Jurnal Teknologi Elektro
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 1 (2019)"
:
8 Documents
clear
Perancangan Door Lock Face Recognition Dengan Metoda Eigenfaces Menggunakan Opencv2.4.9 Dan Telegram Messenger Berbasis Raspberry Pi
Agung Yoke;
Muhammad Fauzi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1241.798 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.001
Salah satu cara yang dapat digunakan dalam computer vision adalah pengenalan wajah. Sudah banyak metoda yang dapat digunakan untuk melakukan proses tersebut diantaranya adalah Eigenface dan Fisherface. Pada penelitian ini menggunakan metode Eigenface untuk diterapkan pada sistem pembuka pintu otomatis, juga terdapat interaktif mengetahui status pintu sedang tebuka dan tertutup ataupun ingin membuka dan menutup pintu dengan menggunakan aplikasi Telegram messenger. Penelitian ini menggunakan Python sebagai bahasa pemograman dan Raspberry Pi untuk menyimpan database wajah dengan menggunakan library OpenCV 2.4.9 serta untuk mengendalikan komponen hardware. Database yang digunakan terdiri atas 10 foto wajah dan 2 sub folder positif, masing-masing diambil dari 10 posisi wajah terhadap kamera. Berdasarkan hasil perancangan, implementasi dan pengujian yang dilakukan, perancangan alat pembuka pintu dengan identifikasi wajah ini dapat mengetahui siapa yang diperbolehkan untuk membuka pintu, sehingga orang lain tidak bisa membuka pintu untuk menghindari tindak pencurian, dan juga dapat mengetahui status pintu sedang terbuka dan tertutup ataupun ingin membuka dan menutup pintu dengan mengirim chat Telegram. Pengujian pengiriman data photo rata rata pengiriman informasi ke Telegram sebesar 3.712 detik, pengujian sistem chat interaktif Bot Telegram messenger rata rata waktu respon feedback Telegram sebesar 3.786 detik.
Rancang Bangun Sistem Pengendali Lacak Posisi Sepeda Motor
Coto Julianto;
Julpri Andika
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1214.354 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.007
Pengguna sepeda motor di Indonesia khususnya DKI Jakarta mengalami peningkatan setiap tahunnya. Minimnya sistem keamanan pada sepeda motor memberikan celah bagi pencuri untuk melakukan tindak pencurian, hali ini sangat meresahkan sehingga perlu adanya sebuah alat untuk mencegah terjadinya pencurian kendaraan yang akan datang. Rancang Bangun Pengendali GPS Tracker Pada Sepeda Motor Berbasis SIM800L, GPS Neo 6M dan Arduino Nano memiliki dua fitur keamanan peringatan dini mencegah pembobolan kunci kontak sepeda motor dan GPS tracker mengetahui titik kordinat, kecepatan dan ketinggian dari alat yang dipasang pada sepeda motor, selain dua fitur diatas alat pengendali GPS juga dapat melakukan starter mesin dan klakson dari jarak jauh dengan mengirimkan SMS. GPS Ublox Neo 6M memiliki akurasi titik kordinat 2-3 meter dari posisi yang sebenarnya, dapat diatasi dengan pengendalian alarm jarak jauh. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui posisi sepeda motor hanya dengan mengirim kan SMS. Selain itu peringatan dini dapat bekerja dapat menyalakan alarm serta mengirim SMS pemberitahuan ketika terjadi pembobolan kunci kontak sepeda motor. Starter mesin dan klakson dapat bekerja dari jarak jauh, waktu yang dibutuhkan untuk pengiriman SMS rata-rata 5 detik, kecepatan pengiriman SMS juga berpengaruh terhadap jaringan diarea setempat.
Rancang Bangun Prototipe Sistem Kendali Terdistribusi Instalasi Penerangan pada Gedung 3 Lantai berbasis IoTaaS (Internet of Things as a Service) menggunakan Docker Container
Zendi Iklima
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1149.467 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.004
Berkembangnya Cloud Computing dan Internet of Things (IoT) mengubah cara memahami suatu infomasi dan sistem komunikasi untuk saling berhubungan menggunakan suatu infrastruktur cloud jarak jauh. Lain dari itu, skalabilitas sistem sering difokuskan dalam low-level architecture. Sistem kendali terdistribusi dapat saling terhubung pada suatu platform IoTaaS (Internet of Things as a Service). IoTaaS divirtualisasi dengan basis kontainer (container-based) guna meningkatkan layanan IoT Cloud atau IoT Microservice. IoTaaS dikembangkan pada Docker Container dimana telah layak diaplikasikan pada nodes/gateway misalnya payment gateway, fog, microservices dan lain-lain. Maka dari itu pengembangan IoTaaS telah berhasil diaplikasikan pada sistem instalasi penerangan untuk gedung perkantoran 3 lantai. Sehingga didapatkan nilai rata-rata Network I/O sebesar 14.02KB/4.59KB (download/upload) sehingga memungkinkan tiap container mengirimkan data sebesar 118.77 B dalam 7.02 milisecond.
