cover
Contact Name
Muhammad Hafizd
Contact Email
muhammadhafizd@mercubuana.ac.id
Phone
+6285782804092
Journal Mail Official
jte@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215871335
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Elektro
ISSN : 20869479     EISSN : 26218534     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/jte
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi Elektro adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana. Jurnal Teknologi Elektro diterbitkan 3 kali setahun, pada bulan Januari, Mei dan September. Setiap artikel diproses melalui proses review yang teliti. Artikel yang diterima bertemakan seluruh bidang Elektro, berupa hasil penelitian, studi pustaka atau perancangan alat terbaru, dengan fokus kepada aplikasi industri, teknologi hijau dan energi terbarukan.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2021)" : 8 Documents clear
Rancang Bangun Pemantauan Pencemaran Udara Menggunakan Autonomous Waypoint Quadcopter Virgilius Galih Widyo Raharnata
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.008

Abstract

Pencemaran udara yang meningkat sekarang ini mengakibatkan beberapa permasalahan kesehatan bagi masyarakat luas. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, industri tidak ramah lingkungan dan juga penggunaan energi pembangkit listrik yang tak terbaharukan menjadi penyebab utama permasalahan ini. Karbon dioksida menjadi salah satu komponen dalam pencemaran udara yang apabila terpapar manusia dalam kadar yang tinggi dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran hingga akibat paling buruknya adalah kematian. Salah satu faktor yang memperburuk pencemaran udara adalah kelembaban udara. Kelembaban udara berbanding lurus terhadap konsentrasi CO artinya ketika kelembaban meningkat maka konsentrasi CO juga meningkat. Quadcopter atau drone merupakan suatu pesawat tanpa awak yang memiliki empat lengan dengan masing-masing satu motor sebagai pemutar baling-baling. Dengan mengaplikasikan quadcopter yang bergerak secara manual ataupun otomatis melalui titik waypoint yang sudah ditentukan ditambah dengan arduino sebagai modul mikrokontroler yang dilengkapi dengan sensor gas MQ-7 untuk mendeteksi gas CO dan sensor DHT-22 untuk mendeteksi kelembaban udara. Hasilnya adalah kadar ppm gas CO yang dipantau pada sore hari pada ketinggian 10 meter memiliki rata-rata kadar sebesar 3,31 ppm, pada ketinggian 15 meter memiliki rata-rata kadar sebesar 3,36 ppm, dan pada ketinggian 20 meter memiliki rata-rata kadar sebesar 3,40 ppm
Prototipe Alat Transmisi Data menggunakan Gelombang Cahaya berbasis Arduino Endah Kurniawati; Agung Yoke Basuki
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.007

Abstract

Pada era pandemi saat ini perkembangan teknologi sangat dibutuhkan pada bidang telekomunikasi. Hal ini terjadi karena adanya social distancing, adanya kondisi yang diharuskan untuk tidak menyentuh barang – barang yang ada disekitar untuk kesehatan kita sehingga kemudahan untuk berkomunikasi secara wireless dimanapun dan kapanpun sudah menjadi faktor utama bagi konsumen pengguna jasa telekomunikasi, begitu juga dengan kualitas dalam penggunaannya Hampir semua hal dilakukan atau dikerjakan melalui internet bahkan sistem pembelajaran Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi  dilakukan dengan sistem pembelajaran online atau daring, sehingga komunikasi data dilakukan hampir setiap saat dan setiap tempat. Wi-Fi (Wireless Fidelity) hampir digunakan disetiap gedung, pertokoan, hunian dan sebagainya.. Light Fidelity atau Li-Fi merupakan teknologi terbaru yang akan menggantikan Wi-Fi (Wireless Fidelity). Teknologi ini disebut VLC (Visible Light Communication) yaitu sistem komunikasi nirkabel yang menyampaikan informasi dengan memodulasi cahaya yang terlihat oleh mata manusia. Secara teoritis cahaya lampu dari jenis LED (Light Emitting Dioda) bisa digunakan sebagai media transmisi untuk kecepatan tinggi. Sementara itu pengunaan LED saat ini hanya diaplikasikan sebagai lampu penerangan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimental. Sistem kendali alat transmisi pada penelitian ini dirancang menggunakan Arduino sebagai pusat kendali dari sistem. Dari Hasil pengujian LED RGB yang digunakan pada sistem ini dengan jarak 60 cm sebanyak 20 buah dapat bekerja sesuai yang dibutuhkan. Pada pengujian komunikasi membutuhkan waktu kurang dari 1 detik. Dalam pengiriman sinyal pada prototipe ini terdapat bit error rate sistem sebesar 25% hingga 75%, namun tidak mempengaruhi proses lainnya.
Perancangan Sistem Akuaponik Menggunakan SCADA Afit Miranto; Syamsyarief Baqaruzi; Amrina Mustaqim; Fikar Tsaqib Adnan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.001

