cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
BioCONCETTA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2016)" : 19 Documents clear
KEANEKARAGAMAN LABA-LABA (Araneae) PADA EKOSISTEM SAWAH DENGAN BEBERAPA POLA TANAM DI KOTA PADANG Nasution, Nurhasanah
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.719 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1295

Abstract

Laba-laba  (Araneae)  merupakan  pemangsa  serangga  yang  memegang peranan penting dalam pengendalian hama pada ekosistem sawah. Pola tanampadi memberikan pengaruh besar terhadap keanekaragaman laba-laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman laba-laba pada ekosistem sawah dengan beberapa pola tanam padi di Kota Padang, diantaranya pola tanam serempak, pergiliran tanam dan pola tanam campur. Sampel laba-laba dikoleksi di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Kuranji dengan menggunakan perangkap sumuran (pit fall trap), nampan kuning (yellow pan-trap), jala serangga (sweep net), dan koleksi langsung (hand sorting). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan sebanyak 742 individu laba-laba dari 45 spesies, 22 genera, dan 10  famili. Pola tanam padi yang  berbeda memberikan pengaruh terhadap keberadaan laba-laba yang ditandai dengan perbedaan index keanekaragaman di Kecamatan Pauh (2,89) dan Kecamatan Kuranji (2,43).
INVENTARISASI POHON DI HUTAN PINANG MAKMUR KECAMATAN TIMPEH KABUPATEN DHARMASRAYA Safitri, Elza
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.956 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1487

Abstract

Hutan  merupakan  asosiasi  dari tumbuh-tumbuhan  yang  sebagian  besarterdiri  atas  pohon-pohon  atau  vegetasi  berkayu  yang  menempati  suatu  areal. Hutan memiliki manfaat bagi manusia, manfaat tersebut diperoleh apabila hutan terjamin ekosistemnya sehingga dapat berfungsi secara optimal.   Hutan Pinang Makmur merupakan hutan yang terletak di Kecamatan Timpeh Kenagarian Tabek Dharmaraya. Hutan ini mengalami berbagai gangguan diantaranya pembukaan lahan  pertanian  dan  penebangan  pohon  yang  dilakukan  oleh  penduduk  yang berada di sekitar hutan. Aktivitas penduduk ini telah menciptakan kerusakan di beberapa tempat  sehingga terbentuk  gap atau ruang terbuka. Kerusakan hutan dikhawatirkan akan mengancam keanekaragaman jenis (diversity) tumbuhan terutama pohon. Sehubungan dengan hal tersebut maka telah dilakukan penelitian tentang  inventarisasi  pohon  di  hutan  Pinang  Makmur  Kecamatan  TimpehKabupaten Dharmasraya. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan September2015 di Hutan Pinang Makmur Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya dengan menggunakan metode garis berpetak. Teknik penentuan lokasi dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan 217 individu  dengan 31 familia pohon di hutan Pinang Makmur Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya. Individu terbanyak didapatkan pada famili Euphorbiaceae dengan26 individu. Diikuti oleh familia Olacarceae dengan 24 individu, Moraceae 23individu, Verbenaceae 21 individu dan Leguminosae 18 individu dan indidu dari familia lain  ditemukan dalam jumlah   sedikit. 
PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK SMA KELAS X Hidayat, Opi Rahmah
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.457 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1489

Abstract

Bahan ajar yang dapat  menimbulkan kemandirian dalam belajar adalah modul.     Terdapat    berbagai    potensi    yang     dapat    dimanfaatkan    untukmengembangkan bahan ajar  yang sesuai dengan kebutuhan siswa, diantaranya pada materi ekosistem untuk siswa SMA kelas X. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan modul biologi berbasis CTL yang valid, praktis dan efektif pada materi ekosistem. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model dan prosedur pengembangan menggunakan 4-D (four-D-Model) terdiri dari tahap define,  design,  develop  dan disseminate. Pada tahap  define dilakukan analisis kurikulum dan analisis siswa. Pada tahap design dilakukan perancangan modul. Pada tahap develop dilakukan validasi dan uji coba terbatas pada siswa SMAN 3Payakumbuh kelas X, untuk mengetahui praktikalitas dan efektifitas modul yangdikembangkan. Tahap disseminate tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan sangat  valid, praktis dan efektif. Nilai dari validasi adalah 88,06% (sangat valid), praktikalitas menurut guru sebesar 3,44% (praktis) dan menurut siswa sebesar 3,43% (praktis) hasil uji efektivitas menunjukkan  bahwa  siswa  aktif  belajar  dan  mendapatkan  hasil  belajar  yang tuntas.
KOMUNITAS STRUKTUR PERIFITON DI BATANG AIR PALANGKI SIJUNJUNG, SUMATRA BARAT gusmaweti, gusmaweti
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.269 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1296

