cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2019)" : 8 Documents clear
Smart Sistem Untuk Pemantauan Dan Pengisian Pulsa Listrik Pra Bayar Via Smartphone Hasna Naufal Giarniasih; Trie Maya Kadarina
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.012 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.003

Abstract

Sistem pengisian pulsa listrik digital pra bayar yang ada saat ini mempunyai kelemahan seperti halnya jika kuota energi listrik habis hanya dapat diketahui jika pemilik sedang berada dirumah dengan aktifnya buzzer sebagai alarm. Sedangkan bila pemilik sedang diluar rumah tidak dapat mengetahui karena berada diluar jangkauan suara buzzer. Selain itu pengisian kuota energi harus dilakukan pada kwh meter, sehingga bila rumah sedang ditinggal penghuninya dalam waktu lama maka listrik akan padam sampai dengan penghuni rumah datang dan mengisi ulang. Smart Sistem Pemantauan dan pengisisan pulsa listrik pra bayar via smarthphone yaitu sebuah sistem pemantauan dan pengisian pulsa listrik via smartphone tanpa harus dilakukan pada kwh meter lagi dan tidak membiarkan rumah padam untuk berlama-lama. Selain itu juga dapat membuat sebuah notifikasi jika pulsa listrik (token) akan segera habis atau sisa kuota sudah mendekati batas minimal melalui pembacaan arus pada sensor ACS712 yang diproses dengan microcontroller NodeMCU dan mengirimkan notifikasi ke telepon seluler dalam bentuk aplikasi MIT App Inventor. Hasil pengujian yang dilakukan adalah pada sistem yang telah dirancang, informasi dan pemantauan dapat dibaca oleh sensor ACS712 dan Firebase sebagai inputan untuk NodeMcu untuk meproses sistem. Dengan kecepatan internet yang dipakai makan sistem ini akan bekerja dengan stabil pada respon dengan rata rata kecepatan respon 2,2 detik.
Analisis Penyebab Vibrasi Abnormal Generator PLTG 4.1 PADA PT.PJB Unit Pembangkitan Muara Tawar Erapabrianto Erapabrianto; Badaruddin Badaruddin; Heryanto Heryanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.039 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.008

Abstract

Pada PT. PJB Unit Pembangkitan Muara Tawar memiliki sistem pembangkit listrik PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) mempunyai 2 komponen utama yaitu generator dan turbin. Turbin adalah suatu komponen yag merubah energi primer menjadi energi gerak. Generator adalah suatu komponen yang merubah energi gerak yang dihasilkan oleh turbin menjadi energi listrik. Pada PLTG menggunakan generator tiga phasa AC.Permasalahannya adalah ditemukan kondisi abnormal dimana pada saat menaikkan daya reaktif (MVAR) maka vibrasi pada generator ikut naik. untuk menjaga agar generator tidak terjadi kerusakan yang lebih fatal maka dilakukan thermal sensitivity test pada bulan oktober 2018. Dari hasil pengujian tersebut didapat kesimpulan. pada saat test dengan constant field current, vibrasi cenderung konstan. Sedangkan pada saat test dengan daya aktif konstan (base load), dengan variasi daya reaktif (increase-decrease) jika daya reaktif naik vibrasi juga ikut naik, dan sebaliknya jika daya reaktif diturunkan maka vibrasi juga ikut turunBerdasarkan hasil analisa dan beberapa pengujian berupa pengujian tahanan isolasi dengan nilai 4.42 GΩ,pengujian tahanan belitan dengan deviasi 0.167849%, pengujian impedansi rotor dengan nilai rata-rata 11.92 GΩ, pengujian RSO dan rotor ventilation di temukan ada 24 dari 2880 cooling hole rotor tertutup. Sehingga sirkulasi pendinginan pada rotor tidak merata. Tidak meratanya sirkulasi pendinginan sehingga distribusi panas di rotor tidak merata menyebabkan rotor bowing atau rotor membungkuk. Rotor bowing menyebabkan gaya axial dan gaya sentrifugal pada rotor tidak stabil sehingga terjadi peningkatan vibrasi
Evaluasi Tahanan Kontak Pemutus Tenaga Tegangan Tinggi Di Gardu Induk 150 KV Bandung Selatan Berdasarkan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) Bagus Winantara; Budiyanto Husodo
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.445 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.004

