cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24429791     EISSN : 27154181     DOI : 10.33772/pharmauho
Core Subject : Health, Science,
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo mengelola dan menerbitkan Jurnal Farmasi, Sains dan Kesehatan Pharmauho yang merupakan Jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi dan perkembangan terkini yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan pengembangan di bidang farmasi, sains dan kesehatan. Artikel dapat dikirimkan ke alamat kantor editor atau dengan menggunakan pendaftaran online Jurnal Pharmauho pada ojs.uho.ac.id. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi editor.Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan September).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho" : 7 Documents clear
Studi Penambatan Molekul Beberapa Senyawa Turunan Imidazolidin Sebagai Antiinflamasi Ruslin, Ruslin; Sutrisna, Rahmad; Arba, Muhammad
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.823 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi mekanisme kerja senyawa-senyawa antiinflamasi turunan imidazolidin sebagai inhibitor siklooksigenase-2 (COX-2) dengan menggunakan metode penambatan molekul (Molecular Docking). Nilai energi ikatan menunjukkan bahwa senyawa 3b dengan nilai – 8,2 kkal/mol dan berinteraksi dengan residu protein VAL291, VAL295, HIS386, HIS214, HIS207, LEU298, LEU294, PHE210, PHE404, ARG222, dan 3c dengan nilai – 8,1 kkal/mol dan berinteraksi dengan residu protein GLN289, LYS211, ARG222, HIS388, HIS386, HIS214, HIS207, PHE210, THR212, ASN382, TYR385 mempunyai afinitas terhadap reseptor siklooksigenase, sehingga turunan imidazolidin tersebut dapat berperan sebagai obat anti inflamasi. Energi bebas Gibs yang paling kecil terdapat pada senyawa 3b, sehingga sangat berpotensi untuk dijadikan obat antiinflamasi baru.Kata kunci: Docking, siklooksigenase-2 , imidazolidin, in silico
Evaluasi Penggunaan Obat Antituberkulosis pada Pasien TB Paru di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Fristiohady, Adryan; Ihsan, Sunandar; Haringi, Elfira
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.912 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3459

Abstract

TB merupakan penyakit menular yang saat ini masih menjadi permasalahan di dunia kesehatan. TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis. Permasalahan TB semakin memburuk dengan meningkatnya jumlah penderita yang tidak berhasil disembuhkan. Tingginya angka kejadian TB disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap program pengobatan maupun penggunaan paduan obat anti tuberculosis (OAT) yang tidak sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan obat anti tuberkulosis pada pasien TB paru meliputi kesesuaian penggunaan paduan OAT dan kesesuaian dosis. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode retrospektif dan dianalisis secara deskriptif non analitik dari data rekam medik. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 61 pasien diperoleh persentase pola penggunaan OAT berdasarkan tipe pasien terbanyak pada tipe pasien kasus baru yaitu 96,8%, pola penggunaan OAT berdasarkan kategori pengobatan terbanyak pada kategori 1 yaitu 96,8% dan pola penggunaan OAT berdasarkan jenis OAT terbanyak pada OAT sediaan tunggal (kombipak) yaitu 67,2%. Berdasarkan kesesuaian paduan OAT diperoleh persentase 96,8% dan ketidaksesuaian  paduan sebesar 3,2%. Sedangkan persentase kesesuaian dosis adalah 32,8%. Kata kunci: TB Paru, OAT, Sulawesi Tenggara, Mycobacterium tuberculosis 
Uji Aktivitas Antimalaria Ekstrak Air Bunga Carthamus tinctorius L. pada Biakan In Vitro Plasmodium falciparum Wahyuni, Wahyuni; Akib, Nur Illiyyin; Hamsidi, Rini
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.611 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3455