Perancangan, Realisasi, dan Analisa Sistem Keamanan Cloud Peer to Peer P2P Pada Jaringan IEEE 802.11
Imelda Uli Vistalina Simanjuntak;
Rini Kusumawardani;
Setiyo Budiyanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1126.227 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.008
camera merupakan solusi terbaru sistem security dan tidak hanya terbatas ruangan, namun IP camera merupakan solusi jangka panjang yang sangat bermanfaat. IP camera sangat fleksibel. IP camera dengan fitur lainnya seperti pemilihan kamera dan fitur navigasi pada size video, kecepatan streaming. IP camera adalah CCTV (Closed Circuit Television) kamera yang menggunakan Internet Protocol untuk mengirimkan data gambar dan sinyal kendali atas Fast Ethernet Link. Dengan demikian IP camera juga sering disebut sebagai kamera jaringan. Yang mana IP camera ini biasanya juga memerlukan ADSL/DSL modem, cable modem, switch atau hub, agar bekerja dan berungsi dengan baik pada jaringan LAN atau Internet. Namun pada jaman yang semakin canggih ini, IP camera terus berkembang dengan selalu menciptakan teknologi terbaru, yakni salah satunya dengan didukung sistem cloud P2P. Peer to peer (P2P) digunakan untuk saling membagikan file data yang sudah tersimpan dalam suatu server. Pada sebuah smartphone dengan sebuah IP camera dihubungkan hingga koneksi terjalin antara IP camera dengan smartphone yang merupakan peer to peer networking. Sistem ini berguna untuk melihat-lihat gambar atau video dan mengendalikan dalam jarak jauh menggunakan smartphone. Hal ini juga mewakili arsitektur untuk meningkatkan pengawasan video menggunakan smartphone. Sistem ini memungkinkan komposisi dinamis aplikasi yang meningkatkan fleksibilitas keseluruhan sistem. Sistem surveillans video ini memenuhi semua kebutuhan dinamika yang memungkinkan penggunaan sistem kepada pengguna yang berbeda, sistem ini memberikan pengawasan yang lebih baik dengan memilih akses langsung untuk video dari lokasi yang berbeda.
Sistem Kontrol Pada Hydroponics Grow Room Dengan Menggunakan Module Esp8266-01
Andrial Saputra;
Muhammad Hafizd Ibnu Hajar;
Ahmad Rasikh Bahrain
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (602.993 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.003
Media tanaman yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik hidroponik dengan memakai tanaman kangkung untuk media pengamatan yang akan dilakukan pada Hydroponics grow room menggunakan lampu LED Grow Light sebagai pengganti cahaya matahari. Dalam sistem kontrol ada 3 input yang akan di proses menjadi output adalah sensor DHT11 sebagai input untuk pembacaan hasil pada program arduino yang akan mengontrol relay terhadap kipas, sensor LDR sebagai input untuk pembacaan hasil pada program arduino yang akan mengontrol relay terhadap lampu, kemudian water level sensor sebagai input untuk pembacaan hasil pada program arduino yang akan mengontrol relay terhadap pompa. Pada sistem monitoring yang akan dihasilkan pada internet web Thinkspeak mempunyai 4 output dari sensor suhu DHT11, sensor kelembaban DHT11, sensor Ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur ketinggian tanaman, dan water level sensor untuk mengukur ketinggian air pada baki. Hasil pada pengaturan kontrol otomatis sesuai dengan pembacaan data oleh arduino, yaitu kipas akan hidup (on) ketika suhu >300 dan kelembaban sebesar >60% pada Hydroponics Grow Room. Kemudian pada pompa air akan hidup (on) ketika ketinggian air pada baki hidroponik kurang dari 50 % sesuai dengan setpoint yang dibutuhkan. Selanjutnya adalah kontrol pada lampu LED grow light dan LED bulb ketika sensor LDR mencapai setpoint >500 dalam keadaan terang, dan <500 dalam keadaan gelap. Pada sistem monitoring melalui wifi module esp8266-01 yang terhubung hotspot internet mempunyai waktu update / menerima data di web Thingspeak rata-rata selama 2,4 detik dari waktu pengiriman data melalui arduino dan wifi module esp8266-01. Untuk hasil pengamatan pertumbuhan tanaman kangkung menggunakan pencahayaan LED bulbs memiliki pertumbuhan lebih pesat dibandingkan pertumbuhan tanaman kangkung menggunakan pencahayaan LED grow light. Faktor yang menyebabkan pertumbuhan menggunakan pencahayaan LED bulbs lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan menggunakan LED grow light adalah adanya pengaruh dari hormon auksin. Jika terkena cahaya LED grow light, auksin menjadi tidak aktif, tetapi apabila terkena cahaya LED bulbs pengaruh auksin menjadi lebih aktif dan menghasilkan kondisi batang dan daun menjadi kuning pucat serta layu.
