cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
GEA, Jurnal Pendidikan Geografi
ISSN : 14120313     EISSN : 25497529     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Geografi Gea is the information media academics and researchers who have attention to developing the educational disciplines and disciplines of Geography Education in Indonesia. GEA taken from the Greek Ghea means "God of Earth." Jurnal Geografi Gea provides a way for students, lectures, and other researchers to contribute to the scientific development of Geography Education. GEA received numerous research articles in the field of Geography Education Science and Geography.
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 2 (2011)" : 3 Documents clear
KARAKTERISTIK DAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUT DI KAWASAN PANTAI KABUPATEN INDRAMAYU Sodikin, Sodikin
Jurnal Gea Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumberdaya pesisir dan laut saat ini telah mengalami kerentanan yang cukup besar. Hal tersebut dikarenakan banyak pihak yang memanfaatkan kawasan tersebut tanpa mempertimbangkan aspek konservasi, malah pemanfaatannya cenderung bersifat merusak, dengan bertambahnya jumlah penduduk di kawasan pesisir berakibat bertambahnya degradasi dan konversi lahan menjadi kawasan pemukiman. Berbagai cara dilakukan manusia untuk memanfaatkan sumberdaya pesisir dan laut tanpa batas antara lain dengan mengambil kekayaan laut, memanfaatkan sumberdaya hayati, serta membangun bisnis jasa lingkungan misanya adanya tempat-tempat wisata bahari. Potensi Sumberdaya pesisir dan laut di Kabupaten Indramayu tergolong sangat besar misalnya dari sektor perikanan laut Indramayu memiliki potensi terbesar di Jawa Barat, dan masyarakat pesisir Indramayu banyak yang memiliki mata pencaharian sebagai nelayan yang memanfaatkan kekayaan laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dari segi konservasi di Indramayu banyak terdapat kawasan-kawasan yang dijadikan tempat konservasi hutan mangrove yang bertujuan untuk melindungi pantai dari ancaman abrasi. Dari sektor pariwisata, daerah pesisir Indramayu juga ada beberapa tempat untuk bisnis objek wisata antara lain, Pantai Eretan, Pantai Tirtamaya, Pantai Song Indah, dan Pulau Biawak.Kata kunci : sumberdaya pesisir dan laut
PEMODELAN SPASIAL PROBABILISTIK INTEGRASI MARKOV CHAIN DAN CELLULAR AUTOMATA UNTUK KAJIAN PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN SKALA REGIONAL DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Susilo, Bowo
Jurnal Gea Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompleksitas fenomena dunia nyata merupakan kendala utama yang dihadapi peneliti untuk mengkajinya secara langsung. Perubahan penggunaan lahan merupakan fenomena kompleks, yang dipicu beragam faktor dan menimbulkan berbagai dampak. Pemodelan merupakan metode yang banyak digunakan untuk kajian fenomena kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan penggunaan lahan, membuat simulasi dan memetakan prediksi perubahan penggunaan lahan. Kajian dilakukan pada skala regional dan berlokasi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Perubahan penggunaan lahan yang dikaji adalah periode tahun 1996 – 2000, selanjutnya digunakan sebagai basis prediksi perubahan penggunaan lahan tahun 2000 – 2006. Metode yang digunakan adalah integrasi Markov chain dan Cellular Automata (CA). Hasil penelitian menunjukkan perubahan penggunaan lahan yang terjadi selama periode 1996 – 2000 adalah seluas 1.720,2 ha. Kategori perubahan yang paling luas adalah perubahan dari sawah menjadi lahan terbangun yaitu 1.526,1 ha. Integrasi Markov Chain dan Cellular Automata dapat digunakan untuk menyusun prediksi secara keruangan, perubahan penggunaan lahan tahun 2000 – 2006 di daerah penelitian. Prediksi keruangan hasil integrasi Markov chain dan Cellular Automata bersifat eksplisit sehingga dapat digunakan untuk membuat peta prediksi perubahan penggunaan lahan Kata kunci: perubahan penggunaan lahan, pemodelan, Markov chain dan Cellular Automata
PERBANDINGAN PENGGUNAAN MEDIA BAGAN DAN MEDIA PETA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI DASAR Mulyati, Rahayu; Waluya, Bagja
Jurnal Gea Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Rizki Offset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pencapaian kompetensi dasar pada pembelajaran geografi di SMP merupakan hal yang menjadi permasalahan saat ini, hal tersebut terjadi karena banyak peserta didik yang merasa jenuh dalam belajar geografi. Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga proses penyampaian materi dapat lebih menarik. Penggunaan media dapat membantu guru agar kegiatan belajar mengajar tidak monoton sehingga murid cenderung jenuh dalam menerima materi yang disampaikan. Media pembelajaran dapat memberikan suasana yang berbeda dalam proses penyampaian materi dan dapat mempengaruhi pencapaian kompetensi dasar, salah satunya ialah media grafis. Media grafis merupakan media yang bersifat kongkrit sehingga mudah dimengerti oleh peserta didik, media ini dapat digunakan untuk mendampingi metode ceramah yang sering digunakan, sehingga penelititan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh media grafis dalam pembelajaran geografi terhadap pencapaian kompetensi dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Pasundan 3 Bandung tahun ajaran 2008/2009. Pengambilan sampel dilakukan di dua Kelas, di mana kelas yang dijadikan sampel yaitu kelas VIII A sebagai kelompok Bagan dan kelas VIII C sebagai kelompok Peta. Pada kelompok Bagan menggunakan media bagan dan pada kelompok Peta menggunakan media peta. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengukur kompetensi dasar peserta didik. Butir soal yang digunakan dalam penelititan ini adalah soal-soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk mendeskripsikan data hasil penelitian, kemudian untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan statistik inferensial dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pencapaian kompetensi dasar siswa antara kelompok Bagan dan kelompok Peta pada materi Benua dan Samudra, dengan (tHitung = 2,41 > t Tabel = 1,998), dimana pencapaian kompetensi dasar peserta didik pada kelompok Bagan lebih tinggi daripada kelompok Peta. Terdapat perbedaan pencapaian kompetensi dasar yang signifikan antara sebelum dan sesudah pada kelompok Bagan yang menggunakan media bagan, dengan (tHitung = 15,02 > tTabel = 1,998). Terdapat perbedaan pencapaian kompetensi dasar yang signifikan antara sebelum dan sesudah pada Kelompok Peta yang menggunakan media peta, dengan (tHitung = 12,38> tTabel = 1,998). Perbedaan peningkatan kompetensi dasar antara kelompok Bagan ialah 2,97 di mana kelompok Peta lebih unggul dengan angka 14,12 dan kelompok Peta dengan angka 11,15.Kata kunci: media pembelajaran geografi, kompetensi dasar.

Page 1 of 1 | Total Record : 3