cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PENDIDIKAN FISIKA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
PERANAN PENDEKATAN ACADEMIC SKILL DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJARFISIKA SISWA SMA NEGERI 9 MAKASSAR Nur, Anis
PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian eksperimen ini bertujuan untuk ;(1) Mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill. (2). Mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas X yang diajar secara konvensional.(3). Mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar fisika secara signifikan antara siswa kelas X yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dan yang diajar secara konvensional.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar Tahun ajaran 2011/2012 yang terdiri atas 240 orang. Sedangkan sampel dalam penelitian adalah siswa kelas X1dan kelas X3dengan jumlah siswa sebanyak 80 orang. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dengan rata-rata populasi 11-13 berada pada kategori kurang.Sedangkan rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar yang diajar secara konvensional dengan rata-rata populasi 9.15.Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasih belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri 9 Makassar Tahun ajaran 2011/2012 yang diajar dengan menggunakan pendekatan academic skill dan yang diajar secara konvensional.Kata kunci: Academic skill, eksperimen fisika, hasil belajarABSTRACTThis experimental study aimed to: (1) Knowing how much the results of class X students studying physics SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 are taught academic skills approach. (2). Knowing the results of class X students studying physics conventionally taught. (3). Knowing whether or not differences in physics learning outcomes significantly between students of class X who taught academic skills and approaches are taught conventionally. The population of this study were all students of class X SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 consisting of 240 people. While the sample in this study is class X1 and X3 class by the number of students by 80 people. The results of descriptive analysis showed that the average yield learning physics class X 9 SMA Makassar who taught academic skills approach with an average population of less than 11-13 in the category. While the average yield learning physics class X 9 SMA Makassar taught conventionally with an average population of 9.15. Inferential analysis results indicate that there are significant differences between study has yet physics class X SMA Makassar 9 academic year 2011/2012 were taught to use academic skills and approaches are taught conventionally.Keywords: Academic skill, experimental physics, learning outcomes
Penerapan Pembelajaran Fisika Berbasis Hands On Activities Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MAN 2 MODEL MAKASSAR Wulandari, Andi Yurisah Prastika
PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian  eksperimen (Static Group Comparasion Randomized Control) yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis fisika siswa kelas X MAN 2 Model Makassar yang diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis hands on activities dengan siswa yang diajar secara konvensional, untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar menggunakan dengan menggunakan pembelajaran berbasi hands on activities dengan siswa yang diajar secara konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 2 Model Makassar tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 10 kelas, sedang sampel penelitian diambil melalui prosedur random kelas dan diperoleh kelas X1 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 38 siswa dan kelas X2 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 38 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika yang berbentuk essay  pada pokok bahasan ”Suhu dan Kalor”.Berdasarkan hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa skor kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi dari skor hasil belajar kelompok kontrol. Hasil analisis inferensial mengungkapkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika kelas eksperimen berada pada skor  24 – 25   dan skor rata-rata hasil belajar fisika kelas kontrol berada pada skor 20 – 21. Dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa  terdapat perbedaan antara kemampuan berpikir kritis fisika siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis hands on activities dan kemampuan berpikir kritis fisika siswa yang diajar secara konvensional meskipun tidak signifikan. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, pembelajaran berbasis Hands On Activities, belajar fisika. Abstrack . This research constitute experiment research (Static is Comparasion Randomized Controls Group) one that intent to know ability thinks critical student physics braze x MAN 2 Makassars Models that is taught by use of learning gets hands on activitiess basis with student that is taught conventionally, to know the difference ability thinks critical student which teaching to utilize by use of learning gets stale hands on activities with student that is taught conventionally. Population in observational it is exhaustive student braze x MAN 2 Makassars Models school years 2013 / 2014 ones consisting of 10 classes, be observational sample to be taken procedure thru random brazes and gotten by class x 1  as class of consisting of experiment 38 students and classes x 2  as class of consisting of control 38 students. Instrument that is utilized is essay to usufruct physics studying that gets to form essay on subject discussion ” Temperature and Kalor ”. Base analisiss result descriptive cast that ability score thinks critical experiment class overbid of result score study control group. analisis inferensials result reveals that score average yielding learned physics brazes experiment lie on score 24 – 25 and scores average yielding learned physics brazes to control lies on score 20 – 21. Of hypthosts testing points out that exists distinctive among ability think critical student physics that is taught by use of learning gets hands on activitiess basis and ability thinks critical student physics that is taught conventionally despite is not signifikan.  Key word:  Ability thinks Critical, learning gets Hands On Activitiess basis phyisics study.
