cover
Contact Name
INTEKNA
Contact Email
intekna@poliban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
intekna@poliban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 756 Documents
KAJIAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH LAUT NOMOR 3 TAHUN 2016 TERHADAP UU 26 DAN 27 TAHUN 2007 Jo UU 1 TAHUN 2014 Shodiq, Adib Muhammad; Inayah, Nurul; Sari, Dewi Nur Indah
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v19i2.810

Abstract

Kabupaten Tanah Laut merupakan kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang berada di pesisir Laut Jawa. Memiliki potensi laut yang melimpah menyebabkan banyaknya aktivitas manusia di sepanjang pesisir Kabupaten Tanah Laut. Selain aktivitas manusia, sepanjang pesisir Kabupaten Tanah Laut terpengaruh dengan aktivitas alam seperti abrasi dan rob. Oleh karena itu diperlukan perundangan untuk mengatur tata ruang pesisir Kabupaten Tanah Laut. Tata ruang Kabupaten Tanah Laut tertuang dalam Perda Kabupaten Tanah Laut 3/2016. Perda ini perlu dilakukan peninjauan dikarenakan belum memuat peraturan tata ruang mengenai daerah pesisir. Diperlukan suatu rekomendasi perubahan tata ruang Kabupaten Tanah Laut agar menghasilkan tata ruang yang berkelanjutan, peraturan yang sesuai dengan perundangan di atasnya dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir. Rekomendasi tata ruang Kabupaten Tanah Laut dilakukan dengan melakukan sinkronisasi Perda Kabupaten Tanah Laut 3/2016 dengan UU 26/2007 dan UU 27/2007. Tahapan selanjutnya dilakukan dengan tinjauan lapangan mengenai tata ruang pesisir Kabupaten Tanah Laut saat ini. Berdasarkan hasil sinkronisasi dan tinjauan lapangan maka muncul suatu rekomendasi mengenai tata ruang Kabupaten Tanah Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perda Kabupaten Tanah Laurt 3/2016 tidak sinkron dengan perundangan di atasnya. Karena pengaturan pesisir Kabupaten Tanah Laut belum mengacu pada UU 27/2007 maka terjadi penyimpangan tata ruang di lapangan. Sehingga perlu dilakukan perumusan ulang tata ruang Kabupaten Tanah Laut dengan mengacu kepada UU 27/2007. Partisipasi masyarakat pesisir perlu ditingkatkan dalam penyusunan dan pengawasan tata ruang pesisir Kabupaten Tanah Laut.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Muhlis, Adriani; Rollyannor, Gt. Akhmad
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH EKSPRESI WAJAH TERHADAP KEBERHASILAN KLASIFIKASI GENDER BERBASIS PCA-LDA Setia Budi N, Agus
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 8 No 1 (2008)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disadari atau tidak, kemampuan visual manusia (human visual system) mampu mengidentifikasikanseseorang dengan mengenali wajah dan memutuskan gender seseoranghanya dari data wajah. Computer Vision System memegang peranan sangat pentingdalam Human Computer Interaction Technology (HCI) yang meliputi deteksi wajah,penjejakan wajah / badan, deteksi aksi (gesture), estimasi umur, etnik dan gender. Beberapapenelitian telah dilakukan untuk mencari metode terbaik dengan objek data wajahutuh dan tunggal untuk mencari metode diskriminasi yang terbaik sehingga dapatmembedakan apakah seseorang tersebut pria atau wanita.Banyak penelitian-penelitian telah dilakukan untuk mendeteksi gender pada wajah tunggaldengan berbagai metode, diantaranya adalah metode eigenface atau Principal ComponentAnalysis (PCA) dan metode Fisherface atau Linear Discriminant Analysis (LDA).Selain itu telah banyak pula penelitian tentang pendeteksian ekspresi wajah. Eigenfacedigunakan untuk mengekstraksi fitur, mereduksi dimensi, melakukan proyeksi ke dimensiyang lebih rendah dan metode Fisherface memperjauh jarak between matrik serta memperdekatjarak within matrik agar jarak antara kedua gender semakin jauh. Metode terakhiradalah klasifikasi dengan metode-metode linear classifier dengan jarak ketetanggaanterdekat, atau machine learning seperti RBF..Penelitian ini mencoba memberikan kontribusi tentang pengaruh ekspresi wajah terhadapkeberhasilan deteksi gender yang meliputi ekspresi normal, tersenyum dan sedih.
