cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Journal Pendidikan Bahasa Dan Seni FKIP UHO
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 19798296     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Humanika merupakan media elektronik jurnal ilmiah yang dibuat untuk memuat karya ilmiah mahasiwa dan dosen Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
NILAI PENDIDIKAN DALAM CERITA RAKYAT TOLAKI OHEO DAN ONGGABO Marwati2, Eram Putra Pratama1
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.97 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengkaji dan melestarikan sastra daerah masyarakkat Tolaki, khususnya cerita rakyat. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah nilai pendidikan apa sajakah yang terkandung dalam cerita rakyat Tolaki Oheo dan Onggabo? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita rakyat Tolaki Oheo dan Onggabo. Metode dalam penelitian ini deskriptif kualitatif, dengan teknik baca dan catat. Data dalam penelitian ini adalah bahasa lisan yang berupa cerita rakyat Tolaki Oheo dan Onggabo. Sumber data dalam penelitian ini adalah bahan bacaan yang relevan berupa cerita rakyat Oheo dan Onggabo. Data penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan analisis nilai. Sesuai hasil penelitian, nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita rakyat Tolaki Oheo yaitu nilai pendidikan adat/tradsi, sosial, budi pekerti, keindahan dan kepahlawanan. Sedangkan dalam cerita rakyat Tolaki Onggabo juga mengandung nilai pendidikan adat/tradsi, sosial, budi pekerti, keindahan dan kepahlawanan. Kata kunci : Nilai Pendidikan Cerita Rakyat
CAMPUR KODE DALAM PERISTIWA KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN SEKOLAH SMA NEGERI 1 KABANGKA A1D312077, Herawati
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.886 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam tataran kata, frasa, dan klausa dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi campur kode dalam peristiwa komunikasi di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Kabangka. Penelitian ini menggunakan data lisan dari informan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui, teknik simak, teknik wawancara, teknik catat, serta teknik rekam. Data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa campur kode dalam peristiwa komunikasi di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Kabangka terdapat tiga bentuk campur kode yaitu, bentuk campur kode dalam tataran kata, frasa, serta klausa.Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya campur kode di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Kabangka yaitu, persamaan latar belakang bahasa dan budaya atau bahasa ibu, perbedaan latar belakang bahasa dan budaya atau  bahasa ibu tetapi mereka mengerti  komunikasi dalam latar belakang tiga bahasa ibu yang berbeda, ketidakmampuan berbahasa Indonesia atau lupa bahasa Indonesia, ingin mudah dipahami dan memahami, serta faktor kebiasaan dan lingkungan yang sama.
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL REVOLUSI DARI SECANGKIR KOPI KARYA DIDIK FOTUNADI AMZAWIYAH, SITTI
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.726 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertimbangan bahwa novel Revolusi dari Secangkir Kopi karya Didik Fotunadi, sangat kental menampilkan realitas sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai masalah pada masa Orde Baru. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah realitas sosial dalam novel Revolusi dari Secangkir Kopi karya Didik Forunadi? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas sosial tentang kemiskinan, pendidikan, kebudayaan, hukum, dan politk dalam novel Revolusi dari Secangkir Kopi karya Didik Fotunadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research). Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik baca dan teknik catat. Data penelitian dianalisis menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Dari hasil penelitian, peneliti mengidentifikasi realitas sosial tentang kemiskinan, pendidikan, kebudayaan, hukum, dan politik. Realitas sosial tidak hanya ditemukan dalam teks novel Revolusi dari Secangkir Kopi, tetapi juga ditemukan dalam kehidupan masyarakat, juga pada masa pengarang mengalami situasi tersebut. Realitas sosial inilah yang mengungkap adanya kemiskinan, pendidikan, kebudayaan, hukum, serta politik yang dialami oleh masyarakat pada masa Orde Baru. Kata Kunci : Realitas Sosial, Novel, Revolusi Secangkir Kopi
KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 KONAWE SELATAN PUSPITA DEWI, ANDI SUSI SURIANA
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.68 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya peneliti yang melakukan penelitian secara khusus tentang menulis paragraf eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 12 Konawe Selatan. Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimanakah kemampuan menulis paragraph eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 12 Konawe Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 12 Konawe Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa SMA Negeri 12 Konawe Selatan berkategori mampu secara individual mencapai 89 responden (83,17%), sedangkan yang tidak mampu secara individual mencapai 18 responden (16,02%), sehingga kemampuan menulis paragraf eksposisi kelas X SMA Negeri 12 Konawe Selatan   tidak mampu. Dikatakan demikian karena secara klasikal hanya mencapai 83,17%. Kelima aspek yang diteliti, secara klasikal siswa mampu pada aspek. Penyusunan paragraf eksposisi  pada aspek pembahasan bersifat informasi 107 responden atau 100%, tidak mempengaruhi pembaca 101 responden atau 94,39%, dan pada aspek penggunaan kata penghubung antarklausa dikategorikan tidak mampu karena 89 responden atau 83,18% tidak mencapai 85%, pembahasan dinyatakan dengan bukti-bukti yang kongkret 100 responden atau 93,45, pembahasan bersifat logis 107 responden atau 100%. Kata kunci: Kemampuan Menulis Paragraf Eksposisi
MAKSIM SOPAN SANTUN BAHASA TOLAKI A1D312069, ASTRIANI
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.38 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Maksim Sopan Santun Bahasa Tolaki”. Penelitian ini didasari latar belakang, bahwa dalam penuturan bahasa Tolaki oleh generasi orang Tolaki sekarang kurang memperhatikan maksim sopan santun dalam berbicara. Hal ini disebabkan karena terbatasnya pengetahunan penutur tentang jenis-jenis maksim sopan santun bahasa Tolaki. Bahasa Tolaki syarat dengan nilai-nilai sopan santun sehingga perlu untuk dikaji. Berdasarkan latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah jenis-jenis maksim sopan santun bahasa Tolaki.Tujuan yang akan dicapai dari masalah tersebut adalah dapat mendeskripsikan jenis-jenis maksim sopan santun bahasa Tolaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan. Hasil analisis menujukkan bahwa dalam bahasa Tolaki terdapat jenis-jenis  maksim sopan santun yakni (1) maksim kearifan atau lulumbenao (2) maksim kedermawaan atau pesawa (3) maksim pujian atau morere (4) maksim kerendahan hati atau okino pokolaloi’i dowono(5) maksim kesimpatian atau mombeririako (6) maksim kesepakatan atau mesambepe.
SISTEM REDUPLIKASI BAHASA MUNA (SUATU KAJIAN TRANSFORMASI GENERATIF) RIZAL, FACH
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.59 KB)

