cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA
ISSN : 24069205     EISSN : 24774820     DOI : 10.21831
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: October 2016" : 13 Documents clear
Perangkat pembelajaran biologi kegiatan ecotourism untuk mengasah keterampilan proses sains dan sikap peduli lingkungan Restu Prabawati Kurnia; I Gusti Putu Suryadharma
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.946 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.12252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kualitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan kegiatan ecotourism dari aspek isi, penyajian, kebahasaan dan kegrafisan berdasarkan hasil validasi, (2) aspek biologis perkebunan buah naga Sabila Farm sebagai sarana kegiatan belajar bagi peserta didik, (3) kualitas pembelajaran dengan kegiatan ecotourism untuk mengukur keterampilan proses sains dan sikap peduli lingkungan peserta didik, (4) kelayakan dan kesesuaian perangkat pembelajaran dengan kegiatan ecotourism yang dikembangkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) model Borg Gall dengan melaksanakan: studi pendahuluan, desain produk, penyusunan draft penelitian, validasi instrumen, uji coba dan revisi produk, dan penyempurnaan produk akhir. Subjek coba dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Pakem kelas X MIA 2 dan X MIA 3. Data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran dengan kegiatan ecotourism yang dikembangkan, berdasarkan hasil validasi secara keseluruhan memiliki kualitas baik, (2) perkebunan buah naga Sabila Farm mempunyai potensi biologis untuk menunjang pembelajaran biologi kelas X SMA pada materi keanekaragaman hayati, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan kegiatan ecotourism dapat mengukur keterampilan proses sains dan sikap peduli lingkungan peserta didik. Penerapan produk yang dikembangkan mampu mengukur keterampilan proses sains peserta didik dengan kategori baik. Penerapan produk yang dikembangkan juga mampu menanamkan kepedulian lingkungan dengan kategori baik, (4) perangkat pembelajaran dengan kegiatan ecotourism dinyatakan layak dan sesuai untuk proses pembelajaran biologi. Kata kunci: perangkat pembelajaran biologi, ecotourism, keterampilan proses sains, sikap peduli lingkunganBiological learning kits for ecotourism activity for sharping science process skills and attitude of environment awarenessAbstractThis study aimed to determine: (1) the quality of ecotourism learning kits from aspects of content, presentation, linguistic, and design based on the results of the validation, (2) biological aspects at dragon fruit Sabila Farm as learning activity for students, (3) quality of learning with ecotourism to measure science process skills and environment awareness, (4) the feasibility and suitability of ecotourism  to the learning process. This research was development research developed by Borg Gall. The steps of the development included: preliminary study, designing product, constructing research draft, validating the instruments, small-scale field testing and revision, main field testing and revision, and making final product. The subjects of the research were the student of SMA 1 Pakem, class X MIA 2 and X MIA 3. The data obtained in this study were the qualitative and quantitative data. The results of this study indicate: (1) The product of the ecotourism learning kits developed, based on validation results as whole has a good quality. (2)  Dragon fruit Sabila Farm has a biological potential to support the learning biology in Xth grade students for biodiversity theme, (3) Biological learning ecotourism kits can measure science process skills and environment awareness. Implementation of product can measure science process skills with “good” category. Implementation of product can measure environment awareness with “good” category, (4) Learning kits developed with ecotourism activity is considered feasible and suitable for learning biology.Keywords: biology learning kit, ecotourism, science process skills, environment awareness
Penerapan project based learning terintegrasi STEM untuk meningkatkan literasi sains siswa ditinjau dari gender Jaka Afriana; Anna Permanasari; Any Fitriani
