cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding SENDI_U
Published by Universitas Stikubank
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
Search results for , issue " 2016: SENDI_U" : 115 Documents clear
PENYELESAIAN SENGKETA AKIBAT PEMAKAIAN PRODUK TEKNOLOGI KESEHATAN PADA LAYANAN KESEHATAN DALAM PERSPEKTIF PERLINDUNGAN KONSUMEN Yatini, Yatini
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.629 KB)

Abstract

Telah terjadi ketidakjelasan hukum mengenai pengaturan penyelesaian sengketa antara pasien dan dokter , adanyahubungan hukum terapeutik dalam layanan kesehatan. Tujuan penelitian mencari kejelasan hukum penyelesaiansengketa akibat pemakaian produk teknologi kesehatan pada layanan kesehatan dalam perspektif perlindungankonsumen Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitia Hukum Yuridis Normatif karenamenganalisa bahan hukum primer perundang-undangan layanan kesehatan , menggunakan analisis secarapreskriptif analitik dan secara sistematik. Hasil penelitian menujukkan adanya keharusan penyelesaian sengketaantara pasien dan dokter terlebih dahulu melalui mediasi di Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesiahanya menentukan ada tidaknya kesalahan yang dilakukan dokter dan dokter gigi dalam penerapan disiplin ilmukedokteran dan kedokteran gigi, dan menetapkan sanksi pelanggaran disiplin, sehingga mediasi sebagai alternatifpenyelesaian sengketa di luar pengadilan bersifat sukarela dan mampu menghasilkan putusan yang bersifat win-winsolution belum menawarkan solusi penyelesaian sengketa bagi pasien sebagai konsumen yang memiliki sengketadengan dokter terhadap adanya kerugian pasien, dan hukum kesehatan menyerahkan penyelesaian sengketa perdatadan pidana melalui cara penyelesaian di pengadilan yang seharusnya penyelesaian di pengadilan merupakan carapenyelesaian yang terakhir (Ultimum remidium). Kesimpulan pengaturan penyelesaian sengketa layanan kesehatanyang merupakan lex specialis derogat legi generali hukum perlindungan konsumen belum memberikanperlindungan bagi konsumen.Kata Kunci : Penyelesaian Sengketa, Layanan Kesehatan, Konsumen
PERBANDINGAN UCHI NI DAN AIDA NI (KAJIAN SEMANTIK) Winingsih, Irma; ., Miftahudin
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.945 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul ‘perbedaan dan persamaan uchi ni dan aida ni’. Alasan peneliti memilih judul ini karenapembelajar bahasa Jepang khususnya di Universitas Dian Nuswantoro masih sering melakukan kesalahanpemakaian ungkapan. Hal ini disebabkan terbatasnya referensi yang membahas perbedaan dan persamaankeduanya. Salah satunya adalah ungkapan yang menyatakan waktu tertentu yaitu uchi ni dan aida ni. Keduanyasekilas mempunyai makna yang sama, tetapi berbeda penggunaan. Penelitian ini menggunakan sumber data novelYukiguni, karya Yasunari Kawabata dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jumlah data yang digunakandalam penelitian ini adalah sebanyak 16 kalimat. Kalimat yang menggunakan ungkapan uchi ni sebanyak 9 kalimat,yang menggunakan ungkapan aida ni sebanyak 7 kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan uchi nidan aida ni digunakan untuk menyatakan dua kejadian, di mana kejadian kedua terjadi sebelum kejadianpertamaselesai. Perbedaan uchi ni dan aida ni, uchi ni berdasarkan emosi pembicara, ada rasa penyesalan jika terlambatdilakukan, sedangkan dalam aida ni tidak ada rasa penyesalan. Selain itu batasan jangka waktu yang dinyatakan olehuchi ni adalah titik terjadinya perubahan waktu, sedangkan batasan jangka waktu yang dinyatakan oleh aida niadalah titik selesai dilakukannya kegiatan.Kata Kunci : uchi ni, aida ni, semantic
STUDI PERBANDINGAN KUALITAS PELAKSANAAN SERTIFIKASI KETERAMPILAN PELAUT PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) PELAUT DENGAN PENDEKATAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT IN EDUCATION Budi Hartanto, Cahya Fajar
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.127 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelaksanaan sertifikasi keterampilanpelaut yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan dan pelatihan (diklat) di Indonesia dalam upaya mengkaji dayasaing lembaga diklat tersebut, baik itu daya saing di tingkat Nasional maupun dalam menjawab tantangan eraMasyarakat Ekonomi Asean (Asean Economic Community). Sertifikasi keterampilan pelaut dilaksanakan denganmengacu pada ketentuan Internasional yakni Standard of Training, Certification, and Watchkeeping for Seafarers(STCW) 1978 beserta amandemennya. Sertifikasi keterampilan pelaut tersebut hanya bisa diselenggarakan olehlembaga diklat yang telah mendapat pengesahan dari Kementerian Perhubungan. Kualitas pelaksanaan sertifikasi dilembaga diklat selalu menjadi pertanyaan dari masyarakat bahkan juga dunia Internasional. Penelitian diperlukanuntuk menilai kualitas pelaksanaan sertifikasi tersebut, dan pendekatan yang dirasa paling tepat adalah denganmenggunakan Total Quality Management in Education yang meliputi 6 aspek yaitu Tangible, Competence, Attitude,Content, Delivery, dan Reliability. Penelitian dilakukan dengan mengajukan kuesioner kepada 108 responden yangmerupakan peserta sertifikasi keterampilan pelaut di Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (Akpelni) Semarang.Melalui penelitian ini, diketahui bahwa peserta sertifikasi juga pernah mengikuti sertifikasi di 9 lembaga diklatselain Akpelni. Sehingga dengan demikian, bisa didapatkan gambaran juga secara umum tentang pelaksanaansertifikasi di lembaga diklat lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelaksanaan sertifikasi keterampilanpelaut telah cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata TQM secara keseluruhan untuk 6 aspek padalembaga diklat Akpelni sebesar 4,25 (dengan skala 1-5). Pada lembaga diklat PIP Semarang diperoleh nilai TQMrata-rata 3,83. Adapun secara umum dari 8 lembaga diklat yang lain, nilai rata-rata TQM adalah 3,88. Jika melihathasil penelitian ini, masih ada bagian-bagian tertentu di lembaga diklat yang dapat diperbaiki dalam rangkameningkatkan kualitas pelaksanaan sertifikasi keterampilan pelaut. Perbaikan bisa dimulai dari aspek yangmendapatkan penilaian terendah, kemudian menuju pada aspek nilainya lebih tinggi. Perbaikan tersebut diharapkandapat mendorong peningkatan daya saing lembaga diklat maupun daya saing para pelaut Indonesia di kancahInternasional.Kata kunci: Sertifikasi Keterampilan, Lembaga Diklat Pelaut, TQM in Education
MAKNA SIMBOLISME DALAM MANTRA ASMARAGAMA SANG ARJUNA Purwanto, Sugeng
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.691 KB)