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis struktur komunitas perifiton yaitu kepadatan, keanekaragaman, kesamaan  dan menganalisis kimia dan faktor fisik perairan. Metode pengambilan sampel yaitu porpusive sampling, dilakukan pada tiga stasiun, setiap stasiun diambil secara acak. Sampel Perifiton diambil dengan mengambil substrat batu berukuran sekitar 10x10 cm, selanjutnya substrat dibersihkan menggunakan kuas di dalam bak pitcher dan kemudian disaring dengan plankton net No. 15. Hasil saringan dimasukkan ke dalam botol sampel dan diberi formalin sebanyak 3 tetes, selanjutnya dilakukan identifikasi.   faktor fisik dan kimia yang diukur suhu air, pH air,   warna air, oksigen terlarut (DO), BOD, CO2 bebas dan isi Hg (merkuri). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perifiton   yang ditemukan sebanyak 11 genus yang tergabung dalam 4 divisi: divisi Crysophyta, Chlorophyta, dan Cyanophyta Charrophyta. Indeks keanekaragaman (H) diperoleh dengan nilai rata-rata 0:35, indeks kesamaan (H) rata-rata 0:47,  dan  indeks dominansi (C)  rata-rata 0:13.  Kelimpahan tertinggi ditemukan pada stasiun II dari 144,0 individu/cm2 dan kelimpahan terendah ditemukan pada stasiun III sebesar 41,6 individu/cm2. faktor kimia lebih lanjut untuk kadar oksigen terlarut (DO) berkisar 5,25-5,96 mg / l, BOD 2,80-3,49 mg/ l, COD 47,05-78,25 mg / l, TOM 9, 61-12,10 mg / l dan kadar Merkuri (Hg) 0,098- 0,208 mg / l, suhu air berkisar antara 25-260 oC, transparansi antara 10-30 cm, kelembaban  berkisar antara 60-65 mg / l, warna air keruh, rata-rata pH air 6, dan kecepatan arus 8-15m/sec.
VALIDITAS MEDIA GAMBAR DENGAN APLIKASI MOVIE MAKER PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA UNTUK TINGKAT SMP Susanti, Diana
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.287 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1805

Abstract

The result of research interviews with biology teacher at SMPN 2 Sungai Limau, Padang- Pariaman district revealed that, when the teacher explains the material in human digestive system, teachers only explain lessons using media board. Though these materials, demanding to know the structure of the digestive organs and the digestive process. In addition, the average value of students for the material is still below 65, while KKM. The KKM is 77. So that the material presented by the teacher cannot be understood by the students well. Besides this, materials contained in these schools is not sufficient for the number of pupils and students only have worksheets that are not in accordance with the applicable curriculum. The purpose of this study is to look at the validity of the media images with applications movie maker in human digestive system materials for junior level. This research is development research and the data processed by descriptive statistik. Results of this study was to test the validity of media images with applications movie maker in human digestive system materials for junior high school is very valid with the average of 89.75%. And concluded that the validity of the media image with movie maker app on the human digestive system materials for junior high schools categorized as very valid with a average is 89.75%.
UJI EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERORIENTASI KONSTRUKTIVISME PADA MATERI NEURULASI UNTUK PERKULIAHAN PERKEMBANGAN HEWAN Sari, Liza Yulia; Susanti, Diana
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.776 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1806

Abstract

Media merupakan salah satu perantara yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan. Dalam dunia pendidikan, media dikenal sebagai perantara yang digunakan untuk menyampaikan pesan agar mahasiswa memahami materi yang disampaikan oleh dosen kepada mahasiswanya agar tujuan pembelajaran tercapai. Proses perkuliahan menuntut mahasiswa untuk mampu memahami beberapa standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran yang ditetapkan oleh berbagai materi. Termasuk materi perkuliahan perkembangan hewan. Perkuliahan perkembangan hewan membahas mengenai pengertian biologi perkembangan, teori-teori perkembangan dan prinsip-prinsip perkembangan, gametogenesis, fertilisasi, cleavage dan blastulsi, gastrulasi, neurulasi, membran ekstra embrio dan plasenta, organogenesis, metamorphosis, regenersi dan kelainan perkembangan. Hampir semua materi pada mata kuliah ini menunjukkan suatu proses atau mekanisme pembentukkan, yang sukar diamati secara langsung dengan kasat mata dan hanya pada beberapa organisme tertentu (yang tidak dilapisi cangkang) yang dapat diamati di laboratorium. Uji efektivitas ini dilakukan untuk mengetahui apakah media interaktif pada materi neurulasi dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat. Efektivitas suatu produk dilihat dari aktivitas belajar, dan hasil belajar mahasiswa. Dari keseluruhan aspek pada hasil pengamatan aktivitas mahasiswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dalam bentuk media interaktif memperoleh nilai 79.16% dengan kategori efektif, yang bisa diartikan bahwa media interaktif berorintasi konstruktivisme ini dapat membuat aktivitas pembelajaran menjadi efektif.
EFEKTIVITAS MEDIA INTERAKTIF POLA-POLA HEREDITAS UNTUK SISWA KELAS XII IPA SMA zural, mimin mardhiah
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.135 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.2559