UJI COBA METODE MAMDANI UNTUK DETEKSI PENYAKIT DIABETES DI RSUD Dr. H. SOEMARNO SOSROATMOJO KUALA KAPUAS Riyadhi, Slamet
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 1 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi kese-hatan yang serius. Gejala diabetes ditandai dengan rasa haus yang berlebihan, sering kencing terutama malam hari, banyak makan serta berat badan yang turun dengan ce-pat. Disamping itu kadang-kadang ada keluhan lemah, kesemutan pada jari tangan dan kaki, cepat lapar, gatal-gatal, penglihatan jadi kabur, gairah seks menurun, luka sukar un-tuk sembuh dan pada ibu-ibu sering melahirkan bayi diatas empat kilogram. Berbagai faktor genetik, lingkungan dan cara hidup berperan dalam perjalanan penyakit diabetes. Ada kecenderungan penyakit ini timbul dalam keluarga. Di samping itu juga ditemukan perbedaan kekerapan dan komplikasi diantara ras, negara dan kebudayaan. Metode logika fuzzy mempunyai tiga tahapan proses yaitu fuzzifikasi, inferensi dan de-fuzzifikasi. Logika fuzzy merupakan sebuah nilai yang memiliki kesamaran (fuzzyness) antara benar dan salah. Dalam teori logika fuzzy sebuah nilai bisa bernilai benar dan sa-lah secara bersamaan tapi berapa besar kebenaran dan kesalahan suatu nilai tergantung dari berapa besar bobot keanggotaan yang dimilikinya. Dalam teori logika fuzzy dikenal himpunan fuzzy (fuzzy set) yang merupakan pengelompokan sesuatu berdasarkan varia-bel bahasa (linguistic variable) yang dinyatakan dalam fungsi keanggotaan yang bernilai nol sampai dengan satu. Metode logika fuzzy Mamdani dapat digunakan untuk menentukan tingkat keakurasian untuk mendeteksi penyakit diabetes.
OPTIMASI DESAIN ALAT PENGERING IKAN AIR TAWAR DENGAN KAPASITAS 20 KG MEMANFAATKAN ENERGI SURYA Khalid, Anhar
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis desain dari alat pengering ikan air tawar sebanyak 20 kg dengan sumber panas matahari yang dihasilkan oleh energi surya, sehingga diharapkan terjadinya penurunan kadar air pada ikan air tawar yang se-mula 70% menjadi 10%. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan metode pengumpu-lan data teknis dan juga perhitungan analisis dan design alat pengering berdasarkan ha-sil perhitungan kapasitas ikan 20 kg sehingga dapat menurunkan kadar air 70% menjadi 10%. Luas kolektor yang di gunakan 3,65 m2, sudut kemiringan kolektor yang optimal di pilih 15oC. Laju pengeringan secara konveksi yang optimal diperoleh untuk kecepatan 1.05 m/s, dengan suhu ruang pengring 60oC sehingga mendapatkan waktu pengeringa tercepat 7.11 jam. Perhitungan yang dilakukan adalah perhitungan termal yang dibutuh-kan dari energi surya di solar collector sehingga panas yang diperoleh sesuai dengan yang dibutuhkan pada alat pengering ikan air tawar dengan kapasitas 20 kg. Dari peneli-tian ini diperoleh parameter nilai panas total yang dibutuhkan dialat pengering ikan, ke-butuhan luas untuk kolektor untuk membangkitkan panas, perpindahan panas yang terja-di secara konveksi, dan laju penurunan kadar air pada ikan air tawar.
