cover
Contact Name
Arif Eko Wibawanto
Contact Email
arifeko@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
porosteknik@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
POROS TEKNIK
ISSN : 20855761     EISSN : 24427764     DOI : -
Jurnal POROS TEKNIK, with a registered number ISSN 2085-5761(Print), 2442-7764 (Online) is a journal in Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 1 (2020)" : 12 Documents clear
Analisa Data Pesawat Terbang Menggunakan Metode Elimination Void Data dan Smoothing Data Chandranegara, Didih Rizki; Arifianto, Sofyan; Wibowo, Hardianto
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i2.874

Abstract

Perkembangan transportasi udara saat ini semakin meningkat, sehingga data yang disediakan juga semakin banyak. Oleh karena itu perlu dilakukan analisa-analisa terkait data penerbangan yang ada. Sehingga hasil analisa tersebut sangat berguna sebagai bahan evaluasi pihak otoritas penerbangan. Penelitian ini melakukan analisa terhadap data pesawat yang di sebarkan secara periodik menggunakan sistem yang bernama Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa data penerbangan yang sangat besar dapat direduksi sehingga dapat menghemat ruang penyimpanan data dari pihak tertentu tanpa mengurangi informasi yang di peroleh sebelumnya.
Pengaruh Engine Speed dan Throttle Position pada Proses Pembuangan Muatan Terhadap Konsumsi Bahan Bakar OHT Hendrawan, Ahmad; Effendi, Muhammad Syafwansyah; Darmansyah, Darmansyah; Khalid, Anhar
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.942

Abstract

Pada bisnis pertambangan, Off Highway Truck (OHT) merupakan salah satu unit yang sangat baik digunakan untuk mengangkut dan memindahkan material dengan skala muatan yang cukup besar. Semakin besar ukuran dari unit tersebut maka semakin banyak beban yang mampu diangkut oleh OHT yang digunakan sehingga menyebabkan konsumsi bahan bakar juga akan meningkat seiring dengan besar truck OHT yang digunakan. Kenaikan beban yang diterima unit dan kenaikan rpm yang dihasilkan oleh engine mengakibatkan konsumsi bahan bakar ikut bertambah. Untuk penelitian ini, perlu untuk menyelidiki engine speed dan throttle position yang tepat supaya didapatkan konsumsi bahan bakar yang efisien. Data yang diolah adalah hasil pengukuran engine speed, throttle position dan konsumsi bahan bakar pada OHT dan kemudian dianalisa apakah ada pengaruh engine speed dan throttle position terhadap konsumsi bahan bakar dengan statistik. Dari hasil uji statistik serta analisa dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang erat antara Throttle Position, Engine Speed dan Fuel Consumption dimana didapatkan semua nilai koefisien korelasi mendekati 1, dimana pengaturan Throttle Position dan Engine Speed berpengaruh pada Fuel Consumption. Pada engine speed 1450 rpm dan throttle position 57% didapatkan pemakaian bahan bakar yang paling efisien pada proses pembuangan muatan OHT.
Pemanfaatan Limbah Perusahaan Daerah (Cangkang Ale-Ale, Kernel, Serbuk Kayu, dan Lem Plywood) sebagai Pengganti Agregat Kasar Campuran Beton ‘Ain, Hurul; Polonia, Betti Ses Eka; Ravi, Ahmad
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i2.894