Abstract

Keandalan suatu gardu induk didukung dengan kondisi dari peralatan-peralatan yang terdapat di gardu induk tersebut. Gardu Induk Bandung Selatan merupakan salah satu gardu induk yang menjadi objek vital nasional sebagai jalur backbone di daerah bandung raya. Gardu induk ini sering dihadapkan dengan anomali terhadap suatu perlatan, salah satunya pada peralatan pemutus tenaga tegangan tinggi yang dihadapkan dengan anomali berupa kenaikan nilai tahanan kontak yang signifikan pada kontaknya. Tentu saja perubahan nilai tahanan kontak yang signifikan ini perlu dievaluasi secara benar sehingga menghasilkan keputusan yang tepat dalam penanganan nilai asset.Untuk mendukung keandalan peralatan tersebut diperlukan sistem manajemen evaluasi terhadap kelayakan suatu peralatan dalam melakukan fungsinya dengan mengidentifikasi potensi penyebab kegagalan fungsi akibat kerusakan pada suatu peralatan dengan menggunakan metode FMEA. Metode ini bertujuan mengetahui penyebab dan kondisi suatu peralatan yang mengalami gangguan dalam hal ini perubahan nilai tahanan kontak yang signifikan yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi pada peralatan tersebut. Metode ini untuk mendukung dalam pengambilan keputusan terhadap kondisi pmt akibat perubahan nilai tahanan kontak yang tinggi sehingga didapatkan prioritas penggantian peralatan. Dari hasil evaluasi 13 unit PMT yang terdapat di Gardu Induk Bandung Selatan didapatkan hasil bahwa, terdapat satu unit PMT bay cigereleng 1 yang memiliki nilai tahanan kontak yang sudah buruk sebesar 88,74,80 µΩ dikarenakan faktor operasi yang cukup tinggi (700 kali kerja) dan umur PMT yang sudah tua >20 tahun. Dan terdapat satu unit PMT bay IBT 1 sisi 150 kV yang memiliki nilai tahanan kontak yang masih cukup baik sebesar 66,63,62 µΩ dikarenakan perubahan nilai tahanan kontaknya disebabkan oleh faktor perubahan struktur penyangga mekanik PMT tersebut. Sedangkan 10 unit PMT lainnya memiliki nilai tahanan kontak yang masih dalam keadaan baik. Rekomendasi hasil dari evaluasi ini ialah perlu dilakukan penggantian PMT untuk bay cigereleng 1 dan dilakukannya perbaikan struktur penyangga mekanik pada PMT bay IBT 1 sisi 150 kV.
Pemantauan Cairan Infus Menggunakan Metode Komunikasi Wireless Iqbal Ali Muzar; Yuliza Yuliza
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.452 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.005

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin meluas hingga merambat ke dunia medis. Salah satunya adalah dalam penggunaan cairan infus, karena peralatan ini sangat banyak digunakan pada pasien yang membutuhkannya. Ada faktor yang membuat keadaan pasien menjadi fatal saat pemakaian cairan infus, seperti penyumbatan atau habisnya cairan infus. Penggunaan Infus pada saat ini masih manual yang membuat faktor-faktor seperti tersebut sering terjadi. Pada penelitian ini akan dikembangkan alat yang mampu mendeteksi cairan pada infus. Terdapat sensor yang mampu mendeteksi adanya tetesan dengan menggunakan perubahan nilai analog cahaya. Perubahan tersebut dikonversi menjadi sinyal digital dengan fitur ADC (Analog To Digital Converter) pada mikrokontroler. Sinyal digital yang diterima mikrokontroler dirubah menjadi besaran dengan satuan tetes per menit. Data tetesan tersebut dikirim menggunakan Komunikasi wireless NRF24L01 2,4 Ghz. Setelah informasi perubahan diperoleh dan diolah menggunakan Mikrokontroller Atmega328p, kemudian data tersebut ditampilkan pada aplikasi LabVIEW2013. Penelitian ini mampu menghasilkan suatu alat monitoring tetesan infus yang dapat memberikan informasi mengenai kondisi cairan pada infus pada pasien secara terpusat. Sistem yang secara realtime dimonitoring oleh perawat ini juga diharapkan dapat mengurangi permasalahan yang timbul karena kelalaian petugas. Hasil pengujian di dalam ruangan, alat ini memiliki delay rata-rata 1730 ms, sedangkan untuk di luar ruangan memiliki delay rata-rata 2660 ms.  Sehingga perawat tidak secara manual dalam mengatur pengecekan tetesan infus pada pasien dan meningkatkan pelayanan kepada pasien.
Analisis QoS (Quality of Service) Pada Implementasi Layanan Broadband IPTV (Internet Protocol Television) di Jaringan Akses PT. Telkom Said Attamimi; Aprilia Dian Oftari; Setiyo Budiyanto
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.846 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.001