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.249 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.8561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh gender siswa terhadap literasi sains melalui pembelajaran project based learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan science, technology, engineering, dan mathematics (STEM) pada tema pencemaran udara. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain The static Group Pretest-Posttest Design yang dilaksanakan di kelas VII SMP Islam Terpadu di kabupaten Sukabumi sebanyak 57 siswa yang terdiri dari kelas laki-laki (29 orang) dan kelas perempuan (28 orang). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes awal dan tes akhir untuk literasi sains dan angket siswa terhadap  PjBL STEM. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh peningkatan literasi sains siswa kelompok laki-laki dan kelompok perempuan sama-sama mengalami peningkatan dengan rerata N_Gain yaitu 0,36 dan 0,31 pada kategori sedang untuk aspek pengetahuan dan kompetensi. Hasil uji-t menunjukkan bahwa peningkatan literasi sains kelas laki-laki dan kelas perempuan berbeda tidak signifikan. Pada aspek sikap sains, kelas perempuan berbeda signifikan dari kelas laki-laki. Tanggapan siswa secara keseluruhan menunjukkan hampir seluruh siswa menyatakan senang dengan pembelajaran PjBL STEM dan memperoleh pengalaman yang sangat berkesan mengikuti tahapan pembelajaran sehingga menimbulkan motivasi dan minat dalam belajar.Kata Kunci: project based learning; STEM; literasi sains; gender Implementation Project-Based Learning Integrated STEM to Improve Scientific Literacy Based on Gender AbstractThis study aims to investigate the influence of gender on the students' science literacy through project based learning (PjBL) integrated science, technology, engineering, and mathematics (STEM) approach for students junior high school. The theme used in this project was air pollution. The method used was pre-experimental design the static group pretest-posttest design and was implemented in grade VII of the Integrated Islamic school at Sukabumi. The subjects were 57 students divided into two, male group (N = 29) and female group (N = 28). The data collection was done by pretest and posttest for scientific literacy and students' responses to the PjBL STEM. Based on the result it were obtained that an average N_Gain of male group was 0.36 and was 0.31 for female group with medium category on knowledge and competence. T-test results showed that increasing scientific literacy male group and female of different classes do not signifikan. Attitude aspect of science, female group differ significantly from male group. The student responses showed almost all of the students agreed to the implementation of the PjBL STEM and gain great new experiences that stages of learning that lead to be interested and motivated in learning. Keywords: project-based learning, STEM, scientific literacy, gender
Pengembangan media pembelajaran biologi berbasis adobe flash untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pada Kurikulum 2013 Gista Ratih Astatin; Heru Nurcahyo
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.458 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.10966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran biologi berbasis Adobe flash untuk peserta didik kelas, untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran biologi berbasis Adobe flash terhadap penguasaan kompetensi peserta didik. Penelitian pengembangan ini mengacu langkah yang dikembangkan oleh Borg Gall. Desain pengembangan dikelompokkan atas tiga prosedur, yang meliputi: (a) studi pendahuluan (b) pengembangan produk awal dan (c) evaluasi/ penilaian produk. Subjek coba terdiri atas ahli materi, ahli media, teman sejawat, guru biologi, peserta didik sejumlah 102 peserta didik. Data diperoleh melalui kuesioner dan soal. Data dianalisis secara kuantitatif dan uji anacova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ditinjau dari aspek kualitas materi pembelajaran, kualitas design dan strategi pembelajaran dan kualitas teknis tampilan menurut ahli media dan ahli materi berkategori “baik”. Menurut teman sejawat, guru biologi dan peserta didik berkategori “sangat baik”. Penggunaan media flash berpengaruh lebih baik terhadap penguasaan kompetensi dibandingkan tanpa menggunakan media flash.Kata Kunci: media pembelajaran, sistem saraf, penguasaan kompetensi Developing Adobe Flash-Based Biology Instruction Media to Improve the Mastery of Competency in Curriculum 2013 AbstractThe research aims to develop Adobe flash-based biology instruction media, reveal the effect of teaching media on students’ competence mastery. The developmental study refers to the model suggested by Borg Gall. The developmental design was grouped into three developmental procedures, consisting of: preface study, developmental first product, and evaluation/ product assesment. Subject consist of subject matter expert, learning media expert, biology teacher, colleagues,102 students. Data colected by questionnaires and tests. Data were analyzed by quantitatively and anacova. The research findings reveal that the teaching media in term of quality of teaching content aspect, quality of design and teaching strategy aspect, quality of technical and appereance is categorized by subject matter and learning media expert “good”. According to colleagues, biology teachers and students the quality of media based on three aspects is “very good”. The aplication of flash media give better effect on the competence mastery compared without aplication of flash media.Keywords: instruction media, nervous system, competence mastery 