Abstract

Bahasa-bahasa daerah di Indonesia mempunyai pengaruh dalam pembentukan dan pengembangan bahasa Indonesia. Bahasa Muna merupakan salah satu bahasa daerah yang terdapat di wilayah provinsi Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Muna. Tidak selamanya seseorang yang berbahasa itu dapat menganalisis suatu bahasa yang akurat, baik bahasa ibu yang sedang atau yang akan dipelajari. Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk sistem reduplikasi bahasa muna (suatu kajian transformasi generatif). Adapun tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk sistem reduplikasi bahasa muna (suatu kajian transformasi generatif). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kulitatif. Data dalam penelitian ini adalah data lisan. Tehnik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah tehnik rekam, tehnik catat, dan tehnik snowball sampling.  Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan dan hasil analisis data, penelitian ini menunjukan bahwa sistem reduplikasi bahasa Muna terbagi atas reduplikasi utuh, reduplikasi sebagian, dan reduplikasi berafiks. Transformasi yang terjadi dalam reduplikasi bahasa Muna hanya terjadi pada reduplikasi sebagian dan reduplikasi berafiks. Reduplikasi utuh tidak mengalami transformasi sebab tidak adanya  perubahan dari struktur dalam ke struktur luarnya yang melibatkan proses penambahan, proses pelesapan, proses permutasi, dan proses perubahan bunyi.
REDUPLIKASI BAHASA TOLAKI A1D31203041, HILSAM
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.671 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Reduplikasi Bahasa Tolaki”. Berdasarkan prapenelitian pada penutur asli bahasa Tolaki khususnya generasi muda kurang berminat untuk mempertahankan bahasa daerahnya sebagai identitas masyarakat Tolaki. Hal ini memberikan perhatian berbagai kalangan  untuk melakukan pengkajian secara ilmiah untuk mempertahankan bahasa Tolaki dari ancaman kepunahan. Pemeliharaan dan pengembangan terhadap bahasa Tolaki harus dimulai dari penutur asli bahasa itu sendiri. Masalah yang menjadi lingkup kajian bagaimanakah bentuk, fungsi, dan makna Reduplikasi Bahasa Tolaki. Tujuan yang ingin dicapai dari masalah tersebut adalah dapat mendeskripsikan bentuk-bentuk fungsi, dan makna Reduplikasi bahasa Tolaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan. Hasil penelitian yang tercapai adalah deskripsi dari bentuk, fungsi, dan makna “Reduplikasi Bahasa Tolaki” Bentuk reduplikasi bahasa Tolaki yang dideskripsikan mengenai bentuk reduplikasi utuh, reduplikasi sebagian, reduplikasi berafiks dari beberapa kategori yakni; kategori nomina, verba, numeralia, adjektiva, dan pronomina. Fungsi yang dideskripsikan mengenai fungsi yang berdasarkan pada afiks pembentuknya dan mengalami perubahan kelas kata. Sedangkan makna yang dideskripsikan menyatakan kecil dan lebih dari satu, mengandung makna sangat yang bergantung pada afiks pembentunya, mengandung makna agak, mengandung makna berbagai, dan makna seruan.
KEMAMPUAN MENULIS KEMBALI ISI DONGENG KURA-KURA DAN KELINCI PADASISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA PBSI, JARNAN
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.692 KB)