Abstract

Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat merupakan daerah yang kaya dengan sumber daya alam laut dan perkebunan. Kerang Ale-ale merupakan sumber daya alam laut potensial. Sumber daya alam hasil perkebunan yaitu sawit yang dikelola oleh perusahaan dan menghasilkan limbah berupa cangkang kernel dan sumber daya alam hasil perkebunan yaitu kayu yang dikelola menjadi plywood yang menghasilkan limbah serbuk kayu dan lem sisa mesin produksi. Limbah-limbah tersebut belum dikelola secara maksimal. Hal tersebut menjadi suatu tantangan untuk melakukan penelitian supaya cangkang kerang Ale-ale, cangkang kernel, serbuk kayu plywood, dan lem plywood tersebut dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar dalam campuran beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah-limbah berpotensi sebagai bahan pengganti agregat kasar dalam campuran beton ringan struktural serta bahan-bahan tersebut berpengaruh terhadap kuat tekan beton. Hasil Uji Kuat Tekan Beton Normal dengan umur 28 hari adalah 172,12 kg/cm2. Untuk bahan cangkang ale-ale diperoleh hasil kuat uji tekan sebesar 136,64 kg/cm2, bahan campuran kernel sebesar 25,02 kg/cm2, bahan serbuk kayu sebesar 40,41 kg/cm2, dan bahan lem plywood sebesar 177,05 kg/cm2. Limbah lem Plywood mempunyai nilai kuat tekan yang lebih tinggi dari beton normal dan mempunyai nilai kuat tekan yang paling tinggi di antara campuran limbah lainnya.
Perbandingan Perhitungan Luas Tanah Poliban dengan Metode Perhitungan Segitiga dan Metode Perhitungan Koordinat Hawinuti, Riska
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.915

Abstract

Bermacam cara untuk melakukan perhitungan luasan bidang tanah, dikombinasikan dengan metode, peralatan dan sumberdaya manusia yang tepat akan menghasilkan perhitungan yang mendekati ukuran aslinya. Penggunaan alat dengan akurasi rendah dalam hal ini adalah peralatan manual menyebabkan data luas lahan yang dihasilkan menjadi kurang akurat. Hal ini menyebabkan kebingungan pada pemilik lahan maupun pemilik lahan disekitarnya. Sehingga perlunya data pembanding antara dua alat ukur berbeda dengan metode berbeda untuk memperkaya data perhitungan luas tersebut. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan pengukuran lapangan dengan dua alat dan dua metode berbeda, dimana hasilnya akan dibandingkan dengan perhitungan resmi yang telah dikeluarkan BPN. Alat dan metodenya adalah Theodolit Digital dengan metode perhitungan Luas Segitiga dan GPS Handhelds dengan metode perhitungan Koordinat. Luas tanah Politeknik Negeri Banjarmasin yang menjadi patokan sesuai data resmi adalah 65.098 M2. Hasil perhitungan luas dengan menggunakan Metode Perhitungan Segitiga adalah 65.916,533 M2 dengan persentase 101,271 % (+1,271 %); luas dengan Metode Perhitungan Koordinat adalah 64.513,5 M2 dengan persentase 99,116 % (-0,884%).
Pengaruh Variasi Kecepatan Udara Terhadap Laju Perpindahan Panas Pada Pendinginan Panel Surya Munthaha, Muhammad; Cahyono, Gunawan Rudi; Ansyah, Pathur Razi
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.941

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, energi matahari mampu diubah menjadi energi listrik menggunakan panel surya (photovoltaic). Namun banyak permasalahan muncul sehingga mengurangi performanya, salah satunya adalah temperatur panel yang meningkat mengakibatkan efisiensinya turun, sehingga panel surya perlu dijaga temperaturnya. Beberapa metode dilakukan untuk menjaga temperatur panel salah satunya yaitu didinginkan dengan hembusan udara. Pada prosesnya terjadi perpindahan panas secara konveksi baik natural maupun paksa. Oleh karena itu perlu diketahui besar energi yang dipindahkan agar metode pendinginan dengan hembusan udara menjadi efektif. Pada penelitian ini dilakukan analisis seberapa besar pengaruh kecepatan udara terhadap laju perpindahan panas konveksi paksa dengan variasi kecepatan udara mulai dari 2 m/s - 5 m/s dengan interval kenaikan 1 m/s. Dari hasil pengujian didapat pada kecepatan udara 2 m/s temperatur berkisar 33,75 ℃ – 40,5 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 7,44 watt – 36,16 watt. Pada kecepatan udara 3 m/s temperatur berkisar 33,62 ℃ – 39,44 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 9,56 watt – 43,69 watt. Pada kecepatan udara 4 m/s temperatur berkisar 33,54 ℃ – 38,25 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 11,41 watt – 46,29 watt. Pada kecepatan udara 5 m/s temperatur berkisar 33,43 ℃ – 37,6 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 12,66 watt – 49,58 watt.
Desain dan Simulasi HMI Sistem Kendali Posisi Motor DC Berbasis Programmable Logic Controller Rachman, Syaiful; Zuraidah, Zuraidah; Nurkamilia, Nurkamilia; Sapitri, Isma
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.860