Efektivitas virtual lab berbasis STEM dalam meningkatkan literasi sains siswa dengan perbedaan gender Ismail Ismail; Anna Permanasari; Wawan Setiawan
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.515 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.8570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas virtual lab berbasis STEM sebagai media praktikum alternatif dalam meningkatkan literasi sains siswa dengan perbedaan gender. Penelitian ini menggunakan desain one Group pretest-posttest yang terdiri dari kelas 7B dengan jumlah siswa 29 orang perempuan dan kelas 7D dengan jumlah siswa 30 orang laki-laki. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi, angket, dan tes. Efektivitas virtual lab berbasis STEM dianalisis dengan Independent-samples t test kemudian dihitung nilai effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil peningkatan literasi sains siswa kelas perempuan (7B) sebesar 0,46  dan kelas laki-laki (7D) sebesar 0,29 dengan keduanya dalam kategori sedang. Nilai effect size penggunaan virtual lab berbasis STEM pada domain konten dan kompetensi sains sebesar 0,39 dengan kategori sedang dan domain sikap sebesar 0,75 dengan kategori tinggi Kata kunci: virtual lab, STEM, literasi sains, gender Stem-Based Virtual Lab Effectiveness in Improving the Scientific Literacy of Students with Gender Differences AbstractThis study aimed to know theeffectiveness of STEM-based virtual lab in improving the scientific literacy of students by gender differences.The design of this research one group pretest-posttest consisting of class 7B by the number of students 29 women and 7D class by the number of students 30 men.The data Ade collected through questionnaires, observations, and tests. The effectiveness of STEM-based virtual lab was analyzed through Independent-samples t test then calculated the value of effect size. the results showed that there are differences the resulting increase inscientific literacy class students women (7B) of 0.46 and a class of men (7D) of 0.29 with both of them in the medium category.The value of effect size using STEM-based virtual lab on the science content domain and competencies of 0.39 with the moderate category and attitude domain of 0.75 to a high category.Keywords: virtual lab, STEM, Scientific literacy, gender
Pengembangan perangkat pembelajaran model project based learning (PjBL) untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan kreativitas Sih Kusumaningrum; Djukri Djukri
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.378 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.5557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan perangkat pembelajaran biologi dengan model PjBL yang layak digunakan dalam pembelajaran biologi; (2) menghasilkan perangkat pembelajaran biologi dengan model PjBL yang efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan kreativitas siswa kelas X SMAN 8 Yogyakarta; dan (3) membandingkan pembelajaran yang menggunakan perangkat pembelajaran model PjBL dengan pembelajaran yang menggunakan perangkat konvensio-nal dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan kreativitas siswa. Metode penelitian diadaptasi dari Borg Gall yang terdiri dari sembilan tahapan. Hasil penelitian pengembangan adalah: (1) perangkat pembelajaran biologi dengan model PjBL yang layak digunakan dalam pembelajaran biologi; (2) perangkat pembelajaran biologi dengan model PjBL yang efektif untuk untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan kreativitas siswa pada aspek berpikir kreatif siswa kelas X SMAN 8 Yogyakarta; dan (3) tidak ada perbedaan antara pembelajaran yang menggunakan perangkat dengan model PjBL dengan pembelajaran perangkat konvensional dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan kreativitas siswa.Kata Kunci: perangkat pembelajaran, model project based learning, keterampilan proses sains, kreativitas Developing a Learning Kit with Project Based Learning Model (PjBL) to Improve Scientific Process Skills and Creativity AbstractThe aims of this research are to: (1) produce an appropriate biology learning kit with PjBL model for learning activities; (2) produce an effective biology learning kit with PjBL model that can be used to improve scientific process skills and creativity; and (3) investigate the difference between the biology learning kit with PjBL model and conventional learning kit in improving scientific process skills