cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015)" : 16 Documents clear
PENGARUH MODUL BERBASIS KONSTRUKTIVIS TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH FISIKA KUANTUM Nurhayati Nurhayati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.827 KB) | DOI: 10.25273/jems.v3i2.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul berbasiskonstruktivis terhadap kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah fisika kuantum dan respon mahasiswa terhadap penggunaan modul berbasis konstruktivis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi adalah seluruh mahasiswa pendidikan fisika semester enam IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2014-2015, sejumlah tiga kelas. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah dua kelas. Satu kelas eksperimen menggunakan modul konstruktivis dan satu kelas eksperimen menggunakan modul konvensional. Data kemandirian belajar dan respon mahasiswa diukur menggunakan teknik non-tes dengan alat ukur angket. Uji hipotesis menggunakan uji Kruskal Wallis yang terdapat pada program SPSS. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) tidak terdapat pengaruh penggunaan modul berbasis konstruktivis terhadap kemandirian belajar mahasiswa, (2) respon mahasiswa terhadap penggunaan modul berbasis konstruktivis adalah positif.
PENINGKATAN KETUNTASAN BELAJAR MATAKULIAH FISIKA INTI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN FISIKA IKIP PGRI MADIUN MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY Farida Huriawati; Jeffry Handhika; Erawan Kurniadi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.703 KB) | DOI: 10.25273/jems.v3i2.151

Abstract

Berdasarkan data tentang prestasi belajar mahasiswa untuk matakuliah Fisika Intimempunyai ketuntasan belajar 65% dengan nilai ketuntasan 65. Ketuntasan belajar mahasiswa uga ditentukan oleh keprofesionalan dosen dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan. Untuk itu setiap dosen diharapkan selalu merencanakan pembelajaran, merefleksi pembelajaran yang telah dilakukan dan kemudian merencanakan perbaikan untuk pembelajaran berikutnya yang dilakukan secara terus menerus. Kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi pembelajaran akan lebih baik jika dilakukan secara kolaboratif di antara dosen matakuliah serumpun. Hal ini sesuai dengan prinsip-prinsip Lesson Study (Sumar Hendayana,dkk.: 2006: 20). Dari latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Apakah kegiatan Lesson Study dapat meningkatkan ketuntasan belajar Fisika Inti bagi mahasiswa program studi pendidikan Fisika? Untuk memperjelas rumusan masalah tersebut, perludiajukan pertanyaan-pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimanakah interaksi mahasiswa-mahasiswa, mahasiswa-dosen, dosen-dosen dalam kegiatan Lesson Study pada matakuliah Fisika Inti? (2) Bagaimanakah pengelolaan pembelajaran Fisika Inti oleh dosen dalam mengimplementasikan Lesson Study? (3) Bagaimanakah ketuntasan belajar Fisika Inti bagi mahasiswa program studi pendidikan Fisika dengan mengimplementasikan Lesson Study?. Tujuan Penelitian (1) Mendeskripsikan interaksi mahasiswa-mahasiswa, mahasiswadosen, dosen-dosen dalam kegiatan Lesson Study pada matakuliah Fisika Inti. (2) Mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran Fisika Inti oleh dosen dalam mengimplementasikan Lesson Study. (3) Mendeskripsikan ketuntasan belajar Fisika Inti bagi mahasiswa program studi pendidikan Fisika dengan mengimplementasikan Lesson Study. Adapun manfaat penelitian ini adalah: (1) Dosen dapat memilih bentuk kegiatan yang menunjang keprofesionalannya melalui Lesson Study. (2) Sebagai masukan bagi dosen lain bahwa Lesson Study dapat meningkatkan aktivitas dan ketuntasan belajar mahasiswa. (3)Dapat terjalin kerjasama antar dosen matakuliah serumpun (kolegalitas), meningkatkan penguasaan materi dan cara pembelajarannya. Hasil penelitian: a) terjadinya interaksi yang efektif antara mahasiswa-mahasiswa, mahasiswa-dosen dan mahasiswa dengan lingkungan belajar, ini berarti pengelolaan pembelajaran oleh dosen lebih baik dari sebelumnya, dan (b) sebagai akibatnya ketuntasan belajar mahasiswa meningkat menjadi 75%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN AKTIVITAS MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG PADA MATA KULIAH PENGEMBANGAN KURIKULUM Erfitra Rezqi Prasmala
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.662 KB) | DOI: 10.25273/jems.v3i2.191