Abstract

IPTV (Internet Protocol Television) yaitu suatu layanan multimedia dalam bentuk televisi, video, audio, text, graphic, data yang disalurkan ke pelanggan melalui jaringan IP (Internet Protocol), yang dijamin kualitasnya (Quality of Service), keamanannya (security), realibility (kehandalannya) dan memungkinkan komunikasi dengan pelanggan secara dua arah atau interaktif (interactivity) secara “real time”. IPTV (Internet Protocol Television) menawarkan interaktivitas dua arah antara end user dengan sistem IPTV melalui komponen berupa Set Top Box, dimana end user dapat menggunakan layanan yang bersifat on demand. Pada penelitian ini akan di analisa kesiapan jaringan akses kabel tembaga untuk implementasi layanan broadband IPTV (Internet Protocol Television). Analisa ini  dilakukan untuk menjelaskan cara mengukur QoS (Quality of Service) untuk IPTV (Internet Protocol Television) dari berbagai parameter yaitu: throughput, packet loss,dan delay. Mekanisme QoS (Quality of Service) mampu menghitung dan mengukur berapa besarnya nilai throughput, packet loss, delay dan mencocokannya dengan kebutuhan aplikasi yang ada digunakan dalam jaringan akses tersebut. Untuk itu diperlukan jaringan akses yang handal untuk dapat mendukung penyediaan layanan IPTV (Internet Protocol Television) pada kabel tembaga, karena bandwidth yang saat ini disediakan untuk IPTV (Internet Protocol Television) adalah sebesar 6 Mbps, dengan kecepatan downstream sebesar 6 Mbps, kecepatan upstream sebesar 1 Mbps, redaman sebesar 25 dB, dan S/N (signal to noise) sebesar 38,4 dB. Sehingga dengan menggunakan parameter QoS (Quality of Service) yaitu throughput, packet loss, dan delay pada jaringan akses kabel tembaga IPTV (Internet Protocol Television) kita dapat mengetahui kualitas layanan yang diterima pelanggan agar layanan pada jaringan akses IPTV (Internet Protocol Television) ini bisa bekerja lebih optimal.
Smart Sistem DAT (Detecting Anti Thief) Kendaraan Motor Dengan Fitur HMI Berbasis Android Yayu Lestari; Julpri Andika
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.469 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.006

Abstract

Sistem keamanan kendaraan pada umumnya hanya menggunakan alarm konvensional yang hanya mengeluarkan bunyi apabila kendaraan bermotor dibobol paksa. Hal ini dinilai kurang efektif karena tidak bisa memberi informasi langsung ke pemilik kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat keamanan kendaraan bermotor yang dikendalikan dari telepon genggam berbasis android dan dapat diketahui posisinya. Media yang digunakan untuk komunikasi antara telepon genggam dan perangkat yang dipasang pada kendaraan bermotor adalah SMS. Mikrokontroler akan mengirim SMS mengenai kondisi kendaraan ke telepon genggam pemilik melalui modul GSM. Sebuah sistem alarm berupa panggilan telepon yang dapat secara langsung memberitahu pemilik kendaraan bermotor tentang perubahan kondisi sepeda motornya. Jika mematikan kendaraan maka mikrokontroler mengeluarkan sinyal ke relay untuk memutus jalur pada CDI sepeda motor sehingga mesin sepeda motor mati. Penggunaan Modul GPS posisi kendaraan dapat dipantau dengan kordinat yang dikirimkan dan terintegrasi dengan Google Map. Perancangan aplikasi user interface berbasis android dibuat menggunakan App Inventor. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa aplikasi user interface berbasis android dapat menampilkan status kendaraan yang dikirim dari alat. Rata-rata waktu respon alat untuk kondisi kendaraan saat  ON = 12.15 detik dan saat OFF = 11.47 detik, posisi kendaraan adalah 15.8 detik,  informasi Alarm kendaraan = 1.08 detik, dan Alarm Telepon = 20.25 detik, matikan kendaraan dari telepon pemilik adalah 3.3 detik. Dari perbandingan koordinat kendaraan pada Google Map dengan lokasi sebenarnya dapat disimpulkan bahwa koordinat kendaraan dapat memberikan posisi kendaraan dengan benar.
Smart Planter Based On IoT Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.82 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.002