and creativity. This research method was adapted from Borg Gall which consisted of nine steps. The results of this research are: (1) an appropriate biology learning kit with PjBL model which consists of syllabus, lesson plans, student’s worksheet, and authentic assessment based on validation result of expert judgments and biology teachers, and also field test result; (2) an effective biology learning kit with PjBL model that can be used to improve scientific process skills and creativity especially on creative thinking aspect; and (3) there is no difference between PjBL model and conventional learning kit in improving students’ scientific process skills and creativity.Keywords: learning kit, project based learning model, scientific process skills,creativity
Rekonstruksi bahan ajar dengan konteks socio-scientific issues pada materi zat aditif makanan untuk meningkatkan literasi sains siswa Diana Ayu Rostikawati; Anna Permanasari
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.865 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.8814

Abstract

Untuk meningkatkan literasi sains siswa, diperlukan inovasi-inovasi khususnya pada pembelajaran IPA.Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah pengembangan bahan ajar. Dalam penelitian ini bahan ajar dikembangkan melalui proses rekonstruksi, dimana struktur konten untuk pengajaran dibangun dengan memperhatikan tujuan pendidikan serta diuraikan secara hati-hati dan dihubungkan dengan konteks dalam kehidupan nyata. Salah satu materi konten sains yang sangat dekat dengan konteks dalam kehidupan nyata adalah materi zat aditif makanan. Penggunaan zat aditif yang tidak sewajarnya muncul sebagai Socio-Scientific Issues (SSI) kontroversial yang ramai dibicarakan. Penggunaan SSI sebagai konteks diharapkan dapat dijadikan penghubung permasalahan nyata di masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode RD dan desainnya adalah Model of Educational Reconstruction yang dimodifikasi.Bahan ajar dengan konteks SSI pada materi zat aditif makanan yang telah dikembangkan terdiri dari delapan sub bab. Setiap sub bab memuat deskripsi materi, daftar bacaan tambahan dan soal latihan. Penilaian bahan ajar dilakukan dengan 2 cara, yaitu validasi berdasarkan kriteria umum dan penilaian berdasarkan kriteria Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Hasil penilaian menunjukkan bahan ajar sudah layak dan memenuhi syarat untuk digunakan dalam proses pembelajaran IPA di kelas VIII SMP. Hasil implementasi menunjukkan bahwa bahan ajar memiliki pengaruh yang besar dan dapat meningkatkan literasi sains siswa baik pada aspek kompetensi maupun sikap.Tanggapan siswa menunjukkan bahwa bahan ajar dengan konteks SSI pada materi zat aditif makanan sudah dipahami dan memenuhi harapan belajar siswa.Kata kunci: bahan ajar,model of educational reconstruction, socio-scientific issues (SSI), zat aditif makanan, literasi sains Reconstruction of Learning Materials with Socio-Scientific Issues Context on Food Additives Content to Improving Student’s Scientific Literacy AbstractTo improved scientific literacy of Indonesian students, needed innovations especially for science education. One of innovation that can be done is the development of learning materials. In this research, learning materials were developed through reconstruction process,structure of content for learning was built with attention educational aims, described carefully and linked to context in the real life. One of science content that very close with context in the real life is food additives. The use of food additives were not reasonably emerged as controversial socio-scientific issues (SSI) that lively discussed. The use of SSI as context in learning materials expected to be used as link real problem in society. This research was conducted with RD method and the design is model of educational recontruction modified. Learning materials with SSI context on food additives content has been developed consist of eight sub chapter. Each sub chapter contains material description, extra reading list and prctices. Assessment of learning materials is done in two ways, validation based on the general criterias and assessment based on Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) criterias. The resultindicated the learning materials already worthy and qualified for use in science learning process in 8th junior high school. The implementation result shows that learning materials have great influence and improve student’s scientific literacy at both competencies and attitude aspects. The student’s response suggest that learning materials with SSI context on food additives content already understood and fulfilled students learning expectation.Keywords: learning materials, model of educational reconstruction, socio-scientific issues (SSI), food additives, scientific literacy
