cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021)" : 18 Documents clear
Pelaksanaan Supervisi Klinis Untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar Hamida Gusnilawati; Hadiyanto Hadiyanto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8759

Abstract

This research was conducted to see the performance of clinical supervision in improving the science learning process at SDN 05 Sawahan, Padang City. This research is a classroom action with the research object of the principal and teachers of SDN 05 Sawahan. Where the technique of reading data by interview, observation and documentation. The results of this study focus on clinical supposition activities carried out by the principal on teacher administration and the learning process in the classroom. This clinical supervision activity can help teachers solve problems that teachers during the classroom learning process in science learning, can motivate teachers to improve their teaching and professional skills in implementing classroom learning. Inhibiting factors based on the principal's knowledge and teacher's skills in carrying out clinical supervision in accordance with the procedures and stages of clinical supervision. 
Karakteristik Kemampuan Menyajikan Konsep Dalam Berbagai Bentuk Representasi Matematis Pada Siswa SMP Berdasarkan Teori Pirie dan Kieren Trisnanda Lady Utami; Syamsuri Syamsuri; Ihsanudin Ihsanudin
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis pada siswa SMP berdasarkan Teori Pirie dan Kieren. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Serang. Data dikumpulkan dengan metode tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi matematis  pada siswa SMP dapat diklasifikasikan menjadi tiga tipe jawaban yaitu: 1) tipe jawaban inventising (menemukan) di mana siswa sudah memenuhi lapisan pemahaman image having, formalising, observing, dan inventising, 2) tipe jawaban observing (mengamati) di mana siswa sudah memenuhi lapisan pemahaman image having, formalising, dan observing, dan 3) tipe jawaban formalising (memfromalkan) di mana siswa sudah memenuhi lapisan pemahaman image having dan formalising. This study aims to describe the ability to present concepts in various forms of mathematical representation in junior high school students based on Pirie-Kieren’s theory. This type of research is a qualitative descriptive study. The subjects of this research is VIII grade students of SMPN 4 Kota Serang. Data collected by test and interview methods. The results of this study indicate that the ability to present concepts in various forms of mathematical representation in junior high school students can be classified into three types of answers, namely: 1) the type of answer is inventising where students have fulfilled the layer of understanding: image having, formalising, observing, and inventising, 2) the type of answer is observing where students have fulfilled the layer of understanding: image having, formalising, and observing, and 3) the type of answer is formalising where students have fulfilled the layer of understanding: image having and formalising.
Desain Hypothetical Mathematics Learning Trajectory Pada Dimensi Tiga Fitriani Fitriani
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8057

Abstract

Hasil observasi dan wawancara dengan beberapa siswa yang dilakukan di MTs Negeri 1 Aceh Tamiang ditemukan bahwa siswa sulit mempelajari matematika dikarenakan hanya berpaduan pada buku cetak yang dibagikan di sekolah. Salah satu bahan ajar yang dapat memberikan kemudahan bagi siswa adalah dengan menggunakan Hypothetical Mathematical Learning Trajectory. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kriteria kevalidan dari desain Hypothetical Mathematical Learning Trajectory pada dimensi tiga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan metode penelitian kombinasi model sequential exploratory dengan design research yang meliputi Preparing for the experiment, Experiment in the classroom., dan Restrospective analysis. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa desain Hypothetical Mathematical Learning Trajectory pada dimensi tiga memiliki kriteria valid. Desain Hypothetical Mathematical Learning Trajectory pada dimensi tiga masih asing digunakan bagi guru maupun siswa, oleh karenanya perlu disosialisasikan oleh sekolah atau lembaga terkait dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar matematika sisw
Activation Student’s Scheme Based on Theory Construktive of Operators (TCO) in Mathematic Problem Solving Suroso Suroso
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8807

