cover
Contact Name
Fera Tri Susilawaty
Contact Email
feralawata@gmail.com
Phone
+6287843836544
Journal Mail Official
jurnal.komunikasiuho@gmail.com
Editorial Address
Redaksi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Gedung Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Halu Oleo. Kampus Hijau Bumi Tridharma, Anduonohu, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25279173     DOI : 10.52423
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Is a journal of scientific in the form of research results in communication and information science. This journal is published 4 times a year (January, April, July and October) published by the Laboratorium Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Halu Oleo, Kendari. Articles are written in Indonesian and English. Each text that is published will go through the verification and editing process by the editor and the articles will be reviewed using a double-blind review system by the partners who are competent in their field. This journal is expected to be a medium for researchers / writers who want to publish the results of their research so that it can become a reference for further studies related to the study of Communication and information. Scope of the Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi covers communication management, mass media (TV, Radio, Newspapers), public relations, marketing communications, political communication, organizational communication, cultural communication, online media and popular culture. Also focus on studies of information and libraries including information literacy, information technology, digital library, librarian profession development, information management.
Articles 352 Documents
BENTUK KOMUNIKASI PENDATANG TERHADAP MASYARAKAT LOKAL (Studi di Desa Langkowala Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan muhammad Mursyid
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.016 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i4.3694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bentuk Komunikasi Pendatang Terhadap Masyarakat Lokal di Desa Langkowala Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan.. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori komunikasi antar budaya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Langkowala Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling (secara sengaja) yaitu informan dipilih berdasarkan tujuan dan kebutuhan peneliti, dengan pertimbangan bahwa informan mampu memberikan keterangan terhadap permasalahan yang diteliti dengan jumlah informan sebanyak 11 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis  dengan menggunakan analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses komunikasi pendatang terhadap masyarakat lokal di Desa Langkowala, bentuk komunikasi interpersonal dan kelompok digunakan oleh pendatang sehingga terjadi proses komunikasi interpersonal dan kelompok dalam konteks antar budaya dalam masyarakat Desa Langkowala untuk melakukan setiap kegiatan sehari-harinya dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup yang berupa : kerjasama dalam membangun sarana umum seperti perbaikan jalan dan jembatan, sikap toleransi dan saling membantu, memberi apabila mengalami kesulitan dan saling memahami perbedaan budaya.         Kata Kunci: Komunikasi Pendatang Masyarakat Lokal, antar budaya
Pola Komunikasi Intrapersonal Orang Tua Dalam Membentuk Perilaku Anak Fauziah Fauziah
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.174 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i1.779

Abstract

Abstract Fauziah C1D112087, the supervisor I Dr.Muhammad. Zein Abdullah, M.Si and Mr. Abd Jaya S.Sos, M, Si as a mentor II. The problem in this research is How intrapersonal communication role of parents in shaping a child's behavior and behavior that is built on the relationship between parents communicate with their children. The purpose of this study to determine the role of intrapersonal communication the parents of children in shaping a child's behavior and to determine what behavior is generated by the child that was built on the relationship of parent and child. The benefits of this research is theoretically enriching khasana research mengaakat communicates concerns about the role of parents with children who are interesting study in science communication, especially communication intrapersonal. The location of this research carried out in Sub-WUA WUA Anawai districts kendari city. The theory used in this research is the theory of intrapersonal communication by Joseph D. Vito. Data obtained from this peneletian Deskripitif analyzed using qualitative techniques. The results of this study indicate that intrapersonal communication patterns of parents and children in Sub-WUA WUA Anawai districts kendari city was instrumental in shaping positive behavior from an early age to the child. Communication is always the parents can personally make a child's positive behavior, especially the behavior of independent, confident, and Openness. This independence is characterized by the inability of the child to do something themselves associated with everyday activities. Confident already can be demonstrated by the behavior of the child is capable of following the activities with its capabilities, and openness of the most prominent is characterized by the behavior of children who love to tell about their activities and what happened to his parents all day. Parents use their own ways to educate and care for their children. To be able to instill good character on the children themselves required effective intrapersonal communication patterns and a two-way means that the child understands what is desired by their parents and vice versa parents trying to understand their children to be good communication and as expected.
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA RUMPUN BUGIS ENREKANG DAN SUKU BUGIS DALAM INTERAKSI SOSIAL BUDAYA (Desa Polenga Kabupaten Kolaka) Umar A
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 1 (2017): Edisi Januari
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.048 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i1.1890