Pembelajaran fisika dengan metode eksperimen untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains Yuliana Subekti; Ariswan Ariswan
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.114 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.6278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar aspek kognitif dan keterampilan proses sains ditinjau dari kemampuan awal fisika siswa dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing melalui metode eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 9 Yogyakarta pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 yaitu 192 siswa. Sampel dipilih sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik cluster randomized sampling yaitu 64 siswa. Aspek keterampilan proses sains yang diteliti yaitu pengamatan, pelaksanaan penelitian, pengkomunikasian, peramalan dan penyimpulan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji MANCOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan hasil belajar fisika aspek kognitif dan keterampilan proses sains ditinjau dari kemampuan awal fisika pada siswa kelas X di SMA Negeri 9 Yogyakarta dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing melalui metode eksperimen.Kata Kunci: model pembelajaran inkuiri terbimbing, metode eksperimen, keterampilan proses sains, hasil belajar aspek kognitif. The Physics Learning with Experimental Methods to Increase Cognitive Aspects of Learning Outcomes and Science Process Skills AbstractThis study aims to investigate whether there is an increase of the cognitive aspects of learning outcomes and science process skills in terms of the first physics ablility with guided inquiry learning model through the experimental method. This type of research is quasi experimental research. The study population was all students of class X in SMA N 9 Yogyakarta in the second semester of 2014/2015 academic year as many as 192 students. The samples were as many as two classes using cluster randomized sampling technique  were 64 students. The aspects of the science process skills were constructing observations, conducting research, communicating, predicting and making inferences. The data were analyzed using MANCOVA with the significance level of 0.05. The results of the study show that there is a significant increase of the cognitive aspect of physics learning outcomes and science process skills in terms of the firts physics ability of the class X students in SMA N 9 Yogyakarta with guided inquiry learning model through the experimental methods.Keywords: guided inquiry learning model, experimental method, science process skills, cognitive aspects of learning outcomes
Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar kimia siswa Murningsih, Ira Maya Tri; Masykuri, Mohammad; Mulyani, Bakti
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.658 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.11196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap ilmiah dan prestasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 5 Surakarta tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016 yang terdiri dari 30 siswa. Objek penelitian adalah sikap ilmiah siswa dan prestasi belajar kimia siswa. Sumber data adalah siswa dan guru. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dokumen/arsip, angket dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pencapaian sikap ilmiah pada siklus I sebesar 60% dan pada siklus II menjadi 93%. Peningkatan prestasi belajar aspek pengetahuan pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 63% dan pada siklus II menjadi 93%. Pada prestasi belajar siswa aspek sikap dan aspek keterampilan ketercapaian ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 100%,sehingga tidak dilanjutkan ke siklus II karena semua indikator sudah terpenuhi.Kata Kunci: inkuiri terbimbing, kelarutan dan hasil kali kelarutan, penelitian tindakan kelas, prestasi belajar, sikap ilmiah Implementation of Guided Inquiry Model to Improve Behaviour Scientific and Student’s Chemistry Learning Achievement AbstractThe aims of the research were to improve scientific behaviour and student’s learning achievement by implementing guided inquiry model on primary material of solubility and solubility product at XI MIPA 3 students of SMA Negeri 5 Surakarta in the academic year of 2015/2016. This research was a Classroom Action Research (CAR) which was held in two cycles. The research subject was the students of class XI MIPA 3 at SMA Negeri 5 Surakarta in the academic year of 2015/2016 consisted of 30 students. The object of research was the behavior scientific and student’s chemistry learning achievement. Source of data were students and teacher. Data was obtained through observations, interviews, document, questionnaires, and test. The data were analyzed using technique of qualitative descriptive analysis. The result of the research can be seen from cycle I the percentage of student’s scientific behaviour was 60% and increased to 93% in the cycle II. Improved learning achievement on knowledge aspect from 63% in cycle I to 93% in cycle II. Attitude aspect and skill aspect, the improvement has reached 100%, so it was not continued to cycle 2 since all off the indicators have been accomplished before.Keywords: guided inquiry, solubility and solubility product, classroom action research, learning achievement, scientific behaviour
