cover
Contact Name
Dian Yosi Arinawati
Contact Email
dianyosi@umy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkgumy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Insisiva Dental Journal : Majalah Kedokteran Gigi Insisiva
ISSN : 22529764     EISSN : 26859165     DOI : 10.18196/idj
Core Subject : Health,
Insisiva Dental Jurnal memberikan informasi tentang ide, opini, perkembangan dan isu-isu di bidang kedokteran gigi meliputi klinis, penelitian, laporan kasus dan literature review.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 12 Documents clear
Efek Gel Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) terhadap Jumlah Sel Makrofag dan Limfosit Jaringan Gingiva Tikus Periodontitis Ermawati, Tantin; Prasetya, Rendra Chriestedy; Fatimatuzzahro, Nadie; Nurul Iffah, Astrid Ganadya
Insisiva Dental Journal: Majalah Kedokteran Gigi Insisiva Vol 9, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/di.9217

Abstract

Periodontitis adalah inflamasi kronis yang disebabkan infeksi bakteri salah satunya P. gingivalis. Produk bakteri berupa lipopolisakarida (LPS) mampu meningkatkan sekresi sitokin proinflamatori sehingga terjadi peningkatan jumlah sel makrofag dan limfosit. Hal ini menyebabkan kerusakan jaringan periodontal yang lebih lanjut. Biji kopi robusta memiliki kandungan polifenol, alkaloid dan saponin yang berfungsi sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian gel ekstrak biji kopi robusta terhadap jumlah sel makrofag dan limfosit pada gingiva model tikus periodontitis. Jenis penelitian yang digunakan adalah the post test only control group design. Dua puluh ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok yakni kelompok normal, periodontitis, periodontitis yang diterapi gel aloclair, kelompok periodontitis yang diterapi 0,025 g/mL gel ekstrak biji kopi robusta, dan kelompok periodontitis yang diterapi 0,05 g/mL gel ekstrak biji kopi robusta selama 7 hari perlakuan. Tikus didekapitasi dan dilakukan pengecatan HE untuk melihat jumlah sel makrofag dan limfosit. Hasil menunjukkan pemberian gel ekstrak kopi robusta dapat menurunkan jumlah sel makrofag dan limfosit sama dengan aloclair pada model tikus periodontitis yang diinduksi P. gingivalis. Gel ekstrak biji kopi 0,05 g/mL lebih efektif menurunkan limfosit dibandingkan 0,025 g/mL.
Hubungan Kesiapan dan Gaya Belajar dengan Tingkat Kelulusan Ujian Multiple Choice Question (MCQ) Kurniasih, Indri; Azzahraa, Dinni Alifa
Insisiva Dental Journal: Majalah Kedokteran Gigi Insisiva Vol 9, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/di.9218

Abstract

Masa transisi terjadi pada mahasiswa baru yang mengalami proses adaptasi dengan lingkungan kampusnya. Selama penyesuaian diri mahasiswa terkadang mengalami masalah psikologis dengan perubahan metode belajar, karena mahasiswa masih cenderung menerapkan cara belajar ketika belajar di sekolah menengah atas. Setiap mahasiswa memiliki kesiapan belajar (Self Directed Learning Readiness/SDLRS) dan gaya belajar (learning styles) yang dapat mempengaruhi hasil belajar. Multiple Choice Questions (MCQ) merupakan salah satu penilaian hasil belajar dengan tingkat objektivitas tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kesiapan belajar dan gaya belajar mahasiswa dengan tingkat kelulusan ujian MCQ.Metode penelitian adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Jumlah responden penelitian sebanyak 82 mahasiswa dipilih secara stratified random sampling. Kuesioner SDLRS dan Visual, Auditory, Read-White, Kinaesthetic (VARK) digunakan untuk mendapatkan data primer tentang kesiapan belajar dan gaya belajar mahasiswa. Data Sekunder yang digunakan adalah jumlah kelulusan ujian MCQ pada blok 1 sampai 6.Analisis uji Somers’d menunjukkan nilai p = 0,237 (p0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kesiapan belajar dengan tingkat kelulusan ujian MCQ. Hasil analisis uji Lambda menunjukkan nilai p = 0,178 (p0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dengan tingkat kelulusan ujian MCQ. Gaya belajar mahasiswa didominasi oleh gaya belajar kinestetik.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwakesiapan belajardan gaya belajar mahasiswa tidak berhubungan dengan tingkat kelulusan ujian MCQ.

Page 2 of 2 | Total Record : 12