Abstract

Tanaman hias, terutama yang langka, indah dan tidak murah merupakan tanaman yang cenderung memiliki kebutuhan dan perawatan khusus yang harus dijaga dan dipantau secara teratur oleh pemiliknya.Maka diperlukan teknologi yang berfungsi pemeliharaan tanaman secara otomatis yang dapat mengendalikan dan memantau tanaman dari jarak jauh menggunakan smartphone android seperti penyiram tanaman, pendeteksi jarak ketinggian dan kekosongan tangki air, menyalakan atau mematikan cahaya LED, mengetahui suhu dan kelembaban udara sekitar tanaman. Sistem ini dapat dioperasikan dengan mode auto atau manual pada aplikasi android. Jika menyalakan mode auto, maka sistem bekerja berdasarkan pembacaan sensor, dan akan menampilkan status serta nilai pada setiap pembacaan masing-masing sensor. Apabila menyalakan mode manual maka hanya dapat melakukan perintah menyalakan atau mematikan pompa air penyiraman tanaman dan LED grow light. Berdasarkan hasil pengujian, sensor kelembaban tanah akan bernilai 1 jika lembab akan menyebabkan pompa berhenti bekerja dan akan bernilai 0 jika kering akan menyebabkan pompa bekerja, sedangkan persentase kesalahan rata-rata sensor ultrasonic adalah 3.58%, persentase selisih pertumbuhan tanaman dengan sinar LED dan cahaya matahari mencapai 45 %, persentase kesalahan dari pengukuran suhu sebesar 1.72% dan kelembaban sebesar 8.61 %, hal ini membuktikan dengan sedikitnya kesalahan persentase pembacaan sensor, maka sensor soil moisture, ultrasonic, LDR dan DHT22 ini baik untuk di aplikasikan pada alat yang dibuat.
Robot Pemadam Kebakaran Berbasis Wemos Yulianto Wisnuputra; Eko Ihsanto; Muhammad Hafizd Ibnu Hajar
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.717 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.007

Abstract

IOT adalah sebuah paradigma baru yang bertujuan menjembatani kesenjangan antara dunia fisik dan perwakilannya dalam dunia digital. Terbatasnya tata ruang mengharuskan untuk memunculkan alat yang bisa menjangkau sudut-sudut ruangan yang tidak dapat dijangkau oleh manusia. Dari kebutuhan tersebut, maka dibuatlah robot pemadam kebakaran berbasis internet of things. Dengan penggunaan module microcontroller wemos, diharapkan dapat menggantikan sistem kabel LAN sebagai sarana untuk berkomunikasi data dari robot dengan aplikasi Blynk sehingga robot ini dapat menjangkau sudut-sudut ruangan dimana apabila menggunakan kabel sangat sulit untuk dijangkau. Robot pemadam kebakaran ini dirancang menggunakan microcontroller wemos. Microcontroller tersebut akan menjadi penghubung antara smartphone dengan rangkaian robot. Sistem penggerak robot menggunakan 2unit motor DC dengan transistor sebagai motor driver. Penyemprotan air menggunakan 1unit mini pump motor DC. Pengukuran suhu dan kelembapan dideteksi oleh sensor DHT11. Daya untuk menggerakan robot ini menggunakan 2 unit baterai 4.2 volt. Aplikasi yang digunakan adalah Blynk yang merupakan open source IoT server. Durasi pembacaan suhu dan kelembapan dilakukan selama 20 detik, dimana suhu dalam ruang adalah 29oC dengan kelembapan 70%.

Page 1 of 1 | Total Record : 8