Abstract

Di TCO skema dibagi menjadi 3 bagian, pertama berdasar komponen, kedua berdasar klasifikasi dan ketiga berdasarkan tingkatan. Berdasar komponen aktivasi skema dibagi menjadi releasing, effecting dan terminal. Pascual Leone mengkalisifikasikan skema menjadi 3 kriteria yaitu modalitas, level dan jenis. Berdasarkan tingkatan skema dibagi menjadi 2 yaitu tingkatan subyektif dan metasubyektif. Dalam penelitian ini aktivasi skema digali berdasarkan jenis skema yaitu skema figurative dan skema operatif. Skema figurative menyatakan keberadaan dan skema operatif menyatakan suatu transformasi. Obyek-obyek, konfigurasi, konsep, makna dan status mental adalah representasi skema figurative dalam pikiran, sedangkan skema operatif merepresentasikan aksi, proses, operasi dan tranformasi yang dimulai dari satu keberadaan dengan yang lain..  Dalam penelitian ini dua indikator yang dipakai adalah kelengkapan (komplit) untuk skema figurative dan keteratura (regulary) untuk aktivasi skema operatif. Kelengkapan aktivasi skema figurative dilihat dari obyek-obyek, konfigurasi, konsep, makna dan status mental adalah representasi skema figurative dalam pikiran, sedangkan keteraturan aktivasi skema dilihat pada aksi, proses, operasi dan tranformasi dalam pikiran. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melihat gejala-gejala dari subyek tentang aktivasi skema dalam menyelesaikan masalah matematika. Setelah subyek dipilih melalui tes dan terpilih dengan kemampuan matematika rendah, sedang dan tinggi dan diberi tugas pemecahan masalah kemudian diwawancarai.. Setealah wawancara, peneliti mendapat kesimpulan siswa dengan kemampuan tinggi mempunyai aktivasi skema yang lengkap dan teratur dalam menyelesaikan maslah, siswa dengan kemampuan sedang mempunyai aktiovasi skema yang tidak lengkap tapi teratur, dan sisnwa dengan kemampuan rendah mempunyai akativasi skema yang tidak lengkap dan tidak teratur.
Peningkatan Profesional Guru Tentang Pemahaman Pembelajaran Terpadu dalam Muatan IPA Di SD Gugus I Kecamatan Kuranji Padang Yasman Yasman; Hadiyanto Hadiyanto; Ramalis Hakim
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8653

Abstract

Integrated learning has 10 types, one type of integrated learning that is applied in SD is the webbed type integrated in the 2013 curriculum. For this reason, an understanding of the teacher is needed in implementing web type integrated learning in schools. The purpose of this study was to determine the level of teacher understanding of integrated learning in the webbed type of science content in Cluster I Region I, Kuranji District, Padang City. This type of research is qualitative. Based on the distribution of a questionnaire containing 20 statements divided into three parts, it was found that 50% of the teachers understood the types and applications, 84% of the teachers understood the strengths, and 67% of the teachers understood the shortcomings of the webbed type of integrated learning. So the teachers in Cluster I Region I, Kuranji District, Padang City already understand the webbed type integrated learning.  
Analisis Aspek-Aspek Literasi Sains Pada Buku Kurikulum 2013 Tema 1 Kelas IV SD Hirma Meuthia; Jon efendi; Riska Ahmad
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8667

Abstract

Science education has a strategic role in preparing quality human resources to face this era of globalization. Science literacy is a measure of the success of science learning in schools. This study aims to determine the level of scientific literacy in 2013 Curriculum Book Theme 1 Class IV SD which emphasizes the dimensions of scientific literacy, including: science as a body of knowledge, science as a way to investigate, science as a way of thinking and interacting with science, technology and society.This type of research is a quantitative descriptive study. The population in this study were all material in the 2013 Curriculum Student Book Theme 1 Class IV SD. The sample in this study were several pages in the analyzed book that were related to scientific literacy with the sampling technique using purposive sampling. The instrument used is the observation result. The data is filtered using a category sheet containing the indicators of scientific literacy which are then identified in each paragraph, the occurrence of these indicators is converted into a percentage for each category. The results showed that in general, the books analyzed showed more aspects of science as science as a way of investigating by 48.5%; science as a body of knowledge of 26.5; science as a way of thinking of 22.1%, and the interaction of science, technology and society by 2.9%. Overall, the student books used reflect the four categories of scientific literacy but there is no balance in the four categories and there are several sub-indicators of aspects that do not appear in the book.
Pengaruh Media Konkret Terhadap Hasil Belajar Materi Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Gingga Prananda; Sonia Yulia Friska; Wiwik Okta Susilawati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media konkret ceker terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan Quasi Experiment dengan Desain Pretest Posttest Control Group Desaign. Sampel penelitian ini sebanyak 28 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling  dimana SD N 01 Tarantang sebagai kelas eksperimendan SD N 03 Tarantang sebahai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh uji t diperoleh thitung yaitu 2,3995 sedangkan ttabelpada taraf signifikanα = 0,05 didapatkan thitung yaitu 2,3995dan ttabel sebesar 2,056. Diperoleh thitung> ttabel (2,3995>2,056). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat penggaruh penggunaan media konkret ceker terhadap hasil belajar matematika kelas IV SDN gugus VII Harau.
ANALISIS KEBUTUHAN BELAJAR MAHASISWA PADA PERKULIAHAN ZOOLOGI VERTEBRATA DI MASA PANDEMI COVID19 Wachidatul Linda Yuhanna
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8803