KONSTRUKTIVISME PENDIDIKAN MASA DEPAN MELALUI PENDEKATAN PERAN SERTA MASYARAKAT Pendekatan Trend Kebutuhan Masyarakat dengan Model Belajar Konstruktivisme dan Strategi “Learning Community Problem Solving” Berbasis Teknologi Informasi.
PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendidikan di masa depan lebih menggunakan model Pembelajaran Konstruktivisme dengan Pendekatan trend kebutuhan masyarakat, dan strategi yang digunakan leraning community problem solving, dimana arena atau wahana yang digunakan adalah dengan software tertentu yaitu : Fiture board (Wahana atau arena) untuk sharing informasi, show case, dan ekspositori( paparan dan penjelasan dilakukan oleh berbagai siswa dalam komunitas belajar)  argumentasi dalam upaya penyelesaian suatu masalah, maka terbentuklah brain storeming (bursa ide), yang akan digunakan untuk tujuan tertentu.Kata Kunci:          Kontruktivisme, leraning community problem solving, Fiture board, show case, ekspositori, Teknologi Informasi.ABSTRACTEducation in the future is to use the model Constructivist Learning Approach trends with the needs of society, and the strategies used leraning community problem solving, where the arena or the vehicle is used with certain software are: Feature board (rides or arena) for sharing information, show case, and expository (exposure and explanations made by various students in the learning community) argument in an attempt to settle a problem, then formed brain storeming (exchange of ideas), to be used for specific purposes.Keywords: constructivism, leraning community problem solving, Feature board, show case, expository
Pengaruh Penggunaan Metode Pemberian Tugas Terstruktur terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas XI SMA Negeri 22 Makassar Ibrahim, Ajeng Anggreni
PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah penelitian Eksperimen Semu (Quasi Experimental) yang bertujuan untuk (1) memperoleh informasi tentang hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan Metode pemberian Tugas terstruktur dan yang diajar secara konvensional. (2) mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan metode pemberian tugas terstruktur dan yang diajar secara konvensional. Desain penelitian adalah Nonequivalent Control Group  design yang melibatkan satu variabel bebas dan satu variabel terikat. Variabel bebasnya berupa: metode pembelajaran yang terdiri atas dua dimensi yaitu  pemberian tugas terstruktur dan secara konvensional. Variabel terikatnya adalah hasil belajar fisika.  Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 22 Makassar tahun ajaran 2014/2015  dengan sampel penelitian peserta didik  kelas XI MIA 2 dan peserta didik kelas XI MIA 3. Kelas XI MIA 2 diberi perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode pemberian tugas terstruktur  dengan jumlah peserta didik 42 orang dan  kelas XI MIA 3  yang diajar secara konvensional dengan jumlah peserta didik 43 orang. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik kelas eksperimen adalah 17,40 dengan standar deviasi 3,21 dan skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik kelas kontrol adalah 16,35 dengan standar deviasi 3,03. Hasil analisis inferensial mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan  yang signifikan hasil belajar fisika peserta didik kelas XI MIA SMA 22 Makassar antara yang diajar menggunakan  metode pemberian tugas terstruktur dan yang diajar secara konvensional pada taraf signifikasi Kata kunci: hasil belajar, pemberian tugas terstruktur, model pembelajaran konvensional AbstractThis study was a quasi-experimental research ( Quasi- Experimental ) that aims to ( 1 ) obtain information about the physics learning outcomes of students who were taught using the method of administration tasks are structured and taught conventionally . ( 2 ) determine whether there is a significant difference between the results of studying physics students are taught using the method of administration tasks are structured and taught conventionally . The study design was a nonequivalent control group involving one independent variable and the dependent variable . The independent variables such as : learning method consists of two dimensions , namely the provision of structured and conventional tasks . The dependent variable is the result of learning physics . The study population is of class XI students of SMAN 22 Makassar MIA academic year 2014/2015 with a sample of students of class XI MIA 2 and students of class XI MIA 3 . Class XI MIA 2 treated form of learning using structured task giving the number of learners 42 people and 3 MIA