Rancang Bangun Kontrol Smart Parking Otomatis Berbasis Arduino
Ketty Siti Salamah;
Dolly Lovfinha Putra
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (732.101 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.005
Seiring dengan pertumbuhan kendaraan bermotor dan tidak seimbang antara pertumbuhan kendaraan dengan lahan parkir yang tersedia, hal ini terlihat dengan semakin menyempitnya fasilitas tersebut khususnya ditempat tempat keramaian seperti pasar, rumah sakit, pertokoan, perkantoran, dan juga tempat-tempat pendidiakan, kasus ini sering terjadi pada kota-kota yang sudah padat akan penduduknya serta tinggi kerapatan bangunannya. Smart Parking merupakan suatu sistem yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut khususnya untuk smart parking bertingkat. Otomatisasi yang diterapkan pada sistem parkir ini menggunakan metode kontrol otomatis berupa arduino uno sebagai pusat sistemnya yang akan mengatur proses sistem parkiran mulai dari mobil masuk sampai mobil keluar area parkiran. Smart parking ini terdiri dari potensiometer yan berfungsi untuk menentukan posisi dari setiap slot parkir dan keypad yang digunakan untuk input user ID (Password) setiap pengguna yang sebelumnya sudah didaftarkan kedalam sistem sehingga tingkat keamanannya cukup baik
Rancang Bangun Alat Transportasi Vertikal Menggunakan Atmega328
Aditya Wahyu Perdana;
Fadli Sirait
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (893.988 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.002
Abstrak—Semakin dibutuhkannya transportasi vertikal dengan biaya terjangkau tetapi tetap memenuhi standar keselamatan, diperlukan banyak inovasi yang sesuai dengan teknologi saat ini yaitu salah satunya menggunakan mikrokontroler sebagai kontrol basis utama mengoperasikan beberapa system kerja alat transportasi vertikal, salah satunya dirancang prototype lift dengan media yang relatife kecil dan mudah didapatkan yaitu Arduino. Alat transportasi vertikal dirancang menggunakan sebuah mikrokontroler berbasis arduino sebagai kontrol operasi utama lift, motor gearbox sebagai pengungkit pergerakan arah timing belt antara bandul dan sangkar lift, akrilik dipilih sebagai bahan prototype lantai, longdrat sebagai tiang pancang utama, kanal U berbahan akrilik juga dipilih sebagai rail untuk membatasi pergerakan sangkar dan bandul supaya tetap pada jalurnya, push button spst dipilih sebagai tombol pemanggil sangkar lift, pengarah tujuan lift dan emergency stop sangkar lift ketika terjadi masalah pada system, lampu led sebagai indicator arah tujuan sangkar lift dan posisi sangkar lift, batangan tembaga sebagai media level lantai. Penelitian ini mampu menghasilkan prototype dari sebuah lift dan sesuai dengan cara kerja lift dikehidupan nyata. Waktu tempuh satu lantai 12 detik dengan tinggi lantai 20 cm maka kecepatan dirumuskan (jarak tempuh antar lantai)/(waktu tempuh)=(20 cm)/(12 detik) = 1.6666667cm/det. Dalam pengoperasian alat simulator ini dalam waktu 8 jam mampu melayani 170 kali perjalanan bolak balik
Sistem Pemantauan Lokasi Dan Jumlah Penumpang Busway Via Web
Muhamar Kadafi;
Ary Setiadi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (950.69 KB)
|
DOI: 10.22441/jte.v10i1.006
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari layanan transportasi Transjakarta. Hal ini dilatarbelakangi oleh sebagai solusi kemacetan DKI Jakarta membuat sebuah sarana transportasi transjakarta. Dalam perkembangannya banyak pelanggan yang merasa kecewa dengan pelayanan yang ada. Salah satunya yaitu terjadi penumpukan atau melebihi kapasitas penumpang dalam sekali muat bus. Sehingga penumpang pun berdesak-desakan dan banyak juga yang merasa tidak nyaman. Itulah yang menyebabkan para pelanggan lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi sehingga menimbulkan kemacetan DKI Jakarta. Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari layanan transportasi transjakarta. Dengan menggunakan alat ini dapat mengetahui kondisi bus, dan juga dapat mengirimkan pemberitahuan melalui webDalam perancangan dan implementasi alat miniatur sistem pemantauan lokasi dan jumlah penumpang busway berbasis web ini. Memanfaatkan Ethernet Shield yang terhubung dengan mikrokontroler Arduino untuk menampilkan status dari sensor obstacle Ublok Neo-6M GPS pada web browser. Obstacle sensor berfungsi untuk menghitung jumlah orang yang melewati sensor tersebut,baik yang naik dalam bus maupun yang turun dari bus.Dan LCD 20x4 berfungsi sebagai media indicator display bagi penumpang yang berada di dalam bus. Dalam tampilan LCD terdapat informasi jumlah penumpang yang berada di dalam bus dan sisa penumpang yang diperbolehkan masuk ke dalam bus. Dan apabila kapasitas bus sudah full maka buzzer akan bunyi selama penumpang bus melebihi kapasitas. Hasil dari penelitan ini yaitu pada pengujian obstacle sebesar 80%