cover
Contact Name
Anggriana Irwan
Contact Email
anggrianairwan8@gmail.com
Phone
+6285231750836
Journal Mail Official
lkim-pena@unismuh.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin No.259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran
ISSN : 23553766     EISSN : 27227685     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2022)" : 9 Documents clear
PENGEMBANGAN MODEL TIL (THE INFORMATION LITERACY) TIPE THE BIG6 DALAM PROSES PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI DI SEKOLAH Ashar Hidayah
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.382 KB)

Abstract

Rendahnya minat dan kebiasaan membaca, menulis, menyimak, serta berpikir kritis siswa di Indonesia juga dijelaskan oleh lembaga lietrasi dunia. Menurut data PIRLS ProgressInternational ReadingLiteracy Stuudy tahun 2011 yaitu suatu lembaga uji literasi dunia menerangkan bahwa uji literasi membaca yang mengukur aspek memahami, menggunakan, dan merefleksikan hasil membaca dalam bentuk tulisan, Indonesia menduduki urutan  ke-45 dari 48 negara peserta, dengan memperoleh skor 428 dari skor rata-rata 500. Selain itu, pada PISA 2012 peringkat Indonesia menurun yaitu berada pada peringkat ke-64 dari 65 peserta dengan skor 396 dari skor rata-rata 496. Kondisi tersebut sangatlah memprihatinkan karena hanya dengan gemar membaca seseorang akan memperoleh pengetahuan, dan wawasan baru yang akan meningkatkan kecerdasan  sehingga mereka lebih mampu menjawab tantangan hidup. Salah satu cara untuk mengantisipasi masalah tersebut di atas yaitu dengan gerakan literasi sekolah (GLS) yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa. Sesuai dengan tahapan dari budaya literasi sekolah yang dimulai dari tahap pembiasaan seperti kegiatan membaca buku 15 menit sebelum pelajaran di mulai, selanjutnya diarahkan pada tahap pengembangan yaitu kegiatan memahami bacaan, berpikir kritis, dan mengolah kemampuan komonikasi. Kemudian tahapan pembelajaran yaitu kegiatan literasi yang merupakan tindak lanjut di tahap pengembangan dapat diteruskan sebagai bagian dari pembelajaran dan dinilai secara akademik.  Dalam hal ini penulis memberikan solusi salah satunya yaitu pengembangan model TIL(The Information Literacy) tipe The Big Six dalam proses pembelajaran sebagaiupaya menumbuhkan budaya literasi di sekolah. Adapun tahapan dari model TIL yaitu Task Defenition (Defenisi Tugas), Information Seeking Strategies (Strategi Mencari Informasi), Location and Access (Lokasi dan Akses), Information Use (Menggunakan Informasi), Synthesis (Sintesis), Evaluation (Evaluasi). Melalui model TIL dapat mempermudah siswa dalam menemukan informasi sesuai kebutuhan danmenggunakan informasi tersebut secara efektif. Selain itu pengembangan model TIL dapa meningkatkan minat baca siswa, sehingga indonesia dapat menjadi negara yang minat dan kebiasaan membacanya tergolong tinggi.Kata Kunci :Literasi, The Big Six, TIL (The Information Literacy)
MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL PEMBELAJARAN MULTIBAHASA UNTUK KONSEP PEMBELAJARAN BAHASA DAERAH SULAWESI Muhammad Agung; Hesti Dwiyana Putri; Nurul Ainul
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya dan intelektual bangsa, namun fenomena terancam punahnya bahasa daerah masih terjadi. Pada pulau Sulawesi, ada sebanyak dua bahasa daerah terancam punah yakni bahasa Konjo dan Ponasakan. Untuk mencegah punahnya bahasa daerah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk revitalisasi bahasa daerah melalui multimedia interaktif model pembelajaran multibahasa. Untuk tercapainya tujuan penelitian, digunakan pendekatan kualitatif guna pengumpulan, analisis, dan interpretasi data dengan metode pengembangan multimedia guna mengembangkan multimedia interaktif. Hasil studi ini akan berkontribusi secara teoretis dan praktis sebagai tambahan referensi maupun informasi bagi konsep revitalisasi bahasa daerah sekaligus mempertahankan bahasa daerah dari ancaman kepunahan dan tercipta aplikasi komputer yang mendukung ketersediaan pembelajaran bahasa daerah pada bidang pendidikan. Kesiapterapan studi ini didukung oleh adanya data mengenai bahasa Konjo dan Ponosokan berupa audio, transkrip bahasa dari artikel penelitian, lampiran audio artikel penelitian, kamus online, dan referensi buku mengenai pengembangan multimedia interaktif berbasis aplikasi komputer dengan referensi buku tentang penerapan dan pengembangan model pembelajaran multibahasa yang dijadikan contoh untuk penyajian materi yang diadaptasi untuk disesuaikan dengan bahasa daerah. 