Abstract

Pada penelitian ini, menitikberatkan pada desain dan simulasi pada kendali otomatis yaitu Proportional-Integral (PI), Proportional-Derivative (PD) dan Proportional-Integral-Derivative (PID). Untuk mempermudah pemahaman konsep kontrol perlu dibuat sistem yang bisa menulis set point (SP) dan variabel proses (PV), dan dapat menginputkan konstanta Kp Ki dan Kd, dengan memanfaatkan software HMI yang disimulasikan dengan PLC untuk kendali posisi motor DC. Dalam merancang sistem kontrol, dilakukan dengan metoda trial & error. Untuk mendapatkan aksi kontrol yang baik diperlukan langkah dengan kombinasi antara P, I dan D sampai ditemukan nilai Kp, Ki dan Kd yang diiginkan. Kemudian hasil pengujian simulasi dengan dengan kontroler PI diperoleh nilai Kp = 2 dan Ki = 1. Dengan hasil menggunakan kontroler PI respon bisa mencapai setpoint. Meskipun sistem yang masih kurang dari target yang diinginkan dengan error pembacaan sudut pada busur derajat berkisar antara 1º sampai 5º . Selanjutnya pengujian menggunakan kontroler proportional derivative. Dengan nilai Kp = 2 dan Kd = 1, menggunakan kontroler PD respon bisa mencapai setpoint. Kemudian hasil dengan kontroler Proportional-Integral-derivative, Dengan menggunakan nilai Kp = 2, Ki = 1 dan Kd = 1, respon kontroler PID bisa mencapai setpoint. Dari pengujian beberapa kontroler didapatkan penggunaan kontroler PID dan PD lebih baik dibanding dengan PI dalam simulasi HMI pengendalian posisi motor DC dalam penelitian ini.
Desain dan Simulasi HMI Sistem Kendali Posisi Motor DC Berbasis Programmable Logic Controller Syaiful Rachman; Zuraidah Zuraidah; Nurkamilia Nurkamilia; Isma Sapitri
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.860

Abstract

Pada penelitian ini, menitikberatkan pada desain dan simulasi pada kendali otomatis yaitu Proportional-Integral (PI), Proportional-Derivative (PD) dan Proportional-Integral-Derivative (PID). Untuk mempermudah pemahaman konsep kontrol perlu dibuat sistem yang bisa menulis set point (SP) dan variabel proses (PV), dan dapat menginputkan konstanta Kp Ki dan Kd, dengan memanfaatkan software HMI yang disimulasikan dengan PLC untuk kendali posisi motor DC. Dalam merancang sistem kontrol, dilakukan dengan metoda trial & error. Untuk mendapatkan aksi kontrol yang baik diperlukan langkah dengan kombinasi antara P, I dan D sampai ditemukan nilai Kp, Ki dan Kd yang diiginkan. Kemudian hasil pengujian simulasi dengan dengan kontroler PI diperoleh nilai Kp = 2 dan Ki = 1. Dengan hasil menggunakan kontroler PI respon bisa mencapai setpoint. Meskipun sistem yang masih kurang dari target yang diinginkan dengan error pembacaan sudut pada busur derajat berkisar antara 1º sampai 5º . Selanjutnya pengujian menggunakan kontroler proportional derivative. Dengan nilai Kp = 2 dan Kd = 1, menggunakan kontroler PD respon bisa mencapai setpoint. Kemudian hasil dengan kontroler Proportional-Integral-derivative, Dengan menggunakan nilai Kp = 2, Ki = 1 dan Kd = 1, respon kontroler PID bisa mencapai setpoint. Dari pengujian beberapa kontroler didapatkan penggunaan kontroler PID dan PD lebih baik dibanding dengan PI dalam simulasi HMI pengendalian posisi motor DC dalam penelitian ini.
Analisa Data Pesawat Terbang Menggunakan Metode Elimination Void Data dan Smoothing Data Didih Rizki Chandranegara; Sofyan Arifianto; Hardianto Wibowo
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i2.874