Abstract

Abstrak — Sistem akuaponik merupakan habitat buatan penggabungan yang saling mengguntungkan, penggabungan ini terbagi dua media yaitu sistem akuakultur dan sistem hidroponik. Dalam pengembangan konservasi khususnya tambahan teknologi yang membuatnya lebih cerdas, dengan menggunakan mikrokontroler yang di monitoring menggunakan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) WinTr. Dimana dalam sistem akuaponik ini dapat mengendalikan dan memonitor media sekitar secara real time.  Media yang dipakai dalam penelitian ialah budidaya ikan nila, sedangkan budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tanamnya dengan jenis sayuran kangkung. Selanjutnya Sensor yang berfungsi sebagai monitoring diantaranya sensor level air, level float switch, suhu air DS18B20, suhu udara, kelembapan dan komponen pendukung adalah RTC. Hasil perancangan membuat interface SCADA menampilkan berupa menu utama, ruangan kolam, ruangan filter, trending. Trending adalah berupa grafik data secara real time yang didapatkan dari sensor-sensor diterima oleh mikrokontroler. Hasil perancangan didapatkan untuk pH dalam budidaya akuaponik berkisar 7.29–7.35 sedangkan ikan nila didapatkan tumbuh pada suhu 26-31 °C,
Artificial Intelligence For Banana's Ripeness Detection Using Conventional Neural Network Algorithm Melinda Utami; Julpri Andika; Said Attamimi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.005

Abstract

Sistem pendeteksian tingkat kematangan buah pisang ini dirancang untuk melihat perbedaan buah yang layak dikonsumsi dan tidak layak dikonsumsi. Menggunakan metode Convolutional Neural Network yang telah dilatih, Metode CNN merupakan salah satu metode deep learning yang mampu melakukan proses pembelajaran mandiri untuk pengenalan objek, ekstraksi objek dan klasifikasi serta dapat diterapkan dapat diterapkan pada citra resolusi tinggi yang memiliki model distribusi nonparametrik. Kemudian gambar yang telah diterima dijalankan menggunakan Bahasa pemrograman python pada laptop operasional menggunakan platform google chrome. Setelah program dijalankan maka outputnya adalah sebuah citra yang dengan keterangan pisang mentah untuk buah pisang dengan kondisi yang mentah atau tidak layak di konsumsi, pisang matang dengan kondisi yang layak di konsumsi dan pisang busuk untuik buah pisang dengan kondisi tidak layak dikonsumsi. Penelitian menggunakan empat kelompok gambar percobaan dan menggunakan jarak, gambar kelompok pertama berisikan gambar dengan objek buah pisang dengan kondisi mentah, kelompok gambar kedua berisikan buah pisang dengan kondisi matang, kelompok gambar ketiga berisikan buah pisang dengan kondisi busuk dan kelompok gambar selain buah pisang. Pada percobaan kelompok pertama hasil deteksi mencapai 100%, Dan kelompok kedua di dapat hasil deteksi mencapai 78%, Dan kelompok ketiga di dapat hasil deteksi mencapai 89%. Dan pada percobaan gambar kelompok keempat system tidak mendeteksi adanya pola buah pisang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode CNN berpotensi untuk pendekatan pengenalan objek secara otomatis dalam membedakan jenis pola buah pisang bahan pertimbangan interpreter dalam menentukan objek pada citra
Rancang Bangun Pendeteksi Wajah Bermasker Dan Tidak Bermasker Dalam Absensi Di Masa Pandemi COVID-19 Menggunakan Convolutional Neural Network Ahmad Prasetya; Eko Ihsanto; Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.006

Abstract

Pada awal tahun 2020 dunia dikejutkan dengan Penemuan virus baru yaitu Coronavirus yang dapat mengakibatkan kematian. Penyebaran virus tersebut ialah dengan kontak lansung antara individu, batuk, dan flu. Oleh sebab itu pencegahaan ialah agar menggunakan masker apabila beraktivitas diluar rumah maupun di keramaian. Oleh sebab itu teknologi ikut peran dalam mengatasi penyebarannya dengan sebuah pendeteksian terhadap orang yang menggunakan masker dan tidak menggunakan masker yang menggunakan sebuah kamera. Pendeteksian dalam menggunakan sebuah kamera banyak diterapkan menggunakan konsep dari Deep learing. Deep learing (DL) merupakan bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana menjadikan mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia, bahkan bisa lebih baik. Pada penelitian ini menggunakan salah satu dari Deep Learning yaitu Convolutional Neural Network yang dirancang menggunakan filter pertama 32 dengan Kernel 3x3 berikutnya menggunakan filter 64 dengan kernel yang 3x3. Berdasarkan hasil pengujian training menggunakan model Convolutional Neural Network memiliki akurasi 95% pada testing menghasilkan akurasi 91% dalam hal ini Convolutional Neural Network mempunyai potensi untuk mendeteksi wajah dengan performa yang optimal dalam mengklasifikasi Wajah bermasker dan Tidak Bermasker
Implementasi Jaringan Syaraf Tiruan Pada Pendeteksi Keaslian Dan Nominal Uang Linda Sekar Rini; Oki Teguh Karya; Fadli Sirait
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.004