XI classes taught conventionally the number of learners 43 people . Descriptive analysis revealed that the average score of students learning outcomes physics class experiment was 17.40 with a standard deviation of 3.21 and an average score of student learning outcomes physics control class is 16.35 with a standard deviation of 3.03 . The results of inferential analysis revealed that there were significant differences in learning outcomes of students of class XI physics MIA SMA 22 Makassar between the taught using the method of administration tasks are structured and conventionally taught at the level of significance. Key words: learning outcomes , structured method of administration tasks, taught conventionally
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODELPEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA SISWAKELAS XTKJ 1 SMK NEGERI 1 PALLANGGA KABUPATEN GOWA Nurlina, Nurlina
PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Pallangga Kab Gowa yang berjumlah 41 siswa terdiri atas 20 laki-laki dan 21 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus terdiri atas empat komponen utama, yaitu: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan tindakan, 3). Observasi, dan 4). Refleksi.Untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar siswa digunakan tes hasil belajar fisika dalam bentuk pilihan ganda dan untuk data keaktifan siswa dalam kelas digunakan lembar observasi.Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 49,56 dengan persentase jumlah siswa dalam kategori tinggi sebesar 14,63% sedangkan pada siklus II skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 72,87 dengan persentase jumlah siswa dalam kategori tinggi sebesar 75,60%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fisika pada pokok bahasan usaha, energi dan daya, kemudian pokok bahasan impuls, momentum dan tumbukan  siswa kelas X TKJ 1  SMK Negeri 1 Pallangga Kab Gowa dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick. Kata kunci  : Hasil belajar Fisika, pembelajaran kooperatif Tipe Talking StickABSTRACTThis study is an action research (classroom action research) that aims to improve learning outcomes physics class X TKJ 1 SMK Negeri 1 Pallanga Gowa district, amounting to 41 students consisting of 20 men and 21 women. The research was conducted in two cycles of four major components, namely: 1). Planning, 2). Implementation of the action, 3). Observations, and 4). Refleksi.Untuk collect data about students physics achievement test used in the form of multiple-choice and for data classes used in the student activity sheet observasi.Selanjutnya data were analyzed by using analysis of quantitative and qualitative analysis. The results showed in the first cycle an average score of student learning outcomes at 49.56 with the percentage of students in the high category at 14.63%, while in the second cycle an average score of student learning outcomes at 72.87 with a percentage of the number of students in this category high of 75.60%. It can be concluded that the study of physics on the subject of business, energy and power, then the subject of impulse, momentum and impact class X TKJ 1 SMK Negeri 1 Pallanga Gowa district can be increased by using cooperative learning model types talking stick.Keywords: learning outcomes Physics, cooperative learning style of Talking Stick
Penerapan Model Pembelajaran SAVI ( Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual ) dapat Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pada Peserta Didik Kelas VII.A SMP Aisyiyah Sungguminasa Armawati, Armawati
PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual) di SMP Aisyiyah Sungguminasa. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA pada semester Ganjil tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah peserta didik 30 orang , yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus yang terdiri dari 4 kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus pertama dan kedua dilaksanakan 3 kali pertemuan. Pengumpulan data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar Fisika pada akhir siklus I dan siklus II, sedangkan data aktivitas peserta didik dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi peserta didik. Data hasil pengamatan dan pengukuran dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis kuantitatif yaitu data hasil belajar fisika yang menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang tuntas belajarnya pada siklus I adalah 10 orang dengan persentase 33,33% dan pada siklus II adalah 28 orang dengan persentase 93,33%. Hasil analisis kualittif yaitu menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik kelas VIIA SMP Aisyiyah Sungguminasa yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual) dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik. Kata kunci:   Hasil Belajar Fisika , SAVI (Somatic, Auditori, Visual dan Intelektual)  Abstrac.This research is a class action (Classroom Action Research), which aims to determine the improvement of student learning outcomes physics using learning model SAVI (somatic, auditory, visual and intellectual) in Junior High School Aisyiyah Sungguminasa. The subjects were students in the class VIIA semester of academic year 2014/2015 the number of students 30 people, consisting of 14 men and 16 women. This study implemented by 2 cycles consisting of four activities: planning, action, observation and reflection. The first and second cycles performed 3 times meeting. The collection of data was collected using the results of learning achievement test physics at the end of the first cycle and the second cycle, whereas learners activity data was collected using observation sheet learners. Observation and measurement data were analyzed quantitatively and qualitatively.. The results of the qualitative analysis which shows that there has been an increase in the activity of learners VIIA Junior High School class Aisyiyah Sungguminasa significant. Based to the results of this study it can be concluded that the learning of physics by using model SAVI (somatic, auditory, visual and intellectual) can improve learning outcomes physics students. Keywords: Learning Outcomes Physics, SAVI (Somatic, Auditory, Visual and Intellectual)
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION PADA SISWA KELAS VIIIA SMP MUHAMMADIYAH 5 MARISO MAKASSAR Haryanti, Nining
PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Fisika pada siswa kelas VIIIA SMP Muhammadiyah 5 Mariso melalui pembelajaran Direct Instruction pada semester ganjil tahun pelajaran 2010/2011 dengan jumlah siswa 38 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan 2 siklus, siklus I terdiri 4 pertemuan dan siklus II terdiri dari 4 pertemuan.Teknik pengumpulan data adalah menggunakan lembar observasi dan tes dalam bentuk pilihan ganda pada setiap akhir siklus sesuai dengan materi yang diajarkan.Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa, secara kualitatif terjadi beberapa perubahan.siswa menunjukan  sikap antusias untuk mengikuti pelajaran,  keberanian menyampaikan pendapat, tanggapan, bertanya mengenai materi yang belum dimengerti menjadi meningkat. Sedangkan secara kuantitatif, terjadi peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa Kelas VIIIA SMP Muhammadiyah 5 Mariso yaitu dari kategori sedang dengan skor rata-rata 61,47setelah pelaksanaan tindakan Siklus I menjadi kategori tinggi dengan skor rata-rata 72,37 setelah pelaksanaan Siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pembelajaran Direct Instruction pada siswa Kelas VIIIA SMP Muhammadiyah 5 Mariso dalam proses pembelajaran, maka hasil belajar fisika, kehadiran, kesiapan dan keaktifan siswa dapat meningkat.Kata kunci: Hasil belajar Fisika, Direct Instruction.ABSTRACTThis research is a classroom action research (classroom action research) that aims to improve student learning outcomes in physics class VIIIA SMP Muhammadiyah 5 Mariso through Direct Instruction teaching in semester academic year 2010/2011 the number of students 38. Action research was conducted with a 2 cycle, 4 cycle I made up a meeting and the second cycle consists of 4 meetings. The data collection technique is to use the observation sheet and a multiple choice test at the end of each cycle in accordance with the material being taught. Based on the analysis of the data obtained it can be concluded that, qualitatively there are some changes. students showed enthusiasm to attend classes, boldness of expression, feedback, ask questions about material that has not been understood to be increasing. While quantifiable increase in the average score of student learning outcomes VIIIA class SMP Muhammadiyah 5 Mariso is from category with an average score of 61.47 after the implementation of the action cycle I become a high category with an average score of 72.37 after the implementation of the Cycle II. From these results it can be concluded that with the implementation of Direct Instruction on student learning VIIIA class SMP Muhammadiyah 5 Mariso in the learning process, the results of studying physics, attendance, preparedness and student activity can be increased.Keywords: learning outcomes Physics, Direct Instruction.