Abstract

UMAR. A C1D1 11 096 Komunikasi Antar Budaya Rumpun Bugis Enrekang Dan Suku Bugis Dalam Interaksi Sosial Budaya (Desa Polenga  Kabupaten Kolaka). Pembimbing l Ibu Marsia Sumule G, S.Sos., M.I.Kom dan pembimbing II Bapak Asrul Jaya, S.Sos,. M.Si. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Halu oleo 2016            Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Komunikasi Antar Budaya Rumpun Bugis Enrekang dan Suku Bugis dalam Interaksi Sosial Budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Komunikasi Antar Budaya Rumpun Bugis Enrekang dan Suku Bugis dalam Interaksi Sosial Budaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Polenga, Kabupaten Kolaka, Kecamatan Watubangga.Penelitian ini di laksanakan di Desa Polenga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka Pemilihan lokasi ini dipilih dengan pertimbangan bahwa peneliti menemukan adanya beberapa suku dan berbeda adat dan budaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori pertukaran social,Thibaut, Kelley dan Homans. Informan  dalam penelitian berjumlah empat orang, yang terdiri dari informan kunci. Data penelitian dikumpulkan melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan studi Pustaka dengan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori Pertukaran Sosial menurut George Caspar Homans dalam Prof. Dr. Muhammad Budyatna, M.A 2015            Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Polenga sangat harmonis dan saling memahami dalam berkomunikasi namun dalam adat istiadat antara kedua suku hanya mengikuti satu adat saja Suku  Rumpun Bugis Enrekang sejak awal berdirinya Desa Polenga Suku  Rumpun Bugis Enrekang sudah sepakat bahwa ketika melakukan pesta perkawinan di dalam Desa Polenga adat yang di pakai yaitu kedua adat antara Bugis  dan Suku  Rumpun Bugis Enrekang  dan sampai sekarang adat Suku Bugis  yang selalu di ikuti tetapi di dalam system pertanian dan perdagangan masing – masing menjalankan dengan cara mereka sendiri..Kata kunci : Antar Budaya, Rumpun Bugis Enrekang Dan Suku Bugis, Interaksi Sosial Budaya
EVALUASI KETERSEDIAAN KOLEKSI BAHAN PUSTAKA DALAM MENUNJANG MINAT BACA SISWA DI PERPUSTAKAAN SMP NEGERI 2 WAWOTOBI Susi Andrianingsi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.601 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i2.1457

Abstract

ABSTRAK             Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengevaluasi ketersediaan koleksi bahan pustaka pada perpustakaan SMP Negeri 2 Wawotobi, dan bagaimana minat baca siswa di perpustakaan SMP Negeri 2 wawotobi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi ketersediaan koleksi bahan pustaka yang ada pada Perpustakaan SMP Negeri 2 Wawotobi, dan untuk mengetahui minat baca siswadi Perpustakaan SMP Negeri 2 Wawotobi. Jumlah informan dalam penelitian ini tetapkan sebanyak 7 orang. Penentuan informan di lakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu peneliti menentukan secara sengaja yang menjadi informan dalam penelitian ini dengan pertimbangan bahwa mereka dinilai dapat memberikan keterangan dalam menunjang pengumpulan data-data penelitian.Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis secaraDeskriptif Kualitatifyaitu mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan temuan di lapangan selanjutnya diberi penafsiran serta kesimpulan dengan menggunakan kalimat yang logis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses evaluasi ketersediaan koleksi bahan pustaka yang dilakukan pihak perpustakaan SMP Negeri 2 Wawotobi sudah cukup baik. Akan tetapi sarana penunjang pada perpustakaan yaitu koleksi bahan pustaka yang tersedia dinilai masih belum memadai serta memenuhi keinginan siswa, hal tersebut dapat di lihat pada proses pengadaan koleksi bahan pustaka belum maksimal di lakukan, dengan demikian hal tersebut berdampak pada minat baca siswa,sedangkan hasil penelitian yang menyangkut minat baca siswa SMP Negeri 2 Wawotobi, menunjukan bahwa keinginan membaca atau minat membaca siswa di nilai masih rendah atau kurang hal tersebut dapat dilihat dari jenis koleksi yang lebih banyak menyangkut buku bacaan sedangkan jumlah buku paket kurang sehingga siswa merasa tidak terbantu dalam hal pembelajaran ataupun pengerjaan tugas serta mengakibatkan jumlah kunjungan yang menurun hal tersebut berdampak pada minat baca siswa SMP Negeri 2 Wawotobi. Kata Kunci : Evaluasi,  Koleksi Bahan Pustaka, dan Minat Baca.
MODEL KOMUNIKASI PELAYANAN PUSTAKAWAN TERHADAP PEMUSTAKA DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA. Siska Yulianti
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.868 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i4.3699