Abstract

Uang merupakan alat yang digunakan untuk transaksi jual beli oleh seluruh manusia. Uang menjadi benda berharga bagi banyak orang untuk kehidupan sehari-hari. Namun uang banyak dipalsukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan transaksi. Pemalsuan uang kertas di Indonesia pada tahun 2019 sebesar 8 lembar per 1 juta uang yang beredar. Vending machine merupakan sebuah mesin yang berfungsi untuk menjual barang secara otomatis dengan cara memasukkan uang sesuai dengan harga barang yang tertera. Namun pada pendeteksian nominal uang dan keaslian uang ini terbatas hanya pada kondisi uang yang baik. Apabila kondisi uang kurang baik, maka uang konsumen akan ditolak. Penelitian ini dilakukan untuk mengimplementasikan Jaringan Syaraf tiruan dengan mencari model terbaik. Model terbaik akan diverifikasi kehandalannya dan keakuratannya dalam mengenal pola warna uang kertas baik asli maupun palsu, dengan menggunakan metode backpropagation dengan fungsi aktivasi sigmoid untuk mendeteksi keaslian dan nominal uang kertas. Penelitian dilakukan dengan mengambil data nilai RGB dari masing-masing nominal uang dengan menggunakan sensor warna TCS3200. Hasil dari penelitian didapatkan model terbaik menggunakan 5 hidden layers dengan nodes 75, 38, 19, 10, dan 5. Memiliki tingkat prediksi sebesar 46,8% dari jumlah keseluruhan dataset testing yang digunakan sebanyak 600 data.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Penyiraman Tanaman Anggrek Menggunakan Logika Fuzzy Berbasis Notifikasi Telegram Rizal Budi Cahya; Triyanto Pangaribowo; Fina Supegina
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.003

Abstract

Tanaman anggrek merupakan tanaman hias yang mempunyai nilai estetika tinggi. Bentuk dan warna bunga serta karakteristik lainnya yang unik menjadi daya tarik tersendiri dari spesies tanaman hias tersebut. Tanaman ini memerlukan perawatan yang intensif, terutama penyiraman yang harus dijaga. Sistem penyiraman dibuat dengan memanfaatkan konsep internet of things. Penyiraman dilakukan sesuai dengan jadwal yang diatur oleh pengguna lewat aplikasi telegram. Pengguna dapat mengetahui keadaan di sekitar tanaman seperti suhu udara, kelembaban udara, kelembaban tanah, serta ketinggian level air dalam sumur dan wadah air lewat aplikasi telegram. Durasi penyiraman dihasilkan dari perhitungan logika fuzzy metode sugeno dengan menggunakan variabel input suhu udara dan kelembaban tanah. Penyiraman tidak dilakukan apabila sistem mendeteksi adanya hujan. Berdasarkan hasil analisa dan pengujian yang telah dilakukan, didapat hasil pembacaan sensor suhu dan kelembaban udara memliki error pembacaan 0,8 % dan 1,8 %. Apabila terjadi hujan, maka sistem tidak melakukan penyiraman. Penggunaan logika fuzzy metode sugeno dalam penentuan lama waktu penyiraman dapat membuat tanaman anggrek dapat dijaga dalam hal kebutuhan penyiramannya
Perancangan Sistem Conformal Coating Inspection Circuit Board Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan Berbasis Matlab Adhi Ramli; Ketty Siti Salamah; Yuliza Yuliza
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.002

Abstract

Masalah Human-Error pada process manual inspection seperti pada proses conformal coating circuit board menjadi hal yang harus diperhatikan mengingat sangat pentingnya fungsi dari conformal coating untuk melindungi circuit board dari oksidasi dan pengaruh lingkungan. Sehingga diperlukan suatu sistem inspection yang bisa menggantikan peran manusia dalam pengecekannya sehingga dapat menhilangkan masalah human-error. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan computer vision yaitu cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana suatu sistem dapat mengenali suatu objek dengan kombinasi antara pengolahan citra dan pengenalan pola. Untuk memastikan level inspection system tersebut sama dengan yang dilakukan manusia bisa menggunakan Jaringan syaraf Tiruan untuk proses pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, pada penelitian ini dibuat suatu prototype conformal coating inspection menggunakan JST. Pada penelitian ini juga penulis mencoba mengolah data input JST dengan metode PCA (Principal Component Analysis). Proses percobaan pada sistem dilakukan dengan memberikan variasi pada epoch, learning rate dan hidden layer sehingga bisa dilihat hubungannya terhadap nilai RMSE, Processing time dan recognition rate. Berdasarkan hasil perancangan, implementasi dan pengujian yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa JST dengan PCA lebih baik dengan akurasi 100%. Pada tahap learning process nilai RMSE terendah yaitu 4 x 10-7, recognition rate 100% presentase 88.88%, dan Processing time tercepat 696.4910 detik

Page 1 of 1 | Total Record : 8