Abstract

Hereditas menyajikan materi tentang proses penyilangan pada organisme hidup dan karakteristik diwariskan. Di sekolah, tidak tersedia media yang memungkinkan guru untuk memvisualisasikan bagaimana proses persilangan berlangsung. Media yang ada belum mampu menggambarkan secara jelas materi hereditas tersebut. Penelitian ini untuk menguji media interaktif dan mengungkapkan efektivitas media untuk mengajar topik hereditas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model empat-D (4-D) dan terdiri dari empat tahap yang meliputi tahap mendefinisikan (defining phase), tahap merancang (designing phase), tahap mengembangkan (developing phase) dan tahap menyebarkan (disseminating phase). Dalam penelitian ini, dilakukan pada tahap mengembangkan, yaitu tahap efektivitas. Media diujicobakan kepada siswa dari MAN 2 Padang. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 39 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah siswa yang telah mencapai KKM adalah 80%, dan skor untuk kegiatan siswa adalah 82,14% (sangat efektif). Berdasarkan hasil penelitian itu diketahui bahwa media interaktif pola-pola hereditas telah efektif untuk proses pembelajaran pada materi hereditas
INVENTARISASI POHON DI HUTAN PINANG MAKMUR KECAMATAN TIMPEH KABUPATEN DHARMASRAYA Safitri, Elza; Rizki, Rizki; sari, wiwin lena
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.385 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1547

Abstract

Hutan  merupakan  asosiasi  dari tumbuh-tumbuhan  yang  sebagian  besarterdiri  atas  pohon-pohon  atau  vegetasi  berkayu  yang  menempati  suatu  areal. Hutan memiliki manfaat bagi manusia, manfaat tersebut diperoleh apabila hutan terjamin ekosistemnya sehingga dapat berfungsi secara optimal.   Hutan Pinang Makmur merupakan hutan yang terletak di Kecamatan Timpeh Kenagarian Tabek Dharmaraya. Hutan ini mengalami berbagai gangguan diantaranya pembukaan lahan  pertanian  dan  penebangan  pohon  yang  dilakukan  oleh  penduduk  yang berada di sekitar hutan. Aktivitas penduduk ini telah menciptakan kerusakan di beberapa tempat  sehingga terbentuk  gap atau ruang terbuka. Kerusakan hutan dikhawatirkan akan mengancam keanekaragaman jenis (diversity) tumbuhan terutama pohon. Sehubungan dengan hal tersebut maka telah dilakukan penelitian tentang  inventarisasi  pohon  di  hutan  Pinang  Makmur  Kecamatan  Timpeh Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan September 2015 di Hutan Pinang Makmur Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya dengan menggunakan metode garis berpetak. Teknik penentuan lokasi dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan 217 individu  dengan 31 familia pohon di hutan Pinang Makmur Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya. Individu terbanyak didapatkan pada famili Euphorbiaceae dengan 26 individu. Diikuti oleh familia Olacarceae dengan 24 individu, Moraceae 23 individu, Verbenaceae 21 individu dan Leguminosae 18 individu dan indidu dari familia lain  ditemukan dalam jumlah   sedikit.
VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK SISWA SMP Nerita, Siska
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.3977

Abstract

Proses belajar dan pembelajaran merupakan proses komunikasi di antara guru dan siswa. Komunikasi membutuhkan media pembelajaran.  Media pembelajaran yang ditemukan di sekolah adalah torso, hand out, LKS, powerpoint. Namun media ini belum dapat menimbulkan minat siswa untuk belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran komik pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP. Penelitian ini telah dilakukan untuk mengetahui validitas, hasil penelitian didapatkan media pembelajaran yang valid.  Pengembangan media menggunakan model pengembangan 4D, yaitu  tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Bagaimanapun, penelitian ini hanya dilakukan pada tahap pengembangan saja. Pada tahap pendefinisian telah dilakukan lima langkah yaitu analisis ujung depan, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep dan perumusan dari tujuan pembelajaran. Pada tahap perancangan telah dilakukan perancangan prototipe komik sistem ekskresi manusia. Pada tahap pengembangan untuk uji validitas, komik yang telah dirancang ini telah divalidasi oleh validator, yaitu 3 orang dosen dan 2 orang guru biologi. Hasil dari uji validitas menunjukkan nilai 79,58% (kategori valid). Berdasarkan hasil dari penelitian, media pembelajaran komik telah valid digunakan untuk pembelajaran pada materi sistem ekskresi manusia.

Page 2 of 2 | Total Record : 19