Pengembangan tes kreativitas pada pembelajaran fisika dengan pendekatan inkuiri pada materi teori kinetik gas Santofani, Aprilia; Rosana, Dadan
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.365 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.6373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik instrumen penilaian tes kreativitas pada pembelajaraan fisika dengan pendekatan inkuiri menurut kriteria instrumen yang baik, serta (2) mengetahui kemampuan tes dalam mengukur berpikir kreatif peserta didik pada proses pembelajaran dengan pendekatan inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan prosedural, yang mengikuti beberapa tahapan sehingga menghasilkan instrumen penilaian untuk peserta didik SMA. Tahapan tersebut antara lain: (1) pengumpulan informasi, (2) perancangan, (3) mengembangkan produk awal, (4) uji terbatas, (5) revisi hasil uji terbatas, (6) uji coba luas, (7)  revisi hasil uji coba luas. Instrumen evaluasi divalidasi oleh ahli materi dan ahli evaluasi kemudian dinilai oleh guru fisika, ahli materi dan ahli evaluasi. Subjek uji coba penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 1 Sewon. Hasil penelitian dan pengembangan ini yaitu: (1) Produk berupa tes kreativitas dengan pendekatan inkuiri pada materi teori kinetik gas berbentuk uraian bebas yang dikembangkan sudah layak sesuai dengan validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran. Penilaian instrumen tes kreativitas dari aspek isi, konstruk, dan teknis berada dalam kategori sangat baik, serta (2) Proses pembelajaran dengan pendekatan inkuiri memberikan pengaruh terhadap kreativitas peserta didik yang diinterpretasikan dari hasil analisis effect size sebesar 0,202 dengan kategori efek sedang. Uji coba penggunaan instrumen tes ini menunjukan peningkatan kreativitas peserta didik dengan menggunakan pendekatan inkuiri.Kata Kunci: instrumen penilaian, tes kreativitas, uraian bebas, pendekatan inkuiri Developing a Creativity Test on Physics Learning with Inquiry Approach on the Material of Gas Kinetics Theory AbstractThis study aims to: (1) get an assessment of creativity with an inquiry approach in the physics learning and, (2) investigate the capability of test for measure student`s creative thinking in the physics learning with an inquiry approach. This study was research and development with a procedural model, which applied some steps for getting an assessment that is used for Senior High School students. The steps of study consisted of: (1) research and collecting information, (2) planning, (3) developing preliminary form of product, (4) preliminary field testing, (5) product revision, (6) main field testing, and (7) product revision. The assessment that was developed had been validated by experts of theory and evaluation, and then evaluated by a physics teacher, experts of theory and evaluation. The try out subjects of this reseacrh were the students of class XI MIA Sewon Senior High School. The data were collected by using validation sheets, observation sheets, and creativity tests. The techniques of data analysis used descriptive statistics and inferential statistics. The result of the research and development is as follows: (1) Creativity tests with an inquiry approach in gas kinetic theory topic in the form of an essay has been appropriate consisting of validity, reliability, and difficulty levels. The evaluation of creativity consisted of matter, construct and techniques aspect which are in the best category. (2) The learning process with an inquiry approach had an effect on student`s creativity which is interpreted by the value of effect size 0.202 which are in medium efffect. The main testing instruments points out the gain of student`s creativity who learned with an inquiry approach is higher.Keywords: assessment instrument, creativity tests, essay, inquiry approach
FRONT MATTER (Cover, Editorial Board, Table of Contents) - -
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 2, No 2: October 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.125 KB) | DOI: 10.21831/jipi.v2i2.12906

Abstract

Page 1 of 2 | Total Record : 13