PENGEMBANGAN MODEL TIL (THE INFORMATION LITERACY) TIPE THE BIG6 DALAM PROSES PEMBELAJARAN SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN BUDAYA LITERASI DI SEKOLAH Ashar Hidayah, S.Pd. M.Pd
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat dan kebiasaan membaca, menulis, menyimak, serta berpikir kritis siswa di Indonesia juga dijelaskan oleh lembaga lietrasi dunia. Menurut data PIRLS Progress International Reading Literacy Stuudy tahun 2011 yaitu suatu lembaga uji literasi dunia menerangkan bahwa uji literasi membaca yang mengukur aspek memahami, menggunakan, dan merefleksikan hasil membaca dalam bentuk tulisan, Indonesia menduduki urutan ke-45 dari 48 negara peserta, dengan memperoleh skor 428 dari skor rata-rata 500. Selain itu, pada PISA 2012 peringkat Indonesia menurun yaitu berada pada peringkat ke-64 dari 65 peserta dengan skor 396 dari skor rata-rata 496. Kondisi tersebut sangatlah memprihatinkan karena hanya dengan gemar membaca seseorang akan memperoleh pengetahuan, dan wawasan baru yang akan meningkatkan kecerdasan sehingga mereka lebih mampu menjawab tantangan hidup. Salah satu cara untuk mengantisipasi masalah tersebut di atas yaitu dengan gerakan literasi sekolah (GLS) yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa. Sesuai dengan tahapan dari budaya literasi sekolah yang dimulai dari tahap pembiasaan seperti kegiatan membaca buku 15 menit sebelum pelajaran di mulai, selanjutnya diarahkan pada tahap pengembangan yaitu kegiatan memahami bacaan, berpikir kritis, dan mengolah kemampuan komonikasi. Kemudian tahapan pembelajaran yaitu kegiatan literasi yang merupakan tindak lanjut di tahap pengembangan dapat diteruskan sebagai bagian dari pembelajaran dan dinilai secara akademik. Dalam hal ini penulis memberikan solusi salah satunya yaitu pengembangan model TIL (The Information Literacy) tipe The Big Six dalam proses pembelajaran sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi di sekolah. Adapun tahapan dari model TIL yaitu Task Defenition (Defenisi Tugas), Information Seeking Strategies (Strategi Mencari Informasi), Location and Access (Lokasi dan Akses), Information Use (Menggunakan Informasi), Synthesis (Sintesis), Evaluation (Evaluasi). Melalui model TIL dapat mempermudah siswa dalam menemukan informasi sesuai kebutuhan danmenggunakan informasi tersebut secara efektif. Selain itu pengembangan model TIL dapa meningkatkan minat baca siswa, sehingga indonesia dapat menjadi negara yang minat dan kebiasaan membacanya tergolong tinggi. 