Penerapan Pendekatan Inquiry Based Learning terhadap Hasil Belajar Fisika Di SMKN 1 Sulawesi Selatan Nur, Fitriana
PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang bertujuan untuk: (1) mengetahui hasil belajar fisika peserta didik sebelum diajar dengan menggunakan pendekatan Inquiry Based Learning, (2) mengetahui hasil belajar fisika peserta didik setelah diajar menggunakan pendekatan Inquiry Based Learning (3) mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar fisika peserta didik sebelum dan setelah diajar dengan pendekatan inquiry based learning. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X TKJ2 SMK Negeri 1 Sulawesi Selatan Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari 24 peserta didik. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata hasil belajar fisika kelas X TKJ2 SMK Negeri 1 Sulawesi Selatan sebelum diajar menggunakan pendekatan inquiry based learning sebesar 10,21 dan setelah diajar dengan pendekatan inquiry based learning sebesar 16,50. Dari hasil analisis uji n-gain diperolah N=0,41 yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar fisika peserta didik kelas X TKJ2 SMK Negeri 1 Sulawesi Selatan Tahun Ajaran 2014/2015 dalam kategori sedang. Kata kunci: inquiry based learning dan hasil belajar fisika Abstract – This research used pre experimental research. These researches aimed to (1) know the physics student learning outcomes before treatment through Inquiry Based Learning approach, (2) know the physics student learning outcomes after treatment through Inquiry Based Learning approach, (3) find out the improvement of the student’s outcomes study physics before and after treatment through Inquiry Based Learning approach. Subject of this research were all of the students in the first year of TKJ2 SMK Negeri 1 Sulawesi Selatan In academic year 2014/2015 it consisted of 24 students. . Finding indicated the mean score of the physics student learning outcomes the first year TKJ2 SMK Negeri 1 Sulawesi selatan before the application of Inquiry Based Learning Approach were 10.21 and after treatment through Inquiry Based Learning were 16.50. from the analysis of test n-gain obtained N = 0.41 it means that there is improvement the student learning outcomes physics in category fair. Key words: inquiry based leaening, and physics learning outcomes
DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR DAN PENGAJARAN REMEDIAL DALAM PENDIDIKAN IPA Amrin, Amrin
PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu keadaan subyek didik yang perlu mendapat perhatian guru ialah kesulitan mereka di dalam belajar. Banyak guru yang merasa aman jika skor rata-rata yang dicapai para siswanya  melebihi batas lulus yang ditentukan. Mereka kurang menyadari bahwa sesungguhnya skor rata-rata tidak selalu menggambarkan keberhasilan proses belajar mengajaryang langsung di kelas. Tugas guru tidak hanya sampai pada pencapaian skor rata-rata yang memadai, didik asuhannya dapat berkembangsecara optimal menurut irama dan cara yang sesuai.Oleh karena subyek didik memiliki perkembangan yang unik baik dipengaruhi oleh faktor-faktor bawaan, lingkungan, ataupun interaksi antara keduanya, maka di dalam tiap kelas tidak mustahil akan terdapat beberapa subyek didik yang mengalami kesulitan belajar.Kesulitan tersebut hendaknya dideteksi oleh para guru  sedini mungkin agar dapatdirencanakan program remedi yang sesuai dan bermanfaat.Sekurang-kurangnya  ada  dua  kegiatan  yang  dapat  dilakukan  untuk  medeteksi kesulitan  belajar  secara  cermat,yakni; Melakukan observasi secara langsung, danMelakukan pengukuran hasil belajar kemudian menganlisis hasilnya.
KUALITAS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) FISIKA BERBASIS STRATEGI ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTERST, ASSESSMENT DAN SATIFACTION) PADA MATERI PENGUKURAN SMA BARRANG LOMPO Ismah, Andi Nur
PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – penelitian ini adalahpenelitian deskriptif yang bertujuan untuk (1) mengetahui kualitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Fisika Berbasis Strategi ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment dan Satisfaction) pada Materi Pengukuran. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rara-rata skor hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan penerapan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa (PBAS) adalah 20,96 dan standar deviasinya 4,07. Berdasarkan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa ada 81% peserta didik atau 21 peserta didik berada dalam  kategori tuntas atau mencapai KKM secara klasikal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII1 SMP Negeri 26 Makassar mengalami peningkatan dan telah mencapai kreteria ketuntasan minimal (KKM) secara klasikal.Kata kunci: RPP, Strategi ARIAS (Assurance, Relevance, Interst, Assessment dan Satifaction), Pengukuran. Abstract –Thisis adescriptiveresearch aimedtodeterminethe (1) quality ofLearning Implementation Plan (RPP) Physics-Based StrategyARIAS(Assurance, Relevance, Interest, AssessmentandSatisfaction) onMaterialMeasurement. Descriptive analysisshowedthat theaveragescoresraraphysicslearning outcomesof studentswhoare taughtbythe application ofactivity-oriented learningstrategiesstudents(PBAS) was20.96and thestandarddeviation is4.07. Based on thepercentage of completenesslearning outcomes of studentsindicatethatthere are81% of studentsor21studentsare inthe category ofcompleteorachievethe classicalKKM. Based on the resultsmentioned above, it can be concludedthatthe resultsof learningphysicsclassstudentsof SMP Negeri26MakassarVIII1increasing andhasreacheda minimum completenesscriteria(KKM) in the classical style.Key words: RPP, StrategyARIAS(Assurance, Relevance, interst, AssessmentandSatifaction), Measurements.

Page 1 of 2 | Total Record : 20