Abstract

The problem of this research is how communication model of Librarian Service to Library in Library Service and Archives Prov. Southeast Sulawesi. The purpose of this study is to find out how the communication model of librarian services to the librarian in the Library Service and Archives Prov. Southeast Sulawesi. The research was conducted at the Library and Filing Service of Southeast Sulawesi Province. This research method is descriptive qualitative with descriptive method. The technique of determining informants is done by purposive sampling or direct determination by the researcher to be informant, data collection is done through observation, interview, and documentation at the Library and Filing Service of Southeast Sulawesi Province. The results of this study indicate that the communication model of librarian services to the librarian in the Library and Filing Service of Southeast Sulawesi Province is a one-way communication, two-way communication and effective multi-direction communication, which can be concluded based on the results of interviews librarians and librarians in the Library and Archives Southeast Sulawesi Province. Keywords: Librarian, Library.
PELAKSANAAN FUNGSI HUMAS DUA ARAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA BIDANG HUMAS PADA KANTOR BUPATI MUNA sarbidin sarbidin
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.771 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i1.844

Abstract

ABSTRAK Sarbidin (C1D1 11 087),Pelaksanaan Fungsi Humas Dua Arah Dalam Meningkatkan Kinerja Humas Pada Kantor Bupati Muna, dengan Pembimbing satu Masrul, S.Ag, M.Si, serta Pembimbing dua Marsia Sumule, S.Sos, M.I.kom. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan Fungsi Humas dua arah dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintah dalam menunjang penyelenggaraan otonomi daerah dikabupaten muna serta mengetahui tentang pelayanan yang diberikan Humas kepada masyarakat dalam menunjang otonomi daerah dikabupaten muna, Subyek penelitian ini meliputi pegawai pekerja di Kantor Bupati Muna berjumlah 58 orang, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tanya jawab kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Humas Pada Kantor Bupati Muna secara internal memberikan informasi yang banyak dan sejelas mungkin mengenai institusi sering dilaksanakan, sedangkan dalam menciptakan personil mengenai peran institusi dalam masyarakat dan menyediakan sarana untuk memperoleh umpan balik pada anggotanya masih jarang dilaksanakan, serta fungsi Humas pada Kantor Bupati Muna secara Eksternal memberikan informasi yang benar dan wajar mengenai institusi dalam tata kehidupan umumnya dan pendidikan khususnya serta motivasi untuk memberikan umpan balik kepada masyarakat atas tanggapan yang diberikan sering dilakukan. Fungsi Humas pada kantor Bupati Muna telah memberikan citra yang positif dimata masyarakat yang termanifestasi dalam wujud simpati, menerima, dan memahami keberadaan atau kegiatan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Muna. Kata kunci : humas, kinerja, Muna, kinerja.
POLA KOMUNIKASI PETUGAS PENYULUH LAPANGAN (PPL) TERHADAP PETANI CENGKEH DI DESA WA ODE BURI KECAMATAN KULISUSU UTARA KABUPATEN BUTON UTARA Hariani Hariani
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.517 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2515

Abstract

HARIANI (C1D1 12004)“ Pola Komunikasi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Terhadap Petani Cengkeh Di Desa Wa Ode Buri Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara”. Penelitian Jurusan IlmuKomunikasi, Universitas Halu Oleo Kendari.PembimbingI yaitu Dr. H.., M.Si dan pembimbing II,S.Ag., M.Si.Penelitian adalah untuk mengetahui Pola Komunikasi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Terhadap Petani Cengkeh Di Desa Wa Ode Buri Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Teoriyang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komunikasi Antar Pribadi oleh Devito (Dilla,2007).Dilaksanakan di desa Wa Ode Buri Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 4 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner, wawancara dan observasi, yang penelitiannya menggunakan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa pola komunikasi Petugas Penyulu Lapangan (PPL) terhadap  petani cengkeh di desa Wa Ode Buri Kecamatan kulisusu Utara Kabupaten Utara adalah menggunakan pola komunikasi satu arah, komunikasi dua arah, dan komunikasi multi arah. Komunikasi satu arah yaitu lebih bersifat informative kepada petani, komukasi dua arah yaitu adanya tukar pendapat antara penyuluh dan petani (interaksi), sedangkan komunikasi multi arah yaitu adanya masukan dari pihak lain yang bisa memberikan sarahan atau lebih bersifat transaksi. Kata kunci : Pola Komunikasi, Penyuluhan
STRATEGI KOMUNIKASI SANGGAR LOKAL DALAM MELESTARIKAN TARI LINDA KABUPATEN MUNA Abdul Janat
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.684 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i3.1600