Abstract

Arjuna, Permadi, atau Dananjaya, dan nama-nama lain yang mengacu pada satu sosok ksatria penengah pandawaadalah putra Raja Pandu Dewanata dan Dewi Kunthi Talibarata; namun secara biologis, dia sebenarnya hasil“perselingkuhan” Dewi Kunthi dengan Bathara Indra, melalui Aji Kunto Wekasing Rasa Sabda Tunggal TanpaLawan. Dengan demikian, tidaklah mengherankan jika Arjuna terlahir menjadi ksatria sakti mahambara, yang salahsatunya adalah kepakarannya dalam memikat hati wanita. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis maknasimbolisme dalam mantra Asmaragama milik Sang Arjuna. Hasil penelitian eksploratif dan interpretatif ini ternyatasangat mengejutkan. Aji Asmaragama sesunguhnya memiliki ‘piwulang adiluhung’ dalam mengarungi bahterarumah tangga, yang meliputi (1) Asmara tantra, (2) Asmaranala, (3) Asmaratula (4) Asmara turida (5) Asmaradanadan sebagai pamungkasnya adalah (6) Asmaragama. Konon orang yang menguasai Asmaragama bisa memiliki istrilebih dari satu. Arjuna sendiri beristri 40 orang. Hal ini sangat dimungkinkan sebab apabila Sang Arjuna sedangbercinta dengan salah satu istri, maka yang 39 istri lainnya juga bisa merasakan getar asmaranya. Sedangkan teksAsmaragama itu sendiri mengandung kekuatan magis yang apabila dibacakan didekat wanita, maka pakaian wanitatersebut bisa tanggal satu per satu.Kata Kunci: aji asmaragama, piwulang adiluhung, arjuna Pendahuluan
REVIEWATAS ANALISIS SENTIMEN PADA TWITTER SEBAGAI REPRESENTASI OPINI PUBLIK TERHADAP BAKAL CALON PEMIMPIN Amrullah, Ahmad Afief; Tantoni, Ahmad; Hamdani, Nahrowi; R.L. Bau, Rahmat Taufik; Ahsan, Muhammad Rafiqudin; Utami, Ema
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.618 KB)