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep mahasiswa pada matakuliah Pengembangan Kurikulum di S1 Jurusan Biologi Universitas NegeriMalangdengan menerapkanmodel Problem Based Learning (PBL) berbasis Lesson study.Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Tindakan (PTK) berbasisLesson study. Penerapan model PBLdapat meningkatkan aktivitas dan pemahamankonsep mahasiswa. Berdasarkan pembahasan saran yang diajukan dalam penelitian iniadalah tidak bisa dilakukan secara mandiri sepenuhnya oleh mahasiswa serta perluadanya manajemen waktu seefektif mungkin. 
PROFIL PEMAHAMAN MAHASISWA DALAM MENGAPLIKASIKAN METODE PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINIER Restu Lusiana
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.88 KB) | DOI: 10.25273/jems.v3i2.182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar mahasiswa memahami pengaplikasian metode penyelesaian sistem persamaan linier.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknikpengambilan subyek dilakukan dengan cara memberikan tes kemampuankognitif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperolehberdasarkan hasil tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datadalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan serta verifikasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian inidengan triangulasi data. Hasil penelitian ini adalah (1) Mahasiswa kategoritinggi menunjukkan bahwa mahasiswa berkecenderungan memilikipemahaman yang baik saat mengaplikasikan metode dalam menyelesaikanmasalah sistem persamaan linier. Mahasiswa dapat memberikan penjelasanpenyelesaian masalah dengan tepat, (2) Mahasiswa kategori sedangmenunjukkan bahwa mahasiswa berkecenderungan memiliki pemahamanyang cukup baik saat mengaplikasikan metode dalam menyelesaikan masalahsistem persamaan linier. Secara umum mahasiswa dapat memberikanpenjelasan penyelesaian masalah, tetapi belum tepat, dan (3) Mahasiswakategori rendah menunjukkan bahwa mahasiswa berkecenderungan memilikipemahaman yang kurang baik saat mengaplikasikan metode dalammenyelesaikan masalah sistem persamaan linier. Secara umum mahasiswatidak dapat memberikan penjelasan dalam penyelesaian masalah dengantepat.
PEMBELAJARAN GI DAN GI-PROBLEM POSING (GI-PP) PADA MATA KULIAH KALKULUS LANJUT DITINJAU DARI SIKAP MAHASISWA TERHADAP MATEMATIKA Swasti Maharani
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.044 KB) | DOI: 10.25273/jems.v3i2.156

Abstract

The objectives of this research were to find out: (1) which learning model of the GI or GI-ProblemPosing results in a better learning achievement; (2) which students’ attitudes of the positive, neutral, or negative types results in a better learning achievement; (3) in each students’ attitudes, which learning model of the GI or GI-Problem Posing results in a better learning achievement; and (4) in each learning model, which students’ attitudes of the positive, neutral, or negative types results in a better learning achievement.  This research used the quasi experimental research method with the factorial design of 2x3. Its population was all of the students of Mathematics department of IKIP PGRI Madiun in academic year 2014/2015. The samples were taken by using the random sampling technique. The data were gathered through test and questionnaire method and its were analyzed by using the unbalanced twoway analysis of variance at the significance level of 5%. The results showed that: (1) the GI and GI-ProblemPosing result in the same good learning achievement; (2) the learning achievement with positive was better than that with neutral and negative, that with neutral was better than that with negative; (3) in each students’ attitudes type, the GI and GI-ProblemPosing result in the same good learning achievement; (4) in general, the learning achievement with positive was better than neutral and negative, that neutral was better than negative. However, if viewed from GI with a positive and neutral have the same achievement and better than negative. 
PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF PADA PEMBELAJARAN GENETIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJARDAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMA ISLAM BATU Riyanto Riyanto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.032 KB) | DOI: 10.25273/jems.v3i2.174

Abstract

This study uses research and development (Research and Development / R & D) method. Model development of instructional media used is aDevelopment model consisting of ten steps, but in this study only compriseseight steps, namely: potential and problems, information gathering, productdesign, design validation, the revised design, product testing, product revision,and the final product.  Based on the results of the validation interactive module Genetics by matter experts and media experts shows that genetics interactive module is feasible used with a percentage of the average score of 90%. Based on theresults of the validation interactive CD genetics by material experts showedthat the decent used by a score of 96% while the results validator of mediaexperts with regard to the feasibility of an interactive CD genetics show thatdecent used is by a score of 88% and an average rate of eligibility InteractiveCD showed that the decent genetics used is 92%, this indicates that theinteractive CD genetics can be applied in small scale to see the effectiveness ofthe implementation of this genetic interactive CD.  Based on the results of a small-scale trial Genetics interactive module effectively used by students seen from the kognitive learning outcomes reached 85.3% and students' understanding of concepts of 87.2%.Based on the research results, it can be concluded that genetics developed interactive module gets adequate assessment of experts, as well as the effective use of learning by students of class XII, SMA Islam Batu with kognitive learning outcomesreached 85.3% and students' understanding of concepts of 87.2%.

Page 2 of 2 | Total Record : 16