Abstract

Tujuan penilitian ini adalah  untuk mengetahui strategi komunikasi Sanggar Lokal dalam melestarikan Tari Linda  Kabupaten Muna. Jenis penilitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan teknik penentuan informan menggunakan purposif sampling, adapun informan dalam penilitian ini sebanyak 7 orang serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penilitian dan observasi mendalam yang di lakukan maka menunjuk strategi komunikasi sanggar lokal dalam melestarikan Tari Linda di Kabupaten Muna kurang efektif di karenakan strategi komunikasi sanggar lokal yang dilakukan kurang optimal di karenakan kepengurusan sanggar kurang giat dalam merekrut anggota baru dan kurangnya kepeduluan tentang pelestarian Tari Linda oleh pihak pemerintah daerah yakni Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Muna, sehingga pelestarian budaya Tari Linda kurang berdampak bagi masyarakat suku Muna.Kata Kunci: Strategi komunikasi, Sanggar lokal, Tari Linda.
POLA KOMUNIKASI PIMPINAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI 4 DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI SOSIAL (STUDI PADA MASYARAKAT DESA LAMOMEA KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN) Herysanti Agra Setiawati
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.386 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v1i1.1185

Abstract

Abstract The problem in this research are: 1) How Leadership Communication Patterns Pondok Modern Darussalam Gontor Princess 4. 2) How Social Communications Pondok Modern Darussalam Women Gontor 4 in the Village District of Konda Konawe Lamomea South. The purpose of this study are: 1) To Know How Communication Patterns head of Pondok Modern Darussalam Gontor Quarterfinal 4, 2) To Learn How Social Communications Pondok Modern Darussalam Gontor daughter Lamomea Subdistrict 4 in the village of Konda Konsel. This study uses a model of communication proposed by Harold Lasswell (Forsdale 1981). This study is a qualitative study, using purposive sampling techniques. The location of this research was conducted in Pondok Modern Darussalam Gontor Princess 4 Lamomea Village District of Konda Konsel. With the number of informants as many as 10 people, the head of Pondok Modern Darussalam Gontor Quarterfinal 4, Pembina santriwati, Uztadzah, santriwati, Religious Leaders and Community Leaders. The data used descriptive qualitative method. The results showed that the pattern of Communication Leaders Pondok Modern Darussalam Gontor Princess 4 ie Communication Patterns two-way or reciprocal (Two way traffic communication) in which the pattern of this communication, communicators and communicants into exchange functions in living their functions, communicators in the first phase be communicant and at a later stage function interchangeably. Communicators here is the head of Pondok Modern Darussalam Gontor daughter is 4 and a communicant of Trustees santriwati, uztadzah and female students as a communicant which is internal boarding school and the community as a communicator external boarding school. And social communication Pondok Modern Darussalam Gontor Princess 4 with the public is through competitions taklim conducted annually and involve mothers taklim, salat Eid and pray Eid al-Adha together in the boarding school in each year and study jointly conducted by villagers and mothers taklim cooperate with the Pondok Modern Darussalam Gontor Princess 4 is done every week. Through modern communication patterns leaders cottage Darussalam Gontor daughters 4 and through the social communication, creating social relationships that will generate a sense of kinship and familiarity between Pondok Modern Darussalam Gontor daughter Lamomea 4 and the village community. Keywords: Communication Patterns, Boarding School, Social Communications
MANAJEMEN KOMUNIKASI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA STAF DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BUTON UTARA La Ode Farid Herman
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 2, No 2 (2017): Edisi April
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.2 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v2i2.2522

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen komunikasi pengembangan SDM pada kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini bersifat kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia pada Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Utara adalah dengan adanya arus pesan komunikasi organisasi yang merupakan cakupan dari komunikasi ke atas , komunikasi ke bawah dan komunikasi horisontal yang sudah terjalin dengan maksimal. Manajemen komunikasi pengembangan sumber daya manusia dapat dilihat melalui sikap keterbukaan, empati, kesetaraan, dan sikap positif yang terjalin sebagai komunikasi interpersonal antara atasan dan bawahan. Hal tersebut dapat dilihat dari terdapat kesamaaan bahasa dan budaya dalam komunikasi, serta adanya efektivitas komunikasi yang sudah terjalin dengan baik dan optimal sebagai parameter keharmonisan hubungan kerja pegawai, sehingga produktivitas pegawai pun sudah lebih berkembang dan berkualitas, serta hal ini berdampak pada produktivitas organisasi. Namun demikian, komunikasi yang terjalin kurang maksimal dalam dimensi sikap mendukung. Kata Kunci  : komunikasi, manajemen, SDM, Buton Utara 

Page 7 of 36 | Total Record : 352