Analisis Pengukuran Kinerja Keuangan Pada PT HM Sampoerna Tbk Dewata, Evada; Sari, Yuliana; Natoen, Ardiyan; Husna, Anisyah Latifatul
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 17 No 1 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 1, Mei 2017: 1 - 78
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v17i1.482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pada PT HM Sampoerna Tbk dengan metode Economic Value Added dan Market Value Added. Peneliti menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan periode tahun 2010-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan Economic Value Added didapat bahwa kinerja keuangan perusahaan berada di atas standar penilaian ini berarti bahwa perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pada PT HM Sampoerna Tbk dengan metode Economic Value Added dan Market Value Added. Peneliti menggunakan data sekunder mampu menciptakan nilai tambah ekonomis. Perhitungan kinerja keuangan dengan metode Market Value Added menunjukkan kinerja keuangan yang sudah cukup baik untuk setiap tahunnya.
PENGATUR KERAN ELEKTRONIK Suriansyah, Bambang
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 10 No 2 (2010)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengatur Keran Elektronik ini dibuat dengan cara yang cukup sederhana dan dengan biaya yang relative murah di mana biayanya hanya terdiri dari beberapa komponen elektronik dan sebuah motor arus AC sebagai Pump (pompa air).Dua elektroda yang ditanam dalam tanah berfungsi untuk mengukur besarnya resistansi tanah. Jika harga resistansi naik berarti tanah terlampau kering, ini berakibat aktif dan pompa air yang digerakkan oleh relay akan hidup sehingga terjadi proses peniyraman. Kian basah tanah, maka resistansi di antara dua elektroda kian menurun, Setelah ter-tunda beberapa saat relay pun terbuka dan pompa air pun berhenti bekerja dan proses penyiraman pun berhenti.Proses penyiraman dapat diatur sesuai kehendak, dapat dilakukan satu kali sehari atau dua hari satu kali penyiraman
STUDI MENGENAI ASURANSI SYARIAH Mukhlisah, Nurul
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 12 No 2 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuransi merupakan salah satu cara pembayaran ganti rugi kepada pihak yang menga-lami musibah, yang dananya diambil dari iuran premi seluruh peserta asuransi. Dalam mekanisme asuransi konvensional terutama asuransi jiwa, paling tidak ada tiga hal yang masih diharamkan oleh para ulama, yaitu: adanya unsur gharar (ketidak jelasan dana), unsur maisir (judi/ gambling) dan riba (bunga).Karena dirasa sudah melenceng jauh dari prinsip awal tentang asuransi mutual, banyak pihak dari kalangan Muslim yang merasa keberatan dengan praktek asuransi modern. Kontrak asuransi ditolak oleh ulama atau kalangan terpelajar Islam dengan berbagai alasan. Asuransi Syariah merupakan alternatif pilihan proteksi bagi pemeluk agama Is-lam yang menginginkan produk yang sesuai dengan hukum Islam.