Abstract

Mengamati perkembangan Opini Publik kini dapat dengan mudah dilakukan dengan mengamati Media Sosial.). Termasuk ke dalam Media Sosial terdapat Jejaring Sosial atau mungkin lebihakrab di telinga kita nama Facebook dan Twitter sebagai contoh jejaring sosial yang paling populer di Indonesia khususnya. Pada akhirnya, fenomena ini dapat dimanfaatkan bagi elitepolitik atau pada makalah ini kami batasi pada bakal calon gubernur, dengan memanfaatkan sistem informasi untuk mengelola data sentimen pada jejaring sosial sebagai representasi opinipublik terhadap bakal calon sebagai bahan pertimbangan yang selanjutnya disebut Sistem Analisis Sentimen Publik. Namun demikian, masalah baru timbul saat sistem analisis sentimentersebut dihadapkan pada kenyataan di Twitter. Terdapat beberapa masalah yang cukup urgen (tujuan) yaitu terkait dengan adanya duplikasi post, duplikat akun, BOT (program pengirim postotomatis) dan uraian preprocessing dalam berbagai versi subprosesnya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu cara untuk menyaring data tweet yang memiliki salah satu bahkan ketigamasalah tersebut. Makalah ini membahas tentang metode yang dapat digunakan untuk memproses data tweet agar setidaknya ketiga masalah tersebut dapat diatasi. Sejauh penelusurankami, salah satu proses dari sistem analisis sentimen publik yang terkait dengan hal ini adalah preprocessing.Kata Kunci: opini publik, analisis sentimen, jejaring sosial, twitter, preprocessing
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL STATEMENT FRAUD Listyawati, Ika
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.419 KB)

Abstract

The purpose of this study to examine the financial and non-financial factors that affect financial reporting fraud.These factors studied were financial leverage, liquidity, profitability, independent directors, audit committee andexternal auditors classification. This study uses data obtained from the 32 companies that register cases of theFinancial Services Authority and annual reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Data wereanalyzed using logistic regression. The results of this study indicate that financial leverage and capital turnoverinfluence fraudulent financial reporting. While liquidity, profitability, independent board, audit committee andexternal auditors classification can not be proven to affect the financial statement fraud.Keywords: financial statement fraud, financial leverage, liquidity ratios, profitability ratios, the ratio of capitalturnover, independent board, audit committee and external auditors.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PENJURUSAN SLTA DENGAN METODE ID3 DAN C4.5. ahmanita, Eza R; Kustiyahningsih, Yeni
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.873 KB)

Abstract

Penjurusan sekolah dalam jenjang SLTA merupakan permasalahan yang komplek, hal ini dikarenakan jumlah siswa yang terus bertambah dan banyaknya syarat yang harus dipenuhidalam menentukan jurusan, akibatnya proses penjurusan kurang tepat dan tidak sesuai minat siswa. Jika penjurusan sesuai dengan kemampuan dan minat/bakat siswa maka merea dapatbelajar dengan nyaman dan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai bidangnya. Tujuan penelitian ini adalah membantu guru dalam proses penyeleksian pemilihan jurusansehingga proses yang dihasilkan dari seleksi ini lebih akurat dan objektif. Indikator atau kriteria yang akan digunakan dalam penyeleksian ini adalah nilai Matematika, Fisika, Biologi, Kimiauntuk semester 1 dan semester 2, Nilai Psikotest (IQ), Saran Psikotest, Angket/Minat Siswa, Saran Bimbingan Konseling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodeklasifikasi pohon keputusan ID3 dan C4.5. karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan keputusan. Hasil dari klasifikasi kedua algoritma akan di analisa untuk  enentukan algoritma mana yang paling optimal kinerjanya. Kedua algoritma ini akan dibandingkan kinerjanya dengan mencari recall, pressicion, accuracy terbesar dan Nilai error rate terkecil yang dicapai. Hasil akhir dari penelitian ini, bahwa kinerja algoritma C4.5 lebih baik dari pada algoritma ID3 karena memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dari pada algoritma ID3.Kata Kunci : Algoritma ID3, C4.5, Penentuan Jurusan SLTA, Pohon keputusan, akurasi
PELAYANAN PUBLIK DALAM KERANGKA OTONOMI DAERAH Kabir, Kabir
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.808 KB)

