator sebenarnya. Simulator dibuat dengan menggunakan program Delphi. Hasil pengamatan dari rancangan simulator yang dibuat memperlihatkan bahwa simulator bekerja dengan baik.
Rancang Bangun Aplikasi Perhitungan Sistem Saluran Pada Pengecoran Logam Muhammad Hasbi; Murdjani Murdjani; Muhammad Arsyad
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.694

Abstract

Pengecoran (Casting) merupakan suatu proses penuangan material logam cair atau plastik cair ke dalam suatu cetakan , kemudian dengan mendiamkannya membeku di dalam cetakan tersebut dalam kurun waktu tertentu dan kemudian dikeluarkan dari cetakan tersebut untuk selanjutnya melalui proses finishing sampai pada akhirnya menjadi komponen mesin. Pada umumnya proses pengecoran dipilih untuk membuat suatu komponen mesin yang memiliki bentuk yang cukup kompleks. Perhitungan sistem saluran pada suatu proses pembuatan cetakan sangatlah penting, mengingat hasil yang diperoleh dengan menggunakan berbagai luasan sistem saluran yang berbeda akan menghasilkan hasil cetakan yang berbeda pula, baik dari kualitas maupun kemudahan proses penuangannya. Terdapat beberapa langkah yang perlu mendapat perhatian berkaitan dengan perhitungan sistem saluran ini diantaranya perhitungan luas saluran masuk, pengaruh faktor gesekan terhadap aliran dan tinggi penuangan. Penelitian ini mencoba membantu para teknisi maupun praktisi yang bekerja dibidang pengecoran logam dengan membuat sebuah aplikasi perhitungan sistem saluran yang dapat mempercepat proses perhitungan tersebut.
Rancang Bangun Aplikasi Perhitungan Kompresi Mesin Dan Jenis Oktan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Achmad Gufrans; Wahidin Wahidin; Setia Graha
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.695

Abstract

Rasio kompresi dapat diketahui dengan melakukan perhitungan terhadap volume ruang bakar, volume silinder dan parameter lainnya. Rasio kompresi juga sangat berkaitan dengan jenis bahan bakar yang akan digunakan, khususnya jenis oktan bahan bakar yang sesuai dengan rasio kompresi. Penggunaan jenis bahan bakar yang keliru kadar oktannya akan menyebabkan beberapa masalah diantaranya terjadinya detonasi dan ngelitik pada saat proses pembakaran. Semakin besar rasio kompresi mesin maka akan semakin tinggi nilai oktan bahan bakar yang diperlukan. Penelitian ini merancang suatu aplikasi yang bertujuan untuk menghitung rasio kompresi mesin khususnya mesin sepeda motor, sehingga akan dapat mempermudah siapapun teknisi dan praktisi yang ingin mengetahui rasio kompresi mesin dari berbagai merek kendaraan sepeda motor dan sekaligus membantu mengetahui jenis oktan bahan bakar yang tepat pada mesin dengan rasio kompresi tertentu. Luaran dari penelitian ini adalah teknologi tepat guna berupa rekayasa perangkat lunak yang dapat melakukan perhitungan rasio kompresi dengan cepat dan akurat. Aplikasi yang dibuat nantinya akan dirancang dengan menggunakan compiler Delphi dan didesain dengan tampilan interface yang memudahkan pengguna (User friendly).
Modifikasi Geometri Peledakan Pada Sisi Free Face Di Area Low Wall Tambang Batubara Ahmad Rizani; Sofwan Hadi; Muhammad Aril Asy'ari
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.696

Abstract

Faktor yang mempengaruhi penanganan peledakan pada sisi free face menggunakan modifikasi geometri adalah material hasil peledakan yang terdapat pada sisi free face keras sehingga menyebabkan digging time suatu alat gali tidak optimal dan dapat menimbulkan permasalahan yang dapat menghambat aktivitas peledakan berikutnya. Lokasi studi penelitian terletak di PT Kalimantan Prima Persada Jobsite PT Bhumi Rantau Energi di Desa Bitahan Baru Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang diperoleh berupa data digging time alat gali di area free face, geometri peledakan dan powder factor, dimana data diolah menggunakan rumus ICI Explosives (Rule of Tumb) untuk memodifikasi geometri agar sesuai dengan kondisi jenjang di lapangan. Hasil dari geometri peledakan aktual kemudian didapatkan rata-rata digging time alat gali pada sisi free face di area low wall pada tambang batubara. Setelah dilakukan modifikasi geometri, digging time alat gali lebih optimal dari pada sebelumnya. Permasalahan yang sebelumnya menghambat aktivitas peledakan diharapkan dapat lebih mudah diatasi dalam melakukan prepare lokasi peledakan, sehingga dapat diketahui sejauh mana modifikasi geometri peledakan dilakukan sebagai alternatif untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Berdasarkan geometri peledakan aktual didapatkan rata-rata digging time untuk PC 1250 pada sisi free face PIT Mahoni low wall selama 12,63 detik. Setelah dilakukan modifikasi geometri nilai digging time lebih optimal sebesar 10,60 detik. Prepare lokasi pemboran dan peledakan lebih rapi, rata dan bebas dari bund wall yang lebih banyak serta unit drilling lebih mudah dalam melakukan reposisi pada sisi free face.

Page 1 of 2 | Total Record : 12