cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2022)" : 14 Documents clear
Utilization of modified flour (maltodextrin) from yam starch for the manufacture of tomato extract encapsulate Inda Three Anova; Kamsina Kamsina
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7890.115-120

Abstract

Tomato (Solanum lycopersicum ) is a popular vegetable and functional food ingredient. It is typically used to make fruit juice, which is then consumed directly or in a mixed form. The content consists of water, fiber, vitamins, and minerals and functions as an antioxidant. Therefore, this study aimed to utilize modified flour from yam starch as maltodextrin to produce tomato juice encapsulant. Yam starch maltodextrin encapsulation treatment consisted of 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, and 30% aquadest for tomato juice (1:1). The yield, moisture, ash, and vitamin C content were calculated. The 30% treatment produced the highest yield value of 194 g, with water and ash contents of 5.21% and 1.59%, respectively. Meanwhile, the 5% treatment had the highest vitamin C of 0.77%.
Modifikasi membran polyvinylidene fluoride (PVDF) dengan penambahan polyvinyl pyrrolidone (PVP) dan kitosan dengan metode inversi fasa Muhfadzallah Muhfadzallah; Umi Fathanah; Sri Aprilia; Syawaliah Muchtar; Mukramah Yusuf
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7726.105-114

Abstract

One of the simplest approaches to improve membrane performance is to increase the hydrophilicity of the membrane. This article describes the manufacture of activated polyvinylidene fluoride (PVDF) based membranes using PVP and chitosan as organic additives, with the specific aim of increasing the hydrophilicity of the membranes. Variations of dope solution were made by adding 1% by weight of PVP and 1, 2, and 3% by weight of chitosan into three different PVDF polymer solutions. The effect of additives on the membrane was obtained by evaluating chemical functional groups by ATR-FTIR, morphological changes by SEM, and filtration performance. SEM images show that the presence of additives changes the morphological structure of the membrane. This change also had a significant impact on the membrane performance, as evidenced by the increased permeability of the pure water solution and the removal of dissolved humic acid. Overall, modified PVDF membranes with 1% by weight of PVP and 1, 2, and 3% by weight of chitosan resulted in much better permeability than unmodified PVDF membranes due to their excellent hydrophilicity.
Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 2 Desember Tahun 2022 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7961.iii-xiii

Abstract

Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 2 Desember Tahun 2022
Strategi pengendalian pencemaran air Sungai Krueng Daroy Kota Banda Aceh Zaki Akhyar; Izarul Machdar; Muhammad Faisal; Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7626.149-155

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengkaji mutu air sungai dan mengembangkan berbagai upaya penanggulangan cemaran secara berkelanjutan yang dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Kualitas air Sungai Krueng Daroy di Kota Banda Aceh dinilai dengan membandingkannya dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021. Dalam penelitian ini digunakan matriks SWOT sebagai teknik. Kualitas air sungai mengalami penurunan baik di hulu maupun di hilir sehingga meningkatkan indeks pencemaran. Berdasarkan analisis SWOT, kebijakan pengelolaan Sungai Krueng Daroy kini berada di kuadran III, dengan karakteristik S<W dan O>T, artinya strategi yang ada harus diganti dengan strategi yang baru. Strategi ini dapat diterjemahkan dengan mengoptimalkan potensi yang ada guna meminimalkan ancaman yang ada, yaitu dengan memanfaatkan peluang yang muncul dari unsur-unsur peran pemerintah dan memprioritaskan kebijakan dengan (1) strategi pemanfaatan sungai yang berkelanjutan; (2) pengetahuan dan pencegahan pencemaran sampah dan limbah di sepanjang sungai kepada masyarakat; (3) penyediaan anggaran pengelolaan sungai dan pelibatan masyarakat dalam pengamanan sungai; (4) hukuman yang tegas bagi pelaku cemaran air sungai.
Komposisi kimia fraksi minyak nilam dan minyak serai wangi serta aktifitas antioksidannya Dwinna Rahmi; Bumiarto Nugroho Jati; Yemirta Yemirta; Ira Setiawati; Retno Yunilawati; Arief Riyanto; Irwinanita Irwinanita
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7758.129-135