Abstract

Perkembangan transportasi udara saat ini semakin meningkat, sehingga data yang disediakan juga semakin banyak. Oleh karena itu perlu dilakukan analisa-analisa terkait data penerbangan yang ada. Sehingga hasil analisa tersebut sangat berguna sebagai bahan evaluasi pihak otoritas penerbangan. Penelitian ini melakukan analisa terhadap data pesawat yang di sebarkan secara periodik menggunakan sistem yang bernama Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa data penerbangan yang sangat besar dapat direduksi sehingga dapat menghemat ruang penyimpanan data dari pihak tertentu tanpa mengurangi informasi yang di peroleh sebelumnya.
Pemanfaatan Limbah Perusahaan Daerah (Cangkang Ale-Ale, Kernel, Serbuk Kayu, dan Lem Plywood) sebagai Pengganti Agregat Kasar Campuran Beton Hurul Ain; Betti Ses Eka Polonia; Ahmad Ravi
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i2.894

Abstract

Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat merupakan daerah yang kaya dengan sumber daya alam laut dan perkebunan. Kerang Ale-ale merupakan sumber daya alam laut potensial. Sumber daya alam hasil perkebunan yaitu sawit yang dikelola oleh perusahaan dan menghasilkan limbah berupa cangkang kernel dan sumber daya alam hasil perkebunan yaitu kayu yang dikelola menjadi plywood yang menghasilkan limbah serbuk kayu dan lem sisa mesin produksi. Limbah-limbah tersebut belum dikelola secara maksimal. Hal tersebut menjadi suatu tantangan untuk melakukan penelitian supaya cangkang kerang Ale-ale, cangkang kernel, serbuk kayu plywood, dan lem plywood tersebut dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar dalam campuran beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah-limbah berpotensi sebagai bahan pengganti agregat kasar dalam campuran beton ringan struktural serta bahan-bahan tersebut berpengaruh terhadap kuat tekan beton. Hasil Uji Kuat Tekan Beton Normal dengan umur 28 hari adalah 172,12 kg/cm2. Untuk bahan cangkang ale-ale diperoleh hasil kuat uji tekan sebesar 136,64 kg/cm2, bahan campuran kernel sebesar 25,02 kg/cm2, bahan serbuk kayu sebesar 40,41 kg/cm2, dan bahan lem plywood sebesar 177,05 kg/cm2. Limbah lem Plywood mempunyai nilai kuat tekan yang lebih tinggi dari beton normal dan mempunyai nilai kuat tekan yang paling tinggi di antara campuran limbah lainnya.
Perbandingan Perhitungan Luas Tanah Poliban dengan Metode Perhitungan Segitiga dan Metode Perhitungan Koordinat Riska Hawinuti
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.915

Abstract

Bermacam cara untuk melakukan perhitungan luasan bidang tanah, dikombinasikan dengan metode, peralatan dan sumberdaya manusia yang tepat akan menghasilkan perhitungan yang mendekati ukuran aslinya. Penggunaan alat dengan akurasi rendah dalam hal ini adalah peralatan manual menyebabkan data luas lahan yang dihasilkan menjadi kurang akurat. Hal ini menyebabkan kebingungan pada pemilik lahan maupun pemilik lahan disekitarnya. Sehingga perlunya data pembanding antara dua alat ukur berbeda dengan metode berbeda untuk memperkaya data perhitungan luas tersebut. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan pengukuran lapangan dengan dua alat dan dua metode berbeda, dimana hasilnya akan dibandingkan dengan perhitungan resmi yang telah dikeluarkan BPN. Alat dan metodenya adalah Theodolit Digital dengan metode perhitungan Luas Segitiga dan GPS Handhelds dengan metode perhitungan Koordinat. Luas tanah Politeknik Negeri Banjarmasin yang menjadi patokan sesuai data resmi adalah 65.098 M2. Hasil perhitungan luas dengan menggunakan Metode Perhitungan Segitiga adalah 65.916,533 M2 dengan persentase 101,271 % (+1,271 %); luas dengan Metode Perhitungan Koordinat adalah 64.513,5 M2 dengan persentase 99,116 % (-0,884%).

Page 1 of 2 | Total Record : 12