Abstract

Pengujian aktivitas antimalaria dengan menggunakan ekstrak air bunga Carthamus tinctorius L. pada biakan in vitro plasmodium falciparum strain 3D7 yang sensitif terhadap klorokuin telah dilakukan. Uji aktivitas dilakukan dengan cara melarutkan bahan uji dalam DMSO kemudian dibuat serial pengenceran dalam media RPMI sampai diperoleh konsentrasi akhir sebesar 100 µg/ml, 10 µg/ml, 1 µg/ml, 0,1 µg/ml dan 0,01 µg/ml. Pada larutan uji ditambahkan suspensi parasit dengan kadar parasitemia ±1% dan hematokrit 5%. Kultur diinkubasi selama 48 jam pada suhu 37oC. Hasil menunjukkan pengujian aktivitas antimalaria dari ekstrak air bunga Carthamus tinctorius L. memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan Plasmodium falciparum strain 3D7 sebesar 52,68%.Kata Kunci : Bunga Carthamus tinctorius L, Antimalaria, Plasmodium falciparum 3D7, dan Ekstrak air
Uji Toksisitas Akut Ekstrak Metanol Daun Keji Beling (Strobilanthes crispus BI.), Batang dan Bunga Jarak Tintir (Jatropha multifida L.) terhadap Larva Artemia salina Leach dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Hamsidi, Rini; Wahyuni, Wahyuni; Sani, Asrul
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.415 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3456

Abstract

Research on the acute toxicity test of methanol extracts of keji beling leaves (Strobilanthes crispus BI.), stems and flowers of jarak tintir (Jatropha multifida L.) against Artemia salina Leach larvae using Brine Shrimp Lethality Test method (BSLT) had been carried out. The purpose of this study was to determine the potency of acute toxicity of methanol extract which were shown by LC50 value. In this research, the sample methanol were obtained from a previous research. Acute toxicity tests was conducted to determine the LC50 values of plant extracts according to the method of Brine Shrimp Lethality Test. Results of the research showed methanol extract of keji beling leaves were not toxic with LC50 value 4427,95 μg/mL, meanwhile stems and flowers of jarak tintir had low toxicity with LC50 225,09 and 253,26 μg/mL, respectively. The value of LC50 influenced by the content of secondary metabolites in plants.Keywords : Acute toxicity test, Brine Shrimp Lethality Test, LC50, J. multifida, S. crispus
Efek Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata Linn.) dan Ekstrak Etanol Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi Linn.) serta Kombinasinya pada Mencit Jantan (Mus musculus) Wahyuni, Wahyuni; Kasmawati, Henny; Rahmayani, Nur
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.168 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antihiperglikemik ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.), ekstrak etanol buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) serta kombinasi dosis kecil dan kombinasi dosis besarnya dan pebandingan efektivitasnya terhadap akarbose. Uji antihiperglikemik dengan metode toleransi glukosa oral pada mencit jantan yang diberikan tiap kelompok sediaan uji yaitu dosis tunggal ekstrak etanol buah belimbing wuluh 0,105 g/KgBB, dosis tunggal ekstrak etanol daun sirsak 0,28 g/KgBB, kombinasi dosis kecil 0,05 g/KgBB ekstrak buah belimbing wuluh ditambah 0,14 g/KgBB ekstrak daun sirsak, kombinasi dosis besar 0,105 g/KgBB ekstrak buah belimbing wuluh ditambah 0,28 g/KgBB ekstrak daun sirsak, dan akarbose 6,5 mg/KgBB. Setelah 30 menit pemberian sediaan uji kemudian diberikan pembebanan sukrosa 3g/KgBB. Data diperoleh dari pemeriksaan kadar glukosa darah pada menit ke 60, 90, 120, 150 dan 180. Untuk melihat perbedaan penurunan kadar glukosa darah dilakukan dengan uji statistik ANOVA one-way dan dilanjutkan dengan uji LSD. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa keempat kelompok ekstrak uji dapat menurunkan kadar glukosa darah. Kelompok kombinasi dosis besar dan kombinasi dosis kecil memiliki efektivitas yang sama dengan akarbose dosis 6,5 mg/KgBB, maka dosis yang paling efektif menurunkan kadar glukosa darah adalah kelompok kombinasi dosis kecil 0,05 g/KgBB ekstrak buah belimbing wuluh ditambah 0,14 g/KgBB ekstrak daun sirsak.Kata Kunci : antihiperglikemik, akarbose, Averrhoa bilimbi, Annona muricata
Uji Aktivitas Ekstrak Daun Seruni (Wedelia biflora) sebagai Larvasida Nyamuk Suastini, Ida Ayu Sri; Harwiningtyas, Nirtanti
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.777 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3453