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP PRODUK MINUMAN TEH DALAM KEMASAN KARTON MEREK TEH KOTAK DI BANJARMASIN -, Rusniati
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 14 No 1 (2014)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atribut-atribut apa saja dari produk minumanteh dalam kemasan karton merek Teh Kotak yang memenuhi sifat ideal dan mengana-lisisbagaimana sikap konsumen terhadap produk minuman teh dalam kemasan karton merekTeh Kotak di Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Teknik sam-plingyang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah responden sebanyak 100 o-rang.Teknik analisis data menggunakan model poin ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwasemua atribut produk minuman teh dalam kemasan karton merek Teh Kotak, yai-tu rasa,kepekatan, aroma, kemasan dan harga memenuhi sifat ideal. Sikap konsumen terhadapproduk minuman teh kemasan karton merek Teh Kotak adalah sangat baik
Pengaruh Penggunaan Bata Merah Dan Bata Ringan Terhadap Dimensi Pondasi Dan Harga Rumah Tipe 54 Rafik, Aunur; Humaidi, Muhammad; Cahyani, Rinova Firman
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 18 No 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 1, Mei 2018: 1-66
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/intekna.v18i1.548

Abstract

Keamanan dan kenyamanan merupakan hal yang perlu mendapat perhatian serius dalam membangun sebuah rumah. Sering terjadi kasus ambruknya rumah yang diakibatkan karena tidak kuatnya struktur rumah. Pemilihan material penyusun dinding menjadi penting diperhatikan karena penurunan struktur pondasi juga diakibatkan beratnya beban dinding. Terutama bangunan rumah pada daerah rawa atau tanah lunak. Bata ringan menjadi bahan baku alternatif dalam pekerjaan pasangan dinding. Perbedaan bentuk, ukuran dan berat pada bata merah dan bata ringan mempengaruhi beban yang ditanggung oleh elemen struktur bangunan seperti balok, kolom dan pondasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh material dinding berupa bata merah dan bata ringan terhadap dimensi struktur bawah/pondasi dan harga untuk rumah tipe 54. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan komparatif. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana pengaruh material bata merah dan bata ringan terhadap dimensi struktur pondasi. Sedangkan metode komparatif digunakan untuk membandingkan hasil perhitungan harga rumah tipe 54 antara material dinding berupa bata merah dan bata ringan. Berdasarkan analisis dan perhitungan, pondasi rumah yang pasangan dindingnya menggunakan material bata ringan dimensinya lebih kecil dan harga rumahnya lebih murah dibanding menggunakan material bata merah. Pada penggunaan bata merah harga bangunan rumah Rp 350.964.275. Sedangkan pada penggunaan bata ringan harga bangunan rumah Rp 304.350.739. Kesimpulannya penggunaan material bata ringan menjadikan harga bangunan rumah lebih murah Rp 46.613,536 (13,28 %) dibanding menggunakan material bata merah

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 2 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 2, Nov 2025 Vol 25 No 1 (2025): Jurnal INTEKNA, Volume 25, No. 1, Mei 2025 Vol 24 No 2 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 2, Nov 2024 Vol 24 No 1 (2024): Jurnal INTEKNA, Volume 24, No. 1, Mei 2024 Vol 23 No 2 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 2, Nov 2023 Vol 23 No 1 (2023): Jurnal INTEKNA, Volume 23, No. 1, Mei 2023 Vol 22 No 02 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 2, Nov 2022: 76 - 162 Vol 22 No 01 (2022): Jurnal INTEKNA, Volume 22, No. 1, Mei 2022: 01 - 75 Vol 21 No 2 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 2, Nov 2021: 54 - 111 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal INTEKNA, Volume 21, No. 1, Mei 2021: 1 - 53 Vol 20 No 2 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 2, Nov 2020: 53 - 110 Vol 20 No 01 (2020): Jurnal INTEKNA, Volume 20, No. 1, Mei 2020: 01-52 Vol 19 No 1 (2019): Vol 19 No 1 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 1, Mei 2019: 1-68 Vol 19 No 2 (2019): Jurnal INTEKNA, Volume 19, No. 2, Nov 2019: 69-133 Vol 18 No 2 (2018): Vol 18 No 2 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 2, Nov 2018: 67-131 Vol 18 No 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Jurnal INTEKNA, Volume 18, No. 1, Mei 2018: 1-66 Vol 17 No 2 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 2, November 2017: 79-147 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal INTEKNA, Volume 17, No. 1, Mei 2017: 1 - 78 Vol 16 No 2 (2016) Vol 16 No 1 (2016) Vol 15 No 2 (2015) Vol 15 No 1 (2015) Vol 14, No 2 (2014) Vol 14 No 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol 14 No 1 (2014) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13 No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol 13 No 2 (2013) Vol 13 No 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12 No 2 (2012) Vol 12 No 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11 No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol 11 No 1 (2011) Vol 10, No 2 (2010) Vol 10 No 2 (2010) Vol 9 No 2 (2009): Jurnal Intekna, Volume IX, Nomer 2, Nopember 2009 Vol 8 No 1 (2008) Vol 8, No 1 (2008) More Issue