Tradisi "Tallasa Kamase-Mase" sebagai Pembentukan Karakter Generasi Z di Kawasan Ammatoa Kajang Nur Syahra Ramadhana; Sri Wahyuni; Audry Aulia Nafasya
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya dan intelektual bangsa, namun fenomena terancam punahnya bahasa daerah masih terjadi. Pada pulau Sulawesi, ada sebanyak dua bahasa daerah terancam punah yakni bahasa Konjo dan Ponasakan. Untuk mencegah punahnya bahasa daerah tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk revitalisasi bahasa daerah melalui multimedia interaktif model pembelajaran multibahasa. Untuk tercapainya tujuan penelitian, digunakan pendekatan kualitatif guna pengumpulan, analisis, dan interpretasi data dengan metode pengembangan multimedia guna mengembangkan multimedia interaktif. Hasil studi ini akan berkontribusi secara teoretis dan praktis sebagai tambahan referensi maupun informasi bagi konsep revitalisasi bahasa daerah sekaligus mempertahankan bahasa daerah dari ancaman kepunahan dan tercipta aplikasi komputer yang mendukung ketersediaan pembelajaran bahasa daerah pada bidang pendidikan. Kesiapterapan studi ini didukung oleh adanya data mengenai bahasa Konjo dan Ponosokan berupa audio, transkrip bahasa dari artikel penelitian, lampiran audio artikel penelitian, kamus online, dan referensi buku mengenai pengembangan multimedia interaktif berbasis aplikasi komputer dengan referensi buku tentang penerapan dan pengembangan model pembelajaran multibahasa yang dijadikan contoh untuk penyajian materi yang diadaptasi untuk disesuaikan dengan bahasa daerah. 
PENDEKATAN PROBLEM POSING BERLATAR COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Ashar Hidayah
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan di sekolah terus ditingkatkan dengan berbagai usaha dan upaya yang telah dilakukan seperti penambahan jumlah buku pelajaran, penyempurnaan kurikulum, penataran guru- guru bidang studi, penambahan sarana dan prasarana untuk kegiatan belajar mengajar dan pemantapan proses belajar mengajar. Pemantapan proses belajar mengajar, guru mempunyai peranan yang cukup penting, dimana hasil belajar anak didik bukan hanya dipengaruhi oleh penguasaan guru terhadap materi pelajaran, tetapi juga metode yang digunakan dalam kegiatan belajar mangajar. Agar siswa temotivasi untuk belajar mandiri, maka rasa ingin tahu siswa perlu dikembangakan dan dibangkitkan. Tugas seorang guru di sekolah hanyalah memberikan jalan kepada siswa agar mampu belajar mandiri, pendekatan problem posing berlatar cooperative learning dalam pembelajaran dapat melatih siswa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan atau soal-soal yang berkaitan dengan materi yang dipelajari. Dalam pembelajaran yang menerapkan pendekatan problem posing berlatar cooperative learning, perasaan tersebut dapat teratasi. Siswa ditintut untuk mengajukan masalah atau pertanyaan sesuai minat mereka dan memikirkan cara penyelesaiannya secara bersaa anggota kelompok. Perhatian dan komunikasi dalam pembelajaran, siswa melalui pendekatan problem posing berlatar cooperative learning akan lebih baik karena pertanyaan atau soal yang berkualitashanya mungkin dapat diajukan dan diselesaikan oleh siswa yang mempunyai perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pelajaran. 
PENGARUH MEDIA DIGITAL BERBASIS YOUTUBE TERHADAP HASIL BELAJAR PERUBAHAN WUJUD BENDA SISWA KELAS III SDN PACCINONGANG UNGGULAN KABUPATEN GOWA Nur Annisa
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh media digital berbasis youtube terhadap hasil belajar siswa khususnya pada materi perubahan wujud benda kelas III SD Negeri Paccinongan Unggulan Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu quasi eksperimental design dengan bentuk penelitian nonequivalent control grup design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas III SD Negeri Paccinongang Unggulan Kabupaten Gowa yang terdiri dari 4 kelas. Adapun sampel yang digunakan yaitu kelas IIID sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 30 siswa dan kelas IIIC sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 30 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling purposive, pengambilan sampel dengan adanya pertimbangan tertentu. Tes hasil belajar siswa melalui pretest dan posttest dengan menggunakan soal piliha ganda sebanyak 30 nomor. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari analisis statistik deskriptif dan statistik deskriptif inferensial. Analisis statistik inferensial terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan pada kelas eksperimen dengan menggunakan media digital berbasis youtube yaitu rata-rata 70,50 dan kelas kontrol dengan menggunakan model konvensional yaitu rata-rata 27,06. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 25.0 dengan uji statistik uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikasi 0,000 atau kurang dari 0,05 sehingga menandakan hipotesis penelitian diterima dengan kata lain terdapat pengaruh media digital berbasis youtube terhadap hasil belajar perubahan wujud benda siswa kelas III SD Negeri Paccinongang Unggulan Kabupaten Gowa...