Abstract

Pembelajaran bahasa di sekolah terdiri dari empat keterampilan dasar, yakni keterampilan menulis, membaca, menyimak, dan berbicara. Keempat keterampilan tersebut saling berhubungan antara satu dengan yang lain. Sehingga harus diajarkan secara keseluruhan. Keempat keterampilan berbahasa tersebut termuat dalam kurikulum satuan tingkat pendidikan ( KTSP).  Kemampuan menulis dapat diperoleh dengan cara menanamkan niat untuk menulis yang berasal dari diri sendiri terlebih dahulu kemudian diikuti dengan latihan secara terus menerus sehingga didapatkan kemampuan menulis yang baik. Adapun masalah  dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan menulis kembali isi dongeng pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan menulis kembali isi dongeng pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yaitu peneliti menyajikan kenyataan secara objektif yang berkaitan dengan kemampuan menulis kembali isi dongeng pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu yang selanjutnya diuraikan menggunakan angka-angka sesuai dengan prinsip statistika yang digunakan dalam penelitian ini. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu yang sekaligus ditetapkan sebagai sampel yaitu sebanyak 98 orang.Hasil penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa dari kedua aspek yang diujikan secara individu berada pada kategori mampu yakni pada menulis kembali isi dongeng  berdasarkan urutan peristiwa yang sudah ditentukan  (83,67%), dan menulis pesan-pesan dongeng (51,02%). Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa kemampuan pada siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu secara individu berada pada kategori mampu dengan presentase kemampuan yaitu sebesar 64% sedangkan secara klasikal berada dalam kategori tidak mampu karena kemampuan siswa secara individu yaitu sebesar  64% kurang dari kemampuan secara klasikal yaitu sebesar 85%. Kata Kunci : Menulis, Isi Dongeng, Unsur-Unsur Dongeng
KEMAMPUAN MENULIS ISI BERITA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA HIDAYAT, RAHMAT FITRIANTO
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.887 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan menulis isi berita siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis isi berita siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif Artinya, bahwa proses penelitian ini menghasilkan data berupa kata-kata yang baik secara lisan maupun tertulis dari orang-orang yang dapat diamati secara objektif sesuai kenyataan yang ditemukan dilapangan. Selanjutnya hasil-hasil penelitian ini akan dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan statistik persentase dan berupa angka-angka. Jenis penelitian ini tergolong penelitian lapangan. Dikatakan demikian karena peneliti terlibat langsung dilapangan atau sekolah tempat penelitian khususnya disekolah untuk memperoleh data. Adapun teknik pengambilan sampel  adalah dengan menggunakan metode sampel (simple Total Sampling Method) yaitu mengambil secara keseluruhan berdasarkan urutan daftar hadir siswa sebanyak 98 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk tes. Untuk mengetahui kategori kemampuan menulis isi berita mengacu pada standar ketuntasan individual dan klasikal yang digunakan di SMP Negeri 4 Kulisusu. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 98 siswa yang menjadi sampel adalah 66 orang siswa (67,34%) mampu dalam menulis isi berita dan 32 orang sisiwa (32,65%) tidak mampu. Hal ini dapat dikatakan bahwa kemampuan menulis isi berita siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu belum mampu secara klasikal. Dikatakan demikian karena siswa yang mampu secara individual hanya 67,34% (kurang dari 85%). Kata Kunci : Berita, Isi, Unsur
REDUPLIKASI BAHASA KAMBOWA DUE, ALHISWAT
JURNAL HUMANIKA JURNAL HUMANIKA NO. 16, VOL. 1, MARET 2016
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.47 KB)

Abstract

Reduplikasi bahasa Kambowa, masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1)  bentuk-bentuk reduplikasi  bahasa Kambowa? (2) makna apa saja yang didukung oleh bentuk-bentuk reduplikasi bahasa Kambowa?. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk reduplikasi bahasa Kambowa (2) untuk menganalisis makna yang didukung oleh bentuk-bentuk reduplikasi dalam bahasa Kambowa. Manfaat penelitian ini adalah (1) bahasa dan sumber informasi bagi pengguna bahasa Kambowa terutama yang berhubungan dengan reduplikasi bahasa Kambowa. Penelitian ini tergolong penelitian lapangan, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data lisan yakni bahasa Kambowa. Sumber data penelitian ini adalah informan yang mendiami Desa Konde Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara, dengan jumlah informan sebanyak tiga orang dengan mengunakan kriteria yang telah ditentukan. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data ini adalah teknik rekam, teknik catat, dan teknik intropesi. Instrumen penelitian, penelitian terdiri dengan menggunakan teknik pilah. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bentuk reduplikasi bahasa Kambowa yaitu (1) reduplikasi utuh (2) reduplikasi sebagian dan (3) reduplikasi berafiks. Dari bentuk tersebut dikelompokkan lagi menurut tata bahasa tradisional yang nomina, verba, adjektiva, numeralia dan pronominal.fungsi yang dibahas dala penelitian ini adalah fungsi gramatikal dan fungsi morfologi. Adapun makna yang timbul akibat proses reduplikasi dalam bahasa Kambowa adalah (1) dapat menyatakan makna banyak(tak tentu) (2) menyatakan makna santai (3) menyatakan makna jumlah (4) menyatakan makna semua (5) menyatakan makna menyerupai (6) menyatakan makna berbagai (7) menyatakan makna agak