Abstract

Pandemi Covid19 memberikan perubahan pada perkuliahan zoologi vertebrata yang semula secara tatap muka menjadi dalam jaringan. Perubahan ini memicu adanya kesulitan dan kebutuhan belajar mahaiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kebutuhan belajar mahasiswa dalam perkuliahan zoologi vertebrata di masa pandemi Covid19. Metode yang digunakan adalah survei pada 140 mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat sepuluh kebutuhan belajar mahasiswa dalam menempuh mata kuliah zoologi vertebrata secara daring yaitu laptop/gadget, internet dan kuota, metode pembelajaran, media pembeljaaran, e-learning, buku referensi, bahan ajar jurnal, buku panduan praktikum dan kamus nama ilmiah. Kebutuhan belajar mahasiswa dengan kriteria tinggi dan menjadi prioritas antara lain buku referensi (88%), internet dan kuota (87%), buku panduan praktikum (85%), kamus nama ilmiah (82%), bahan ajar (76%) dan e-learning (75%).  Kebutuhan belajar mahasiswa dengan kriteria rendah antara lain media pembelajaran (45%), metode pembelajaran (40%), jurnal 40% dan laptop/gadget (10%). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi refleksi dan dasar untuk pengembangan perkuliahan zoologi vertebrata.
Peningkatan pemahaman siswa melalui strategi Investigasi pada materi Program Linier di SMAN 2 Madiun Mustain Mustain
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8429

Abstract

Dalam pembelajaran matematika, investigasi mempunyai peranan yang penting untuk melatih ketrampilan dan penalaran siswa melalui kajian bermakna (meaningful) yang terbuka terbatas (opened exploration). Dengan investigasi siswa akan belajar aktif dan memberi kesempatan pada siswa untuk berpikir sendiri. Tujuan pembelajaran matematika di sekolah menengah yaitu  kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran strategi investigasi yang dapat meningkatkan pemahaman pada materi Program Linier siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Madiun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Siklus Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua Siklus. Sumber data yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah siawa kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Madiun yang mengikuti kegiatan pembelajaran. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa pemahaman siswa melalui strategi Invertigasi pada materi Program Linier di SMAN 2 Madiun mengalami peningkatan dengan prosentase aktivitas guru siklus I yaitu 84,7% dan siklus II menjadi 88,6% dan aktivitas siswa siklus I yaitu 75,4% dan siklus II menjadi 86,7% . Sedangkan pemahaman siswa yang di lihat dari hasil belajar siklus I yaitu 64,7% meningkat menjadi 86,7% pada siklus II.
Pengaruh Forsway dalam Asynchronous Learning Berbasis Google Classroom Terhadap Keaktifan dan Penguasaan Materi Siswa Trisni Atmawati
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.8809

Abstract

Pandemi covid19 membawa perubahan yang signifikan pada proses pembelajaran. pembelajaran diarahkan pada pembelajaran secara online. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana pengaruh forsway dalam asynchronous learning berbasis google classroom terhadap keaktifan dan penguasaan materi siswa. Penelitian ini merupakan pre-eksperimental design dengan bentuk one-shot case study. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 bulan di SMA Negeri 1 Purworejo, Responden sejumlah 33 siswa terdiri atas 12 siswa putra dan 21 siswa putri. hasil   dari penelitian ini adalah forsway dalam asynchronous learning berbasis google classroom dapat meningkatkan keaktifan siswa menjadi 95%, 2) penguasaan materi siswa setelah menggunakan forsway dalam asynchronous learning berbasis google classroom ditunjukkan dengan rata-rata nilai tes penguasaan materi sebesar 82 dan rata-rata nilai penilaian harian sebesar 86. pelaksanaan forsway dalam asynchronous learning berbasis google classroom ini dibutuhkan persiapan guru dalam membuat form kehadiran dan tes penguasaan materi yang sudah menyediakan rekap realtime untuk memantau keaktifan siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 18