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA MASA PANDEMI COVID-19 Nurfadillah Nurfadillah
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini dunia dikejutkan dengan mewabahnya suatu penyakit yang disebabkan oleh sebuah virus yang bernama corona atau dikenal dengan istilah Covid-19. Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang sangat luar biasa terhadap beberapa sektor kehidupan, salah satunya yaitu pendidikan, adanya kebijakan belajar online, atau dalam jaringan (daring). SMAN 18 MAKASSAR merupakan sekolah yang telah mencoba memanfaatkan e-learning pada masa pandemi Covid-19. Media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat dijadikan sebagai penunjang pada media yang sudah ada ialah aplikasi google classroom. Google classroom dapat menciptakan sebuah ruang digital pembelajaran, dimana peserta didik dapat mengakses materi dari berbagai sumber tanpa dibatasi ruang dan waktu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan objek penelitian kelas XII IPA SMAN 18 Makassar. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes hasil pembelajaran, obsevasi dan angket. Penggunaan aplikasi google classroom pada pembelajaran matematika kelas XII IPA SMAN 18 Makassar sebagai media pembelajaran memiliki dampak yang kurang baik terhadap hasil belajar siswa, aktivitas dan respon siswa. Terbukti dari adanya selisih rata - rata nilai pretest dan posttest yang kecil, respon siswa pada pembelajaran matematika negatif, dan hasil belajar yang tuntas secara klasikal. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran matematika dengan google classroom sebagai media pembelajaran pada siswa kelas XII SMAN 18 Makassar belum efektif. 
PENGGUNAAN MODEL FLIPPED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KONSEP BILANGAN BERPANGKAT DAN BENTUK AKAR Yuni Lestari; Muhammad Ilyas Nusi; Farly Djaman
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik menggunakan model Flipped Learning pada materi konsep bilangan berpangkat dan bentuk akar di SPNF SKB Bolaang Mongondow Selatan. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang menggunakan model Flipper Learning melalui aplikasi Youtube dan Whatsapp Dalam penelitian ini di temukan hasil pada siklus satu setealah dilakukan tes mendapatkan nilai rata-rata siswa sebesar 72.89 dengan presentase siswa yang mencapai ketuntasan sebesar 72,2% kemudian dilanjutkan pada siklus dua dan didapatkan hasil nilai rata-rata siswa sebesar 81,44 sedangkan presentase ketuntasan menjadi 94,44 persen dengan minimal skor tuntas sebesar 65. Selain itu aktivitas guru dan siswa meningkat dari 70% menjadi 95% sehingga pembelajaran menggunakan model Flipped Learning dapat membantu atau dapat menjadi alternatif untuk digunakan dalam pembelajaran. 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI MEDIA PERMAINAN LUDO Vebri Yanti Van Gobel; Prilia Rista Sindi Sumampow; Wiwin Istifarianti
JURNAL PENA Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PKn peserta didik kelas IX Paket B dengan media permainan ludo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dalam satu siklus, yang sebelumnya dilakukan pra siklus terlebih dulu untuk mengobservasi proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Satu siklus yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil observasi selama pembelajaran, diperoleh bahwa aktivitas peneliti dan dan peserta didik mengalami peningkatan. Aktivitas peneliti dari 70,14% menjadi 79,86% serta aktivitas peserta didik dari 60,41% pada kegiatan pra siklus menjadi 81,93%. Hasil dari pra siklus menunjukkan nilai rata-rata pemahaman peserta didik sebesar 57,8 yakni di bawah KKM 70, setelah dilakukan tindakan siklus I menggunakan media permainan ludo, mengalami peningkatan menjadi 82,0 dengan ketuntasan peserta didik 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar PKn peserta didik dengan menggunakan media permainan ludo, sehingga media permainan tersebut dinilai cukup efektif untuk diterapkan pada mata pelajaran PKn khususnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 9