Abstract

Kajian ini menganalisis terhadap problematika dalam pelayanan public dalam kerangka otonomi daerah.Perkembangan otonomi daerah memiliki disain yang berbeda-beda dalam dekade kepemimpinan pemerintahan,mulai dari orde lama, orde baru dan reformasi. Perbedaan paradigma dan pemahaman terhadap model implementasiotonomi daerah, maka tidak terlepas dari berbedanya system pelayanan public yang terjadi. Dalam kajian ini lebihmemfokuskan perkembangan otonomi daerah dan oreantasinya pelayanan public pada masuknya masa reformasi,dimana banyak berubahnya perangkat hukum tentang penyelenngaraan pemerintahan daerah, terutama berkaitandengan peraturan perundang-undangan berkaitan dengan pemerintahan daerah. Perkembangan pola otonomi daerahyang mendasarkan kepada model pelayanan publik di daerah dan pengembangannya melalui one get service,sebagai dorongan untuk menciptakan standar pelayanan publik. Kajian ini bertujuan untuk memetakan modelpelayanan publik oleh pemerintah daerah dan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatankepustakaan (liberary reaserch).Kata Kunci : Public Service, Standar Pelayanan dan Otda.
MODEL SISTEM MANAJEMEN KEUANGAN TERENCANA BAGI START-UP BISNIS UMKM BERBASIS WEB Santi, Rina Candra Noor; Yulianton, Heribertus
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.552 KB)

Abstract

Sebagian besar UMKM di Semarang mengalami kesulitan dalam mencatat dan mengelola transaksikeuangan. Padahal pencatatan transaksi keuangan yang cermat dan tepat akan membantu UMKMdalam menyusun strategi keuangan yang efektif. Apalagi bagi UMKM yang tergolong masih barudalam memulai usaha, mereka kesulitan dalam mengukur kelayakan usaha dan menentukan breakevent point (BEP). Hal tersebut menyebabkan banyak UMKM sulit untuk berkembang. Sehinggauntuk menjawab permasalahan dan kesulitan yang dialami oleh UMKM dalam mengambilkeputusan yang terkait operasional keuangan perusahaan, maka perlu dibuat suatu model sistemmanajemen keuangan terencana. Model sistem manajemen keuangan terencana dan untuk start-upbisnis UMKM yang meliputi pengelolaan keuangan diharapkan mampu melakukan pengelolaan datapenjurnalan, pengelolaan Buku Besar (General Ledger), pembuatan Laporan Keuangan (FinancialStatement), budgetting dan monitoring keuangan yang membandingkan antara budget danrealisasinya, menghitung kelayakan usaha dan titik impas (break event point). Metode dalammengembangkan sistem ini menggunakan konsep System Development Life Cycle (SDLC) yangmemiliki 4 tahapan antara lain: analisa, desain, implementasi dan testing. Alat pengembangan sistemyang digunakan adalah Data Flow Diagram (DFD) untuk membangun desain model, EntityRelationship Diagram (ERD) untuk menyusun database dan Flowchart untuk menyusun algoritmaprogram. Hasilnya aplikasi sistem manajemen keuangan terencana bagi start up bisnis UMKM.Keyword: Sistem Manajemen Keuangan, Transaksi Keuangan, SDLC, UMKM
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI MELALUI PENDEKATAN ICZM (INTEGRATED COASTAL ZONE MANAGEMENT) Kristiyanti, Mariana
Proceeding SENDI_U 2016: SENDI_U
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.962 KB)

Abstract

Wilayah pantai merupakan suatu bagian yang kaya akan potensi sumber daya pesisir, kelautan dan perikanan.Wilayah pesisir pantai juga memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagain wilayah wisata bahari. Masyarakatyang tinggal di wilayah pesisir pantai, sejak dahulu juga telah menggantungkan hidupnya dari pemanfaatan sumberdaya alam yang terdapat di sekitar pesisir pantai. Seiring dengan berjalannya waktu, kehidupan masyarakat disekitarpesisir pantai mengalami keterpurukan. Masyarakat belum dapat mengelola sumber daya pantai secara optimal.Sentuhan pengetahuan akan pemanfaatan pengembangan Sumber daya di wilayah pesisir pantai sangat minimsekali. Masyarakat tidak mengenal cara lain yang lebih efektif dan inovatif untuk mengelola sumber daya pantaiyang mereka hasilkan. Dengan melihat permasalahan tersebut diatas, maka dibutuhkan model baru untukpemberdayaan masyarakat pesisir pantai, agar masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih baik.ICZM (Integrated Coastal Zone Management) adalah pendekatan yang akan digunakan dalam mengoptimalisasipemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir pantai. Diharapkan dengan pendekatan ICZM, tidak hanyapertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir pantai saja yang akan membaik, tetapi juga menjamin pertumbuhanekonomi yang dapat dinikmati secara adil dan proposional oleh segenap pihak yang terlibat (stakeholders), dandapat memelihara daya dukung serta kualitas lingkungan pesisir yang baik sehingga dapat melestarikan wilayahpantai. Pendekatan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif berdasarkan kajiankepustakaan serta observasi secara langsung.Kata Kunci : Pemberdayaan, Masyarakat Pesisir Pantai, Pendekatan ICZM

Page 6 of 12 | Total Record : 115