Abstract

Nyamuk bertindak sebagai vektor penyakit Filariasis, Japanesa encephalitis, West Nile Virus dan chikungunya. Pengendalian penyebaran nyamuk dilakukan dengan memutus daur hidup nyamuk dengan membasmi jentiknya. Daun seruni (Wedelia biflora) mengandung alkaloid yang diduga sebagai larvasida. Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi ekstrak etanol daun seruni sebagai larvasida nyamuk. Metode penelitian adalah Post-Test Only Control Group dibagi dalam lima kelompok yaitu kontrol negative, kontrol positif (abate), kelompok perlakuan ekstrak etanol daun seruni dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kelompok perlakuan berbeda signifikan (P<0.05) dengan kontrol negatif. Kesimpulan penelitian adalah ekstrak etanol daun seruni memiliki aktivitas sebagai larvasida nyamukKata kunci : Wedelia biflora, seruni, larvasida nyamuk, alkaloid 
Uji Efek Antiinflamasi secara In Vivo Nanopartikel Kurkumin yang Diformulasikan menggunakan Metode Reinforcement Gelasi Ionik Suryani, Suryani; Wahyuni, Wahyuni; Benny, Faichal
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2015): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.749 KB) | DOI: 10.33772/pharmauho.v1i1.3458

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji efek antiinflamasi nanopartikel kurkumin yang diformulasikan menggunakan teknik reinforcement gelasi ionik pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antiinflamasi nanopartikel kurkumin yang diformulasikan menggunakan teknik reinforcement gelasi ionik pada mencit yang diinduksi karagenan serta mengetahui perbandingan efek antiinflamasi formula nanopartikel kurkumin dengan kurkumin pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi karagenan. Hewan uji yang berjumlah 28 ekor dibagi menjadi 7 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor mencit. Formula nanopartikel kurkumin, kurkumin konsentrasi 0,0033%, suspensi celebrex® 0,104 mg/g Berat Badan, dan suspensi natrium carboximetil cellulosa 0,5% diberikan secara oral. Volume awal kaki mencit diukur dengan pletismometer modifikasi. Satu jam setelah perlakuan, hewan uji dibuat udem dengan diinduksi 0,1 mL larutan karagenan 1 % secara intraplantar pada telapak kaki. Volume kaki mencit diukur setiap 30 menit setelah diinduksi selama 6 jam. Volume udem merupakan selisih volume kaki mencit sebelum dan sesudah diinduksi. Persentase penghambatan volume udem dihitung berdasarkan persen penurunan udem dibandingkan kontrol negatif. Berdasarkan data tersebut, dari keempat formula, yang memberikan efek antiinflamasi paling besar adalah formula nanopartikel kurkumin yang diformulasikan menggunakan metode reinforcement gelasi ionik adalah A2 dengan perbandingan konsntrasi kurkumin : kitosan : Tripolifosfat : natrium alginat : kalsium klorida (0,01% : 0,02% : 0,01% : 0,02% : 0,01%) dan nilai hambat inflamasi 70%. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis varians satu jalan dan dilanjutkan uji beda nyata terkecil. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa formula nanopartikel kurkumin yang diformulasikan menggunakan metode reinforcement gelasi ionik mempunyai efek antiinflamasi lebih besar dibandingkan dengan kurkumin.Kata kunci : antiinflamasi, nanopartikel kurkumin, reinforcement, gelasi ionik, karagenan

Page 1 of 1 | Total Record : 7