Abstract

Minyak nilam dan serai wangi merupakan minyak atsiri utama Indonesia dan penyumbang tertinggi minyak atsiri dunia. Minyak atsiri terdiri dari komponen kimia, yaitu komponen ringan, sedang, dan berat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan fraksi dan menentukan komposisi kimia serta aktivitas antioksidannya. Alat destilasi spinning band destillation digunakan untuk fraksinasi minyak mentah pada suhu dan tekanan tertentu. Komposisi kimia ditentukan menggunakan GC-MS dan antioksidan ditentukan dengan metode DPPH. Kromatogram GC-MS mendeteksi 20 komponen  dalam fraksi minyak nilam dan 35 komponen dalam fraksi minyak serai wangi. Komponen utama fraksi-1 pada minyak nilam adalah α dan β pinene, fraksi-2 adalah β-patchoulene dan α-quaiene, fraksi 3 adalah α dan δ quaiene, fraksi 4 dan 5 adalah patchouli alcohol. Komponen utama fraksi-1 minyak serai wangi adalah limonene dan citronellal, fraksi-2 dan 3 adalah citronellal, dan geraniol dalam fraksi-4 dan 5. Aktivitas antioksidan fraksi minyak nilam tidak berbeda nyata, sedangkan aktivitas antioksidan fraksi-5 minyak serai wangi signifikan lebih tinggi dibandingkan fraksi lainnya. Komponen geraniol dan cardinene dengan gugus phenolnya berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan.
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 2 Desember Tahun 2022 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7962.i-ii

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 2 Desember Tahun 2022
Pendugaan umur simpan mi kering dari tepung komposit (jagung-singkong) menggunakan metode akselerasi arrhenius Rima Kumalasari; Dewi Desnilasari; Sherren Pratama Wadhesnuriba; Sumartini Sumartini
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7627.137-142

Abstract

Penelitian pembuatan mi jagung kering untuk diversifikasi produk non gandum telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan mutu (organoleptik, kimia dan mikrobiologis) pada produk mi jagung selama penyimpanan dan mendapatkan pendugaan umur simpan produk mi jagung dengan metode Arrhenius. Produk disimpan pada suhu 8oC, 28oC, 38oC, dan 48oC selama 8 minggu dan diamati perubahan mutunya. Parameter mutu yang diamati adalah kadar FFA, kadar air, total mikroba, warna, rasa, dan aroma tengik. Umur simpan diduga menggunakan metode Arrhenius. Hasil penelitian menunjukkan mi jagung kering mengalami penurunan mutu selama 8 minggu yang ditandai dengan meningkatnya asam lemak bebas dan aroma tengik serta menurunnya warna dan rasa. Tetapi mi jagung kering relatif stabil selama penyimpanan berdasarkan parameter  kadar air dan total mikroba. Pada suhu penyimpanan 28oC berdasarkan parameter kritis sensoris rasa. (nilai  Ea = 593,75 kal/mol), yaitu 10,66 minggu. Suhu penyimpanan untuk mi jagung kering yang direkomendasikan adalah 28oC – 38oC.
Aplikasi kitosan sebagai edible coating pada jeruk lemon lokal (Montaji Agrihorti) Wike Rahfani; Vonny Setiaries Johan; Noviar Harun; Yossie Kharisma Dewi
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7759.157-161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pelapisan kitosan pada jeruk lemon lokal selama penyimpanan dan untuk mendapatkan konsentrasi kitosan yang sesuai untuk memperpanjang umur simpan jeruk lemon lokal. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah konsentrasi kitosan 1%, 1,5%, 2%, 2,5% dan 3%. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 4, 8, 12, dan 16 tehadap susut bobot, vitamin C, kekerasan, dan total padatan terlarut. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis of variance (ANOVA) pada taraf 5%. Sidik ragam menunjukkan penggunaan pelapis kitosan berpengaruh nyata terhadap susut bobot, vitamin C, kekerasan, dan total padatan terlarut. Perlakuan terbaik berdasarkan parameter yang telah diuji adalah jeruk lemon dengan konsentrasi kitosan 3%. Hasil penelitian menunjukkan jeruk lemon yang disimpan hingga 16 hari mengalami susut bobot 10,59%, vitamin C 5,54 mg, kekerasan 1,86 kgf/cm2 dan total padatan terlarut 1,343%.
Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 2 Desember Tahun 2022 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7963.xiv-xvii

Abstract

Back Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 12 No. 2 Desember Tahun 2022
Management of lead (Pb) waste post-closing of used battery smelter Ridwan Fauzi; Rita Rita; Siti Masitoh
Jurnal Litbang Industri Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v12i2.7628.89-96

Abstract

Lead heavy metal (Pb) contamination increases along with the community-managed waste processing of used lead batteries. People living in the vicinity of the lead smelter are at risk of exposure to lead which can have an impact on health. This study aims to identify the level of lead in the environment around post-closure used battery melting. The research used a quantitative descriptive method approach. Data collection was carried out by interview and sampling test. The test sample was taken purposive at two smelting locations, namely Cinangka Village and Jagabaya Village in Bogor Regency, Indonesia. The results showed that there was still lead exposure in the soil and in the plants around the smelting site. The high lead levels that have been found require measurable remediation action. This is to minimize the risks that can be caused to humans who are active around the used battery smelting site. In addition to having a negative impact in the form of lead exposure, lead smelting also provides economic benefits for workers in a smelter. Involving workers in collecting or sorting used batteries is an alternative after closing the smelting site. Meanwhile, smelting activities are only carried out by authorized smelters.

Page 1 of 2 | Total Record : 14